APKDock Logo
Sampul Novel The Sweet Bar-Bar

The Sweet Bar-Bar

9.5 / 10.0
Muli, gadis manis nan pemberani, bimbang saat dijodohkan dengan Reyzan, pria dingin yang ternyata pemalu. Di tengah pesta pertunangan mewah bertema topeng misterius, keraguan mendalam menyelimuti hati Muli karena ia sama sekali belum pernah melihat wajah ataupun mengenal kepribadian calon suaminya. Setiap langkahnya menuju panggung terasa begitu berat. Akankah Muli tetap melanjutkan komitmen ini? Rahasia apa yang sebenarnya tersembunyi di balik topeng tersebut?

The Sweet Bar-Bar Bab 1

Plakkk!!!

Suara tamparan keras memenuhi ruangan yang semula ramai oleh berbagai diskusi kini menjadi hening tanpa suara sedikitpun.

"Tidakkah kau sadar siapa dirimu?" Tanya suara tua dengan penuh emosi yang tertahan.

"Aku sangat sadar,,, dan karena itulah aku menolak nya!" Jawab suara gadis muda dengan nada yang tak terbantahkan.

"Kau….!!!" Tunjuk wanita tua dengan marah hingga tak mampu berkata-kata lagi pada gadis di hadapannya.

"Muli, hentikan jangan terlalu keras kepala! Apakah kamu tidak melihat nenek begitu mengkhawatirkan mu" Ucap gadis berbaju hijau di samping wanita tua yang dipanggil nenek.

"Mengkhawatirkan ku? Apakah aku salah pendengaran? Atau mungkin mulut manis mu terpeleset?" Jawab gadis yang dipanggil Muli dengan sedikit sarkasme.

"Tidak… bukan itu, apakah kamu tidak melihat maksud baik nenek menjodohkanmu dengan pak Rey zan?" Tanya Lina gadis berbaju hijau itu.

"Oh, maksud baik seperti apa? Coba katakan, mungkin aku berubah pikiran untuk menerima nya" Jawab nya sinis sambil melangkah menuju kursi samping tunggal.

Sebenarnya ia cukup lelah, setelah semalaman menyelesaikan pekerjaan nya hingga jam 2 pagi. Ia belum tidur karena ia tahu jika ia tidur ada kemungkinan ia takkan bangun untuk melanjutkan tugasnya, bertentangan dengan prinsip nya. Ia berencana untuk tidur saat ia menyelesaikan tugasnya dan kembali ke panti di sore hari.

Namun, segala sesuatu nya tidak seperti yang dia harapkan!.

Di tengah kenyamanan dalam gulungan selimut hangat nya, seseorang dengan paksa menarik selimutnya dan melemparkan nya ke lantai dan menyeret nya Keluar sambil terus mengomel sekeras-kerasnya, mungkin dimaksudkan untuk didengar orang lain agar tau bahwa dirinya itu gadis pemalas.

Namun sayangnya,,, mereka tidak tahu bahwa di sini ia terkenal sebagai gadis manis yang baik hati dan pekerja keras!.

Dan ketika orang-orang melihat nya di seret sedemikian rupa banyak yang membelanya, namun apa daya kedua orang yang menarik nya tak tau malu dan dengan kejamnya terus menyeret nya hingga ke dalam mobil yang pada akhirnya disinilah dia berada sekarang.

Rumah besar, keluarga besar namun setiap orang nya memiliki hati kecil.

"Muli, dengarkan bibi. Nenek menyayangi mu untuk itulah dia menikah kan mu dengan pak Reyzan. Dia orang kaya, punya perusahaan sendiri, jadi apapun yang kamu inginkan pasti dia akan memberikan nya pada mu tanpa kamu harus bekerja terlebih dahulu" Jelas dewi istri paman kedua nya.

"Oh baiklah, aku mengerti" Jawab Muli dengan malas.

Ia paham arti dari itu, mereka ingin menggunakan nya untuk mendapatkan kekayaan untuk diri mereka sendiri!

"Jadi,,, apakah kamu setuju untuk menikah?" Tanya paman nya dengan berbinar.

"Tidak! " Jawab nya dengan malas dan menyilangkan kedua kakinya serta tangan nya di depan dada dan memejamkan mata nya.

"Kamu!!! ". Tunjuk pamannya dengan kesal.

"Dasar berandalan tak tau malu, harusnya kau bersyukur karena masih ada yang memikirkan masa depan mu!" Lanjut nya.

"Oh, haruskah aku bersyukur karena kalian telah meninggalkan ku di panti asuhan? Lalu menyeret ku kembali hanya untuk pernikahan dengan terong emas tua? Bukankah itu sangat menyenangkan untuk menjadikan ku sebagai alat transaksi kekayaan kalian?" Keluhan lama dan baru tak mampu ia tahan lagi. Sudah cukup baginya untuk selalu mengalah pada hak yang seharusnya menjadi miliknya tapi mereka ambil tanpa tau malu, namun mereka masih bersikeras mendorong nya untuk keuntungan mereka sendiri!.

Semua orang terkejut dan terdiam, sebenarnya semuanya yang dikatakan nya tidak salah, hanya saja setiap orang memiliki maksud yang berbeda namun saat ini mereka tak mampu untuk menjelaskan nya.

"Muli,,, kami tak bermaksud seperti itu." Sanggah paman bungsu nya.

"Lalu apa?" Tanya muli dengan getir. Hatinya cukup lelah untuk hal-hal seperti ini.

"Kami hanya ingin kamu tumbuh mandiri dan tidak bergantung pada orang lain, agar kamu memiliki kehidupan yang nyaman" Jawab paman keduanya.

"Tidak bergantung pada orang lain? Mandiri? Hidup nyaman?" Ulang muli kembali dengan nada sarkastis. "Hey!!! Aku bukan bocah bodoh yang bisa kalian tipu, tanpa bekerja pun aku bisa hidup nyaman dengan harta yang ditinggalkan oleh ayah ku!".

" Muli, itu yang tidak kami inginkan. Sikap seperti itu tidak baik!" Unggah bibi kedua nya.

"Tidak baik? Kalian memang sekumpulan bajingan tak tau malu"

"Muli..! Hentikan! " Bentak sang nenek yang tak mampu mendengar keributan ini lagi.

"Kalian semua pergilah, bahas nanti masalah ini" Ucap nenek sambil memijat pelipis nya. "Muli, tetap disini dan terima hukumanmu sebelum pergi" Kata nenek menghentikan langkah kaki muli yang akan pergi.

"Apa yang salah? Kenapa aku harus dihukum? " Tanya muli sambil berbalik menghadap sang nenek.

"Kemari!" Bentak sang nenek. "Haruskah kamu melawan ku setiap saat? Kau ingin aku cepat mati hah?" Keluh nenek dengan suara tak berdaya.

Muli menghampiri sangat nenek dan menopang nya untuk berdiri. "Nenek,,, kau yang terlalu kejam! " Keluh nya tak kalah menyedihkan.

"Berhenti bertindak seperti itu, kali ini kau tak bisa menolak nya" Ucap nenek tegas.

"Mengapa tidak bisa?".

" Bukankah kau ingin menyelamatkan ibumu?"

"Ya,,, tapi bukan nya kakak akan kembali?" Tanya nya sembari mendudukkan sang nenek di tepi kasur.

"Entah kapan kakakmu itu akan kembali dari pelayaran nya,hah.. " Desah nenek. "Andai nenek semampu sebelum nya, mungkin nasib seperti ini takkan menimpa mu".

" Baiklah, jangan menyalahkan semuanya pada dirimu sendiri nek. Mungkin aku yang kurang bekerja keras!".

"Tidak… kesalahan seperti ini berada pada orang tua bukan anak-anak. Kamu seharusnya hidup dengan baik tanpa harus memikirkan beban yang bukan tanggung jawabmu, ini kesalahan nenek karena terlalu tua dan tak mampu menjaga kalian dengan baik."

"Nenek,,, jangan salahkan dirimu. Mari kita salahkan orang lain karena terlalu serakah oke?" Ucap muli menggenggam tangan keriput nenek nya. "Oh iya, apa yang ingin nenek katakan?" Tanya muli mengalihkan pembicaraan.

"Menikah lah, dia tak terlalu buruk. Paman bungsu mu mengatakan kamu takkan menyesali nya." Nenek memandang Muli

dengan penuh kasih dan harapan agar ia mau menerima perjodohan ini.

"Dia mengenal paman bungsu?" Tanya muli terkejut, ia kira calon suami nya adalah kenalan paman ke duanya. "Bukankah pernikahan ini otak dari paman ke dua?" Tanya nya lagi penasaran.

"Bukan, sebenarnya orang tuanya adalah kenalan lama ayahmu, dan dia adalah teman paman bungsu mu. Itulah sebabnya nenek menyetujui pernikahan ini." Jelas nya.

"Tapi nek,,, aku tak mengenal nya. Bagaimana jika dia tidak menyukai ku? Atau mungkin dia orang tua yang kasar dan jelek. Kau harus tau selera paman bungsu itu selalu buruk".

Wanita tua itu hanya bisa tersenyum dan menggelengkan kepala nya, bagaimana mungkin gadis ini berpikir buruk seperti itu? Apalagi panggilan aneh seperti itu, "Tidak… kali ini lebih baik, ini permintaan terakhir nenek. Bisakah kamu mengabulkan nya?".

Muli merasa ragu, faktanya ia belum ingin menikah. Apalagi ia selalu terbayang dermawan yang selalu datang ke panti asuhan tempat nya tinggal, meski orang tersebut tak pernah turun dari mobil nya ia tahu itu pasti tampan.

Lanjut Membaca

Daftar Isi The Sweet Bar-Bar

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel CHRONOPHILE
8.2
Perjodohan dengan pria yang dulu pernah ditolaknya memicu dilema mendalam bagi sang wanita. Apakah pernikahan ini berjalan atas dasar cinta lama yang tersisa, ataukah sang suami tengah menyusun rencana balas dendam demi membalas luka masa lalunya? Di dunia Chronophile yang sangat menghargai waktu, pasangan suami istri ini harus berkomitmen di tengah bayang-bayang masa lalu. Kini, rahasia serta konflik mulai menguji kesetiaan dan keutuhan rumah tangga mereka.
Sampul Novel Dosa Berbalut Cinta
8.6
Saschya terjebak dalam neraka pernikahan penuh kekerasan bersama Adnan, sosok suami yang tega menyiksanya demi membalas dendam kepada mertua. Di tengah penderitaan fisik dan batin yang tiada henti, orang dari masa lalu Saschya mendadak hadir kembali. Apakah kedatangan sosok tersebut akan menjadi penyelamat yang membebaskannya dari jeratan kejam Adnan, atau justru memicu prahara baru dalam kehidupannya yang telah hancur?
Sampul Novel Gairah Berbahaya Si Gadis Lugu
9.2
Niat tulus Rheina menyelamatkan sahabatnya dari tuan tanah malah berujung pelik. Sang ayah justru menikahi sahabatnya itu sebagai istri keempat, menyeret Rheina ke dalam lingkaran konflik keluarga yang kelam dan merusak hidupnya. Di tengah kerasnya tekanan hidup yang dipenuhi kata kasar dan adegan dewasa, gadis lugu ini terjebak dalam cinta segitiga yang rumit. Saksikan perjuangan emosional Rheina menghadapi takdirnya yang sarat liku.
Sampul Novel Jadi Wanita
9.1
Sota, pemuda malas berusia dua puluh tahun, lebih memilih menganggur dan sibuk dengan gawainya meski ia sangat cerdas dan licik. Kebiasaan buruk ini membuat ibunya, Artisa, merasa sangat khawatir. Sebagai pekerja keras yang juga punya sisi licik, Artisa bertekad mengubah tabiat putranya secara total. Ia pun mengambil langkah ekstrem dengan mengubah fisik Sota. Akankah rencana drastis Artisa berhasil mengubah jati diri sang anak melalui transformasi tubuh ini?
Sampul Novel Kelahiranku, Kematian Ibuku, Dan Kebencian Ayahku
8.1
Setelah disiksa hingga tewas oleh penculik demi melindungi ayahnya, seorang gadis malang harus menerima kenyataan pahit bahwa ayahnya justru sibuk merayakan ulang tahun putri adopsinya. Panggilan telepon terakhirnya diabaikan dengan penuh kebencian. Keesokan harinya, jenazahnya ditemukan di depan kantor polisi dalam kondisi mengenaskan. Ironisnya, sang ayah yang bekerja sebagai ahli forensik memimpin langsung proses otopsi jasad putrinya sendiri tanpa menyadari identitas korban yang sangat ia benci.
Sampul Novel Light Of Love
8.1
Kayla Pratama tidak punya pilihan selain menjadi istri kedua dari miliarder Raga Dirgantara demi membalas utang budi masa lalunya. Hidup yatim piatu ini kian pelik saat ia menyadari perannya dalam pernikahan tersebut hanyalah untuk memberikan keturunan bagi sang pengusaha sukses. Tanpa status sosial yang jelas, Kayla harus bertahan menghadapi kenyataan pahit bahwa dirinya tidak lebih dari sekadar alat tanpa posisi nyata di mata sang suami.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan