APKDock Logo
Sampul Novel BABY CEO 21+

BABY CEO 21+

8.6 / 10.0
Dalam momen yang intim, Vanya terhanyut oleh ciuman intens Ares yang membuatnya sesak napas. Sentuhan lembut serta kecupan membara dari Ares di area sensitif terus membakar gairah Vanya hingga ia mengerang gelisah. Di tengah gejolak hasrat yang menyiksa itu, Vanya berulang kali memanggil nama Ares seolah mendambakan lebih. Namun, Ares dengan tenang memintanya untuk menikmati prosesnya dan tidak terburu-buru, membiarkan ketegangan romansa dewasa mereka kian memuncak.

BABY CEO 21+ Bab 1

Prologue

"Kau serius akan menikahi pria tua itu?"

"Vanya, jaga kata-katamu," ucap Tania kemudian menghela napasnya. "Kami saling mencintai."

Vanya tertawa hambar. "Ya Tuhan, jangan bikin aku sakit perut. Aku tahu kau bersedia menikahi pria tua itu karena menginginkan jabatan di partai politik, bukan karena cinta."

Vanya kemudian bertopang dagu di atas meja makan seraya menatap ibunya, bibirnya mengulas senyum sinis karena bukan hanya faktor usia Raul yang membuatnya tidak setuju ibunya menikah pria itu. Tetapi, Raul baru bercerai dari istrinya kurang lebih tiga pekan yang lalu dan tentu pernikahan yang dikatakan ibunya seolah menegaskan jika gosip bahwa pimpinan partai Nasional di Spanyol itu memiliki hubungan gelap dengan salah satu anggotanya.

Tania menggeleng kan kepalanya. "Lusa pernikahan kami, kuharap setelah itu kau bisa menjaga sikapmu di depan Raul karena bagaimanapun dia akan menjadi keluarga kita."

Vanya jijik mendengar nama pria yang lebih dari separuh hidupnya selalu disebut-sebut oleh ibunya. Pria itu berusia enam puluh lima tahun dan ibunya berusia tiga puluh tujuh tahun. Dia tidak habis pikir bagaimana bisa ibunya memiliki ide untuk jatuh cinta pada pria yang lebih cocok menjadi kakeknya?

"Jadi, benar jika selama ini kau dan dia menjalani hubungan gelap?" tanya Vanya dengan nada sangat dingin.

"Itu tidak benar. Raul dan mantan istrinya telah lama tidak harmonis dan...."

"Dan itu karena kau, benar, 'kan?" potong Vanya dengan nada lebih sinis. "Semua orang di Madrid juga tahu. Gosip kalian sudah menjadi rahasia umum selama bertahun-tahun, tapi kau bersikap seolah tidak pernah mendengarnya."

"Vanya, dia pria lajang dan aku juga wanita lajang. Apa salahnya jika kami jatuh cinta kemudian memutuskan menikah?"

"Secepat itu?" Vanya terkekeh hambar. "Kau sudah lama menjadi gundiknya, 'kan?"

"Vanya!" bentak Tania.

Vanya kembali tertawa. "Ada banyak sekali pria di dunia ini. Kau bisa pilih yang lebih muda atau yang usianya tidak terpaut jauh darimu. Kau tidak perlu jatuh cinta pada... ya Tuhan, dia pantas menjadi ayahmu!"

Tania menghela napasnya dalam-dalam. "Vanya, aku ini ibumu. Kau tidak pantas menceramahiku."

Vanya mengedikkan bahunya. "Aku tidak merestui pernikahan kalian."

"Aku sedang memberitahumu, bukan meminta restu darimu," ucap Tania.

Vanya bangkit dari kursinya "Menikah saja, terserah! Setelah dua tahun mungkin kau akan mengurus pria sakit-sakitan yang duduk di kursi roda." Ia tertawa mengejek. "Tapi, setelah itu mungkin kau akan mendapatkan warisan yang sangat banyak dan tujuanmu tercapai. Selamat."

"Vanya, bukan begitu dan kita belum selesai bicara. Duduklah!" ucap Tania seraya meninggalkan kursinya.

"Jangan khawatir, aku tidak akan menghalangimu! Aku akan tinggal di rumah ayahku!" ucap Vanya seraya meninggalkan ruangan makan.

"Vanya, kau tidak akan ke mana-mana, kau tetap tinggal bersamaku." Tania mengikuti Vanya yang sepertinya sama sekali tidak akan menoleh meskipun ia berteriak. "Ayahmu tidak akan peduli padamu meskipun kau di sana, dia hanya peduli pada Julio."

Air mata Vanya sudah mendesak di kelopak matanya. "Itu kesalahanmu! Kau tidak melahirkanku sebagai laki-laki!" Ia berbalik seraya menyeka air mata yang akhirnya meleleh di pipi. "Andai kau tidak keras kepala mempertahankan apa yang egomu, kita bisa menjadi keluarga yang utuh!"

"Vanya... aku melakukan semua ini karena kau, aku ingin...."

"Apa? Karena aku?" Vanya menggeleng. "Papa memang tidak kaya raya. Tetapi, dia memiliki pekerjaan!"

"Vanya, kau salah paham," desah Tania.

"Di mana letak salah pahamnya? Aku cukup dewasa untuk mengerti kalau kau tidak bisa hidup sederhana!"

"Papamu tidak bekerja, dia hanya mengurus mesin-mesin itu dan tidak peduli padaku! Dia hanya peduli pada Julio! Dia terobsesi agar Julio menjadi pembalap!"

"Bohong! Kau yang tidak mau dinikahi Papa dan kau yang egois!" jerit Vanya.

Vanya berlari ke kamarnya, mengemasi beberapa barang dan memasukkan ke dalam tas lalu berlari meninggalkan rumah itu. Gadis berusia delapan belas tahun itu menuju stasiun kereta untuk pergi ke rumah ayahnya. Di sana, pintu terbuka hanya dengan sekali saja Vanya menekan bel.

"Vanya, kau menangis?" tanya Julio, kakaknya. "Apa yang terjadi?"

"Kita harus bicara," ujar Vanya.

"Masuklah."

"Apa Papa ada di rumah?" tanya Vanya seraya melangkah masuk.

"Ya. Dia di kamar."

"Aku ingin bicara dengannya." Vanya buru-buru melangkah mendekati tangga yang menghubungkan lantai atas di mana kamar ayahnya berada. "Dengar, Julio. Mama akan menikah. Papa harus membujuk agar Mama tidak menikahi pimpinan partai politik itu."

Julio menarik pergelangan tangan Vanya dan berhenti, ditatapnya adiknya dengan bimbang. "Kurasa kita harus menunggu. Kita bicara dengan Papa nanti, setelah kekasihnya pergi."

Lanjut Membaca

Daftar Isi BABY CEO 21+

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel AKU JATUH CINTA KEPADAMU
9.4
Kebencian Cinta Arlina runtuh saat mengetahui bahwa Tiano Albastia adalah pelindung rahasianya selama ini. Penyesalan mendalam pun menghantui Cinta begitu kebenaran terungkap. Sayangnya, tepat di saat segalanya menjadi jelas, Tiano justru memutuskan untuk pergi dan berpamitan. Di tengah perpisahan mendadak ini, apakah kekuatan perasaan mereka mampu menyatukan keduanya kembali, ataukah momen tersebut menjadi akhir abadi dari kisah mereka?
Sampul Novel Cinta dan Dendam Andara
9.8
Demi membalas penderitaan ibunya dahulu, Andara nekat mengadu nasib ke kota besar. Saat bekerja sebagai petugas kebersihan, takdir mempertemukannya dengan sang CEO tampan yang menjadi bosnya. Ketulusan Andara perlahan memikat hati sang atasan hingga cinta merebak di antara mereka, meski terhalang jurang status sosial. Namun, saat ikatan mereka kian erat, ujian berat mulai berdatangan mengancam keteguhan cinta mereka.
Sampul Novel Diamnya Istriku
9.8
Kemiskinan bukanlah akhir segalanya bagi seorang istri, tetapi ketidaksetiaan suami adalah badai yang meremukkan martabat diri. Saat biduk rumah tangganya diterpa ujian kesetiaan, Ayu tidak memilih untuk mengeluh. Ia justru bersujud, memanjatkan doa kepada Sang Pencipta demi kesadaran suaminya. Ayu meyakini kekuatan doa dapat meluluhkan hati yang beku. Sebuah kisah tentang keteguhan hati Ayu mempertahankan pernikahan melalui jalan kesabaran.
Sampul Novel Edoraded Distance
9.0
Pernikahan formal antara Kevin dan Sekar terasa begitu dingin dan hampa tanpa kehangatan nyata. Walau hubungan ini hanya sebatas status di atas kertas, Kevin yang sudah lama memendam rasa cinta pada Sekar enggan menyerah. Di tengah bayang-bayang keluarga Son dan Atmaja, ia berjuang keras meruntuhkan dinding pemisah di antara mereka. Kevin bertekad meyakinkan Sekar bahwa ikatan mereka adalah awal kebahagiaan sejati, bukan sekadar kontrak tanpa perasaan.
Sampul Novel Permainan Mustahil
9.7
Cairan anggur merah mengalir perlahan melewati leher jenjang hingga membasahi dadanya, membuat kemeja putih yang dikenakannya melekat erat pada tubuh yang gemetar. Meski didera rasa gugup yang hebat, ada ketegangan mendalam yang justru membangkitkan sensasi lain dalam dirinya. Untuk pertama kali dalam hidupnya, wanita ini secara sadar mengambil langkah berani untuk menggoda pria lain yang bukan suaminya, memulai sebuah permainan berbahaya yang dipenuhi misteri dan hasrat terlarang.
Sampul Novel Tak Lagi Menua Bersama
8.1
Saat menjalani pemeriksaan bayi tabung keempatnya, Jennie justru memergoki suaminya, Erwin Sentosa, sedang mendampingi wanita hamil di rumah sakit. Padahal, Erwin mengaku sedang berada di luar kota. Demi mendapatkan pewaris keluarga, Erwin meminta Jennie memaklumi situasi tersebut dan berjanji hubungan mereka akan kembali normal setelah bayi itu lahir. Alih-alih marah, Jennie berpura-pura setuju sambil menyembunyikan hasil tesnya sendiri. Begitu hari persalinan wanita itu tiba, Jennie langsung meninggalkan surat cerai dan pergi selamanya.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan