APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel The Sweet Bar-Bar

The Sweet Bar-Bar

Muli, gadis manis nan pemberani, bimbang saat dijodohkan dengan Reyzan, pria dingin yang ternyata pemalu. Di tengah pesta pertunangan mewah bertema topeng misterius, keraguan mendalam menyelimuti hati Muli karena ia sama sekali belum pernah melihat wajah ataupun mengenal kepribadian calon suaminya. Setiap langkahnya menuju panggung terasa begitu berat. Akankah Muli tetap melanjutkan komitmen ini? Rahasia apa yang sebenarnya tersembunyi di balik topeng tersebut?
Bab
Bagikan

Bab 2

Memandang wajah mungil cucu nya dengan pandangan mata yang mengembara hati nya hanya mampu mendesah.

"Sayang,,, nenek tau ini berat namun apa salahnya untuk mencoba menerima. Belum tentu dia seburuk yang ada di pikiranmu" Nenek mencoba membujuk nya lagi.

"Oh, apakah dia tampan?" Tanya muli penasaran. Setelah di pikirkan tak masalah tentang apa yang akan terjadi nanti, yang terpenting saat ini adalah memastikan bahwa pria itu harus tampan!.

"Apa kau suka pria tampan?" Tanya nenek nya geli dengan pertanyaan nya.

"Tentu saja, dia harus tampan jika tidak aku akan muntah saat melihat nya."

"Yakinlah… dia sangat tampan, meski usianya hampir sama dengan paman bungsu mu. "

"Sungguh? Setua itu? Nenek,,, kau sungguh menjual cucu tercantik mu pada terong emas tua!" Keluh nya dengan sedih. 'Aku harus mencari cara untuk ini! Jangan sampai segalanya menjadi lelucon!'.

"Jangan bicarakan omong kosong! Baiklah sudah diputuskan tiga hari kemudian akan jadi pertunangan mu, sekarang beristirahatlah dengan baik".

"Nenek, bukankah terlalu terburu-buru? Aku ingin melihat nya terlebih dahulu ne… "

"Berhenti merajuk, kau akan melihat saatnya nanti. Ibumu tak bisa bertahan lebih lama lagi!" Potong nenek dengan tegas.

"Baiklah" Jawab nya pasrah.

Saat kembali ke kamar nya, Muli membuka ponselnya yang sedari tadi bergetar pertanda ada banyak pesan yang masuk.

@Aslan : [ Bos, are you okay? ]

@Cerysweet : [ oh, sayangku apakah orang gila itu melukaimu?]

@Kei : [ andai aku ada di sana, kamu tak akan diperlakukan seperti itu! Maaf seharusnya aku pulang untuk menemani mu. ]

@Mixi : [Muli, kamu baik-baik saja?]

[Maaf, aku mendengar dari Kei keluarga mu menyeretmu untuk kembali. Ada apa?]

@Giran : [ Mumu, apa kau tak apa?]

[Haruskah kakak tampan menjemputmu sekarang? ]

[Mumu,,, please jawab pesan kakak tampan].

Membaca semua pesan dari teman-temannya membuat hati kosong nya kembali menghangat. Mereka tidak menelpon karena tau itu pasti mengganggu.

Melihat pesan terakhir dari kakak angkatnya, Giran menambah kehangatan dalam hatinya. Hanya dia yang peduli padanya tanpa memperdulikan apapun!.

Mengingat pertemuan pertama yang tidak disengaja dan tidak terduga, ia merasa bahwa itu adalah berkah dari kemalangan yang ditimbulkan keluarga nya.

Saat itu, ia pulang dari sekolahnya bersama teman-teman sepanti nya. Namun, ia merasakan tatapan tajam dari seseorang dari arah depan nya. Saat ia melirik nya itu adalah mobil avanza hitam yang terparkir di seberang jalan dengan seorang pengemudi pria berusia sekitar 40 tahunan.

Muli yakin bahwa dialah yang menjadi target sasaran mereka, karena ini bukan pertama kali nya dia mengalami ini. Pertama saat dia di bangku sekolah dasar yang untungnya ada guru kelas nya menolong nya.

Yang ke 2 adalah saat dia baru memasuki sekolah menengah pertama, ia berhasil kabur dari pengejaran mereka dengan bersembunyi di keramaian pasar. Saat itu ia berjongkok bersembunyi di bawah meja penjual ikan yang terhalang gentong-gentong ikan. Yang akhirnya ia pulang ke panti dengan bau amis ikan dan seragam yang kotor membuat semua pengurus panti khawatir, untungnya dia diantar kembali oleh pemilik kios ikan tersebut.

Yang ke 3 dan ke 4 ia hanya ditatap dan diikuti, namun saat ini ia tidak tahu apa yang akan terjadi. Jadi Muli meminta teman-teman nya untuk kembali lebih dulu dan berkata bahwa ia akan pulang telat dan meminta mereka menyampaikan izin nya kepada ibu panti agar tidak khawatir.

"Muli, kemana kamu pergi? Bisakah aku ikut?" Tanya kei penuh antisipasi.

"Hm, itu benar kemana kamu pergi? Kami akan ikut!". Kata jay dan joy, mereka adalah saudara kembar yang ditinggalkan oleh orang tua nya saat masih kecil karena ketidakmampuan orang tuanya, apalagi setelah ayah mereka meninggal karena sakit parah.

" Tak apa, aku hanya ingin mencari pekerjaan tambahan itu saja" Jawab nya, karena dia tau bahwa mereka mengkhawatirkan keselamatan nya.

"Kamu yakin? Tidak ada yang disembunyikan?" Tanya Kei curiga.

Mereka tahu jika Muli terlibat masalah karena keluarga nya dan dia sering kali terluka, oleh karena itu ibu panti menyuruh mereka untuk menjaganya dan tidak dibiarkan sendiri karena itu bisa sangat berbahaya.

"Tidak, itu sungguh" Jawabnya dengan pasti.

"Baiklah, maka berhati-hati lah" Ucap mereka.

"Pasti! Bye… " Pamitnya dan pergi ke arah yang berlawanan dengan jalan pulang biasanya.

Pengemudi mobil itu melihat nya berpisah dari teman-teman nya merasa heran 'apakah aku sudah dikenali? Ah, itu tidak mungkin!' pikirnya sambil menggeleng kan kepala nya.

Lalu ia mulai menyalakan mobil nya untuk terus mengikuti Muli.

Melihat mobil itu melaju di seberang jalan di depan nya, Muli yakin mobil itu ada untuk nya! Namun untuk apa? Ia tidak tahu apapun dan tak punya apa-apa, lalu mengapa selalu ada orang yang ingin menangkap nya dan juga memata-matainya.

Muli terus berjalan tanpa menoleh sehingga tidak ada yang mencurigai bahwa ia telah menemukan penguntit itu.

Sesampainya di pertigaan, Muli mengambil belokan sebelah kanan yang menuju gang pemukiman penduduk.

Melihat itu, pengemudi heran tentang apa yang akan dilakukan gadis kecil itu. 'Apa yang direncanakannya? Apa gadis itu sengaja? Atau memang ada sesuatu?'. Memikirkan hal itu, pengemudi langsung mengambil ponsel nya dan menelpon seseorang.

"Halo tuan,, " Panggil nya saat panggilan tersebut tersambung.

"Ada apa? Apakah ada perkembangan?" Tanya orang di seberang telepon dengan tidak sabar.

"Ada sesuatu yang aneh tuan," Jawab si pengemudi dengan hormat.

"Katakan!".

" Tuan, gadis itu berpisah dari teman-teman Sepanti nya. Dan berjalan menuju gang perkampungan" Jelas sang pengemudi.

"Tetap ikuti, saya akan menyuruh seseorang membantumu membawanya. Share lokasi detailnya".

"Baik tuan". Setelah panggilan dimatikan, pengemudi langsung mengirim lokasi nya. Dan segera turun dari mobilnya untuk terus mengikuti Muli yang sudah memasuki kawasan banyak penduduk.

Muli terus berjalan dengan mengitari rumah-rumah yang ada, dia tersenyum sopan dan menyapa warga yang dia temui. Hingga sampai ujung perbatasan antar desa, Muli memasuki sebuah bangunan tua namun tetap bersih, ia masuk dan menutup pintu gerbang kembali yang hampir setinggi dirinya.

Melihat dari balik celah gerbang, orang yang mengikuti nya cukup menjaga jarak aman dan mudah untuknya menyelinap dengan bantuan gerbang.

Melihat ini, Muli berjalan menuju gudang belakang yang sudah lama ditinggalkan. Karena tempat ini tidak berpenghuni untuk waktu yang lama banyak cat nya yang terkelupas, debu dan jaring Laba-laba.

Melihat sekeliling nya aman dan tertutup, Muli segera mengeluarkan pakaian dari dalam tas nya dan segera memakai nya, dia juga menambahkan bintik hitam dengan bolpoinnya di dekat bibir nya agar terlihat seperti tahi lalat. Dan menyembunyikan tas nya di bawah tumpukan barang didalam gudang tersebut, sebelum dia melarikan diri melalui lubang di bawah dinding seperti bekas keluar masuknya kucing atau anjing.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bangunkan Aku Dengan Cintamu
9.7
Demi menikahi Eric, taipan yang sedang koma, Emily dijual seharga miliaran dan menjadi bahan hinaan. Namun, setelah memergoki pacarnya berselingkuh dengan adik angkatnya, ia memanfaatkan pernikahan ini untuk membalas dendam. Emily membuktikan kehebatannya dengan merebut kembali penghargaan medis miliknya yang dicuri, sekaligus menghukum orang tua angkatnya yang kejam. Begitu Eric terbangun, ia justru memuja Emily dan mengungkap rahasia besar yang selama ini disembunyikan.
Sampul Novel Getaran Hasrat Cinta
8.8
Clara terpaksa menjadi madam demi menggantikan sang ibu. Kehidupan kelam ini ia jalani sejak James merebut kesuciannya lewat transaksi mahal. Dipenuhi rasa benci, Clara bersumpah akan menghancurkan hidup lelaki itu sebagai balas dendam atas takdir buruknya. Namun, rencana tersebut diuji saat James kembali hadir sebagai pelanggannya. Di tengah gemerlap dunia malam, pertarungan sengit antara harga diri, dendam, dan hasrat yang membara pun tidak lagi terhindarkan.
Sampul Novel Little Brother
8.6
Irena tidak pernah menduga akan menghadapi situasi seberat ini. Hubungan persaudaraan yang semula ia kira tulus dan murni ternyata menyimpan rahasia kelam. Sang adik laki-laki diam-diam telah lama memendam perasaan cinta terlarang yang melampaui batas wajar seorang saudara. Mengetahui bahwa adiknya memiliki obsesi romantis yang begitu mendalam terhadap dirinya, Irena kini didera dilema batin yang luar biasa dalam menentukan sikap.
Sampul Novel Obsesi Gila Sang Billionare
9.1
Mars Callesthene King, pebisnis ulung sekaligus bos mafia yang kejam, menaruh obsesi gelap pada Vanylla Emerald Wright di tengah perseteruan bisnis dengan keluarga wanita itu. Meski Vanylla sangat membenci Mars dan melarikan diri hingga ke Inggris, sang miliarder tetap memburunya tanpa ampun. Di bawah lindungan Jared, kakak laki-lakinya, Vanylla terus dibayangi jerat hasrat sang iblis. Akankah benih cinta dapat tumbuh di tengah obsesi berbahaya yang mengancam ini?
Sampul Novel SEDUCING HOT DUDA
8.9
Verena nekat mengejar cinta pamannya sendiri, seorang duda matang yang juga musuh bebuyutan sang ayah. Meski terpaut usia sangat jauh dan terus-menerus ditolak karena alasan umur, Verena tidak menyerah. Ia terus melancarkan aksi godaan agresif demi menaklukkan hati pria tersebut. Di tengah perseteruan sengit antar keluarga, Verena bertekad menggunakan segala pesonanya untuk memenangkan cinta terlarang ini.
Sampul Novel Suara Hati Sang CEO
8.3
Raihana Calistya Zianisa dikaruniai kemampuan membaca pikiran melalui tatapan mata, sebuah bakat yang justru membuatnya sulit menemukan cinta sejati karena banyak pria hanya memanfaatkan kariernya. Namun, takdir mempertemukannya dengan seorang lelaki sederhana berhati tulus. Siapa sangka, pria tersebut sebenarnya adalah CEO di perusahaannya yang sedang menyamar demi mencari ketulusan. Akankah pertemuan dua insan yang jenuh dengan kepalsuan ini mampu melahirkan cinta yang tulus?