APKDock Logo
Sampul Novel Takkan Kembali ke Dekapan Penderitaan

Takkan Kembali ke Dekapan Penderitaan

7.8 / 10.0
Delapan tahun membina rumah tangga bersama Rangga hanya menyisakan luka bagi diriku. Suamiku telah membawa pulang sembilan puluh sembilan wanita lain, dan kini gadis keseratus datang untuk menghinaku di hadapannya tanpa pembelaan sedikit pun. Setelah semalaman dipaksa mendengar kemesraan mereka dari ruang tamu, batas kesabaranku akhirnya habis. Saat Rangga kembali menuntut pelayananku di pagi hari, aku memilih untuk menolak. Dia tampaknya lupa bahwa pernikahan kami hanyalah sebuah kesepakatan kontrak, yang akan resmi berakhir dalam waktu tiga hari lagi.

Takkan Kembali ke Dekapan Penderitaan Bab 1

Aku sudah delapan tahun menikah dengan suamiku, Rangga. Selama itu, dia sudah membawa pulang 99 wanita lain ke rumah.

Sekarang, aku menatap gadis muda yang ke-100 di depanku. Dia menatapku dengan menantang, lalu menoleh dan bertanya, "Pak Rangga, ini istrimu yang nggak berguna itu ya?"

Rangga bersandar santai di kursinya sembari menjawab, "Ya."

Gadis muda itu berjalan ke arahku dan menepuk pipiku, lalu berkata sambil tersenyum, "Malam ini, dengarkan baik-baik gimana jadi wanita yang hebat!"

Malam itu, aku terpaksa duduk di ruang tamu mendengarkan suara erangan dari kamar sampai fajar menyingsing.

Pagi harinya, Rangga menyuruhku menyiapkan sarapan seperti biasa.

Aku menolak. Sepertinya dia lupa, pernikahan kami hanya pernikahan kontrak. Dan hari ini, adalah tiga hari terakhir sebelum kontrak itu berakhir.

Rangga tampak agak terkejut saat mendengar penolakanku. Selama delapan tahun, ini pertama kalinya aku menolak permintaannya. Dia menatapku dari atas ke bawah, lalu memicingkan mata.

"Rinoa, semalam kamu habis kena sesuatu? Otakmu masih waras nggak?"

Aku tidak menjawab, melainkan hanya menatapnya dalam diam. Beberapa saat kemudian, Rangga terlihat tidak nyaman karena tatapanku. Dia mendengus kesal dan berkata, "Ya sudah kalau nggak mau kerjakan. Nggak usah tatap aku begitu, menyebalkan!"

Sambil berkata demikian, dia melambaikan tangan dan menyuruh pembantu untuk menyiapkan sarapan. Saat itu juga, gadis muda yang kemarin dibawa pulang olehnya berjalan mendekat sambil tersenyum ceria. "Kakak, gimana setelah kamu dengar kemarin? Seru nggak?"

Gadis itu masih hendak bicara, tapi langsung ditarik kembali oleh Rangga. "Jangan banyak omong. Sana, cuci muka, sarapan."

Gadis itu menoleh padaku dan mengedip. Sorot matanya penuh dengan kepuasan yang hampir meluap.

Di meja makan, Rangga dan gadis itu makan sambil saling menggoda. Aku tidak mengangkat kepala, pikiranku sibuk memikirkan bagaimana menjalani hari-hari ke depan.

Entah berapa lama kemudian, tiba-tiba lenganku ditepuk seseorang. Aku mendongak dan melihat Rangga berdiri di sampingku dengan ekspresi datar.

"Ada apa?" tanyaku heran.

Rangga menatapku dengan ekspresi yang tidak bisa ditebak. "Kamu lagi mikirin apa sampai segitunya?"

Aku terdiam sejenak, lalu menjawab dengan jujur, "Aku lagi mikirin ... ke depannya aku harus ngapain."

Rangga mendengus pelan. "Kamu bisa apa? Selain bersih-bersih sama masak, ada lagi yang kamu bisa?"

Saat mendengar dia mengucapkan kata-kata merendahkan itu dengan begitu alami, aku juga tidak bereaksi terlalu besar. Sepertinya aku memang sudah terbiasa dengan cara bicaranya yang seperti itu.

Selama delapan tahun pernikahan, demi merawat Rangga dengan baik, aku hampir mengorbankan seluruh waktu pribadiku. Setiap hari hidupku selalu berputar di sekelilingnya. Aku bahkan hampir lupa seperti apa diriku yang dulu penuh dengan mimpi dan harapan.

Delapan tahun lalu, ibuku sakit parah dan membutuhkan uang dalam jumlah besar. Saat aku benar-benar tidak punya jalan keluar, Rangga muncul.

Dia mengatakan bisa memberiku 10 miliar. Namun, syaratnya aku harus menikah dengannya secara kontrak untuk membantunya menghadapi orang-orang dari Keluarga Baskara.

Demi ibu, aku menyetujuinya.

Selama delapan tahun ini, aku menyaksikan sendiri dia membawa pulang berbagai macam wanita. Pernah suatu kali, saat Rangga sedang mabuk, dia menatapku dengan sangat serius dan berkata, "Rinoa, kita ini berasal dari dua dunia yang berbeda. Kamu jangan sampai punya perasaan padaku."

Aku selalu mengira Rangga memang tidak tahu caranya menyukai seseorang. Namun baru tahun lalu aku tahu, dia pernah punya cinta pertama yang meninggal karena sakit.

Gadis yang dibawanya pulang kemarin ... wajahnya hampir mirip dengan cinta pertamanya itu.

Jadi, saat Rangga membawa gadis itu sarapan bersama pagi ini, aku sama sekali tidak terkejut. Bahkan, aku mulai menghitung-hitung kapan waktu yang paling tepat untuk pergi.

Melihat aku hanya diam, Rangga memanggil namaku dengan kesal. Barulah aku tersadar dari lamunan. "Aku ingin keluar mencari pekerjaan," ucapku tenang sambil menatapnya.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Takkan Kembali ke Dekapan Penderitaan

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3 Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Dosa Berbalut Cinta
8.6
Saschya terjebak dalam neraka pernikahan penuh kekerasan bersama Adnan, sosok suami yang tega menyiksanya demi membalas dendam kepada mertua. Di tengah penderitaan fisik dan batin yang tiada henti, orang dari masa lalu Saschya mendadak hadir kembali. Apakah kedatangan sosok tersebut akan menjadi penyelamat yang membebaskannya dari jeratan kejam Adnan, atau justru memicu prahara baru dalam kehidupannya yang telah hancur?
Sampul Novel IPARKU, CANDU SUAMIKU
9.8
Nadia Antika rela bersabar atas perlakuan buruk ibu mertuanya demi membina rumah tangga bersama Askara Brahma selama dua tahun. Namun, kehangatan Askara mendadak hilang dan ia berubah menjadi sangat dingin. Perubahan drastis ini memicu kecurigaan Nadia akan adanya rahasia kelam. Akankah ia sanggup menghadapi kenyataan pahit saat mengetahui suaminya berselingkuh dengan adik iparnya sendiri di dalam rumah mereka?
Sampul Novel Istri Untuk Suamiku
8.6
Divonis kanker rahim stadium lanjut membuat Fatma harus mengubur mimpinya memiliki keturunan. Demi kebahagiaan sang suami, Satria, ia rela memintanya untuk beristri lagi. Namun, di balik keputusannya, terungkap fakta menyakitkan bahwa Satria sebenarnya tidak pernah mencintai Fatma. Walau Satria sempat menolak demi menjaga perasaannya, Fatma tetap memohon sambil menangis agar keinginan terakhirnya dikabulkan sebagai bukti ketulusan cintanya.
Sampul Novel Menaklukkan Duda Dingin
8.7
Demi berguru pada desainer legendaris Adam Smith, Amber Lim, sosialita bereputasi buruk yang ingin bertobat, nekat menembus musim dingin utara yang mematikan. Sialnya, ia dirampok dan terdampar di hutan beku. Kini, satu-satunya harapan hidup Amber bergantung pada Tuan Dingin, seorang duda misterius pembenci wanita yang dicap kanibal oleh warga. Akankah Amber berhasil meluluhkan hati pria itu, atau justru menjadi korban kebenciannya?
Sampul Novel Misteri Ular Xaver
8.5
Sepulang dari Kota Xaver, ibu membawa patung dewa ular yang diklaim bisa membuatnya awet muda jika disembah dengan darah menstruasi perawan. Aku dipaksa menyerahkan darahku, bahkan rambutku dipotong untuk dililitkan di kepala patung itu. Ibu tidak tahu bahwa aku menyimpan rahasia pernah menginap dengan pacarku saat kuliah. Dua bulan kemudian, kebohongan ini berbuah petaka saat kulit ibu mulai dipenuhi bercak biru mirip sisik dan mulai mengelupas layaknya ular asli.
Sampul Novel MY LOVELY LITTLE WIFE
8.9
Yuki sangat geram setelah lamaran perjodohannya ditolak mentah-mentah. Alasan pria itu sungguh klasik, yaitu karena mereka belum saling mengenal. Sambil menggerutu dan mencap calon suaminya sebagai lelaki tua yang menjengkelkan, sebuah ide licik tiba-tiba muncul di benak Yuki. Senyum penuh arti pun tersungging di bibirnya. Ia kini menyusun sebuah rencana cerdik untuk memberi pelajaran berharga bagi pria sombong tersebut.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan