APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Suamiku Membunuh Empat Anakku demi Wanita Dambaannya

Suamiku Membunuh Empat Anakku demi Wanita Dambaannya

Setelah kehilangan empat dari lima anaknya, seorang istri mengira kematian mereka adalah kecelakaan tragis. Kebenaran mengejutkan terungkap saat ia tidak sengaja mendengar Cedric Clark, suaminya yang kaya raya, mengaku telah membunuh anak-anak mereka demi mencocokkan sumsum tulang untuk wanita dambaannya, Cindy. Meski hancur, ia tetap bersikap tenang hingga hari pengumuman perusahaan Cedric tiba. Di hadapan publik, ia membongkar semua kekejaman Cedric, membuat pria sombong itu berlutut memohon maaf.
Bab
Bagikan

Bab 2

Setibanya di rumah, aku mengatakan bahwa aku sudah kelelahan, lalu aku pun membawa Harry ke kamar.

Sebenarnya, aku ingin mencerna hal ini dengan baik.

Mengapa Cedric mau melahirkan anak denganku untuk menemukan sumsum yang cocok untuk Cindy?

Berdasarkan logika, peluang keberhasilan ini sangat kecil.

Aku hanya bisa menarik sebuah kesimpulan ....

Yaitu bahwa Cindy adalah putri kandungnya Cedric, jadi Cedric menginginkan anak denganku agar peluang kecocokan anak kami dengan Cindy lebih besar.

Sambil melihat foto keempat anakku yang tergantung di dinding ....

Aku menyeka air mataku.

'Tenang saja, Ibu akan membalaskan dendam kalian,' pikirku.

Katanya, orang yang sudah tidak lagi buta cinta akan menjadi sangat sadar dan pintar.

Sekarang, sepertinya ucapan itu benar.

Dalam beberapa hari ke depannya, aku merawat kesehatanku dengan baik, lalu menitipkan Harry pada ibuku dengan alasan pekerjaanku.

Begitu aku mencapai waktu sebulan setelah aku melahirkan, aku langsung pergi mendekati Nella.

Nella adalah wanita dambaan Cedric.

Mereka pernah berpacaran selama empat tahun.

Namun, mereka berpisah karena alasan yang tidak jelas, lalu Cedric langsung bertemu denganku melalui kencan buta.

Sepertinya, dari awal, tujuannya menikah denganku adalah demi sumsum tulang itu.

Sekarang, Nella masih berada di rumah sakit.

Sebelumnya, Cedric pernah mengatakan bahwa Nella berada di Rumah Sakit Hachi, sehingga aku bisa menemukan Nella dengan sangat cepat.

Pada saat ini, aku melihat Nella yang sedang memeluk dan mencium Cindy di dalam ruang rawat.

"Cindy, ke depannya, kamu akan menjadi seperti anak biasanya," kata Nella.

Namun, hal ini hanya bisa diwujudkan dengan membunuh empat dari lima anakku.

Anak-anak adalah nyawa seorang ibu.

Namun, sebelum aku menginjak usia 30 tahun, aku sudah kehilangan empat anak.

Aku mengepalkan tanganku dengan kesedihan dan amarah yang terpendam dalam hatiku.

Setelah menenangkan perasaanku, aku membawa hadiah dan berjalan memasuki ruangan.

Saat Nella melihatku, dia sangat terkejut.

"Untuk apa kamu datang ke sini?" tanya Nella.

"Dengar-dengar, Cindy sudah menemukan sumsum tulang yang cocok untuknya dan operasinya sangat berhasil. Aku datang untuk menjenguknya," jawabku.

Suaraku sangat pelan.

"Mana mungkin kamu begitu berbaik hati?" kata Nella.

Nella tampak agak waspada.

Bagaimanapun, sebelumnya, aku pernah bertengkar beberapa kali dengannya.

Alasannya adalah karena dia berhubungan terlalu dekat dengan Cedric, sehingga aku merasa cemburu.

Oleh karena itu, aku pernah bertengkar beberapa kali dengannya karena mereka makan bersama.

"Aku sudah mengerti, hanya kamu yang berada di hatinya Cedric, jadi aku nggak mau memaksakan kehendaknya," jawabku.

"Kalau kamu ingin menjadi istrinya, aku bisa merelakan posisiku padamu."

Sambil mengucapkan kata-kata ini, saat dia tidak memerhatikanku, aku mencabut rambutnya Cindy.

Namun, dia masih saja tidak memercayai ucapanku.

"Sebelumnya, kamu begitu mencintai Cedric. Sekarang, kamu malah mau melepaskannya?" tanya Nella.

"Karena dia nggak mencintaiku, aku juga sudah lelah. Kalau kamu nggak percaya, kamu bisa tinggal di rumahku, aku nggak akan menghalangi kalian."

Seusai berbicara, aku langsung pergi.

Aku yakin dia akan datang.

Sebelumnya, Cedric pernah mengusulkan agar Nella tinggal di rumah kami.

Alasannya adalah karena tidak mudah bagi Nella untuk membesarkan putrinya seorang diri.

Namun, karena aku menolak, hal itu tidak terjadi.

Aku membawa rambutnya Cindy ke laboratorium untuk melakukan tes DNA antara Cindy dengan Cedric.

Dalam waktu satu jam, hasil pemeriksaan ini sudah keluar.

Seperti dugaanku, Cindy adalah putrinya Cedric.

Aku mencengkeram hasil tes DNA ini dengan perasaan sedih.

Aku sudah mencintai Cedric selama bertahun-tahun, tetapi dia malah menganggapku sebagai alat untuk melahirkan anak untuknya.

Untung saja, nasib membiarkanku melihat dirinya dengan jelas.

Saat aku pulang ke rumah, Cedric sudah mempersiapkan makanan.

Begitu dia melihatku, dia langsung memelukku dengan senang hati.

"Dengar-dengar, kamu menyetujui agar Nella tinggal di rumah kita, ya. Gianna, terima kasih atas pengertianmu," kata Cedric.

Ini pertama kalinya aku melihatnya tersenyum selebar ini.

Aku pun membalas pelukan ini.

"Kamu harus menjaganya dengan baik. Sesama wanita, aku memahami bahwa hidupnya nggak mudah," kataku.

"Baiklah."

Dia tersenyum dengan sangat cerah.

Pada saat ini, Nella pun membawa Cindy ke rumah kami.

Dengan ekspresi penuh semangat, Cedric langsung menggendong Cindy.

"Cindy, Paman sudah mempersiapkan makanan enak untukmu, ayo cepat makan," kata Cedric.

Dia memedulikan putrinya Nella, tetapi tidak memedulikan kelima anakku itu.

Pada saat ini, hatiku benar-benar hancur.

Nella hanya melirikku sekilas dan berkata dengan suara rendah, "Untung kamu sadar diri."

Aku tersenyum dan berkata, "Kamu harus berusaha keras, ya, untuk menaklukkan hatinya Cedric."

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta Untuk Nadia
9.3
Hari pernikahan Nadia berubah menjadi mimpi buruk saat calon suaminya mendadak batal hadir. Demi menyelamatkan nasib sang putri di tengah situasi kacau tersebut, Abah Yai mengambil langkah nekat. Beliau memohon kepada seorang pria lain untuk bersedia menggantikan posisi mempelai lelaki yang kabur. Keputusan darurat ini tidak hanya mengubah garis hidup mereka seketika, tetapi juga memicu pergulatan batin yang hebat antara tanggung jawab dan perasaan cinta.
Sampul Novel HARMONI BULAN DAN MATAHARI
8.0
Pertemuan dengan Gideon Bastian, pemuda blasteran rupawan sekaligus ahli waris tunggal dinasti kaya raya, membawa kegelisahan baru dalam hidup Arlyna Aira. Gideon telah terpikat pada Arlyna sejak awal berjumpa. Namun, jalinan asmara mereka harus menghadapi berbagai rintangan pelik yang menguji kesetiaan. Di bawah tekanan keadaan yang mendesak mereka untuk berpisah, mampukah Arlyna dan Gideon menjaga ketulusan cinta mereka agar tetap bertahan?
Sampul Novel Pasutri Jadi-Jadian
8.0
Jaka dan Nuning telah bersahabat sejak kecil meski kepribadian mereka bertolak belakang. Jaka selalu menolak menikahi Nuning yang dinilainya aneh. Suatu hari, Nuning tiba-tiba meminta Jaka menikahinya demi bisa merantau bersama ke Jakarta. Jaka sempat menghindar hingga Nuning nyaris putus asa, namun Jaka mendadak berubah pikiran dan setuju. Bagi Nuning yang ambisius, alasan Jaka tidaklah penting; baginya yang utama adalah menikah dulu, sedangkan urusan cinta bisa dipikirkan nanti.
Sampul Novel Pengantin Pengganti Tuan Muda Gila
9.5
Yura terpaksa menggantikan posisi Mina yang kabur demi menyelamatkan keluarga angkatnya dari kehancuran finansial. Ia pun harus menikah dengan Ataya Wijaya, Tuan Muda yang selama ini ia rawat secara sembunyi-sembunyi. Menariknya, hanya pelukan hangat serta ASI dari Yura yang sanggup meredakan penyakit mental Ataya saat sedang kambuh. Kini, Yura terjebak dalam kehidupan pernikahan yang misterius bersama pria yang sangat bergantung penuh pada dirinya.
Sampul Novel Pesona Paman Mesum
9.1
Gwen harus menghadapi obsesi Crow, pangeran kedua keluarga Jarfis yang sombong dan suka mempermainkan perempuan. Walau Gwen menolak dan melabelinya pria mesum, Crow berkeras bahwa ayah Gwen telah menjanjikan putrinya untuk dinikahi. Di balik paras tampan sang calon pewaris, ada dominasi kuat yang membuat Gwen terdesak. Saat Crow memojokkannya, Gwen terus melawan demi harga diri, meski sulit lolos dari jeratan takdir paksa ini.
Sampul Novel Puber Kedua Sang Letnan Jendral
8.6
Kehidupan menjanda Nina kembali berwarna sejak mengenal Baskara, Letnan Jenderal TNI sekaligus calon besannya. Kelembutan dan kepedulian sang jenderal yang sering mampir ke warungnya sukses membuat Nina terpikat. Namun, kebahagiaan itu seketika runtuh saat Nina melihat Baskara di televisi bersama seorang selebriti terkenal. Di tengah rasa kecewa yang mendalam, Nina mulai meragukan ketulusan serta niat sebenarnya dari sang perwira tinggi selama mendekatinya.