APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Wanita Berhati Es

Wanita Berhati Es

Sejak lahir, aku tidak pernah memiliki hasrat atau gairah yang besar layaknya orang lain. Kehidupan yang datar itu mendadak berubah saat aku melakukan pemeriksaan kesehatan di rumah sakit. Di sana, takdir mempertemukanku dengan seorang dokter yang sangat pandai memikat dan mempermainkan hati wanita. Sentuhan dan pengaruhnya yang perlahan namun pasti mulai meruntuhkan kepolosanku. Kini, sosok dingin itu telah lenyap, berganti menjadi wanita yang dipenuhi gairah membara tanpa lagi memedulikan rasa malu.
Bab
Bagikan

Bab 2

Aku tak bisa menahan getaran tubuhku, secara naluriah menahan tangannya, mencegahnya untuk melanjutkan.

"Ada apa?"

John menatapku dengan ekspresi penuh perhatian.

"Nggak apa-apa, aku hanya... sedikit gugup," jawabku pelan, sambil perlahan menarik kembali tanganku dan memalingkan wajah, tak berani menatapnya.

"Angkat sedikit pinggulmu, aku perlu membantumu melepas rok," ucapnya dengan tenang.

Aku menurut, mengangkat tubuh bagian bawah sedikit. Dengan gerakan hati-hati, John membuka resleting rokku dan melepaskan pakaian dalamku, lalu meletakkannya rapi di samping.

"Mulai besok, pakaian dalammu juga harus berwarna cerah."

"Baik, Dokter John."

Dia lalu bertanya, "Apa ini dicukur sendiri?"

Aku menggeleng, "Bukan, memang dari lahir sudah seperti ini."

"Sangat indah."

Entah kenapa, aku menyadari napasnya menjadi agak berat, bahkan kehangatan dari tangannya terasa semakin nyata.

"Dokter John..." aku memanggil dengan suara bergetar.

"Jangan takut, ini cuma pemeriksaan biasa, buka kakimu..." Suara John yang rendah dan serak, dipadukan dengan ketampanan wajahnya, seakan memiliki pesona yang luar biasa.

Meskipun masih sangat malu, aku tetap membuka kedua kaki sesuai permintaannya, membentuk posisi M.

Dengan demikian, aku tidak lagi menyimpan rahasia apapun darinya.

John berdiri di sisi tempat tidur, dengan jarinya perlahan-lahan menyentuh bagian dalam pahaku.

"Apa yang kau rasakan?"

Seluruh tubuhku menegang, kedua tanganku menggenggam erat sprei, lalu dengan jujur aku menjawab, “Sedikit tidak nyaman, rasanya aneh.”

“Coba rileks, jangan sampai tubuhmu gemetar.”

Namun, tepat ketika aku baru saja mulai merasa lebih santai, dia tiba-tiba menyelipkan jarinya ke dalam.

Stimulasi yang datang tiba-tiba itu hampir membuatku menjerit, dan kedua kakiku tanpa sadar terangkat.

John segera menghentikan tindakannya, lalu dengan cepat berjalan ke sisiku dan menenangkan tubuhku yang hendak bangun dengan menahan pundakku perlahan.

“Apakah terasa sakit?”

“Nggak, hanya saja tubuhku tiba-tiba terasa aneh…” aku terengah-engah, napas memburu, bahkan keringat mulai membasahi keningku.

John mengambil tisu basah dari samping, lalu dengan sangat hati-hati membantuku membersihkan bagian yang diperiksa tadi.

“Pemeriksaannya belum selesai. Kau istirahat dulu sebentar, ya,” katanya.

“Baik...” Aku mengangguk, merasa sedikit bersalah lalu berbisik, “Maaf, Dokter John, aku kurang bisa bekerja sama.”

“Nggak apa-apa.”

John kemudian membuatkan secangkir kopi instan, menyerahkannya padaku sambil tersenyum hangat.

“Dari pemeriksaan awal, bisa dipastikan bahwa masalah yang kau alami lebih banyak disebabkan oleh faktor psikologis. Aku cukup yakin, sembilan puluh persen, kondisi ini bisa disembuhkan.”

“Makasih banyak, Dokter John.”

Aku merasa sangat senang. Sebelumnya, aku sudah mencari banyak informasi yang mengatakan bahwa masalah disfungsi seksual sangat sulit diobati, dan banyak pasien yang mengalami kondisi ini seumur hidup mereka. Tak ku sangka ada hari di mana aku bisa sembuh.

Setelah minum kopi, John mengeluarkan sebuah penutup mata hitam dari laci dan memberi isyarat agar saya memakainya.

Aku mengambil penutup mata itu dan memandangnya dengan bingung.

“Kau terlalu tegang."

John seolah-olah dapat membaca keraguanku, 'Setelah memakainya, kau akan melupakan bahwa kau berada di lingkungan yang asing. Ini baik untuk stimulasi tubuhmu, dan kau juga tak akan merasa terlalu malu lagi.'

Aku mengangguk dan memakai penutup mata itu.

Seketika, pandanganku menjadi gelap gulita, namun kegelapan itu justru membuat indra perabaku menjadi lebih tajam.

Aku bisa merasakan diriku terengah-engah, aku juga bisa merasakan John dengan lembut mendorongku hingga terbaring di atas tempat tidur, mengikat kedua tanganku dengan tali dan menekannya ke atas kepala.

Segera setelah itu, dia membungkuk,menyembunyikan kepalanya di pelukanku dan mengisap payudaraku.

Mungkin, untuk menyembuhkan tubuh, memang harus seperti ini.

Sensasi aneh saat ujung hatiku terbungkus oleh mulut yang basah dan panas itu membuat wajahku panas dan tubuhku bergetar tanpa sadar, tetapi aku tak berani bergerak dan hanya bisa membiarkannya bermain-main dengannya.

John dengan lembut menepuk tubuhku.

Entah mengapa, kepalaku semakin pusing, tubuhku juga menjadi semakin aneh, sepertinya ada sesuatu yang tidak bisa terkendali dan ingin meledak keluar!

"Uhmm... Aahhh..."

Rasa gatal yang sulit mereda menyebar di seluruh tubuhku, leherku tiba-tiba terangkat, tanpa sadar, aku melengkungkan dadaku dan mendekat.

Nikmatnya.

Aku ingin merapatkan kedua kakiku, tapi yang kulakukan justru hanya sia-sia menjepit pinggang pria itu. Dalam guncangan itu, aku sama sekali tak bisa mengerahkan tenaga, justru malah tanpa sadar menggesekkan tubuhku di sisi pinggangnya, seolah sedang merayunya.

Tubuh John seketika menegang, seolah menyadari gerakanku. Ia mengangkat kedua kakiku ke atas bahunya, napasnya pun terdengar semakin berat.

"Sekarang, mari kita mulai tahap kedua pengobatannya..."

Setelah mengatakan itu, dia malah langsung masuk...

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel AFFAIR
9.5
Mauren, gadis 19 tahun, dipaksa ayahnya menikah dengan Aron, duda kaya berumur 45 tahun. Di bawah atap yang sama, putra Aron yang berusia 23 tahun, Liam, juga menderita dalam pernikahan dingin bersama Bella akibat ketidakpuasan ranjang. Saat Mauren tersiksa melayani hasrat pria tua itu tanpa pernah bahagia, Liam didera frustrasi mendalam terhadap istrinya. Takdir kelam ini menjerat mereka semua dalam pusaran konflik rumah tangga yang penuh penderitaan batin.
Sampul Novel Ayah CEO Pengen Pelukan
9.1
Akibat pengkhianatan orang terdekat, Nadia terpaksa melewati satu malam bersama lelaki asing. Penyesalan melanda dirinya, tetapi paras rupawan pria itu justru membuatnya salah tingkah hingga nekat meninggalkan sejumlah uang sebelum kabur. Kresna, pria misterius tersebut, merasa sangat direndahkan karena diperlakukan bak lelaki bayaran. Diselimuti amarah, ia langsung menyuruh asistennya melacak identitas Nadia lewat CCTV hotel untuk menuntut balas.
Sampul Novel BABY CEO 21+
8.6
Dalam momen yang intim, Vanya terhanyut oleh ciuman intens Ares yang membuatnya sesak napas. Sentuhan lembut serta kecupan membara dari Ares di area sensitif terus membakar gairah Vanya hingga ia mengerang gelisah. Di tengah gejolak hasrat yang menyiksa itu, Vanya berulang kali memanggil nama Ares seolah mendambakan lebih. Namun, Ares dengan tenang memintanya untuk menikmati prosesnya dan tidak terburu-buru, membiarkan ketegangan romansa dewasa mereka kian memuncak.
Sampul Novel Bittersweet
9.0
Arvin Bintang Mahatama dan Hana Farsya Aurina bertetangga sejak kecil. Meski Arvin sangat jahil sedangkan Hana manja tapi dewasa, mereka tak terpisahkan dari TK hingga SMA. Hubungan keduanya kerap diwarnai pertengkaran bagai Tom and Jerry akibat perbedaan sifat. Memasuki masa remaja, persahabatan erat ini diuji oleh tumbuhnya benih-benih cinta. Akankah ikatan platonis mereka mampu bertahan saat perasaan baru mulai mewarnai kisah pahit manis di sekolah?
Sampul Novel Cinta Bersemi Di Lokasi Proyek
8.1
Kehadiran seorang wanita di lokasi proyek memicu kesalahpahaman besar di antara para pekerja. Karena prasangka sepihak, semua orang di sana salah mengira dirinya sebagai wanita murahan yang bisa dipermainkan. Anggapan keliru tersebut membuat para pria di tempat kerja itu mencoba mendekatinya hanya demi mencari kesenangan pribadi. Di tengah lingkungan yang keras ini, ia harus bertahan menghadapi berbagai pandangan merendahkan dan godaan dari orang-orang di sekelilingnya.
Sampul Novel I Will Always Love You
9.7
Penyesalan mendalam menghantui Aarav Ravindra karena telah mengabaikan sang istri akibat konflik masa lalu. Begitu ia mulai mencintainya, sang istri justru berpulang untuk selamanya. Di tengah rasa bersalah yang menghancurkan hidupnya, Aarav sangat mendambakan kesempatan kedua. Sebuah keajaiban datang lewat sosok wanita misterius yang menawarkan kemampuan melintasi waktu. Kini, Aarav harus berjuang memperbaiki masa lalu dan menghapus luka yang membekas.