APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Rintik Hujan Yang Menggugurkan Cinta

Rintik Hujan Yang Menggugurkan Cinta

Rumah tangga yang dibina sekian lama hancur seketika saat sang suami, Benson, diam-diam mendonorkan sperma kepada janda mendiang sahabatnya. Bukannya merasa bersalah, Benson justru memarahi istrinya dengan dalih rasa kemanusiaan dan setia kawan. Pengkhianatan ini kian nyata ketika sang janda memamerkan penthouse mewah baru lengkap dengan foto Benson yang sedang memasak di dapur mereka. Sadar bahwa pengorbanan dan toleransinya telah dieksploitasi habis-habisan, sang istri akhirnya membulatkan tekad untuk mengakhiri pernikahan beracun ini.
Bab
Bagikan

Bab 4

Mendengar jawabanku, ibu Benson tampak sedikit terkejut dan menatapku sejenak. Saat melihat wajahku tanpa tanda-tanda marah, ekspresinya sedikit melunak.

“Baguslah kalau kamu bisa mengerti. Bagaimanapun juga, keluarga ini nggak mungkin dibiarkan tanpa penerus.”

“Untung saja Benson itu orang yang setia kawan. Kalau nggak, aku juga nggak akan bisa mendapatkan cucu.”

Sambil berbicara, ibu Benson membelai perut Tasya, wajahnya terlihat penuh kegembiraan.

Namun bagiku, semua itu terdengar begitu ironis.

Setia kawan?

Kalau Celvin tahu bahwa menjaga istrinya berarti membuat Tasya mengandung anak Benson, mungkin dia akan berontak sampai penutup peti matinya tak bisa menahannya di dalam.

Melihat aku diam saja, Tasya melirikku dengan ragu.

“Yuna, kamu masih marah pada aku dan Benson?”

“Aku sungguh hanya ingin punya anak sendiri. Aku sendirian di rumah, rasanya sangat sepi dan menakutkan.”

Sambil bicara begitu, Tasya terisak pelan, seolah-olah baru saja mendapat perlakukan paling kejam di dunia.

Ibu Benson buru-buru memberinya tisu untuk menyeka air mata, lalu menatapku dengan tak senang.

“Yuna, kamu itu ayam betina yang nggak bisa bertelur, nggak pantas marah-marah di sini. Anak yang dikandung Tasya ini adalah darah daging keluarga ini dan dia harus melahirkannya.”

Aku menatap dingin dua orang yang begitu serentak di depanku, lalu berkata,

“Baiklah, kebetulan sekali, aku akan memberikan posisiku pada Tasya. Jadi, nanti anak itu bisa terang-terangan memanggilnya ibu, bukan malah memanggilku ibu dan memanggilnya ibu angkat.”

Aku masih ingin melanjutkan, tapi tiba-tiba Tasya malah berlutut di depanku, memegang ujung celanaku sambil terisak.

“Yuna, aku tahu kamu masih marah, tapi anak ini nggak bersalah. Kamu nggak boleh mencelakainya.”

Aku bingung apakah Tasya memang tidak mengerti maksudku. Dengan dahi berkerut, aku berniat menariknya berdiri, tapi tiba-tiba terdengar bentakan keras.

“Hentikan!”

Begitu masuk, Benson melihat Tasya berlutut sambil menangis dan mengatakan bahwa anak itu tidak bersalah. Dia langsung mengira aku yang menyuruhnya menggugurkan kandungan.

Tanpa pikir panjang, dia menghantam perutku dengan tendangan keras. Tubuhku terhempas jatuh ke lantai bersama kursi.

Rahimku yang baru saja menjalani aborsi beberapa hari lalu masih sangat lemah, sama sekali tak mampu menahan tendangannya.

Tubuhku terasa dingin, seolah tercebur ke dalam air es. Pandanganku berkunang-kunang, perutku terasa perih menusuk.

Di telingaku samar-samar terdengar suara Benson yang masih memaki.

“Yuna, kamu malah mau menyuruh Tasya menggugurkan anaknya? Kejadian waktu di rumah sakit kemarin masih belum cukup? Kamu benar-benar kejam sekali!”

Aku berusaha menahan napas, berdiri dengan sisa tenaga, lalu mengeluarkan perjanjian cerai dari tas dan melemparkannya ke wajah Benson.

“Benson, kita cerai!”

Di tengah tatapan tak percaya darinya, aku berjalan terhuyung menuju pintu. Tapi, baru beberapa langkah, pandanganku gelap dan tubuhku kembali terjatuh.

Sebelum kesadaranku hilang, samar-samar kudengar teriakan orang sekitar,

“Kenapa nyonya mengeluarkan begitu banyak darah?!”

“Cepat panggil ambulans!”

“Yuna!”

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Apa Salahku Padamu, Bu?
7.9
Hidup Mutia dipenuhi penderitaan akibat kebencian tanpa sebab dari ibunya sendiri. Di tengah himpitan kesulitan ekonomi, sang ibu terus melampiaskan rasa frustrasinya kepada Mutia. Gadis malang ini selalu menjadi sasaran amarah, di mana setiap tindakannya tidak pernah benar di mata ibunya. Mutia bahkan merasa lebih baik tidak pernah dilahirkan ke dunia. Bagaimanakah ia harus bertahan menghadapi tekanan batin ini? Simak perjuangan pilu Mutia dalam melewati kenyataan hidup yang begitu pahit.
Sampul Novel Ayah CEO Pengen Pelukan
9.1
Akibat pengkhianatan orang terdekat, Nadia terpaksa melewati satu malam bersama lelaki asing. Penyesalan melanda dirinya, tetapi paras rupawan pria itu justru membuatnya salah tingkah hingga nekat meninggalkan sejumlah uang sebelum kabur. Kresna, pria misterius tersebut, merasa sangat direndahkan karena diperlakukan bak lelaki bayaran. Diselimuti amarah, ia langsung menyuruh asistennya melacak identitas Nadia lewat CCTV hotel untuk menuntut balas.
Sampul Novel Ayah Pembawa Masalah
9.3
Uang gaji karyawan sebesar empat ratus juta rupiah yang dititipkan atasan raib karena dipinjamkan oleh ayah kepada tetangga. Alih-alih dibela, seluruh keluarga justru menyalahkan kelalaianku. Setelah dipecat dan dituntut mengembalikan uang tersebut, ayah menjerumuskanku ke pekerjaan baru sebagai pengasuh lansia. Di sana, aku dilecehkan dan akhirnya tewas dipukuli akibat kesalahpahaman. Namun, maut bukanlah akhir. Aku terbangun kembali di hari fatal saat ayah menyerahkan uang itu.
Sampul Novel Cinta Berkalung Noda
7.9
Demi keluar dari jerat kemiskinan dan mengejar kekayaan, Ikhsan yang tampan rela mengorbankan ketulusan cintanya untuk merantau ke kota besar. Namun, ambisi itu justru menghancurkan asmaranya. Ikhsan terjebak dalam situasi rumit yang memaksanya menikahi anak perempuan dari bosnya sendiri. Ia pun terpaksa memutuskan hubungan sepihak. Akankah takdir mempertemukan kembali pemuda ini dengan cinta pertamanya? Simak kisah pilu perjalanan hidup Ikhsan di sini.
Sampul Novel Dream come true
8.7
Zefanya mengira Andrew tulus mencintainya, namun sebuah salah paham fatal merenggut kehormatan dan impiannya akan keluarga yang hangat. Sepuluh tahun berlalu dalam penyesalan, Andrew hidup menderita di tengah kekayaannya yang melimpah. Ketika takdir mempertemukan mereka kembali, sosok Zefanya telah berubah sepenuhnya. Andrew pun mulai berjuang keras demi mendapatkan pengampunan, tetapi benarkah permohonan maaf saja cukup bagi dirinya?
Sampul Novel Janji Selamanya
7.9
Hari pernikahan yang dinanti justru diwarnai pengkhianatan saat sahabat kecil tunanganku hadir mengenakan gaun pengantin yang sama persis. Alih-alih membuat keributan saat melihat mereka menyambut tamu bersama, aku justru memuji keserasian mereka. Hal itu membuat sang sahabat pergi dengan malu, sementara tunanganku malah menuduhku picik. Setelah resepsi, ia bahkan nekat pergi berbulan madu bersama sahabatnya itu. Tanpa tangisan, aku segera menghubungi pengacara untuk mengambil tindakan tegas.