APKDock Logo
Sampul Novel Apa Salahku Padamu, Bu?

Apa Salahku Padamu, Bu?

7.9 / 10.0
Hidup Mutia dipenuhi penderitaan akibat kebencian tanpa sebab dari ibunya sendiri. Di tengah himpitan kesulitan ekonomi, sang ibu terus melampiaskan rasa frustrasinya kepada Mutia. Gadis malang ini selalu menjadi sasaran amarah, di mana setiap tindakannya tidak pernah benar di mata ibunya. Mutia bahkan merasa lebih baik tidak pernah dilahirkan ke dunia. Bagaimanakah ia harus bertahan menghadapi tekanan batin ini? Simak perjuangan pilu Mutia dalam melewati kenyataan hidup yang begitu pahit.

Apa Salahku Padamu, Bu? Bab 1

"Ampun, Bu. Ampun ..., ku mohon hentikan, Bu. Sakiiit ...."

Teriakan Mutia di tiap harinya akan selalu terdengar sampai kerumah-rumah tetangga.

"Rasakan ini, masih kurang, kesini kamu! Dasar kamu memang anak s*al".

Plak plok plak plok ....!!

Dengan ringannya tangan ibu Mutia memukul anak sulung nya tersebut. Dan dari setiap kali selesai dengan amarahnya, ia akan selalu meninggalkannya begitu saja setelah dia puas memukulinya.

Bu Narti, itu adalah dirinya. Entah apa yang membuat dia bersikap begitu kasar pada Mutia, anak sulungnya itu. Baru juga Mutia lulus SMA, tapi Bu Narti sudah mencecarnya dengan berbagai macam kata kasar. Bu Narti hanya ingin Mutia segera bekerja agar bisa menghasilkan uang, untuk membantu membiayai adik Mutia yang masih sekolah.

"Bu, hari ini Mutia pamit mau cari kerja di kawasan industri, ya." Pagi itu Mutia meminta izin dan segera berpamitan kepada ibunya.

"Mau di kawasan, mau di kota, mau dimana terserah kamu, Mutia. Yang penting kamu bekerja, punya penghasilan. Kapan kamu bisa membahagiakan ibu dan bapak jika kamu terus menumpang sama ibu." Begitu sakit jawaban yang ibunya berikan.

"Iya, Bu. Mutia berangkat dulu. Assalamualaikum." Mutia pergi dengan linangan air mata di pagi hari yang cerah itu.

'Ya Allah, apa salahku kepada ibu, hingga beliau begitu membenciku?" ratap Mutia pilu di dalam hatinya.

Mutia berjalan dengan langkah kaki yang terlihat lesu menuju jalan besar untuk mencari angkutan umum. Di sepanjang jalan, beberapa tetangga menyapa Mutia yang berjalan dengan wajah tertunduk lesu. Warga sekitar begitu menyukai Mutia, bukan dari parasnya yang pas-pas an, tapi mereka menyukai sikap dan kesantunan Mutia terhadap orang lain.

"Mau kemana, Nduk. Pagi-pagi kok wajah sudah ditekuk begitu, ilang loh ayune," goda mbak Tutik saat Mutia lewat. Mbak Tutik adalah tetangga satu RT Mutia.

"Mau ngelamar kerja, mbak Tut. Jenuh jika harus di rumah terus," jawab Mutia sekenanya dengan senyum yang terlihat dipaksakan.

"Yo, ati ati yo, Nduk. Ojo lali Bismillah." Kata mbak Tutik kepada Mutia, dan Mutia pun hanya mengangguk dan tersenyum kepada mbak Tutik.

Di sana, kebetulan sedang berkumpul ibu-ibu yang sedang berbelanja sayuran.

"Yu Sari, yu Asih, kasihan banget yo si Mutia. Tiap hari dimarahi, dipukuli, sampai kayak gitu sama bu Narti. Aku kok ndak tega lihatnya," ucap mbak Tutik pada yu Sari dan yu Asih yang sedang memilih sayur didepan rumah mbak Tutik.

"Iyo kok, jan to wis gendeng tenan iku ibune Mutia. Anak gadis kok disia-sia. Ndak takut azab datang tiba-tiba." Yu Sari berkata dengan bibir mencebik khas para emak-emak yang lagi ghibah sambil beli sayur.

Sesaat kemudian, bu Narti juga datang untuk membeli sayur. Seketika, mbak Tutik dan Yu Sari terdiam dan berlalu setelah membayar belanjaannya.

"Lah, udah to belanjanya?" tanya Bu Narti yang baru saja datang.

"Sudah, Bu. Duluan, yo." Ketiga orang itu menjawab hampir bersamaan.

"Lah, aku baru datang kok mereka malah sudah pergi," cebik Bu Narti sambil memilah-milah sayuran.

**

Mutia menarik napas panjang, dan kemudian menghembuskannya secara perlahan. Dia menatap sebuah pabrik garment di hadapannya. Pabrik yang begitu besar dan begitu terkenal di kotanya.

"Bismillahiromanirrohim, semoga semua dilancarkan, ya Allah. Semoga aku diterima dan dapat segera bekerja ditempat ini," gumam Mutia lirih saat mulai melangakah masuk ke dalam gerbang.

Setelah itu, Mutia menuju ke kantor satpam. Dimana banyak pelamar lain juga yang antri berjajar rapi disana. Pak satpam mulai mengumpulkan berkas para pelamar yang akan diserahkan kepada HRD. Lalu para pelamar kerja di arahkan menuju ke ruangan interview. Dari sepuluh orang pelamar, mereka hanya menerima lima orang saja sesuai kriteria. Pada saat interview juga sudah dijelaskan tentang sistem penggajian, jam kerja, jam istirahat, pemakaian seragam, dan juga tentang hari libur.

Usai dari ruangan interview para pelamar yang diterima langsung ditempatkan pada masing-masing bagian, mereka diantarkan oleh satpam untuk kemudian tanggung jawab dialihkan kepada para pimpinan bagian masing-masing departemen.

"Mutia Astuti," panggil kepala bagian kepada Mutia.

"I--iya, Pak," jawab Mutia dengan sedikit terbata.

🍁🍁🍁

Lanjut Membaca

Daftar Isi Apa Salahku Padamu, Bu?

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Barter libido yuk, say !
8.8
Kenny Reagen dikenal sebagai pemuda tampan, berimage baik, dan pewaris perusahaan ekspedisi terkemuka. Namun di balik itu, dia menyimpan hasrat yang tak terduga. Ketika bertemu Cherry, dokter spesialis kandungan yang cantik dan berbudi pekerti luhur, Kenny nekat mengajukan tawaran liar: barter seks. Masalahnya, Cherry tengah tunduk dan setia pada pacarnya. Akankah ide gila dan tak masuk akal itu diterima? Atau justru mengubah hidup mereka selamanya?
Sampul Novel Hilangnya Masa Muda
9.7
Safira Ayu Andini harus merelakan masa mudanya demi pernikahan paksa dengan Danu Pratama. Danu, seorang duda satu anak berusia tiga puluh tahun yang bersikap dingin dan ketus, bersedia menikah hanya untuk memenuhi desakan ibunya, Bu Rina. Tanpa adanya rasa cinta di antara mereka, Safira kini terperangkap dalam kehidupan rumah tangga yang penuh tekanan bersama suami yang sama sekali tidak memedulikannya.
Sampul Novel Lama-lama Jadi Cinta
9.5
Akibat perjodohan mendadak oleh orang tuanya, Rini Zaskia Putri terpaksa membina rumah tangga bersama Muhammad Andre. Di sisi lain, hatinya masih terpikat pada Bagaskara Agam, mantan kekasih yang dahulu terhalang restu keluarga. Kini Rini berada di persimpangan jalan, bimbang antara menjalankan bakti sebagai istri Andre atau terus memikirkan masa lalunya. Akankah ia berhasil melupakan Agam demi membuka hati untuk suaminya, ataukah perasaan lamanya justru takkan pernah pudar?
Sampul Novel Melarikan Diri Dari Dekapan Neraka
8.3
Sejak kecil, hidup wanita ini dipenuhi janji manis. Ryder menyelamatkannya saat ia berusia sepuluh tahun dan bersumpah akan menjaganya selamanya. Pada usia lima belas tahun, Wayne hadir dan menawarkan komitmen serupa untuk melindunginya seumur hidup. Namun, semua ikrar tersebut hancur berkeping-keping ketika ia menginjak usia 23 tahun. Kedua pria yang ia percayai itu justru tega melemparkannya ke dalam laut demi menyelamatkan cinta pertama mereka.
Sampul Novel MyEnemy MyHusband
8.2
Permusuhan sengit antara Anna dan Rasya yang bermula sejak SMA ternyata belum berakhir. Takdir justru mempertemukan mereka kembali di perguruan tinggi. Situasi semakin rumit ketika kedua orang tua mereka tiba-tiba memutuskan untuk menjodohkan keduanya. Kini, dua rival abadi yang saling membenci ini dipaksa menghadapi kenyataan pahit. Mereka harus berbagi hidup dalam ikatan pernikahan dan belajar menerima musuh terbesar sebagai pasangan.
Sampul Novel PACAR SEWAAN UNTUK SEPEKAN
8.2
Anggia bertekad membuang image culun masa lalunya di acara reuni SMA. Ia mengubah total penampilannya dan menggunakan jasa biro jodoh untuk menyewa kekasih bayaran. Tak disangka, Axel yang bertugas menjadi pacar sewaannya justru jatuh hati pada kepolosan Anggia yang begitu unik. Terpikat oleh pesona sang klien, Axel memutuskan keluar dari pekerjaannya demi bisa memperjuangkan cinta Anggia secara nyata dan menjadi kekasih aslinya.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan