APKDock Logo
Sampul Novel Hasrat Kedua

Hasrat Kedua

9.7 / 10.0
Senja Malini, seorang janda dengan dua anak perempuan, mengira hidupnya membaik setelah dinikahi pengusaha kaya bernama Dafa Suryaningrat. Keluarga mertua pun menerimanya dengan baik. Namun, kebahagiaan Senja hancur saat mengetahui Dafa mencintai wanita lain bernama Lily. Di tengah keretakan rumah tangga ini, kakak iparnya, Bagas, justru menaruh hati pada Senja. Kini ia dilema antara bertahan dalam pernikahannya atau menerima cinta Bagas.

Hasrat Kedua Bab 1

Senja sedang duduk di teras rumah. Ia tengah menemani kedua anaknya bermain boneka.

"Laki laki yang katanya mau melamar kamu itu, jadi ke sini apa nggak?" Ibu tiri Senja keluar dari rumah sembari bertanya dengan suara kencang.

"Jadi Bu, ini Mas Dafa masih di jalan. Katanya kena macet."

"Ibu kok kurang yakin ya dengan kata kata lelaki itu! Masa iya, dia mau menikahi kamu yang notabene cuma janda pengangguran? Bawa anak lagi!" Ibu tiri bicara dengan kalimat ejekan.

Senja hanya bisa diam. Ia tak berani menjawab. Setiap hinaan yang keluar dari bibir Ibu tirinya, ia biarkan begitu saja bak angin lalu.

"BRooM!" deru mesin mobil terdengar. Ada sebuah mobil hitam terparkir di depan pagar rumah mereka. Seorang lelaki mengenakan setelan jas warna abu abu, turun dari mobil. Dialah Dafa Suryaningrat, calon suami Senja Malini.

Senja berlari dan membuka pagar, ia menyambut kedatangan Dafa.

"Maaf ya, Mas agak telat datangnya." Lelaki berbadan tegap tersebut, meminta maaf kepada Senja dengan suara pelan.

Senja mengangguk, mereka berdua masuk ke dalam rumah. Ibu tiri dan Ayah kandung Senja, sudah duduk di sofa ruang tamu.

"Selamat siang Om, Tante!" Dafa mengucapkan salam.

"Ya siang!" Si Ibu tiri menjawab dengan ketus. Sementara Ayah kandung Senja, tampak menyambut dengan ramah calon suami anaknya tersebut.

"Mari silahkan duduk Nak, Dafa."

"Iya Om." Dafa merasa agak canggung.

"Kamu ke sini datang sama siapa? Katanya mau lamaran kalian hari ini? Tapi datangnya kok cuma sendirian aja?" Ivanka, Ibu tiri Senja menyindir.

"Kebetulan kedua orang tua saya sedang ada urusan ke luar negeri. Jadi masih belum bisa datang ke sini. Kalau diizinkan, apakah boleh saya sendiri secara pribadi yang melamar Senja?"

"Tentu saja! Lebih cepat kalian menikah, akan lebih baik. Senja itu kan janda, ada anaknya dua orang juga. Sedangkan Papanya Senja sekarang juga sudah tidak bekerja. Kami hanya mengandalkan uang pensiunan saja untuk memenuhi kebutuhan sehari - hari." Ivanka meluapkan keluh kesahnya selama ini.

"Ibu ngomong apa sih? Mana bisa Senja dan Dafa bertunangan dengan cara seperti ini?" Tirta menyenggol bahu istrinya agar berhenti bicara.

"Ngomong apa? Ya ngomong jujurlah! Kalau bukan dilamar dengan cara begini, mau gimana lagi? Senja sudah janda lho! Dan Dafa masih lajang. Mana ada dua anak yang dibawa sama Senja. Sudah bagus Dafa mau nikahin dia! Harus tahu diri dan tahu posisi!"

Perkataan yang keluar dari bibir Ivanka membuat Tirta dan Senja terdiam. Senja dulunya menikah dengan Henry anak juragan tembakau. Namun setelah pernikahan mereka berjalan selama lima tahun, perselingkuhan suami pertama Senja terbongkar. Senja lantas memilih untuk bercerai dari suaminya. Ia juga membawa kedua anaknya, karena setelah resmi bercerai, sang mantan suami tak mau lagi mengurus anak anak mereka.

Meskipun seorang janda, Senja adalah wanita pekerja keras. Setiap harinya, ia berjualan kue yang ia titipkan ke warung warung. Hasil dari berjualan kue ini, ia gunakan untuk membiayai semua kebutuhan kedua anaknya.

"Ayo pasangkan cincin di jari manis Senja. Kenapa jadi diam begitu?" Ivanka mendesak agar Dafa dan Senja segera bertukar cincin.

Kali ini Tirta hanya diam saja. Senja lantas diminta duduk di samping Dafa dan menyodorkan jemarinya. Dafa dengan cepat menyematkan cincin di jari manis Senja.

"Sekarang giliran kamu! Ayo pasangkan cincin di jari Dafa!" Ivanka terus mendesak.

Senja menyematkan cincin pada jari manis lelaki yang baru lima bulan ia kenal melalui sebuah aplikasi dating online.

"Sekarang kalian sudah resmi bertunangan. Karena kamu tunangannya Senja, mulai sekarang kamu lah yang akan menanggung semua biaya dan kebutuhan Senja. Termasuk rumah." Ivanka mengisyaratkan agar Senja segera dibawa ke luar dari rumahnya, hari itu juga.

"Ibu tadi minta Senja dan Dafa bertunangan, sekarang kenapa Senja harus keluar dari sini? Mereka itu belum resmi menikah!" Tirta merasa keberatan dengan ucapan istrinya.

"Senja sudah dewasa, Pak! Harusnya juga di awal dia bercerai dengan suami pertamanya itu, dia ngontrak sama anak anaknya! Bukan numpang di sini! Iya kalau, Tya. Tya anak kita, masih sekolah!" Ivanka mengomel.

"Pokoknya Bapak nggak setuju dengan ucapan Ibu! Kecuali Senja sudah resmi menikah dengan Dafa!"

"Bapak pilih Senja yang keluar dari rumah ini, atau Ibu yang keluar?"

"Ayah dan Ibu nggak usah bertengkar lagi. Yang dibilang Ibu bener kok! Senja ambil pakaian dulu!" Senja bangkit berdiri dan berjalan menuju kamarnya. Ia mengemasi pakaian anak anaknya dan juga pakaiannya sendiri.

Senja keluar dari kamar setelah mengemasi semua pakaian, sembari menenteng dua koper yang berisi penuh pakaian serta beberapa boneka milik anak anaknya.

"Mari aku bantu!" ucap Dafa menawarkan bantuan ketika melihat Senja kerepotan membawa tas.

Dafa menaruh semua koper milik Senja ke dalam mobil pribadinya. Sementara Senja berpamitan kepada Ayah dan Ibu tirinya.

"Ayah, Senja pamit ya. Ayah jaga kesehatan baik baik. Jangan lupa minum obatnya tepat waktu."

"Senja, juga hati hati ya Nak. Maaf Ayah nggak bisa berbuat banyak untuk kamu dan anak anak kamu."

"Nggak apa apa Yah."

Senja menjawab dengan singkat. Karena ia tahu betul kalau Tirta, sangat mencintai Ivanka. Tirta bahkan menceraikan Safitri, Ibu kandung Senja, demi untuk menikah dengan Ivanka.

"Bu, Senja pamit." Senja hendak mencium punggung tangan Ivanka.

"Hmm!" Ivanka hanya menjawab dengan deheman singkat dan menatap Senja dengan tajam.

Senja keluar dari rumah Ayahnya, membawa serta kedua anaknya bersama dengannya. Tirta dan Ivanka tetap berada di dalam rumah, mereka tidak mengantarkan Senja sampai ke pintu pagar.

****

Senja duduk dekat dengan jendela mobil. Lamunannya melayang entah kemana.

"Aku akan carikan rumah sewaan buat kamu agak di pinggiran kota ya? Anak anak bisa mulai sekolah di daerah sana nantinya. Kebetulan ada rumah kenalan aku yang disewakan!" seru Dafa.

Senja menoleh ke arah Dafa dan bicara perlahan, "terserah Mas saja."

"Andai aku punya uang tabungan lebih untuk menyewa rumah sendiri, aku tak perlu menyusahkan Mas Dafa," batin Senja.

Mobil Dafa melaju kencang ke daerah pinggiran kota. Setelah menempuh perjalanan selama kurang lebih satu setengah jam, mereka akhirnya sampai di depan rumah tanpa pagar dan terkesan ala kadarnya.

Dafa turun lebih dulu dari mobil. Lalu Senja dan juga anak anaknya juga ikut turun dari mobil.

Pria berbadan tegap itu mengeluarkan sebuah kunci dari sakunya. Dan ternyata kunci itu, adalah kunci rumah baru yang akan ditempati oleh Senja dan juga anak anaknya.

"Ayo masuk!" seru Dafa.

"Aku pikir, Mas akan menelepon teman Mas lebih dulu untuk membicarakan soal rumah ini. Ternyata Mas sudah pegang kuncinya?" Senja merasa heran.

"Rumah ini sudah beberapa bulan aku sewa!" jawaban Dafa yang berikutnya kembali membuat Senja terkejut.

"Tin! Tin!" suara klakson mobil membuat seorang wanita paruh baya berteriak histeris.

"Awas!"

Teriakan si wanita membuat Dafa dan Senja menoleh ke belakang, keduanya terkejut karena melihat Shanum ada di tengah jalan.

"Shanum! Awas!" Senja berteriak sambil memeluk Salsa.

"BRuGh!" Suara benturan terdengar cukup kencang.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Hasrat Kedua

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel CHRONOPHILE
8.2
Perjodohan dengan pria yang dulu pernah ditolaknya memicu dilema mendalam bagi sang wanita. Apakah pernikahan ini berjalan atas dasar cinta lama yang tersisa, ataukah sang suami tengah menyusun rencana balas dendam demi membalas luka masa lalunya? Di dunia Chronophile yang sangat menghargai waktu, pasangan suami istri ini harus berkomitmen di tengah bayang-bayang masa lalu. Kini, rahasia serta konflik mulai menguji kesetiaan dan keutuhan rumah tangga mereka.
Sampul Novel Dari Saingan Menjadi Ipar
9.8
Josie Watson kembali menuntut cerai dari Laurence Andrews untuk ke-99 kalinya. Bukannya peduli, Laurence malah mengusir Josie dari mobil demi menerima telepon dari sang mantan, Rosalie Harris. Laurence terus meremehkan Josie dan yakin istrinya tidak akan pernah pergi. Namun, ia tidak sadar bahwa kesabaran Josie telah habis akibat terus diabaikan. Di saat yang sama, saudara laki-laki Rosalie diam-diam terus mendesak Josie agar segera bercerai dan pergi dari negara itu selamanya.
Sampul Novel Desain Cinta Kedua
9.4
Tiga tahun membina rumah tangga, Jessica hanya mendapatkan kepedihan dari Aaron. Usai perceraian mereka, ia memilih mandiri dan sukses membangun karier sebagai desainer terkemuka serta pengusaha tanpa sokongan kekayaan keluarganya. Namun, di tengah keberhasilan dan kemandirian yang kini ia nikmati, Aaron mendadak muncul kembali. Sang mantan suami didera penyesalan mendalam dan memohon dimaafkan. Akankah Jessica luluh atau memilih menutup rapat pintu hatinya?
Sampul Novel Jadi Wanita
9.1
Sota, pemuda malas berusia dua puluh tahun, lebih memilih menganggur dan sibuk dengan gawainya meski ia sangat cerdas dan licik. Kebiasaan buruk ini membuat ibunya, Artisa, merasa sangat khawatir. Sebagai pekerja keras yang juga punya sisi licik, Artisa bertekad mengubah tabiat putranya secara total. Ia pun mengambil langkah ekstrem dengan mengubah fisik Sota. Akankah rencana drastis Artisa berhasil mengubah jati diri sang anak melalui transformasi tubuh ini?
Sampul Novel Jatuh Cinta dengan Dewi Pendendam
9.3
Pasca dikhianati saudara angkat dan tunangannya sekembalinya dari desa, Sabrina bertekad membalas dendam. Ia memilih mendekati Charles, paman dari mantan kekasihnya. Walau Charles sempat menolak komitmen setelah malam intim mereka, Sabrina berhasil memicu harga diri pria itu hingga mereka terikat selamanya. Kini, Sabrina kembali sebagai bibi sang mantan. Di balik pandangan remeh orang lain, ia rupanya menyimpan kekayaan miliaran dolar, membuktikan dirinya adalah pemilik takhta yang asli.
Sampul Novel MENYUSUI MAFIA KEJAM
8.6
Alena Adriani Quensyah didera kemalangan setelah orang tuanya menjadikan dirinya jaminan utang pada mafia kejam. Kini ia terkurung dalam kehidupan bak penjara, sembari terus dihantui oleh trauma masa lalu yang begitu kelam. Di tengah penderitaan ini, Alena bertekad mencari tahu alasan mengapa orang tuanya tega meninggalkannya dalam bahaya. Mampukah ia bertahan dan menemukan kembali keluarganya yang hilang?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan