APKDock Logo
Sampul Novel Cinta yang Dipaksakan Berakhir Tragis

Cinta yang Dipaksakan Berakhir Tragis

9.0 / 10.0
Sejak kecil, Wira dan Raisa tidak pernah akur. Namun, perjodohan keluarga memaksa mereka bersatu. Wira bersumpah menolak menikahi Raisa, sementara Raisa justru menantangnya. Pada hari pernikahan, Wira sengaja melepaskan puluhan ayam untuk mempermalukan Raisa, tetapi Raisa menghadapinya dengan tenang hingga membuat Wira memperingatkannya tentang penyesalan. Tiga tahun membina rumah tangga, Raisa akhirnya memahami arti peringatan itu setelah memergoki perselingkuhan Wira yang ke-99 kalinya.

Cinta yang Dipaksakan Berakhir Tragis Bab 1

Wira dan Raisa tidak pernah akur sejak kecil. Pada tahun itu, di kalangan mereka hanya tersisa mereka berdua yang cocok untuk dijodohkan.

Wira berkata dengan tegas, "Sekalipun mati, aku nggak akan menikahi Raisa."

Namun, Raisa malah menunjukkan ketertarikan. "Kalau begitu, aku pasti akan menikah denganmu. Cepat mati sana."

Di hari pernikahan, Wira melepaskan puluhan ekor ayam di lokasi acara sebagai bentuk penghinaan. Tanpa ekspresi, Raisa mengambil seekor ayam dan memanggilnya sebagai suaminya.

Seketika, Wira kehilangan keinginan untuk mempermalukannya. Dia menatap Raisa yang bersikeras menikah dengannya sambil mencibir. "Kamu pasti bakal nyesal."

Tiga tahun pernikahan, untuk ke-99 kalinya, Raisa memergoki Wira berselingkuh di ranjang. Barulah saat itu, dia benar-benar mengerti apa yang dimaksud Wira dulu dengan "penyesalan".

Setelah menempuh penerbangan semalaman, wajah Raisa tampak pucat saat memandangi pakaian yang berserakan di lantai. Bau menyengat di udara membuat perutnya terasa mual dan bergejolak.

Wira duduk di ranjang tanpa mengenakan atasan, sementara perempuan di pelukannya masih mengenakan piama sutra milik Raisa.

Tangan besarnya terus menjelajahi tubuh wanita itu. Senyuman di ujung matanya semakin sinis.

Wira mengangkat alis, tersenyum licik kepada orang yang datang memergokinya berselingkuh. "Gimana? Piama ini lebih cocok buat dia, 'kan? Raisa, kalau aku nggak salah hitung, ini sudah yang ke-99 kalinya ya? Kamu masih belum mau cerai?"

Dengan gerakan kaku, Raisa memijat perutnya yang terasa nyeri. Untuk pertama kalinya, dia tidak membalas ejekan Wira dengan kemarahan. "Pakai bajumu. Kita bicara di luar."

Wira tertawa sinis melihat punggungnya. "Mau bicara apa? Sudah nggak ada yang perlu dibicarakan lagi di antara kita."

Raisa berhenti, tetapi tidak menoleh ke belakang. "Soal cerai."

Wira tampak agak kaget, mulutnya sedikit terbuka.

"Baguslah! Akhirnya impianmu akan terwujud!" seru wanita di pelukan Wira.

Baru lima menit Raisa duduk di ruang kerja, Wira sudah muncul dengan pakaian lengkap dan membuka pintu. Terlihat jelas, dia sangat antusias untuk segera bercerai.

"Raisa, kamu nggak lagi bercanda, 'kan?" Tatapan meremehkan di mata Wira tidak luput dari perhatian Raisa.

Dia tidak menjawab, hanya mendorong dokumen perjanjian cerai di atas meja ke arahnya. "Lihat dulu. Kalau nggak ada masalah, langsung tanda tangan saja."

Wira mengambil dokumen itu dengan curiga, matanya tampak ragu. Dia benar-benar tidak percaya Raisa akan menceraikannya.

Keluarga Raisa sekarang sudah tak berjaya seperti dulu. Dia yakin Raisa pasti akan terus bergantung padanya, bahkan mungkin mengisap semua yang dia miliki.

Namun, setelah membaca isi perjanjian, Wira benar-benar terdiam. Raisa bukan hanya tidak meminta apa pun darinya, bahkan secara sukarela meninggalkan rumah yang mereka tempati bersama selama menikah.

Dahi Wira berkerut. "Kamu serius? Jangan-jangan hari ini bilang cerai, tapi besok kamu buat onar di rumah lama?"

Raisa tetap tenang. "Aku serius. Aku nggak akan ribut. Kamu tenang saja."

Wira tidak ragu lagi. Dengan cepat, dia menandatangani dokumen itu. Begitu selesai, senyuman tipis muncul di bibirnya. Beban di hatinya terasa terangkat.

"Karena sudah ditandatangani, kita ke pengadilan negeri buat urus prosedur sekarang juga. Masa tenang ada 30 hari. Aku nggak mau buang waktu sehari pun," ujar Wira.

"Sekarang?" Alis Raisa berkerut.

"Heh, aku sudah duga. Jangan-jangan kamu mau tarik omonganmu lagi?"

Perut Raisa kembali terasa nyeri, tetapi melihat ekspresi Wira yang penuh ejekan ....

"Ya sudah, ayo." Tanpa menunda, Raisa pergi mengurus prosedur perceraian bersama Wira.

Saat memberikan selembar formulir kepada mereka, petugas berkata, "Kalau dalam tiga puluh hari berubah pikiran ...."

"Mana mungkin berubah pikiran?" Wira meletakkan pena di atas meja. Senyuman di wajahnya semakin lebar.

Raisa keluar belakangan, tetapi melihat mobil Wira masih terparkir di sana. Pria itu memencet klakson saat melihatnya.

Jendela mobil terbuka sebagian. Wira melepaskan kacamata hitamnya, mulai mengejek dengan santai, "Bagaimanapun, kita ini pernah tidur seranjang. Nggak usah takut nggak laku. Menurutku, cowok ini lumayan."

Wira menyodorkan kartu nama padanya, sengaja ingin mempermalukannya. Yang tak dia duga, Raisa menerima kartu itu. "Oke, akan kupertimbangkan."

Setelah itu, dia berbalik dan pergi dengan tenang, meninggalkan Wira yang mematung di tempat.

Yang Wira tidak tahu adalah 30 hari itu bukan hanya hitungan masa tenang perceraian, tetapi juga hitungan mundur menuju akhir hidup Raisa.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Cinta yang Dipaksakan Berakhir Tragis

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Brondong Toxic
9.1
Pasca bercerai dari Pras, Arum yang berstatus janda tanpa anak memilih berpacaran diam-diam dengan pria yang lebih muda bernama Viki. Langkah ini ia ambil demi mencegah isu miring di tempat kerjanya yang menuding kekasih barunya itu sebagai dalang keretakan rumah tangganya dahulu. Sialnya, hubungan rahasia tersebut justru berjalan toksik. Di balik sosoknya, Viki rupanya sangat boros, emosional, tega bermain fisik, bahkan berkhianat dua kali. Mampukah Arum lepas dari jerat asmara buruk ini?
Sampul Novel CEO Iblis Azhar
9.3
Citra didera pergolakan batin yang hebat. Di satu sisi, ia membenci kekejaman Azhar, namun di sisi lain, ketakutan kehilangan pria itu merayap saat rasa cinta mulai bersemi. Azhar sendiri awalnya hanya berniat memperbudak Citra demi memuaskan hasratnya. Namun lambat laun, naluri untuk melindungi wanita itu justru menguasai dirinya. Hubungan yang sarat akan luka ini pun berkembang menjadi ikatan rumit, membuktikan hadirnya rasa yang tepat di waktu yang salah.
Sampul Novel Kalung Pengkhianatan, Selma Pemenangnya
9.0
Delapan tahun pengabdianku sia-sia karena Zaki selalu mengutamakan Selma, adik angkatnya, hingga rencana pernikahan kami batal dua belas kali. Puncaknya, dia meninggalkanku di altar, dan Selma memakai kalung cinta kami. Aku pun pergi ke Bali untuk bangkit dan sukses menjadi arsitek. Kini, saat aku telah berhasil, Zaki kembali muncul dalam hidupku. Namun, dia datang bukan sebagai kekasih, melainkan pelamar kerja di perusahaan yang kupimpin.
Sampul Novel Pak Jihan Jangan Galau Lagi, Nona Wina Sudah Menikah
8.2
Lima tahun menjadi kekasih rahasia Jihan Lionel membuat Wina Septa percaya kepatuhannya bisa meluluhkan hati pria itu. Namun, harapan itu pupus saat Jihan mencampakkannya. Tanpa tuntutan materi, Wina yang lembut memilih mundur secara damai. Keadaan berubah drastis ketika Wina memutuskan menikah dengan pria lain. Jihan yang tidak rela tiba-tiba muncul kembali dan bertindak nekat, membuat Wina dilingkupi kebingungan mendalam.
Sampul Novel Setelah Mati Pun Aku Masih Nomor Dua
8.8
Tiga tahun berlalu sejak kematian Candy Wongso, suaminya datang mencari demi donor sel hematopoietik kekasih masa kecilnya yang kembali menderita leukemia. Namun, ia hanya menemukan rumah yang kosong. Meski tetangga menjelaskan Candy telah wafat setelah dipaksa mendonorkan sumsum tulang saat sakit, sang suami menolak percaya. Mengira ini taktik bohong, ia mengancam menghentikan biaya medis anak haram Candy jika sang istri tak muncul dalam tiga hari, abai bahwa sang anak pun telah lama mati kelaparan.
Sampul Novel Suami yang Tidak Layak Kembali
7.9
Demi memantaskan diri, seorang pria tega pergi meninggalkan sang istri lima tahun lalu. Di perantauan, ia berjuang keras tanpa lelah setiap hari untuk mengubah nasib. Kini, ia telah pulang sebagai sosok yang kuat dan terhormat, siap membangun kembali rumah tangganya yang sempat terhenti. Namun, kepulangannya justru disambut sebuah kenyataan mengejutkan. Pria ini baru menyadari bahwa ia ternyata memiliki seorang anak perempuan yang selama ini tidak pernah ia ketahui keberadaannya.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan