APKDock Logo
Sampul Novel SEDUCING HOT DUDA

SEDUCING HOT DUDA

8.9 / 10.0
Verena nekat mengejar cinta pamannya sendiri, seorang duda matang yang juga musuh bebuyutan sang ayah. Meski terpaut usia sangat jauh dan terus-menerus ditolak karena alasan umur, Verena tidak menyerah. Ia terus melancarkan aksi godaan agresif demi menaklukkan hati pria tersebut. Di tengah perseteruan sengit antar keluarga, Verena bertekad menggunakan segala pesonanya untuk memenangkan cinta terlarang ini.

SEDUCING HOT DUDA Bab 1

"Penyakitnya udah parah. Tadi malam David nelpon jadi mungkin kita semua berangkat kesana."

Verena mencuri dengar percakapan orang tuanya, dan masuk ke dalam kamarnya.

Dia tahu David adalah rekan orang tuanya walau jika membahas David ayahnya pasti sensitif sekali seperti wanita PMS, walau tetap mendengarkan titah Baginda ratu. Baginda ratu masih mengingat jasa David sebagai seorang malaikat yang selalu hadir saat ia kesulitan terutama awal-awal pernikahan yang sudah tak bisa diperjuangkan lagi tapi malaikat itu datang melebarkan sayapnya dan merangkul Baginda Ratu dengan ketulusan hingga ia bisa bertahan dan kembali bersama dan punya banyak anak.

"Mereka tak punya anak, kasian kesepian." Dasarnya Verena suka kepo apapun yang akan dibicarakan orang tuanya. Gadis itu keluar lagi dari kamar dan pura-pura lewat.

"Auri sakit David rawat sendirian kalau punya anak pasti seumuran sama Verena atau Asher."

"Lalala la." Verena pura-pura menyanyi kecil agar ia tak dikira menguping pembicaraan orang tuanya. Baginda Ratu sedang mengupas buah, dan suaminya duduk di depan.

"Daddy pesan tiket ya. Nggak papa mau dua hari perjalanan perjuangan dia dulu nggak sebanding dengan itu." pinta Baginda Ratu dan sang suami hanya menatapnya malas walau semua perintah Baginda Ratu adalah mutlak.

"Karena liburan summer yang panjang, aku adalah anak yang mencalonkan diri untuk ikut. Benar Daddy?" Verena langsung nimbrung dan tersenyum. Ia anak yang berani tak malu mengungkapkan apapun yang ia rasakan tidak seperti kedua kakaknya yang lebih suka memendam apapun dari orang tua mereka. Verena bahkan tak segan memberitahukan jika ia sedang menstruasi pertama kali pada ayahnya.

"Nggak! Kalian tinggal. Ini bukan pergi jalan-jalan atau liburan ini mengunjungi orang sakit."

"Sepertinya Mommy butuh teman wanita saat di sana. Kita bahkan bisa belanja loh Mommy. Tapi dia Aussie apa winter? Atau sudah spring? Cuacanya juga labil di sana jadi jangan salah kostum. Tak apa, Verena siapkan semuanya, bawa dua koper ya. Oh iya, Mommy dan Daddy rencana mau berapa hari? Biar Verena tak salah hitung bawa bikini."

Rara dan Gerald hanya menatap anak mereka dengan cengok, tak percaya putri kecil mereka sudah besar dan terlihat begitu mendominasi, apalagi Kelsea dan Skye sudah hidup masing-masing.

"Siapa yang mau ngajak?" Wajah Verena langsung manyun saat ayahnya bertanya seperti itu tapi Verena adalah anak kesayangan ayahnya yang tak bisa ditolak permintaan apapun.

"Ayolah Mom, Dad. Verena bosan liburan panjang hanya di rumah. Kebetulan Mommy dan Daddy mau pergi, biar Verena temankan. Bukankah itu tanda anak yang berbakti? Seperti yang selalu Mommy ajarkan?" Verena mulai mencari pembenaran, dan orang tuanya hanya bisa menggeleng, anak gadis mereka suka ngeles berbeda dengan kakaknya yang suka ngengas dan bicaranya jutek sekali. Verena adalah orang yang ramah.

"Nggak Verena! Mommy bukan mau senang-senang jadi kali ini tak ada manja-manja. Pulang, Mommy ajak ke Belgia atau ke Spanyol."

Verena langsung mengode pada ayahnya karena ayahnya takkan pernah bisa menolaknya.

"Tak ada belas kasihan Daddy! Dia sudah besar bukan anak bayi yang harus dibawa kemana-mana!"

"Mommy sendiri mengakui berarti Verena boleh ikut karena sudah dewasa dan takkan merepotkan. Ayolah Mommy, Aussie itu jarang kita pergi. Verena sudah bosan keliling Eropa. Verena janji jadi anak manis."

"No!" Baginda Ratu berdiri saat sudah selesai mengupas dan mengambil mayonaise buat makan buah. Kesukaan Baginda Ratu makan buah dengan mayonaise dan hampir setiap hari dia lakukan.

"Daddy ... Verena pasti kesepian. Tegakah Daddy? Nanti Verena sedih, Verena tak makan, Verena kurus, Verena kena penyakit maag dan Verena mati." ujar Verena mendramatisasi keadaan dengan wajah dibuat-buat seperti pengemis di jalanan. Dia benar-benar drama queen.

"Lebay!" teriak Rara dari dapur karena tingkah ajaib anaknya. Ada saja yang ia lakukan tiap hari.

"Tuh Daddy ... Mommy jahat hiks. Nanti Verena mati ... Padahal Verena kan belum nikah dan punya anak yang lucu-lucu. Verena udah punya list nama-nama anak yang lucu." Verena menyeka air mata buaya yang kering dan juga ingus yang tak ada sama sekali.

"Makan nih!" Verena langsung mengambil garpu dan menancapkan ke potongan apel yang sudah tercampur mayonaise.

"Padahal biar Mommy seperti punya kembaran Mommy nggak tahu ya kita itu mirip. Nggak papa Verena dibilang adik Mommy. Ya, ya, ya."

Verena menatap ibunya yang menggigit potongan buah pir dan tak menghiraukan ocehan jelek itu.

"Tidak Verena."

Verena tersenyum, ia tidak akan menyerah semudah itu. Jika kasusnya terjadi pada Kelsea dia akan berlari ke kamar dan merajuk berhari-hari, Verena tak suka merajuk baginya merajuk itu merugikan, hanya menguras energi lebih baik ia gunakan untuk mencari solusinya.

Verena beranjak dari meja makan dan menuju kamarnya, mungkin orang tuanya mengira ia merajuk tak lama ia keluar dengan membawa laptopnya.

"Oh yeah ada penerbangan nih Daddy. Daddy mau pesan untuk hari apa?" Jika dirinya yang memesan tiket maka Verena bisa memesan untuk 3 orang. Untuk sekarang orang tuanya tak perlu tahu mereka akan tahu saat keberangkatan nanti.

"Kemana Mommy? Brisbane? Perth? Adelaide?" Sebenarnya Verena sudah tahu, berpura-pura sedikit agar orang tuanya terkecoh dan tiket sudah di tangan.

"Perth." Verena langsung tersenyum dan memesan tiket. Setelah ini ia akan menyiapkan pasport miliknya dan semua dokumen yang dibutuhkan terutama pakaian apa saja yang perlu ia persiapkan. Dia hanya perlu berpura-pura tak tahu saat berangkat ia juga ikut.

"Ini perjalanan 18 jam 37 menit, tidak dengan delay. Dan dipastikan tiba di Perth malam hari." Verena membacakan jadwal padahal ia sudah merancang dalam otaknya pakaian apa saja yang perlu ia siapkan.

"Okay Mommy and Daddy. Have a nice holiday."

Verena langsung terkikik dan berlari ke kamarnya.

💸💸💸💸💸💸💸💸💸💸💸💸💸💸

Senyum tak pernah lepas dari wajahnya walau tahu orang tuanya akan murka terutama ibunya.

Verena langsung memakai pakaian musim dingin walau sekarang cuaca Frankfurt begitu hangat.

"Ini kita bawa mobil parkir di bandara atau naik bis?" tanya Verena tanpa dosa mengeret koper berwarna pink. Orang tuanya sedang sarapan pesawat take off jam 11 artinya sekitar jam 9 mereka sudah harus check ini di bandara. Sekarang pukul 8 lewat masih ada waktu untuk sarapan, Verena bahkan tak perlu memikirkan sarapan ia terlalu bersemangat dan sedikit deg-degan karena bagaimana orang tuanya marah.

"Kamu mau kemana?" tanya Rara, melihat Verena memakai baju wol khas musim dingin berwarna krem memakai kaca mata hitam semuanya telah ia persiapkan dengan matang dan sempurna. Benar-benar anak Gerald yang licik.

"Lihat apa ini? Yeps, Mommy dan Daddy masih sehat karena Verena mau ikut kalian."

"Verena!" teriak Baginda Ratu. Gadis itu sudah berlari ke depan terkikik, dan tak sabar menanti perjalanan panjang yang sangat melelahkan nanti. Mungkin sampai di Australia ia hanya perlu tidur dan biarkan orang tuanya mengurus tujuan mereka.

"Verena! Mommy nggak ikhlas. Bisa-bisanya kamu." Verena hanya terkikik duduk di depan TV sambil menghidupkan TV. Mommy-nya hanya akan mengomel sebentar dan setelah itu selesai. Ini yang Verena suka dari orang tuanya tidak berlarut-larut ketika marah. Mungkin belajar dari pengalaman.

"Aku udah janji pada Asher akan bawa banyak oleh-oleh. Asher juga masih tidur." Walau sudah dewasa Verena dan Asher masih dekat hingga kini membicarakan apa saja dan berbagai apa saja.

Verena mengintip dari ruang TV dan ibunya sedang tidak ada. Ia langsung berlari ke ruang makan dan mengambil roti sepertinya ia juga kelaparan.

"Daddy nggak marah kan?" Verena tahu ayahnya tak pernah marah padanya dan tak bisa marah. Ia adalah anak kesayangan.

"Tidak apa. Biar Mommy punya teman." Verena langsung bangun dan mencium pipi ayahnya saat Mommy-nya masuk kembali ke dalam. Verena memeluk ayahnya dan tersenyum pada ibunya yang menatapnya malas.

"Eits, damai kita Mommy. Biar Mommy mabuk Verena yang jagain, biar Mommy ke toilet cewek Verena temankan."

"Mommy kan sama Daddy."

"No-no, Daddy tuh punya Verena. Benar Daddy sayang? Daddy tuh cinta pertama Verena. Verena orangnya setia dan takkan berpaling dari Daddy." Verena mencium lagi pipi ayahnya. Jika Asher suka menggoda ayahnya maka Verena juga suka melakukan hal yang sama. Saat ayahnya akan murka ketika Asher memeluk ibunya, Asher mencium pipi Rara dan Gerald akan murka, walau anak sendiri tapi baginya Asher itu seperti rival, tak ada yang boleh dekat pada istrinya kecuali dia sendiri.

Verena bersyukur ia dekat dengan orang tuanya jadi apapun yang ia rasakan bisa ia beri tahu apapun itu tak perlu ditutupi.

Mereka sarapan dalam diam dan tetap membawa mobil ke bandara dan akan dititipkan di bandara mobilnya padahal Asher bisa mengantar. Semenjak insiden kecelakaan yang hampir merenggangkan nyawanya Asher dilarang bawa mobil walau ia sering mencuri-curi dan pergi tanpa orang tuanya tahu. Asher dan Verena suka bekerja sama, Asher akan pergi membawa mobil maka ada Verena sebagai juru kunci mulut gadis itu akan memberi alasan yang bisa diterima orang tuanya dan Asher telah membayar Verena tentang hal ini.

Ketiganya bertolak dari rumah dan akan memakan waktu hingga belasan jam. Ini pertama kalinya Verena pergi jauh tanpa saudaranya yang lain karena jika berlibur maka semuanya akan ikut mungkin karena urusan genting.

Lanjut Membaca

Daftar Isi SEDUCING HOT DUDA

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Aku Tak Punya Siapapun Lagi
8.3
Vonis gagal hati akut menyisakan waktu tiga hari bagi protagonis. Namun, David, suaminya, malah memberikan kuota uji klinis terakhir kepada Emma, adik angkatnya. Dianggap "lebih pantas hidup", ia pun menghentikan pengobatan dan meminum pereda nyeri dosis tinggi yang fatal. Sebelum ajal menjemput, ia menyerahkan perusahaan perhiasan, menyetujui perceraian agar David menikahi Emma, hingga membiarkan putrinya diasuh Emma. Saat keluarganya menganggap semua pengorbanan itu wajar, ia menanti kehancuran mereka setelah kematiannya tiba.
Sampul Novel Derita Menantu Jelita
9.5
Kehidupan rumah tangga dalam novel modern "Derita Menantu Jelita" berubah drastis setelah sang suami mengalami kelumpuhan akibat kecelakaan tragis. Situasi kian rumit ketika ayah mertua memutuskan tinggal bersama mereka. Demi menjaga kelangsungan garis keturunan, sang suami nekat melakukan aksi ekstrem dengan diam-diam membius istri dan ayahnya sendiri. Keputusan tersebut memicu rangkaian peristiwa misteri yang tak terkendali dan mengubah nasib mereka selamanya.
Sampul Novel Dinodai keluarga suami
9.6
Kehidupan baru Anisa Rahma dimulai setelah ia dinikahi Seno Bagaskara, seorang konglomerat yang membawanya ke rumah besar keluarganya. Namun, tinggal bersama saudara ipar lain memicu konflik rumit. Di balik kemegahan rumah itu, Anisa tidak menyadari bahwa adik kandung Seno serta suami dari iparnya memendam gairah terlarang pada dirinya. Kini, ia terperangkap dalam bahaya nafsu terselubung di kediaman tersebut. Mampukah Anisa bertahan menghadapi ancaman ini?
Sampul Novel Dosa Berbalut Cinta
8.6
Saschya terjebak dalam neraka pernikahan penuh kekerasan bersama Adnan, sosok suami yang tega menyiksanya demi membalas dendam kepada mertua. Di tengah penderitaan fisik dan batin yang tiada henti, orang dari masa lalu Saschya mendadak hadir kembali. Apakah kedatangan sosok tersebut akan menjadi penyelamat yang membebaskannya dari jeratan kejam Adnan, atau justru memicu prahara baru dalam kehidupannya yang telah hancur?
Sampul Novel IPARKU, CANDU SUAMIKU
9.8
Nadia Antika rela bersabar atas perlakuan buruk ibu mertuanya demi membina rumah tangga bersama Askara Brahma selama dua tahun. Namun, kehangatan Askara mendadak hilang dan ia berubah menjadi sangat dingin. Perubahan drastis ini memicu kecurigaan Nadia akan adanya rahasia kelam. Akankah ia sanggup menghadapi kenyataan pahit saat mengetahui suaminya berselingkuh dengan adik iparnya sendiri di dalam rumah mereka?
Sampul Novel Kekayaan Besar: Aku Adalah Seorang Miliarder
9.2
Rencana kejutan ulang tahunku hancur saat memergoki pacarku berselingkuh dengan pria kaya. Setelah dihina karena miskin, takdirku berbalik ketika pelayan keluarga terkaya mengungkap bahwa aku adalah pewaris tunggal Grup Nelson. Berbekal harta melimpah yang tak terbatas, aku bangkit untuk membalas dendam. Mantan kekasihku kini bersujud memohon maaf, tetapi aku mengabaikannya dan melangkah ke dunia mewah. Bagiku, uang hanyalah angka yang siap kuhabiskan sesuka hati.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan