APKDock Logo
Sampul Novel Suamiku Ternyata Adalah Bosku

Suamiku Ternyata Adalah Bosku

9.2 / 10.0
Demi sang kakek, Sabrina nekat menikahi pria asing lewat kontrak. Setahun hidup terpisah, sang suami tiba-tiba meminta cerai via pesan singkat. Sabrina setuju lalu bekerja sebagai staf humas di Grup Seja di bawah pimpinan CEO bernama Mario. Siapa sangka, Mario adalah suami misteriusnya yang dikenal setia. Saat Sabrina berusaha bersikap profesional, Mario justru mendekatinya dan menolak bercerai. Rahasia identitas ini pun memicu dilema besar di antara mereka.

Suamiku Ternyata Adalah Bosku Bab 1

Di Bandara Kota Sema, Sabrina Andarias berdiri menunggu di area tunggu dengan koper besar di kakinya.

Dia melirik jam tangannya lagi. Sudah tiga puluh menit berlalu sejak dia turun dari pesawat. Namun, suami yang menikahinya setahun yang lalu tidak terlihat di mana pun.

Dia mengipasi dirinya dengan jari-jarinya sambil mengernyit. Sabrina sudah memiliki kesan buruk terhadap seseorang yang belum pernah dia temui.

Seharusnya ini menjadi pertemuan pertama mereka. Bagaimana pria itu bisa datang terlambat?

Saat Sabrina menyaksikan orang-orang datang dan pergi, dia pun mengingat pernikahannya yang dilaksanakan secara terburu-buru.

Itu terjadi setahun yang lalu setelah kakeknya menderita penyakit parah.

Sabrina yang saat itu sedang berada di luar negeri bergegas pulang menemuinya. Saat itulah kakeknya menyatakan bahwa dia berharap melihatnya segera menikah.

Sabrina ingin menolak permintaannya. Namun, ketika dia teringat bagaimana kakeknya telah mengadopsinya dari panti asuhan dan membesarkannya hingga menjadi dewasa, dia tidak sampai hati untuk mengecewakannya.

Karena itulah, dia menikah dengan pria yang dipilihkan kakeknya untuknya, seorang pria yang belum pernah dia temui.

Calon suaminya tidak hadir pada hari pernikahan mereka. Ada orang lain yang turun tangan untuk mendaftarkan pernikahan mereka.

Sabrina sama sekali tidak mengenal suaminya sendiri. Yang dia ketahui hanyalah namanya dan pria itu adalah seorang pengusaha.

Sampai hari ini, Sabrina tidak yakin apakah pilihan yang tepat baginya untuk berkompromi. Orang yang menjadi suaminya tidak benar-benar memberinya sesuatu yang bisa Sabrina sukai.

Dia melirik jam tangannya untuk yang keseratus kalinya. Sepuluh menit lainnya telah berlalu.

Sabrina menghela napas dengan putus asa. Saat dia mengeluarkan ponselnya untuk menghubunginya kakeknya, suara melengking menembus udara dan hampir memecahkan gendang telinganya.

Mobil Aston Martin berwarna perak berhenti di depannya. Jendela di bagian kursi pengemudi diturunkan.

Sabrina mundur selangkah. Begitu dia melihat wajah yang dikenalnya, dia berseru, "Kenapa kamu ada di sini?"

Di belakang kemudi adalah orang yang paling tidak diharapkannya untuk ditemuinya sekarang, sepupunya, Ogi Patris.

"Aduh! Perkataanmu menyakiti hatiku!" Ogi memegangi dadanya seolah dia benar-benar terluka. Setelah keluar dari mobil, ekspresinya berubah cemberut. "Kembalinya kamu ke sini sangatlah penting. Kita berdua sudah lama tidak bertemu. Sebagai sepupumu, aku tidak bisa menahan diri untuk datang menjemputmu sendiri, tapi kamu sangat jahat padaku. Ini sungguh tidak adil!"

Sabrina sudah terbiasa dengan aktingnya yang buruk.

Dia memutar bola matanya ke atas dan mengatupkan gigi, menolak untuk berbicara.

"Masuklah, Sabrina. Kamu pasti lelah dan lapar. Ayo, aku akan mentraktirmu makan siang." Setelah meraih kopernya dengan satu tangan, Ogi meletakkan tangan lainnya di bahunya dan mendorongnya ke mobil.

"Tunggu! Aku tidak bisa ikut denganmu." Sabrina menghentikannya.

"Kenapa?" Ogi berhenti. Dia mendengus ketika beberapa saat kemudian dia memahami jawabannya. "Apa itu karena suamimu? Kamu masih ingin menunggu kedatangannya?"

Sabrina tidak mengucapkan sepatah kata pun, tetapi ekspresi wajahnya menjelaskan semuanya.

Ogi mendengus. "Jangan menunggunya lagi. Perlukah aku mengingatkanmu bahwa dia tidak pernah menghubungimu sejak kalian berdua menikah? Bukankah itu sudah cukup memberitahumu yang perlu kamu ketahui?"

Sabrina tidak mampu menemukan kata-kata yang tepat untuk menjawabnya.

"Jika dia ingin datang menjemputmu, dia pasti sudah datang sebelum aku. Bagaimana kamu bisa memercayai pria yang telah mengabaikan keberadaanmu selama satu tahun?" tambah Ogi dengan nada yang lebih sinis.

Setelah memikirkan itu dalam-dalam, Sabrina membalas dengan nada membela diri, "Tapi Kakek bilang Marko akan datang menjemputku."

Dia pikir Marko akan menepati janjinya karena pria itu telah berjanji pada kakeknya.

Ogi memegangi pangkal hidungnya dan menghela napas tidak berdaya. "Bahkan jika kamu masih ingin menunggunya, kamu tidak perlu berdiri di bawah sinar matahari. Masuklah ke mobil. Di luar panas."

Saat mereka berdua sedang berdebat, sesosok tubuh tinggi muncul di tengah kerumunan dan berjalan menuju ke arah mereka.

Mario Korius sedang berbicara di telepon. "Aku sudah sampai di bandara. Minumlah obat Nenek sekarang."

Suara lembut wanita terdengar dari ujung telepon, "Ingat, Rina mengenakan gaun merah hari ini. Rambutnya panjang dan ikal. Juga, kopernya berwarna hitam ...."

"Aku sudah melihatnya, Nek. Sekarang, bisakah Nenek berhenti khawatir?" Mata Mario mengarah pada dua orang yang berjarak beberapa meter darinya. Dia mengernyit.

Ada seorang wanita yang cocok dengan deskripsi yang diberikan neneknya, warna kopernya pun sesuai.

Akan tetapi, wanita itu baru saja masuk ke mobil seorang pria sementara pria itu membukakan pintu untuknya.

Nada suara Mario tiba-tiba berubah dingin. "Aku harus pergi dulu, Nek. Nanti aku akan menghubungi Nenek lagi."

Wajah Mario berubah suram. Pada saat yang sama, kilatan dingin muncul di matanya yang dalam.

Dia meletakkan ponselnya, berbalik, dan pergi.

Kembali ke dalam mobilnya, cengkeraman Mario pada kemudi semakin erat saat dia memperhatikan dua orang di dalam mobil sport tersebut.

Pria asing yang tidak dia kenali menyerahkan sebotol air pada wanita itu. Saat dia meminumnya, pria itu merapikan rambutnya dengan penuh kasih sayang. Meskipun Mario tidak bisa melihat wajahnya, itu tidak lagi penting baginya.

Amarahnya memuncak dalam dirinya.

Tiba-tiba, dia menertawakan dirinya sendiri.

Kenapa dia menganggap ini mengejutkan? Seharusnya dia sudah mengetahui hal ini sejak lama.

Wanita yang disebut sebagai istrinya telah meninggalkan kota selama setahun penuh setelah pernikahan mereka. Mereka belum pernah bertemu atau mengenal satu sama lain melalui panggilan telepon. Dapat dimengerti jika istrinya mencari pacar lagi.

Mario membentuk garis muram di bibirnya. Dia mengeluarkan ponselnya dan mengetik sebuah pesan.

Begitu dia menekan tombol kirim, dia menyalakan mobilnya dan mengebut di jalan.

————

Sore harinya, Sabrina mengenakan setelan bisnis berwarna terang yang sederhana dan elegan, lalu pergi ke Grup Seja.

Grup Seja merupakan salah satu perusahaan terkemuka di Sema. Para karyawan di sana adalah bakat elit di kota.

Sabrina masuk ke gedung megah yang menjadi kantor utama perusahaan itu. Dengan resumenya yang luar biasa, dia mendapatkan pekerjaan sebagai staf humas pribadi untuk CEO perusahaan itu, Mario.

Pengawas Departemen Humas, Legina Juniarta, mengantarkan Sabrina menemui Mario.

Tanpa sepengetahuan Sabrina, pria yang akan menjadi bosnya adalah suaminya sendiri, Marko.

Mario tidak percaya pada orang lain. Dia menggunakan nama aslinya saat menandatangani buku nikahnya. Hanya orang-orang terdekatnya yang mengetahui nama aslinya, yaitu Marko Korius.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Suamiku Ternyata Adalah Bosku

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Cinta Dalam Hati
8.4
Tania, pengacara pemberani yang mempertaruhkan hidupnya demi keadilan, kerap berseteru dengan rival masa kecilnya yang dingin, Yudi. Walau menolak perjodohan, takdir mengikat mereka dalam pertunangan rahasia rancangan orang tua. Di tengah perselisihan benci dan cinta, bahaya besar mengintai saat Tania nekat melawan Wijaya, konglomerat kejam dalang perdagangan manusia. Akankah benih cinta akhirnya tumbuh di antara mereka?
Sampul Novel Dari Saingan Menjadi Ipar
9.8
Josie Watson kembali menuntut cerai dari Laurence Andrews untuk ke-99 kalinya. Bukannya peduli, Laurence malah mengusir Josie dari mobil demi menerima telepon dari sang mantan, Rosalie Harris. Laurence terus meremehkan Josie dan yakin istrinya tidak akan pernah pergi. Namun, ia tidak sadar bahwa kesabaran Josie telah habis akibat terus diabaikan. Di saat yang sama, saudara laki-laki Rosalie diam-diam terus mendesak Josie agar segera bercerai dan pergi dari negara itu selamanya.
Sampul Novel Derita Menantu Jelita
9.5
Kehidupan rumah tangga dalam novel modern "Derita Menantu Jelita" berubah drastis setelah sang suami mengalami kelumpuhan akibat kecelakaan tragis. Situasi kian rumit ketika ayah mertua memutuskan tinggal bersama mereka. Demi menjaga kelangsungan garis keturunan, sang suami nekat melakukan aksi ekstrem dengan diam-diam membius istri dan ayahnya sendiri. Keputusan tersebut memicu rangkaian peristiwa misteri yang tak terkendali dan mengubah nasib mereka selamanya.
Sampul Novel Istri Untuk Suamiku
8.6
Divonis kanker rahim stadium lanjut membuat Fatma harus mengubur mimpinya memiliki keturunan. Demi kebahagiaan sang suami, Satria, ia rela memintanya untuk beristri lagi. Namun, di balik keputusannya, terungkap fakta menyakitkan bahwa Satria sebenarnya tidak pernah mencintai Fatma. Walau Satria sempat menolak demi menjaga perasaannya, Fatma tetap memohon sambil menangis agar keinginan terakhirnya dikabulkan sebagai bukti ketulusan cintanya.
Sampul Novel Menyusui Bayi Mafia
9.7
Pelajar muda bernama Lea dikejutkan oleh tawaran tidak masuk akal dari bos mafia, El Zibrano Elemanus. El bersedia memberikan kekayaan melimpah asalkan Lea mau menyusui putranya. Tentu saja Lea menolak keras demi masa depannya. Sayangnya, El tidak menerima kata tidak dan siap memakai caranya sendiri untuk memaksa Lea. Kini, ia terjebak dalam situasi intim yang mengancam harga diri serta masa depannya akibat obsesi sang mafia.
Sampul Novel MENYUSUI MAFIA KEJAM
8.6
Alena Adriani Quensyah didera kemalangan setelah orang tuanya menjadikan dirinya jaminan utang pada mafia kejam. Kini ia terkurung dalam kehidupan bak penjara, sembari terus dihantui oleh trauma masa lalu yang begitu kelam. Di tengah penderitaan ini, Alena bertekad mencari tahu alasan mengapa orang tuanya tega meninggalkannya dalam bahaya. Mampukah ia bertahan dan menemukan kembali keluarganya yang hilang?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan