APKDock Logo
Sampul Novel Ayah Pembawa Masalah

Ayah Pembawa Masalah

9.3 / 10.0
Uang gaji karyawan sebesar empat ratus juta rupiah yang dititipkan atasan raib karena dipinjamkan oleh ayah kepada tetangga. Alih-alih dibela, seluruh keluarga justru menyalahkan kelalaianku. Setelah dipecat dan dituntut mengembalikan uang tersebut, ayah menjerumuskanku ke pekerjaan baru sebagai pengasuh lansia. Di sana, aku dilecehkan dan akhirnya tewas dipukuli akibat kesalahpahaman. Namun, maut bukanlah akhir. Aku terbangun kembali di hari fatal saat ayah menyerahkan uang itu.

Ayah Pembawa Masalah Bab 1

Atasanku memberiku uang tunai sebesar empat ratus juta, ingin aku menggunakan uang itu untuk membayar gaji para karyawan.

Aku hanya keluar untuk membeli amplop, tiba-tiba uang itu dipinjamkan oleh ayah kepada tetangga untuk membeli rumah.

Aku menanyakan hal ini kepada ayah, tetapi ayah malah mengatakan kalau aku tidak pandai dalam berbelas kasihan kepada orang lain.

Bahkan ibu dan kakak laki-lakiku menyalahkanku karena tidak menyimpan uang itu dengan baik. Mereka tahu bahwa ayah suka meminjam uang dan meminjamkannya kepada orang lain.

Kemudian, atasanku memecatku, tetapi dia tidak lapor polisi. Dia hanya memintaku mengembalikan uang itu kepadanya.

Untuk mengembalikan uang itu, ayah mencarikanku pekerjaan dengan gaji tinggi.

Ketika pergi ke sana, aku mendapati bahwa aku bekerja sebagai pengasuh untuk seorang pria tua, yang mencabuliku hari itu juga.

Aku ingin lapor polisi, tetapi ayah ingin aku lebih sabar dalam menghadapi orang tua.

Akibatnya, anak perempuan lelaki tua itu mengira bahwa aku merayu ayahnya. Dia bahkan menyuruh seseorang untuk memukulku sampai mati.

Ketika membuka mata lagi, aku kembali ke hari di mana ayah meminjamkan uang atasanku kepada tetangga.

"Verlina, kamu nggak perlu balik kantor kalau sudah ambil uangnya. Sore ini langsung ke lokasi konstruksi dan bayarkan gaji semua karyawan."

Atasanku menyodorkan kartu bank kepadaku. Saat itulah aku benar-benar sadar kalau aku terlahir kembali.

Di kehidupan terakhirku, aku keluar dari perusahaan untuk menarik mengambil uang empat ratus juta. Aku pulang ke rumah karena takut uangnya hilang.

Aku menyimpan uangnya di kamarku yang terkunci karena ingin membeli amplop, agar lebih mudah saat membagikannya kepada para karyawan.

Tidak disangka, aku yang hanya pergi satu jam, tiba-tiba uang itu sudah dipinjamkan kepada tetangga untuk membeli rumah.

Aku ingin pergi menemui tetanggaku dan mengambil uang itu kembali.

Namun, ayah menghentikanku, "Mau ngapain? Uang sudah dipinjamkan, apa kamu tega mau mengambilnya lagi? Nanti hubungan kita sama tetangga jadi renggang."

Aku marah besar, "Uang yang Ayah pinjamkan itu uang perusahaan dan aku akan dianggap menyelewengkan dana publik. Kalau atasanku sampai lapor polisi, aku bakal penjara!"

Ayah meremehkan, "Atasanmu pasti kaya, uang empat ratus juta ini nggak ada apa-apanya baginya."

Aku tidak bisa bicara baik-baik sama ayahku. Jadi, aku melangkah keluar rumah, mengetuk pintu rumah tetangga.

Ketika tetangga itu membuka pintu, ayah keluar menyusulku.

Aku bahkan belum membuka mulut untuk meminta uang itu, tiba-tiba ayah menarikku kuat-kuat.

Setelah menutup pintu, dia menampar wajahku.

"Verlina, kenapa aku bisa punya anak sepertimu, yang nggak bisa berempati sama orang lain! Katakan saja sama atasanmu kalau Ayah pinjam uangnya!"

Aku menjawab marah, "Ayah yang pinjam? Mau balikin pakai apa? Ayah nggak punya kerjaan dan nggak punya tabungan, kenapa atasanku mau meminjamkan uangnya kepada Ayah?"

Perkataanku ini membuat ayah benar-benar marah.

Dia mengangkat kakinya dan menendangku hingga terjatuh, bahkan tinjunya menimpaku.

"Apa begini caramu bicara sama orang tua?"

Pada saat itu, ibu dan kakak laki-lakiku datang.

Melihatku dipukuli, sikap mereka terkesan dingin.

Apalagi setelah mengetahui alasannya, ibu mencibir, "Kamu pantas dipukul. Kamu tahu sendiri Ayah sudah meminjamkan uangnya sama orang lain, kenapa nggak simpan uangnya baik-baik?"

Kejadian itu berakhir dengan aku mengakui semuanya dengan jujur kepada atasanku.

Atasanku tidak lapor polisi, hanya mengeluarkan uang lainnya sebanyak empat ratus juta.

Namun, dia tidak berani tetap mempekerjakanku di perusahaan. Setelah menulis surat utang, dia memecatku.

Setelah itu, aku jatuh ke dalam kematian karena ayahku.

Memikirkan hal itu, seolah-olah tinju itu masih mendarat di tubuhku.

Aku mendongak dan bertanya kepada atasanku apakah aku bisa membagikannya saat siang. Aku takut kalau harus memegang uang sebanyak ini.

Atasanku berpikir sejenak, lalu menyetujuinya.

Aku mengambil uang itu dan tidak berani menunda waktu, langsung pergi ke lokasi konstruksi. Aku baru berani bernapas lega setelah menyaksikan uang itu diterima oleh para pegawai.

Ketika aku tiba di rumah dan membuka pintu, ayah sedang memegang kunci kamarku.

"Ayah ngapain di kamarku?"

Mendengar suaraku, ayah meringis sambil tersenyum padaku.

"Kebetulan sekali kamu pulang. Kalau ada uang, tolong pinjami Ayah uang."

Aku bertanya kepadanya, "Ayah butuh uang buat apa?"

"Tetangga sebelah mau beli rumah, ingin Ayah sedikit membantunya." Ayah melanjutkan, "Tolong pinjami saja, Ayah takut hubungan kita sama tetangga jadi renggang kalau nggak dipinjami."

Aku menatap ayah dengan tatapan kosong.

Ayah memang orang yang baik dan ini sudah diketahui oleh semua tetangga.

Kebaikan ayah termasuk terkait uang dan tenaga.

Minta saja padanya dan dia akan memenuhinya.

Alasan mengapa keluargaku tidak pernah memiliki tabungan adalah karena setiap kali aku menabung, uang itu akan dipinjamkan kepada orang lain oleh ayahku.

Aku langsung berkata, "Aku nggak punya uang, tanya sama kakak saja. Aku dengar dia bilang sama Ibu mau beli mobil, harusnya punya uang."

Lanjut Membaca

Daftar Isi Ayah Pembawa Masalah

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel ADA DARAH DI DALAM AIR
8.8
Demi membalas dendam atas kematian tragis sang ibu, seorang pemuda bertekad menghabisi pembunuhnya, yang tak lain adalah ayah kandungnya sendiri. Namun, misinya sangat mustahil karena targetnya merupakan bos tertinggi MBR, sindikat mafia terkuat dan paling ditakuti di Asia. Di bawah bayang-bayang kekuasaan sang ayah yang begitu besar, mampukah ia menuntaskan dendamnya? Ataukah perlawanan nekat ini justru akan berbalik menghancurkan hidupnya?
Sampul Novel Arrogant Husband
8.4
Demi menyelamatkan aset peninggalan ibunya dari kebangkrutan akibat utang besar, Alexa terpaksa menerima syarat gila Damian. Pria arogan yang membencinya itu bersedia membantu keuangan asalkan Alexa memberinya seorang anak. Meski diliputi kebencian, Damian tak mampu menahan obsesi gelap pada Alexa. Kini, Alexa yang keras kepala terjebak dalam hubungan penuh gairah dengan pria temperamental tersebut. Akankah pernikahan paksa ini berjalan sesuai rencana mereka?
Sampul Novel Kesayangan Paman Mark
8.4
Dalam sebuah pertemuan rahasia yang menegangkan, Mark memaksakan kehendaknya pada Selva hingga gadis itu merintih kesakitan. Di tengah pergulatan tersebut, Mark berbisik dengan nada tertahan, memperingatkan Selva agar tetap diam. Ia sangat cemas jika suara Selva akan membangunkan orang tuanya yang tengah tertidur lelap di rumah tersebut. Hubungan terlarang ini menuntut kesunyian total demi menjaga agar rahasia gelap mereka tidak terbongkar oleh keluarga sendiri.
Sampul Novel Merebut Kekasih Selingkuhan
8.5
Sienna hancur melihat Miranda, kakak iparnya, bermain api dengan Alec yang merupakan musuh bisnis Damian. Demi menjaga perasaan kakaknya yang rapuh, Sienna memilih bungkam dan menyusun siasat nekat. Ia bertekad memikat Alec agar perselingkuhan itu berakhir. Namun, rencana balas dendam ini justru menjerat Sienna dalam pusaran rasa yang rumit. Kini, ia harus memilih antara menyelamatkan Damian atau ikut hancur dalam permainan emosi yang ia buat sendiri.
Sampul Novel The Trill of Romance
9.2
Pemilik Glory Ranch, duda kaya berusia 27 tahun bernama Kian Dario, menaruh hati pada Ayu Soraya. Gadis asal Indonesia berumur 18 tahun itu baru saja datang lewat tangan kanan ayahnya. Namun, trauma akibat pengkhianatan masa lalu membuat Ayu menutup diri. Saat Kian berjuang keras mendekatinya, bahaya mengintai dari sosok misterius yang ingin menghancurkan hidup Kian. Kini, ia harus melindungi nyawa dan kebahagiaannya demi memenangkan cinta Ayu di tengah ancaman dendam.
Sampul Novel Usai Dimadu
9.0
Penyesalan mendalam kini menghantui hidupku akibat keputusan masa lalu yang keliru. Demi mengejar ambisi mulia menjadi istri saleha yang mendambakan surga, aku rela membiarkan suamiku mendua. Saat itu, aku percaya bahwa berbagi cinta adalah jalan ibadah yang membawa kedamaian akhirat. Namun, realitas yang kuhadapi justru sebaliknya. Menghadapi kenyataan bahwa kasih sayang suami harus terbagi ternyata menjadi ujian teramat perih yang mengoyak batin.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan