APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel One Night With Mafia

One Night With Mafia

Satu malam tragis bersama Jack Harrison menghancurkan hidup Pretty Jolie sepenuhnya. Kehilangan kesucian membuatnya dicampakkan calon suami dan diusir paksa oleh keluarganya sendiri yang menanggung malu. Di tengah keputusasaan yang mendalam, Pretty merasa kehilangan harapan hidup dan berniat mengakhiri segalanya. Akankah Jack Harrison bersedia bertanggung jawab setelah menyadari penderitaan hebat yang dialami oleh korbannya tersebut?
Bab
Bagikan

Bab 3

"Tidak perlu! aku yang akan menjaganya di sini," jawab Jack yang duduk di tepi ranjang sambil menatap Pretty yang masih belum sadar.

"Baik, Bos," jawab Luiz dengan menurut dan kemudian ia pun keluar dari kamar itu.

Jack duduk di tepi ranjang dengan menatap Pretty sepanjang malam, rasa bersalah dan simpati terhadap gadis ini. Jack yang di kenal tidak mendekati wanita manapun kini merasa iba dan tidak tega dengan Pretty yang di jadikan korban pemerkosaannya.

"Selama hidupku tidak pernah berpikir untuk hidup bersama dengan seorang wanita. akan tetapi, mulai hari ini aku harus belajar untuk menerimanya di sisiku," batin Jack.

Keesokan harinya.

Jam dinding menunjukan pukul 07.00 pagi, Jack keluar dari kamar VIP.

"Luiz, kau berjaga di sini! aku ingin menyelesaikan urusanku dengan orang yang telah meracuniku semalam!" perintah Jack.

"Baik, Bos," jawab Luiz dengan menunduk.

Setelah setengah jam kemudian.

Jack tiba di sebuah Club yang ia datangi semalam, ia minum bersama dengan beberapa temannya, salah satu dari mereka telah mencampurkan obat perangsang ke minuman Jack.

"Bos, orangnya ada di dalam," ujar anggota Jack yang sedang berdiri di pintu ruangan karaoke.

BRUGH....BRUGH...BRUGH...BRUGH...BRUGH...

Pukulan demi pukulan di lakukan oleh dua anggota Jack yang sedang menghajar pria yang mencampurkan obat itu.

"Argghh!" jeritan pria itu yang di hajar habis-habisan.

Jack lalu melangkah masuk ke dalam ruangan karaoke dan menatap tajam ke arah temannya itu.

"Jack, ke-kenapa kau melakukan ini padaku?" tanya temannya yang sedang terkapar di lantai sambil menahan sakit pada tubuhnya.

"Kenapa? kau masih saja berani bertanya kenapa!" bentak Jack dengan kesal.

"Jack, apa yang sudah ku lakukan, sehingga kamu begitu marah padaku?"

"Alex, kita adalah teman lama, dan kau melakukan ini padaku, dan sekarang kau masih berpura-pura tidak berdosa!" bentak Jack dengan nada tinggi.

"Apa salahku?" tanya Alex.

"Kau mencampurkan obat ke dalam minumanku, apa kau merasa kau tidak bersalah?" jawab Jack dengan kesal.

"Jack, aku hanya ingin membantumu saja dan tidak berniat jahat," ucap Alex yang tergeletak tidak berdaya.

Jack melangkah menghampiri temannya itu dan menarik kerah bajunya.

"Membantuku, dengan cara seperti ini? apa kau tahu dengan cara busuk mu ini sudah melibatkan orang yang tidak berdosa, apa kau masih merasa kau tidak bersalah!" ketus Jack yang merasa emosi dan melayangkan pukulan ke wajah Alex.

BRUGH...

"Aargh!" jeritan Alex yang merasa kesakitan.

"Aku adalah Jack Harrison dan kau begitu berani mencampur obat ke minumanku!" bentak Jack yang sambil melayangkan pukulannya.

BRUGH...

"Aargh!" jerit Alex yang terkapar di lantai.

"Potong jarinya!" perintah Jack dengan tegas.

"Baik, Bos," jawab anggotanya dengan menurut.

Dua anggota Jack menarik Alex dan meletakan tangannya ke atas meja.

"Jack, jangan melakukan ini! aku mohon padamu!" teriak Alex yang merasa ketakutan.

"Walau kita adalah teman, kau tetap akan mendapatkan balasannya dariku," kata Jack dengan merasa kesal.

"Aku minta maaf padamu, Jack. aku bisa menganti rugi apapun. asal jangan memotong jariku, aku mohon padamu!" pinta Alex yang ketakutan hingga menangis.

Seorang anggota Jack menekan Alex ke meja, dan anggota yang lainnya mengeluarkan pisau belatinya.

Alex yang melihat pisau itu dirinya semakin ketakutan dan berusaha ingin meronta akan tetapi ia tidak berdaya.

"Lakukan!" perintah Jack yang kemudian melangkah keluar meninggalkan ruangan itu.

"Jangan melakukannya! aku mohon padamu!" tangisan Alex yang gemetaran di sekujur tubuhnya.

Anggota Jack lalu menancap pisaunya ke meja dekat telapak tangan Alex dan kemudian mereka langsung melakukan perintah bosnya.

Krek...

Potongan lima jari di lakukan sekaligus oleh anggota Jack.

"Arggh!" teriakan Alex yang kesakitan, karena jari-jarinya telah terpisah dari tangannya itu.

Setelah selesai melakukan perintah bosnya, mereka pun meninggalkan ruangan karaoke.

Alex hanya bisa menangis pasrah akibat balasan yang kejam dari temannya itu.

Rumah sakit tempat Pretty di rawat.

Pretty mulai membuka matanya dengan perlahan dan menatap langit-lagit kamarnya.

"Kenapa aku bisa ada di rumah sakit? apa yang sudah terjadi padaku?" gumam Pretty yang telah lupa sesaat kejadian yang menimpa dirinya.

"Hah...semalam aku di perkosa oleh seorang pria!" jerit Pretty yang bangkit dan langsung duduk di ranjangnya.

Karena mengingat semula kejadian itu, membuatnya merasa jijik pada tubuhnya dan juga trauma.

Ia kemudian turun dari ranjang dan melangkah keluar, saat ia membuka pintunya ia melihat Luiz sedang berdiri di luar.

"Nona, kenapa kau keluar? kau masih belum sembuh," tanya Luiz.

"Kalian adalah brengsek!" bentak Pretty yang histeris dan mendorong Liuz dengan sekuat tenaganya dan kemudian ia melarikan dirinya.

"Hei...jangan lari!" teriak Luiz yang mengejar langkah gadis itu.

Pretty mempercepatkan langkahnya agar bisa menjauh dari pria yang menculiknya itu, Pretty yang masih merasa sakit di bagian intinya, ia hanya bisa menahannya karena tidak ingin melihat pria yang telah menghancurkan hidupnya. berlari dan berlari sejauh mungkin sehingga membuatnya memilih menuruni anak tangga menuju ke lantai dasar.

"Sakit sekali!" keluhan Pretty yang melangkah pelan sambil menahan sakit.

Sementara Luiz telah kehilangan jejak Pretty, ia melihat ke sana ke mari akan tetapi tidak melihat keberadaan gadis itu, sehingga ia harus mencari ke setiap kamar pasien.

"Gawat, jika tidak mendapatkan dia, aku pasti akan di marahi bos," gumam Luiz.

Pretty yang melarikan diri akhirnya sampai juga ke lantai dasar, ia langsung berjalan menuju ke pintu besar.

Saat sudah berada di luar dia berusaha untuk bertahan dan tetap berjalan meninggalkan rumah sakit.

"Bagaimana dengan kehidupan seterusnya? David pasti tidak akan mau menikahiku lagi, papa dan mama pasti akan marah besar padaku, hidupku hancur dalam satu malam oleh seorang pria yang aku tidak tahu bagaimana dengan parasnya, kenapa semua ini harus terjadi padaku, selama ini papa dan mamaku tidak menyayangiku, dan ingin aku menikah dengan David karena bisnis keluarga, aku mengira dengan begini hidupku akan lebih baik, tapi sekarang tidak mungkin lagi, aku tidak bisa lagi berhadapan dengan mereka!" batin Pretty.

Setelah berjalan cukup jauh Pretty menghentikan langkahnya, karena merasa sakit pada bagian intinya yang baru di jahit, ia duduk di taman yang luas dan terdapat banyak pengunjung yang lalu lalang di sana.

"Bagaimana aku bisa pulang dalam kondisi seperti ini? aku juga tidak bisa berbohong, jika aku menutupinya suatu saat jika di ketahui oleh David dia pasti akan marah besar," gumam Pretty.

Di siang itu Pretty hanya duduk sambil menangis dengan perasaannya yang hancur berkeping-keping, ia menangis selama berjam-jam lamanya tanpa berhenti, kejadian yang menimpanya telah menjadi mimpi buruk bagi dirinya.

Di sisi lain Jack yang kembali ke rumah sakit mendapati jika calon istrinya telah menghilang membuatnya lagi-lagi marah besar pada Luiz.

"Hanya menjaga seorang gadis saja kau tidak mampu!" bentak Jack dengan kesal dan melayangkan pukulan ke wajah anak buahnya itu.

PLAK...

"Maaf, Bos," ucap Luiz dengan menunduk.

"Apa yang ku perintahkan kau tidak pernah bekerja dengan benar!" ketus Jack.

"Daniel, utuskan semua anggota kita mencari gadis itu sampai dapat!" perintah Jack dengan tegas.

"Baik, Bos," jawab Daniel.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel 66 Kali, Aku Tak Lagi Mencintaimu
8.8
Setelah enam puluh enam kali melamar, Vincent akhirnya berhasil meluluhkan hati pasangannya di upaya ke-67. Di awal pernikahan mereka, sang istri menyiapkan enam puluh enam kartu maaf yang bisa digunakan Vincent setiap kali ia berbuat salah. Namun selama enam tahun berumah tangga, Vincent terus-menerus memicu kemarahan istrinya demi membela teman masa kecilnya, hingga kartu-kartu itu perlahan habis dihapus. Saat kartu ke-64 digunakan, Vincent baru menyadari ada perubahan dingin yang tidak biasa.
Sampul Novel Cinta yang Dipaksakan Berakhir Tragis
9.0
Sejak kecil, Wira dan Raisa tidak pernah akur. Namun, perjodohan keluarga memaksa mereka bersatu. Wira bersumpah menolak menikahi Raisa, sementara Raisa justru menantangnya. Pada hari pernikahan, Wira sengaja melepaskan puluhan ayam untuk mempermalukan Raisa, tetapi Raisa menghadapinya dengan tenang hingga membuat Wira memperingatkannya tentang penyesalan. Tiga tahun membina rumah tangga, Raisa akhirnya memahami arti peringatan itu setelah memergoki perselingkuhan Wira yang ke-99 kalinya.
Sampul Novel Give Me Your Heart
9.1
Demi memperjuangkan cinta, Andrea Keyne Halim nekat merebut paksa pria impian dari sahabatnya sendiri. Namun setelah berhasil menikah, ia justru harus menelan pil pahit. Sang suami memperlakukannya dengan sangat dingin, mengabaikan kehadirannya, dan enggan menyentuhnya. Di tengah kesedihan yang mendalam, Andrea menyadari bahwa ia menginginkan hati suaminya, bukan sekadar status pernikahan. Sanggupkah Andrea bertahan menghadapi sikap membeku ini, ataukah ia akan memilih menyerah dan pergi?
Sampul Novel Istri Yang Tersiksa
8.7
Tiga tahun lamanya Rania Alvi menanggung kepedihan dalam pernikahan dingin dengan pengusaha kaya, Rizky Wira. Berstatus sebagai istri kedua, hidupnya kian terasing akibat bayang-bayang Inez, sang mantan istri. Ketika divonis mengidap kanker stadium dua, kondisi fisik dan mental Rania runtuh hingga ia nekat menggugat cerai. Namun, Rizky menolak keras dan bersumpah tak akan melepaskannya. Kini, Rania terperangkap dalam obsesi sang suami, bergelut dengan rasa sakit tanpa celah untuk bebas.
Sampul Novel Sangkar Emas Pernikahan
9.4
Kehidupan Kayla yang menawan terasa hampa dan terkekang. Meski bersuamikan Bryan, seorang pria kaya dan terpandang, sifat pelit sang suami justru menyiksa batinnya. Di tengah perjuangan untuk melepaskan diri dari pernikahan yang menyengsarakan tersebut, takdir mempertemukannya dengan Kenan. Pemuda tampan dan bergelimang harta ini jatuh hati serta sangat memuja Kayla, membawa secercah harapan baru bagi kebebasannya dari sangkar emas tersebut.
Sampul Novel TAWANAN CEO DINGIN
8.7
Demi bertahan hidup, aku melakoni peran ganda sebagai pelajar dan pacar sewaan. Takdir mempertemukanku dengan Claude, klien pertama yang seketika mengubah segalanya. Pengusaha kaya raya itu mendadak terobsesi padaku, bahkan melarangku menerima pelanggan lain. Kini, aku terperangkap dalam cengkeraman sang CEO dingin yang enggan melepaskan tawanannya. Mampukah aku meloloskan diri dari jerat obsesi menyesakkan ini? Ikuti kisah perjuanganku bebas dari sang tuan muda.