APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Rintik Hujan Yang Menggugurkan Cinta

Rintik Hujan Yang Menggugurkan Cinta

Rumah tangga yang dibina sekian lama hancur seketika saat sang suami, Benson, diam-diam mendonorkan sperma kepada janda mendiang sahabatnya. Bukannya merasa bersalah, Benson justru memarahi istrinya dengan dalih rasa kemanusiaan dan setia kawan. Pengkhianatan ini kian nyata ketika sang janda memamerkan penthouse mewah baru lengkap dengan foto Benson yang sedang memasak di dapur mereka. Sadar bahwa pengorbanan dan toleransinya telah dieksploitasi habis-habisan, sang istri akhirnya membulatkan tekad untuk mengakhiri pernikahan beracun ini.
Bab
Bagikan

Bab 3

Seketika, Benson berhenti.

Tasya memegangi perutnya, meliriknya sekilas. Lalu, membisikkan sesuatu di telinganya yang tak bisa kudengar.

Benson pun menoleh padaku.

“Yuna, kamu nggak perlu pakai cara seperti ini untuk menipuku.”

“Bagaimanapun juga, aku nggak akan meninggalkan Tasya.”

Setelah itu, mereka pun berjalan beriringan pergi tanpa menoleh lagi.

Seketika, aku benar-benar mati rasa.

Seorang anak yang tidak diharapkan sebaiknya memang tidak datang ke dunia ini.

Pernikahan yang sudah retak cepat lambat akan runtuh juga.

Selesai operasi dan pulang ke rumah, aku mendapati seluruh ruangan gelap gulita.

Beberapa hari berturut-turut, Benson tidak pulang.

Aku pun tidak menelepon dan bertanya dia di mana. Aku hanya berdiam di rumah, menjalani masa pemulihan, sambil menghubungi pengacara menanyakan soal perceraian.

Saat kembali melihat Benson, itu lewat unggahan instagram Tasya.

Pria yang biasanya tak suka difoto, kini memakai bando kartun dan berpose bersama Tasya untuk pemotretan kehamilan.

Keduanya saling membelai perutnya, bertatapan mesra, persis seperti pasangan yang sedang menantikan kelahiran anak mereka.

Kali ini, aku menekan tombol like.

Beberapa hari tanpa kabar, tiba-tiba Benson menelepon dan menyuruhku makan malam di rumah keluarga besarnya.

Belakangan ini, aku sudah mengemas banyak barang pribadiku. Surat perjanjian cerai pun sudah disiapkan oleh pengacara. Rasanya memang sudah saatnya memberitahunya dan keluarganya soal keputusan ini, jadi aku pun mengiyakan ajakannya.

Saat tiba di rumah keluarga besarnya, kursi yang biasanya kududuki di meja makan sudah diduduki orang lain, yaitu Tasya.

Ibu Benson menggenggam tangan Tasya sambil berbicara dengan lembut. Wajahnya terlihat penuh senyuman, wajah yang tak pernah ditunjukkan padaku selama lima tahun aku menjadi menantunya.

Sejak awal, ibu Benson memang tidak menyukaiku. Apalagi selama lima tahun menikah aku belum juga hamil, itu membuatnya semakin dingin padaku.

Dulu, aku sempat berpikir bahwa kehamilanku bisa mencairkan hubunganku dengannya. Sekarang, itu sudah tak ada artinya lagi.

Saat melihatku, Tasya tersenyum canggung.

“Yuna, setelah tahu aku hamil, tante bersikeras mengajakku tinggal di sini biar bisa merawatku. Jangan salah paham, ya….”

Aku malas menanggapinya dan langsung menarik kursi untuk duduk.

Ibu Benson menatapku dari ujung kepala hingga ujung kaki, lalu menepuk punggung tangan Tasya, sambil berkata dengan nada penuh sindiran,

“Yuna, kamu sudah menikah dengan Benson lima tahun tapi belum juga hamil, aku sudah nggak sabar ingin menimang cucu.”

“Tasya ini anak yang malang. Suaminya meninggal dan dia hidup sendirian, untungnya ada Benson yang menjaganya.”

“Sekarang, dia juga sudah mengandung cucu keluarga kami. Aku membawanya tinggal di sini, kamu nggak keberatan, ‘kan?”

Perkataannya yang terdengar seperti bertanya padahal sebenarnya sindiran halus, sudah biasa kudengar.

Namun sekarang, apa pun yang terjadi antara Tasya dan keluarga Benson, aku sudah tak peduli lagi.

Aku hanya mengangguk pelan.

“Aku nggak keberatan.”

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Apa Salahku Padamu, Bu?
7.9
Hidup Mutia dipenuhi penderitaan akibat kebencian tanpa sebab dari ibunya sendiri. Di tengah himpitan kesulitan ekonomi, sang ibu terus melampiaskan rasa frustrasinya kepada Mutia. Gadis malang ini selalu menjadi sasaran amarah, di mana setiap tindakannya tidak pernah benar di mata ibunya. Mutia bahkan merasa lebih baik tidak pernah dilahirkan ke dunia. Bagaimanakah ia harus bertahan menghadapi tekanan batin ini? Simak perjuangan pilu Mutia dalam melewati kenyataan hidup yang begitu pahit.
Sampul Novel Ayah CEO Pengen Pelukan
9.1
Akibat pengkhianatan orang terdekat, Nadia terpaksa melewati satu malam bersama lelaki asing. Penyesalan melanda dirinya, tetapi paras rupawan pria itu justru membuatnya salah tingkah hingga nekat meninggalkan sejumlah uang sebelum kabur. Kresna, pria misterius tersebut, merasa sangat direndahkan karena diperlakukan bak lelaki bayaran. Diselimuti amarah, ia langsung menyuruh asistennya melacak identitas Nadia lewat CCTV hotel untuk menuntut balas.
Sampul Novel Ayah Pembawa Masalah
9.3
Uang gaji karyawan sebesar empat ratus juta rupiah yang dititipkan atasan raib karena dipinjamkan oleh ayah kepada tetangga. Alih-alih dibela, seluruh keluarga justru menyalahkan kelalaianku. Setelah dipecat dan dituntut mengembalikan uang tersebut, ayah menjerumuskanku ke pekerjaan baru sebagai pengasuh lansia. Di sana, aku dilecehkan dan akhirnya tewas dipukuli akibat kesalahpahaman. Namun, maut bukanlah akhir. Aku terbangun kembali di hari fatal saat ayah menyerahkan uang itu.
Sampul Novel Cinta Berkalung Noda
7.9
Demi keluar dari jerat kemiskinan dan mengejar kekayaan, Ikhsan yang tampan rela mengorbankan ketulusan cintanya untuk merantau ke kota besar. Namun, ambisi itu justru menghancurkan asmaranya. Ikhsan terjebak dalam situasi rumit yang memaksanya menikahi anak perempuan dari bosnya sendiri. Ia pun terpaksa memutuskan hubungan sepihak. Akankah takdir mempertemukan kembali pemuda ini dengan cinta pertamanya? Simak kisah pilu perjalanan hidup Ikhsan di sini.
Sampul Novel Dream come true
8.7
Zefanya mengira Andrew tulus mencintainya, namun sebuah salah paham fatal merenggut kehormatan dan impiannya akan keluarga yang hangat. Sepuluh tahun berlalu dalam penyesalan, Andrew hidup menderita di tengah kekayaannya yang melimpah. Ketika takdir mempertemukan mereka kembali, sosok Zefanya telah berubah sepenuhnya. Andrew pun mulai berjuang keras demi mendapatkan pengampunan, tetapi benarkah permohonan maaf saja cukup bagi dirinya?
Sampul Novel Janji Selamanya
7.9
Hari pernikahan yang dinanti justru diwarnai pengkhianatan saat sahabat kecil tunanganku hadir mengenakan gaun pengantin yang sama persis. Alih-alih membuat keributan saat melihat mereka menyambut tamu bersama, aku justru memuji keserasian mereka. Hal itu membuat sang sahabat pergi dengan malu, sementara tunanganku malah menuduhku picik. Setelah resepsi, ia bahkan nekat pergi berbulan madu bersama sahabatnya itu. Tanpa tangisan, aku segera menghubungi pengacara untuk mengambil tindakan tegas.