APKDock Logo
Sampul Novel Random Husband

Random Husband

7.8 / 10.0
Kebohongan besar kini menjerat Fransisca alias Caca setelah rencana pernikahannya dengan pengusaha asing batal total. Akibat telanjur sesumbar, rasa gengsi menghalanginya untuk berterus terang kepada teman-temannya. Di tengah kepungan tanya saat pesta berlangsung, kepanikan luar biasa melanda dirinya. Demi menjaga harga diri, Caca nekat menunjuk laki-laki asing yang tak dikenalnya secara acak, lalu mengklaim pria tersebut sebagai calon suaminya.

Random Husband Bab 1

Jalanan kota terlihat begitu macet dipadati berbagai jenis kendaraan. Mulai dari yang harga dibawah rata-rata hingga mampu meratakan dompet sampai tak berbekas telah berjajar rapi. Gedung-gedung yang menjulang menantang langit tak pernah lelah untuk bekerja. Manik mata wanita berbalut setelan kerja yang elegan tampak panik menatap jamnya karena waktu terus bergulir, sementara dirinya harus sudah sampai di pagelaran busana.

Rasa penantian menunggu celah jalan untuk sampai ke tempat tujuan, akhirnya telah berada diambang batas. Gadis bermata hazel yang tajam itu memutuskan meninggalkan taksi yang ia tumpangi. Pandangannya merajalela ke mana-mana mencari suatu kendaraan yang bisa membawanya pergi secepat mungkin. Namun, hasilnya tetap nihil. Ditekannya keyword ponselnya untuk menulis pesan kepada asistennya bahwa dirinya tak bisa datang.

Kaki jenjang itu memutuskan berjalan ke arah sebuah restoran khas Italia yang lumayan jauh dari tempat ia berdiri. Di bawah terik sang raja siang gadis itu melangkah sambil mengibas-ibaskan kipas lipat yang selalu dibawa ke mana-mana. Tak lupa kacamata hitam ia kenakan sebagai milineris.

Meski menggunakan hak tinggi perempuan itu tetap bisa  berjalan dengan cepat. Namun, tetap anggun. Dibukanya pintu restoran sambil menyelipkan anak rambutnya yang menjuntai terbawa angin. Setiap pandangan mata tertuju padanya. Tidak hanya pria, tetapi juga para wanita. Jika pria memandang gadis itu dengan tatapan memuja sementara para wanita akan iri dengan kecantikannya. Wajah tirus dengan mata sipit dan hidung mancung serta bibir alami merah menggoda membuat siapa pun langsung terkesima, kecuali seorang pria yang sedang asyik menikmati pizza-nya.

Gadis bermata hazel itu kebingungan tatkala melihat kursi-kursi telah penuh. Akhirnya, netranya menangkap sebuah meja yang masih menyisakan bangku kosong. Ia langkahkan kakinya ke tempat itu dengan senyum mengembang.

"Permisi," ujarnya halus pada pria yang menempati salah satu kursi di meja itu.

"Ya."

"Maaf, bolehkah saya duduk di sini? Meja lain bangkunya sudah terisi semua," pintanya dengan diakhiri senyuman manis.

Pria itu hanya mengangguk. Setelah diperkenankan duduk gadis bermata hazel itu langsung memesan chicken parmigiana. Sementara untuk minuman dirinya memesan segelas jus jeruk.

"Ngomong-ngomong perkenalkan nama saya Fransisca." Gadis bermata hazel itu mengulurkan tangannya, tetapi pria di depannya tak ujung menjabat tangannya. Fransisca dengan senyum dipaksakan menarik tangannya perlahan. Dirinya kesal sebelumnya tak ada pria yang sanggup menolak pesonanya, tetapi hari ini kehormatannya merasa direndahkan.

"Aku sudah tahu." Akhirnya, lelaki itu membuka suaranya yang masih sibuk dengan ponsel di tangannya.

"Pasti Anda pernah melihat saya di televisi atau majalah," ujar Fransisca dengan nada yang rendah dan sopan meski batinnya kesal.

"Apakah kau seterkenal itu?" Terdengar jelas nada mengejek di sana. Benar-benar kesabaran Fransisca sedang diuji. Untungnya itu tempat umum dan berkelas sehingga tak mungkin gadis berhazel itu meluapkan amarahnya di sana.

"Lalu, Anda tahu dari mana?" tanya Fransisca dengan nada seramah mungkin dan tatapan lembut.

"Aku mengenalmu, makanya tahu," jelasnya dengan nada sinis.

Fransisca mengernyitkan dahinya. Mencoba mengingat-ingat siapa lelaki tampan nan menyebalkan di depannya. Namun, hasilnya nihil.

"Benarkah? Anda siapa, ya?" Ditatapnya lelaki itu lekat.

"Sepuluh tahun tak berjumpa ternyata penyakit pikunmu sudah bertambah parah. Dasar, Permen!" Suara lelaki ini begitu terdengar tak bersahabat.

Fransisca mengingat betul hanya satu makhluk yang memanggilnya dengan sebutan 'Permen' karena nama panggilannya adalah Caca, tetapi pria itu memplesetkan menjadi Permen Chacha. Dialah Arvano, salah satu pemuda idaman di sekolahnya sewaktu SMA.

"Oh, kau Vano." Tunjuk Caca kepada pemuda di depannya. Pria itu hanya tersenyum masam.

"Aku tak menyangka bisa bertemu lagi dengan pangeran sekolah yang paling menyebalkan. Kau bekerja di mana, Van?" tanya Fransisca sambil mengamati apa saja yang dikenakan pria itu. Ditatapnya jam rolex yang melingkar di pergelangan Vano yang harganya pasti sangat mahal. Dapat disimpulkan lelaki di hadapannya memiliki penghasilan yang luar biasa.

"Kenapa aku harus memberi tahumu? Emang itu penting?"

"Emh, tidak. Kau terlihat sangat mapan sekarang. Pastinya kau bukan pegawai biasa, tetapi aku tidak melihat cincin pernikahan di jemarimu. Bukankah akan mudah mendapatkan istri jika kau tampan dan mapan?"  ujar Fransisca tanpa basa-basi. Dirinya memang suka berbicara pada intinya.

"Itu bukan urusanmu. Seperti kau sudah menikah saja." Vano menatap Fransisca dengan tatapan yang sulit diartikan.

"Ya, aku memang belum menikah karena aku tak percaya cinta. Kalau kau kan beda."

Vano terkekeh.

"Wanita sepertimu memang tidak akan pernah menikah. Kau hanya suka harta dan takhta. Mana mungkin kau mau mengurus suami dan anak-anak,"

ujar Vano dengan tatapan mencemooh.

Fransisca menggeleng sambil mengiris dagingnya, lalu melumurinya dengan saus.

"Tidak-tidak. Itu tak benar. Tentu saja aku ingin menikah meski ada atau tanpa cinta. Ya, kau benar aku sangat menyukai uang makanya aku ingin menikah dengan lelaki tampan dan mapan tapi setiap pria yang kukenal yang telah memenuhi kriteriaku itu brengsek."

Fransisca memang tak pernah sungkan untuk mengatakan keburukannya yang sangat mencintai takhta dan harta. Dirinya memang besar di lingkungan para konglomerat yang saling jatuh-menjatuhkan hanya untuk setiap posisi. Siapa yang kuat dia yang bertahan, itulah yang menjadi acuan hidupnya.

"Jelas saja kau mencari calon suami di diskotik. Mana ada yang tak berengsek."

"Jangan sok tahu, Van. Aku mencari calon suami ya di tempat-tempat orang kaya raya berada. Seperti ladang bisnis."

"Mungkin kau harus merubah penampilanmu itu kalau kau seperti itu hanya pria mata keranjang yang tertarik dengan wanita yang memakai pakaian kekecilan," ejek Vano tanpa melihat wajah Fransisca yang telah ia pastikan sangat kesal.

"Terserahlah, memang bentuk tubuhku yang bagus bukan kekecilan. Kadang aku senang ada yang memuji bentuk tubuhku yang indah dan kadang aku juga sebal dengan orang-orang sepertimu yang merendahkanku. Apa aku harus pakai pakaian mumi saja baru orang-orang bisa diam tak menghujatku lagi?" tanya Fransisca sebal.

Notes:

Hazel: Mata cokelat khas Asia

Milineris: Pelengkap Busana

Tbc ...

Lanjut Membaca

Daftar Isi Random Husband

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Asmara Cinta Dan Benci
9.3
Rencana jahat sang ayah mengancam kelangsungan hubungan Adelia dan Edwin. Di tengah konflik tersebut, kesalahpahaman serta pengkhianatan fatal mengubah cinta mereka menjadi dendam kesumat. Edwin, yang sebelumnya diduga telah meninggal, mendadak kembali sebagai sosok asing yang dipenuhi amarah. Adelia kini dipaksa menghadapi kenyataan pahit bahwa pria yang sangat ia sayangi telah berubah menjadi musuh kejam yang bertekad untuk menghancurkan hidupnya.
Sampul Novel Bercinta Dengan Sang Presdir
9.0
Pengkhianatan kejam adik tirinya menghancurkan mimpi Alice Harper untuk menikah dengan Dean Walcott. Setelah dipermalukan di hari pernikahan, Alice memilih pergi ke Birmingham demi menata ulang hidupnya. Namun, takdir justru mempertemukannya dengan sang mantan kekasih, Dastan Lancaster, yang dulu pergi tanpa kabar. Pesona sang presdir kembali menyalakan api asmara masa lalu. Saat Dastan tiba-tiba melamarnya di hadapan publik, akankah Alice meraih kebahagiaan yang sempat sirna?
Sampul Novel Cantika : DESTINY OF LOVE
9.5
Hidup Cantika berubah drastis setelah bertemu Jaden secara tidak sengaja. Lewat ancaman posesif yang menegaskan kepemilikannya, Jaden mengunci Cantika dalam pusaran obsesi yang begitu mengekang. Di tengah situasi menegangkan ini, Cantika harus memilih: kabur dari kendali pria tersebut atau malah jatuh hati saat jati diri Jaden yang sebenarnya mulai terbongkar. Sebuah drama romansa berbalut aksi yang sarat akan rahasia dan ambisi besar.
Sampul Novel Dicerai suami karena mandul
9.1
Safina berniat memberikan kejutan istimewa untuk Reza pada hari pernikahan mereka. Namun, momen spesial itu berubah menjadi mimpi buruk saat ia memergoki sang suami berselingkuh di rumah sendiri. Alih-alih menyesal, Reza justru memutuskan untuk menceraikan Safina. Dengan kejam, ia menjadikan kondisi Safina yang mandul sebagai alasan perpisahan. Kini, Safina harus berjuang menghadapi kenyataan pahit akibat pengkhianatan suaminya.
Sampul Novel MALAM TERAKHIR DI KOTA
8.7
Menjelang hari pernikahan, seorang pria merayakan malam terakhirnya sebagai lajang bersama sahabat terdekat. Namun, pesta tersebut berubah tegang ketika rahasia kelam masa lalu yang lama terpendam mendadak terbongkar. Kebenaran tersembunyi ini kini mengancam masa depan yang telah ia rancang. Di tengah gemerlap kota, ikatan persahabatan mereka diuji secara ekstrem, sementara rencana pernikahannya terancam batal akibat badai konflik yang tak terduga.
Sampul Novel THE SECRET BEHIND DEATH
8.3
Albian yang dulunya dikenal sebagai mahasiswa berprestasi, ramah, dan sopan, kini mengalami perubahan drastis dalam hidupnya. Setelah terbangun dari koma akibat sebuah insiden misterius, ia dianggap aneh oleh lingkungan sekitar. Perubahan ini membuatnya terasing dan didera kesepian mendalam. Bahkan, orang-orang terdekat serta sosok yang ia cintai memilih pergi menjauh. Kini, ia harus berjuang menghadapi kenyataan pahit tersebut sendirian.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan