APKDock Logo
Sampul Novel Hilang Selamanya Dari Hatiku

Hilang Selamanya Dari Hatiku

8.6 / 10.0
Sepuluh tahun menikah dengan Dennis, sang istri selalu dijadikan alasan suaminya untuk memutuskan hubungan dengan para pacar barunya. Di hari peringatan pernikahan mereka, ia justru sibuk menenangkan mahasiswi yang baru dicampakkan Dennis, sementara suaminya menonton bioskop dengan kekasih baru. Menyadari kemalangan dirinya, ia memutuskan untuk meminta cerai. Dennis yang kebingungan meminta waktu untuk berubah, namun ia memilih pergi ke luar negeri demi meninggalkan luka tersebut selamanya.

Hilang Selamanya Dari Hatiku Bab 1

Aku sudah menikah dengan Dennis selama sepuluh tahun.

Aku bahkan pernah bertemu dengan mantan pacarnya setelah kami menikah.

Setiap kali dia bosan dan ingin ganti pasangan, aku selalu jadi alasan terbaik untuk putus dengan setiap pacarnya.

“Kamu akan jadi seperti dia kalau menikah denganku. Pada akhirnya, akan bosan karena terlalu akrab dan terbiasa, jadi nggak ada perasaan baru lagi.”

Di hari peringatan pernikahan kami, aku malah sibuk menghibur mahasiswi yang baru saja dia putuskan, sementara dia asik menonton bioskop bersama pacar barunya.

Saat tisu di tanganku habis, aku seakan melihat bayangan diriku di masa lalu.

Jadi, aku pun mengajukan cerai pada Dennis.

Dia jarang sekali tampak bingung begitu dan berkata, “Nggak mau tunggu sebentar lagi? Siapa tahu aku bakal sadar dan berubah.

Aku hanya tersenyum tipis tanpa menjawab, lalu memesan tiket menuju negeri seberang.

Jika aku tak bisa menunggu kepulanganmu, biarlah aku yang melangkah pergi lebih dulu.

Melihat tisu di tanganku semakin menipis, tiba-tiba terlintas kata-kata ini di kepalaku, menikah dengan buaya darat, memang butuh kesabaran luar biasa.

Gadis yang duduk didepanku bernama Rani, mahasiswi semester akhir.

Sejak masuk, dia sudah menangis selama dua jam penuh.

Padahal kalau dihitung, hubungan mesranya dengan Dennis baru sebulan.

Sebenarnya tidak seharusnya menangis hingga makeupnya luntur.

Aku baru hendak bicara menenangkannya, tapi tiba-tiba dia menatapku dengan matanya yang merah dan bengkak.

“Dia pernah bilang aku agak mirip denganmu. Dilihat-lihat memang mirip.”

Aku terdiam, karena mantan-mantan sebelumnya tidak pernah mengatakan hal itu.

Rani mengisap hidungnya, lalu menghapus air mata di sudut matanya.

Dengan nada sinis, dia berkata,

“Aku nggak butuh kamu menghiburku, justru kamu yang lebih menyedihkan daripada aku.”

Bukankah begitu?

Seluruh Kota Sekar tahu kalau Dennis menikahi istri yang sempurna.

Sangking sempurnanya, bisa diselingkuhi berulang kali, bahkan harus membujuk mantan-mantannya.

Setiap perempuan yang berhubungan dengannya setelah kami menikah, kusebut mereka mantan.

Harga diri sebagai istri sah sudah tidak ada lagi.

Ponselku bergetar, pesan dari Dennis.

Dennis, [Masih belum selesai? Filmnya sudah mau mulai.]

Aku meletakkan ponsel terbalik di atas meja, lalu menatap mata Rani yang kembali memerah.

“Kamu mau kompensasi apa? Bilang saja, aku bakal bantu kamu mendapatkannya.”

Kalimat ini sudah tak terhitung kali kuucapkan, seperti seorang HR yang sedang memecat karyawan.

Dia mendengus dingin, lalu tiba-tiba berdiri.

“Aku nggak mau apa-apa.”

Aku menghela napas, “Tetap ambillah sedikit.”

Uang, mobil atau rumah, setidaknya sesuatu yang bisa digenggam di tangan.

Tatapannya semakin dingin.

Lalu, dia mengangkat tangan dan perlahan menuangkan kopi dingin di atas kepalaku.

“Aku hamil.”

“Aku mau melahirkan anak ini.”

Aku terdiam, menatapnya dan lupa cara untuk membujuknya.

Aku hanya bisa memaksakan diri untuk tersenyum getir.

Dennis, dari semua janji yang pernah kamu ucapkan, tak ada satupun yang ditepati.

Aku duduk di kursi penumpang depan dengan basah kuyup, sementara Dennis sedang sibuk menelepon.

Tanpa berusaha ditutupi, aku bisa langsung tahu dia sedang berbicara dengan pacar barunya.

Tanganku tanpa sadar menggenggam erat sabuk pengaman, ujung jariku sampai terasa sakit.

Entah apa yang dikatakan orang dibalik telepon, membuat Dennis tertawa dan garis halus di sudut matanya terlihat jelas.

“Iya iya, aku bakal pergi menemanimu malam ini.”

Begitu menutup telepon dan menyalakan mobil, Dennis menoleh sedikit ke arahku.

Tangan yang menggenggam setir tiba-tiba mengencang, seketika wajahnya memuram.

“Dia yang siram?”

Aku sudah mengambil tisu dan mulai menyeka rambutku pelahan.

Mungkin karena aku tidak menjawab, dia pun mendekat dan meraih tisu dari tanganku.

“Jangan gerak.”

Aku spontan menghindar ke sisi kanan, tapi dia malah menarikku dengan dingin ke dalam pelukannya.

Dia menyekanya dengan penuh perhatian, tapi keningnya berkerut dan wajahnya terlihat kesal.

“Kamu hanya duduk diam, membiarkan dia menyirammu?”

“Rina, ke mana hilangnya sisi galakmu yang dulu selalu membentakku?”

Dulu…

Sejak menemui Rani, perasaan hampa yang menyelimuti hati perlahan menyebar.

Aku melepaskan diri dari pelukannya dengan wajah dingin dan berkata dengan datar,

“Aku nggak mungkin marah-marah dengan wanita hamil, ‘kan? Bagaimana menurutmu?”

Dia tampak sedikit canggung, tapi tetap saja bersikeras menyeka rambutku.

Sepanjang perjalanan, kami tak berbicara. Dia mengemudi, sementara aku menatap keluar jendela.

Dari sudut mata, aku masih bisa menangkap tatapannya yang sesekali melirik ke arahku.

Gelombang kecewa dalam hatiku berulang kali menyebar.

Rasa kecewa sudah mencapai di titik putus asa, hingga akhirnya yang tersisa hanya mati rasa.

Aku menonton bioskop dengan setengah hati, sementara Dennis terus-menerus menunduk sibuk membalas pesan.

Perayaan peringatan hari pernikahan ini pun sudah runtuh menjadi puing-puing seiring layar film ditutup.

Lucunya, selesai menonton, aku masih harus duduk di sampingnya, pura-pura menyaksikan dia berakting.

Dia mengundang kerabat dan teman terdekat. Undangan dari keluarga Dennis di Kota Sekar sudah dikirim setengah bulan sebelumnya.

Di tengah suasana penuh tawa, Dennis menyibukkan diri melayani tamu sambil mengupaskan udang untukku.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Hilang Selamanya Dari Hatiku

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Belenggu Hasrat Tuan Muda Adalrich
8.9
Hans, penerus takhta Adalrich yang terlihat sempurna, sebenarnya memendam trauma mendalam terhadap wanita. Untuk menyembunyikan rasa jijiknya, ia selalu berlagak sombong dan dingin. Namun, dinding pertahanannya runtuh sejak berjumpa Sashenka, anak dari musuh bebuyutan bisnisnya. Sosok gadis tersebut rupanya sanggup menyalakan kembali gairah Hans yang telah lama padam. Di tengah sengitnya konflik keluarga, Hans kini harus berjuang keras demi mendapatkan cinta Sashenka.
Sampul Novel Dusta dan Kenikmatan
8.5
Seorang gadis polos didera keraguan karena belum siap mengemban peran sebagai ibu. Di tengah kebimbangan tersebut, sang kekasih terus membujuknya dengan kata-kata manis hingga ia akhirnya menyerahkan kesuciannya. Namun setelah mendapatkan apa yang diinginkan, pria itu justru pergi dan menghilang tanpa kabar. Kini, sang gadis harus menghadapi kenyataan pahit, meratapi nasibnya yang malang sendirian akibat pengkhianatan kejam dari lelaki yang sangat ia percayai.
Sampul Novel Istri kedua tuan Salman
8.5
Demi melunasi utang orang tuanya, Aisyah Sholehatun Nisa, gadis berparas jelita, terpaksa menikahi Salman Alfarizki. Pernikahan ini menempatkannya sebagai istri kedua dari putra selir keluarga konglomerat tersebut. Di tengah badai rumah tangga poligami yang penuh tekanan, mampukah cinta tulus tumbuh di hati mereka? Simak perjuangan emosional Aisyah dalam menghadapi takdir rumit dan konflik perasaan yang menguji keteguhan jiwanya.
Sampul Novel Melahirkan Anak Mantan
9.3
Keadaan mendesak memaksa Rania pergi menjauh, meninggalkan kota asal sekaligus kekasihnya, Devano, tanpa sepatah kata pun. Kepergian misterius ini menorehkan luka batin dan kemarahan mendalam pada diri Devano. Enam tahun kemudian, takdir mempertemukan pria itu dengan seorang anak laki-laki yang sangat mirip dengannya dan Rania. Misteri besar apa yang sebenarnya dipendam Rania? Mengapa ia memilih pergi dan memicu kebencian Devano? Temukan jawabannya dalam kisah emosional ini.
Sampul Novel Rahim Lima Ratus Juta
9.7
Tergiur bayaran ratusan juta rupiah, seorang wanita bersedia mengandung anak dari pria kaya raya. Namun, ada syarat mutlak yang harus dipatuhi: ia tidak boleh menaruh rasa sayang pada bayi tersebut agar perpisahan nanti tidak menyiksa batinnya. Setelah melahirkan, sang ayah akan langsung membawa anak itu pergi tanpa memberi sang ibu kesempatan untuk menatapnya. Lewat pernikahan kontrak ini, mereka ditakdirkan untuk saling melupakan dan menghilang selamanya.
Sampul Novel Terpikat oleh Cintanya yang Mendalam
9.4
Dijebak ibu tirinya, Natalia terpaksa menikahi Jasper yang kabarnya cacat dan buruk rupa. Sempat melarikan diri, Natalia justru jatuh cinta pada sosok Jasper yang menyamar sebagai pria biasa. Namun, kebahagiaan mereka terancam setelah ia mengetahui bahwa suaminya adalah miliarder sehat walafiat yang memalsukan kelumpuhan serta sisa usianya. Menghadapi kemarahan Natalia saat rahasia terbongkar, Jasper yang panik berlutut memohon demi bayi di kandungan istrinya.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan