APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel PUTRI YANG TERTUKAR

PUTRI YANG TERTUKAR

Takdir Ana Merwin berubah drastis dari seorang pelayan dapur menjadi mempelai pengganti dalam pernikahan politik kerajaan. Dia dipaksa bersanding dengan Pangeran Leonhart, pria berjuluk The Black Phantom yang dikenal dingin dan mengerikan. Namun, pernikahan ini justru menjadi awal tersingkapnya konspirasi besar. Tanda lahir misterius pada tubuh Ana membangkitkan ketakutan sang ratu dan memicu ingatan kelam masa lalu yang mengancam kestabilan takhta kekuasaan.
Bab
Bagikan

Bab 3

Ratu Seraphina menelan salivanya. “Kau?” tanyanya tak bisa menyembunyikan rasa semburat penasaran sekaligus keterkejutannya. Ini pertama kalinya ia melihat wajah Ana tanpa veil.

Bergegas, Ana menunduk dalam. Ia juga tak kalah terkejut melihat reaksi sang ratu. Sebaliknya, ia mengira Ratu Seraphina begitu jijik dan benci melihatnya.

‘Tak mungkin! Matanya mirip …’ batin sang ratu dengan perasaan yang berkecamuk.

Ratu Seraphina memangkas jarak di antara mereka. Tangannya terulur pada wajahnya namun segera ia menariknya kembali.

“Yang Mulia, dia gadis yang menggantikan Putri Clarissa,” lapor Duke Arvin dengan nada hati-hati. Ia sedikit menunduk, tahu betul bahwa kabar ini bukan hal sepele. Ia hanya ditugasi mencari gadis yang mirip dengan Putri Clarissa.

Berusaha menormalkan perasaannya, Ratu Seraphina berdiri membelakangi jendela besar aula timur, sorot matanya kosong menatap kebun mawar yang sedang mekar. Wajahnya tenang—hingga sulit ditebak apakah ia marah, sedih, atau curiga.

Ana duduk di atas sofa berlapis beludru yang mewah dengan perasaan yang berdebar-debar, menunggu apa yang ingin disampaikan sang ratu padanya.

“Hmm...” Ratu Seraphina berdehem, berusaha menetralkan desakan aneh dalam dadanya. “Ana, kau akan tinggal di istana. Tidak diizinkan lagi tidur di dapur bersama pelayan. Aku ingin kau menggantikan Putri Clarissa menjadi pengantin Pangeran Leonhart,”

Ana mengangkat mata, terkesiap. Mulutnya setengah terbuka, namun tak ada suara beberapa detik.

“Pengantin? Tapi … Yang Mulia, saya hanya seorang koki—”

Ratu Seraphina cepat menyela. Tatapannya menajam setajam belati. “Kau pikir, aku sembarang memilih? Ini bukan soal pantas atau tidak. Ini soal menyelamatkan kerajaan,”

Perintah itu jatuh seperti palu godam.

Glek,

Ana menelan salivanya yang terasa kecut. ‘Atas nama siapa saya harus berkorban? Kerajaan? Ambisi?’

Naasnya, kalimat itu hanya tersangkut di tenggorokannya.

“Jika kau berani membantah, maka mulai besok kau bukan lagi koki istana—kau akan jadi tahanan kerajaan karena pencemaran nama baik keluarga kerajaan. Atau … akan ada banyak kepala yang melayang dari dapur istana,”

Ancaman Ratu Seraphina tidak main-main. Sorot matanya menusuk hingga ke tulang belulang.

Tubuh Ana menggigil. Bagaimana caranya ia bisa lari dari situasi pelik itu? Kemanakah Putri Clarissa? Mengapa dia tega melarikan diri hingga menyeretnya dalam pusaran masalah istana?

Setelah Ana keluar dari ruangan, keheningan kembali menguasai ruangan megah itu. Tapi matanya tak lepas dari pintu yang tertutup pelan.

Ada sesuatu yang membuat hatinya tak tenang. Ana Merwin. Gadis itu... terlalu mirip seseorang.

Ratu Seraphina menarik napas dalam-dalam, lalu berkata. “Panggil Madam Mia ke ruang belakang. Sekarang.”

Tak lama, pelayan kepercayaan sang Ratu datang. Madam Mia—wanita tua bertubuh mungil, dengan rambut memutih yang disanggul rapi. Ia membungkuk dalam-dalam.

“Yang Mulia memanggil saya?”

“Kau yang membesarkan Ana Merwin?” tanya Ratu Seraphina langsung, dingin, tanpa basa-basi. Ia tak sabar menunggu jawaban. Ia menatap Madam Mia seperti hendak menggulitinya.

Madam Mia mengerjap. Lalu mengangkat matanya. Tubuhnya bergetar ketakutan. “Ana Merwin, anak yatim piatu dari wilayah Utara, Yang Mulia. Dia sudah bekerja di dapur istana selama tiga tahun. Dia salah satu koki berbakat.”

‘Yatim piatu?’

Ratu Seraphina mengangkat tangan. “Pergilah!”

Menghela nafas, Madam Mia akhirnya bisa pergi dari sana.

“Apa Anda mencurigainya sebagai mata-mata, Yang Mulia?” tanya Duke Arvin merasa khawatir. Ia menyelidik raut wajah sang ratu.

Sang Ratu terdiam beberapa saat. “Selidiki asal usulnya!”

Duke Arvin mengangguk pelan. “Baik, Yang Mulia,” katanya pamit pergi dari sana.

