APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Penyesalan Setelah Diriku Tiada

Penyesalan Setelah Diriku Tiada

Divonis mengidap lupus eritematosus sistemik stadium akhir dengan sisa hidup tiga hari, seorang wanita justru menghadapi kekejaman dari orang terdekatnya. Setelah ratusan panggilannya diabaikan, sang suami yang bekerja sebagai pengacara menuduhnya memalsukan penyakit demi bersaing dengan Penny. Kakak kandungnya yang berprofesi dokter pun turut mencemooh diagnosis tersebut. Kecewa dan kesakitan, ia memutuskan untuk mendatangi kantor pelayanan akhir hayat demi mendaftarkan proses kremasinya sendiri tanpa melibatkan keluarga yang telah membuangnya.
Bab
Bagikan

Bab 2

Begitu membuka pintu rumah kecil yang begitu familiar, baru kusadari, aku nyaris tak punya barang pribadi yang perlu dikemas.

Kamar yang kutinggali adalah gudang tua di sudut paling ujung rumah ini.

Yang benar-benar milikku hanyalah beberapa potong baju lusuh yang warnanya sudah pudar.

Sementara itu, Penny punya ruang ganti yang luasnya bisa dipakai sebagai ruang tamu, setidaknya tiga kali lebih besar dari kamarku.

Hanya gaun bekas yang sudah Penny tak mau atau sepatu hak tinggi yang sudah patah, baru akan dilempar begitu saja ke gudang sementara ini.

Dulu, aku pernah berkali-kali ribut soal ini dengan Billy, tapi jawabannya selalu sama, “Penny sering dipukul dan dimarahi ayah kandungnya sejak kecil. Baru setelah tinggal di rumah kita, dia bisa hidup lebih enak. Kamu harus mengalah padanya.”

Dan aku pun mengalah selama lima tahun lamanya.

Sambil beres-beres barang ke dalam sebuah kardus usang, aku menerima telepon dari kantor pengelola pemakaman.

“Halo, dengan Bu Lisa? Untuk lahan makam yang kamu lihat beberapa waktu lalu… kalau kamu bersedia membayar uang muka sekarang, kami bisa menahannya untukmu. Kalau nggak, lahan itu akan diberikan pada pendaftar berikutnya.”

Itu makam yang sempat kulihat beberapa waktu lalu.

Sekelilingnya ditanami mawar dan cemara kecil, batu nisannya terbuat dari marmer abu-abu muda dengan gaya minimalis modern.

Tampilannya mirip postingan akun instagram estetika hidup yang bertema ‘kematian yang tetap elegan’.

Waktu itu aku berpikir kalau hidup ini sudah berat, setidaknya kematian harus terlihat indah.

Namun sekarang, semua rencana itu rasanya terlalu mewah.

Aku terdiam beberapa detik dan menjawab, “Nggak perlu lagi, terima kasih.”

Aku tak punya uang untuk itu.

Selama beberapa tahun terakhir, semua pendapatanku ditransfer ke rekening bersama suami. Tapi, Billy selalu merasa aku hanya pura-pura baik dan takut aku menghamburkan uangnya, jadi dia sudah lebih dulu menarik semua dana di sana.

Bahkan untuk biaya pengobatan saja aku sudah tidak sanggup, apalagi untuk membeli makam cantik seperti itu.

Baru saja telepon ditutup, Billy sudah masuk ke rumah dengan langkah tergesa.

Dia melempar tas kerja ke sofa dan berkata dengan nada tak senang, “Makam? Buat apa kamu pesan makam?”

Kupikir dia mungkin mendengar sesuatu, aku pun hendak menjelaskan.

Namun, dia malah menyeringai dingin dan mengernyit, lalu berkata,

“Lisa, kamu tahu nggak? Saat berdiri di kantor tadi, aku merasa sangat memalukan.”

“Penny sampai sesak napas karena nangis, pesta ulang tahunnya juga berantakan. Kamu tahu nggak Ini ulang tahun ke-22 dia!”

“Kenapa sih kamu nggak bisa menerimanya?”

Aku tak bisa menerimanya?

Lalu selama ini, siapa yang selalu dikesampingkan dan diabaikan?

Sejak hari pertama dia pindah ke rumah ini, aku tak pernah lagi merayakan ulang tahunku.

Setiap kali hari ulang tahunku tiba, dia pasti tiba-tiba demam tinggi atau mendadak alergi sampai harus dilarikan ke rumah sakit.

Lalu semua orang meninggalkanku dan sibuk menjaganya.

Sementara ulang tahunku, mereka sama sekali tak mengingatnya. Bahkan sepotong kue pun tak diberikan padaku.

Aku menatap Billy, hidungku terasa asam dan suaraku terdengar bergetar,

“Aku hanya lebih tua satu tahun darinya, tapi kalian bahkan tak rela mengeluarkan uang untuk sekedar membelikanku sepotong kue.”

Billy sempat tampak ragu sejenak, tapi nada bicaranya tetap penuh emosi,

“Bisa nggak kamu jangan selalu perhitungan begini?”

Tepat saat itu, terdengar langkah kaki dari arah pintu.

Kakakku dan Penny pulang, lalu terdengar suara kakakku yang tak bisa menahan amarahnya lagi,

“Kamu masih berani ungkit soal ulang tahun? Setelah melakukan semua itu, kamu bahkan sudah nggak pantas merayakan ulang tahun!”

Wajah kakak sudah muram, sorot matanya tajam dan galak.

“Penny sampai sesak karena nangis gara-gara kamu, bahkan hampir harus dilarikan ke rumah sakit!”

“Tapi, dia masih rela membelamu dan kamu malah nggak merasa bersalah sedikit pun?”

Penny melangkah maju sambil tersedu, berusaha memaksakan senyum.

“Kak Lisa, nggak apa-apa. Aku nggak menyalahkanmu. Aku hanya mau makan kue krim kacang buatanmu, boleh?”

Melihat itu, kakak langsung menimpali,

“Bukannya itu keahlianmu? Lisa, Penny saja sudah merendah dan mau berdamai denganmu, kamu jangan nggak tahu diri.”

Menatap wajah Penny yang samar-samar menunjukkan raut kemenangan, aku dengan tenang balik bertanya,

“Bukannya kamu alergi kacang? Kenapa sengaja pilih kue krim kacang? Kamu mau menjebakku supaya membuatmu masuk rumah sakit ‘lagi’?”

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta & Obsesi SANG PSIKOPAT Cantik
9.5
Via terjebak obsesi buta pada Fatih, abangnya sendiri. Namun, kehadiran Kenan, pemuja lamanya sejak SMP, perlahan menggoyahkan hatinya. Saat menyadari perasaannya pada Fatih bukanlah cinta, Via pun memilih Kenan. Tanpa disadari, keduanya ternyata berbagi kegilaan dan obsesi yang sama. Akankah ketulusan Kenan mampu menaklukkan sisi gelap Via yang menyimpan kepribadian seorang psikopat?
Sampul Novel PEREMPUAN PALING SULIT DITAKLUKKAN  (Seni Untuk Merawat Luka)
8.3
Ujian berat menanti sepasang kekasih yang mendambakan kebahagiaan, saat bayang-bayang masa lalu yang kelam datang mengusik. Rasa cemas yang mendalam melahirkan krisis kepercayaan serta kerumitan cinta segitiga. Kini, keputusan sulit harus diambil antara bertahan demi masa depan atau menyerah pada dampak masa lalu. Perjalanan ini membuktikan bahwa cinta sejati bukanlah sekadar kekaguman fisik, melainkan seni menyembuhkan luka dan komitmen kuat untuk terus melangkah bersama.
Sampul Novel Hilang Selamanya Dari Hatiku
8.6
Sepuluh tahun menikah dengan Dennis, sang istri selalu dijadikan alasan suaminya untuk memutuskan hubungan dengan para pacar barunya. Di hari peringatan pernikahan mereka, ia justru sibuk menenangkan mahasiswi yang baru dicampakkan Dennis, sementara suaminya menonton bioskop dengan kekasih baru. Menyadari kemalangan dirinya, ia memutuskan untuk meminta cerai. Dennis yang kebingungan meminta waktu untuk berubah, namun ia memilih pergi ke luar negeri demi meninggalkan luka tersebut selamanya.
Sampul Novel HOT LITTLE WIFE
9.6
Hidup Jelita berubah drastis pada hari kelulusannya saat ia dijodohkan dengan Kenzo Putra Bagaskara. Pria yang jauh lebih tua itu ternyata sudah beristri. Penderitaan gadis yang kerap dirundung di sekolah ini kian mendalam ketika menyadari dirinya hanya menjadi istri kedua di hari pernikahan. Kenyataan pahit pun terungkap bahwa istri pertama suaminya adalah adik kandungnya sendiri. Kini, Jelita terjebak dalam pusaran konflik rumah tangga yang rumit dan penuh kepedihan.
Sampul Novel Ku Kira Setia Ternyata Mendua
9.1
Pernikahan hasil perjodohan dengan lelaki impian awalnya terasa begitu sempurna. Namun, ilusi kebahagiaan itu seketika sirna saat aku memergoki suamiku berselingkuh dengan perempuan lain di depan mataku sendiri. Janji setia yang selama ini kupercayai rupanya palsu. Di tengah hancurnya hati, kini aku dihadapkan pada kebimbangan besar dalam bersikap di depan keluarga serta menentukan kelanjutan takdir rumah tangga kami yang telah ternoda.
Sampul Novel Love And Mystery
7.8
Harry Borison, CEO Rank Group yang dingin, terikat takdir dengan karyawannya, Han Yura. Di balik kesehariannya, Yura memendam trauma masa lalu dan PTSD. Demi keselamatan dari ancaman wanita psikopat yang terobsesi pada Harry, mereka berdua terpaksa menyembunyikan pernikahan mereka. Kini, Yura harus berjuang meluluhkan hati keras Harry sekaligus bertahan hidup dari kejaran sang penguntit yang mengincar nyawanya.