Tak lama ruangan itu sepi, Ratu Seraphina pergi ke kamar utama. Raja Alric memilih tidur di kamar sayap timur karena sedang sakit. Ia ingin tidur sendiri. Sudah hampir setahun ia menderita demam remiten.

Malam itu Ratu Seraphina dihantui mimpi buruk lagi. Seorang gadis berpakaian pelayan datang lalu menusuknya dengan pedang. Apakah gadis itu Ana Merwin? Seseorang yang datang dari masa lalu?

“Ada apa Yang Mulia? Anda bermimpi buruk lagi?” kata salah satu dayang sang ratu setelah mendengar suara jerit kecilnya saat tidur. Ia langsung menyodorkan cawan bertangkai berisi air minum untuk sang ratu. “Minumlah, Yang Mulia,”

Ratu Seraphina tertegun sesaat sebelum mengambil air minum itu. Ingatannya mendarat pada kenangan dua puluh tahun silam—yang ia berusaha kubur dalam-dalam.

“Yang Mulia Ratu Seraphina,” panggil salah satu dayang dengan suara hati-hati, melihat tangan Ratu Seraphina bergetar halus saat menggenggam cawannya.

Seraphina menutup mata sesaat, berusaha menenangkan gemuruh yang tak seharusnya muncul di dadanya. Ia meneguk air itu perlahan, mencoba menyembunyikan kepanikan yang baru saja melanda.

Napasnya mulai stabil, tetapi pikirannya masih tercabik-cabik.

Jika gadis itu benar berasal dari masa lalu maka ia harus disingkirkan segera dan tanpa jejak kesempatan untuk bernapas.

Pandangannya mengeras, berubah tajam seperti bilah pedang.

Semua harus berakhir sebelum semuanya terungkap...

Cawan di tangannya bergetar sedikit. “Kalau perlu,” gumam Seraphina dingin, “pernikahan Pangeran Leonhart akan kupercepat.”

Sudut bibirnya terangkat tipis, membentuk senyum ancaman.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Geger di Bhumi Manggala
8.2
Tangisan Tadah Asih menggema di bawah langit Kilen yang memerah, menjadi awal dari ramalan kelam seorang petapa suci tentang kehancuran Bhumi Manggala. Saat sebuah kerajaan dirundung duka akibat kematian tragis seorang bangsawan agung, para prajurit setianya pun bangkit melakukan aksi bela pati. Di tengah situasi yang kian kacau dan dunia yang mulai runtuh, seorang pemuda berdiri dengan kemarahan memuncak. Ia memutuskan melangkah pergi demi menuntaskan dendam membara di hatinya.
Sampul Novel Keinginan Sang Elf: Petualangan Erotis di Dunia Peri
8.7
Lyra, seorang elf muda, memutuskan menjelajah dunia luar demi menjawab rasa penasaran dan hasrat terpendamnya. Petualangan ini mempertemukannya dengan peri tampan bernama Orion, yang membimbingnya menyelami sisi erotis yang asing baginya. Di tengah keindahan dunia peri, bahaya gelap mulai mengancam. Sembari mengungkap rahasia besar yang menguji cinta mereka, hubungan keduanya pun bertumbuh menjadi sebuah ikatan intim yang sangat mendalam.
Sampul Novel Nilakandi
9.6
Enam tahun lamanya, Diwana tersiksa oleh mimpi berulang tentang gadis bergaun biru beraroma harum dan berlonceng, yang tak boleh ia sentuh atau ajak bicara karena aturan gaib. Batas antara khayalan dan kenyataan runtuh saat ia bertemu Nilakandi, sosok nyata yang sangat mirip dengan perempuan dalam tidurnya. Pertemuan ini perlahan menyingkap rahasia besar serta takdir misterius yang selama ini menyelubungi kehidupan Diwana.
Sampul Novel The Dawson Clan
9.6
Terasing di kegelapan, Cliff harus bertahan hidup dengan darah dan menjauhi matahari. Wafatnya sang ibu menuntunnya pada kenyataan bahwa ia adalah vampir blasteran klan Dawson yang mulia. Namun setelah bersatu dengan keluarga sang ayah, ia malah diasingkan dan terlibat asmara terlarang dengan tunangan saudaranya. Saat sebuah malapetaka hebat menyulut amarahnya, Cliff bertransformasi menjadi pemburu kejam yang bersumpah untuk memusnahkan seluruh silsilah darah Dawson.
Sampul Novel Tombol Atur Ulang Jinsei
8.6
Hashidate Yuuto adalah remaja yang sangat berambisi mengejar kesempurnaan hidup. Namun, reputasi yang ia bangun dengan susah payah hancur seketika akibat sebuah insiden memalukan di sekolah, di mana ia buang air besar di depan kelas dan orang tuanya sendiri. Merasa masa depannya telah hancur, Yuuto sangat ingin menghapus kejadian itu. Harapan tersebut terjawab saat sesosok Dewi misterius bernama Maki muncul dan menawarkan tombol ajaib pelontar waktu ke masa lalu.
Sampul Novel TWIN FLAME
8.3
Hubungan rumit antara Kumba, Kanya, dan Asad kembali berlanjut di kehidupan modern ini. Walau dulu Kumba sempat menyerahkan Kanya kepada Asad, garis takdir tetap mendekatkan mereka lagi. Kanya menyayangi Asad, namun ia juga menemukan kedamaian saat bersama Kumba. Sebagai Twin Flame, ikatan jiwa Kumba dan Kanya terus saling mengikat tanpa batas waktu. Kini, mereka harus melewati badai emosi demi mewujudkan impian terbesar: hidup bersama selamanya di masa kini hingga masa depan.