APKDock Logo
Sampul Novel Nikah Siri : Cinta Dibalik Bayang-Bayang

Nikah Siri : Cinta Dibalik Bayang-Bayang

8.6 / 10.0
Kehancuran menerpa hidupku ketika perselingkuhan Dimas terbongkar. Suamiku rupanya telah menikah siri secara rahasia dengan Nadia, sahabat dekatku. Komitmen pernikahan kami kini hancur lebur, memaksaku memilih antara mempertahankan rumah tangga atau menyelamatkan harga diri. Penyelidikan yang kulakukan justru mengungkap berbagai kenyataan pahit yang kian melukai perasaan. Di persimpangan jalan ini, aku harus menentukan sikap: bertahan demi cinta yang dikhianati atau pergi untuk memulihkan diri.

Nikah Siri : Cinta Dibalik Bayang-Bayang Bab 1

Pagi itu, langit tampak mendung, seperti mencerminkan perasaanku. Di ruang tamu yang sunyi, hanya ada suara detak jam dinding yang terdengar begitu keras. Cangkir kopi yang telah lama kupandang, kini sudah hampir dingin, tak ada satu pun yang bisa menghangatkannya. Aku duduk di sofa dengan tubuh kaku, pikiran berputar-putar, terjebak dalam kebingunganku. Dimas, suamiku, sudah hampir 24 jam tak pulang, dan meskipun aku sudah mencoba menghubunginya berkali-kali, teleponnya tidak pernah dijawab. Ada yang aneh. Sesuatu yang tidak beres. Aku bisa merasakannya.

Ponselku bergetar tiba-tiba, dan jantungku berdegup cepat. Nama Dimas muncul di layar. Tanpa berpikir panjang, aku langsung mengangkatnya. "Dimas?" suaraku bergetar, harapanku semakin tinggi. "Kenapa kamu belum pulang? Kamu di mana?"

Di ujung sana, ada keheningan sejenak, seperti Dimas tengah berusaha mencari kata-kata. "Rina, kita perlu bicara," jawabnya, suaranya terdengar tegang, berbeda dari biasanya. Ada sesuatu yang tidak beres dengan cara dia berbicara. Semakin aku mendengar suaranya, semakin aku merasa cemas.

"Ada apa, Dim? Kamu kenapa?" tanyaku, berusaha menahan kepanikan yang mulai menguasai diri.

"Dengar, aku-" Suaranya terputus, dan aku bisa mendengar bisikan lain di latar belakang, suara lembut yang terasa asing. "Aku akan pulang sebentar lagi. Ada yang harus aku jelaskan."

Dengan perasaan tidak menentu, aku menunggu kedatangannya di ruang tamu. Setiap detik terasa begitu lama, sementara pikiran buruk semakin membebani otakku. Aku tidak tahu mengapa, tapi hatiku sudah bisa merasakan bahwa ada sesuatu yang sangat salah. Dimas kembali terlambat pulang, dan nada bicara serta sikapnya semakin berbeda. Aku harus tahu apa yang sebenarnya terjadi.

Tak lama kemudian, aku mendengar suara pintu depan terbuka. Dimas muncul di ambang pintu, namun ada sesuatu yang terasa aneh. Ada ketegangan yang jelas di wajahnya, dan di sampingnya, berdiri Nadia-sahabatku, yang sejak awal sudah kuanggap sebagai teman dekat, seperti saudara. Matanya tak berani menatapku, dan tubuhnya tampak kaku, seolah terperangkap dalam kebisuan yang tak bisa diungkapkan.

Aku berdiri dari sofa, terkejut melihat mereka berdua berdiri bersama di sana. "Kalian berdua..." aku hampir tak bisa mengucapkan kata-kata itu, merasa cemas dan bingung. "Ada apa ini, Dimas?"

Dimas melangkah maju, wajahnya tampak serius dan penuh penyesalan. "Rina," katanya dengan suara pelan. "Kita harus bicara. Ini bukan hal yang mudah untuk dijelaskan."

Aku merasa jantungku berpacu semakin cepat, tetapi aku mencoba untuk tetap tenang. "Bicara tentang apa?" jawabku, mencoba menyembunyikan ketakutanku di balik suaraku yang tegas. "Kenapa kamu membawa Nadia ke sini? Apa yang sedang terjadi?"

Nadia menundukkan kepala, tak sanggup bertemu mataku. "Rina," suara Nadia mulai terdengar pelan, "aku tahu ini sangat sulit, tapi... aku dan Dimas-kami sudah menikah."

Kalimat itu menghempasku bagaikan badai besar yang mengguncang seluruh tubuhku. Aku merasa dunia tiba-tiba berhenti berputar. "Apa?" aku bergumam, hampir tak percaya dengan apa yang baru saja kudengar. "Apa maksudmu menikah? Kalian... kalian berdua?"

Dimas menggigit bibir bawahnya, tampak kesulitan untuk melanjutkan kalimatnya. "Kami menikah, Rina," katanya dengan suara serak. "Secara siri. Kami sudah melakukannya beberapa waktu lalu."

Perasaan campur aduk muncul begitu saja-marah, kecewa, dan tidak percaya. "Kamu... kamu menikah diam-diam dengan sahabatku, Dimas?" Aku merasa tubuhku mulai bergetar, dan mulutku terasa kering. "Bagaimana bisa kamu lakukan ini, setelah semua yang kita bangun bersama?"

Dimas menunduk, seakan tak sanggup menatapku. "Rina, ini... ini bukan apa yang kamu pikirkan. Semua ini... aku terjebak," katanya, suaranya penuh penyesalan. "Aku tak tahu harus bagaimana, tapi yang jelas, ini bukan keputusan yang mudah. Aku masih mencintaimu, Rina. Tapi Nadia... dia hamil, dan kami memutuskan untuk menikah secara siri."

Setiap kata yang keluar dari mulut Dimas terasa seperti sembilu yang menusuk langsung ke hatiku. "Jadi, ini semua demi anak?" ujarku dengan nada kecewa. "Kamu memilih dia, Dimas, memilih untuk menikah diam-diam dengan sahabatku, dan aku harus menerima kenyataan ini?"

Nadia akhirnya mengangkat kepalanya, matanya basah, dan suara yang keluar dari bibirnya terkesan hampir tidak terdengar. "Rina, aku tahu ini salah. Tapi aku-kami tak bisa mengubah apa yang sudah terjadi. Aku... aku mencintai Dimas, dan dia juga merasa hal yang sama."

Aku menatap mereka berdua, hatiku seakan terbelah. "Jadi selama ini, aku hanya dianggap sebagai pelengkap, bukan?" tanyaku, suaraku bergetar karena menahan emosi yang meluap-luap. "Kalian berdua sudah merencanakan ini, tanpa memberiku kesempatan untuk tahu. Apa yang aku lakukan salah? Apa cinta kita tidak cukup, Dimas?"

Dimas membuka mulutnya, mencoba mencari kata-kata yang bisa menjelaskan semuanya, tapi aku tak bisa lagi mendengarnya. Aku merasa perasaan itu sudah menghilang. Aku tak tahu harus bagaimana lagi. "Aku tidak tahu apa yang harus aku katakan lagi," jawab Dimas dengan suara lemah, hampir tidak terdengar.

"Jangan katakan apa-apa lagi, Dimas," ujarku tajam. "Aku... aku tidak bisa terus seperti ini. Aku butuh waktu. Waktu untuk memikirkan semua ini."

Tanpa menunggu jawaban, aku berbalik dan berjalan meninggalkan mereka berdua. Setiap langkahku terasa berat, seolah bebannya semakin menekan dada. Aku menutup pintu kamar dan merosot ke lantai, terisak. Aku tak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya, tapi aku tahu satu hal-hidupku tak akan pernah sama lagi.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Nikah Siri : Cinta Dibalik Bayang-Bayang

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Cintaku Direbut Sahabatku Sendiri
9.6
Kehidupan Lara runtuh seketika setelah suaminya, Darren, tega berkhianat dengan Maya, sahabat karibnya sendiri. Hubungan pernikahan mereka pun kandas secara tragis tatkala Darren mendesak perceraian demi bersama selingkuhannya. Kemalangan Lara kian mendalam saat sebuah kecelakaan fatal merenggut calon bayi dalam kandungannya. Kendati berupaya bangkit dan membuka hati untuk lembaran baru, ujian hidup terus datang mendera. Sanggupkah Lara meraih kebahagiaan sejati setelah kehilangan segalanya?
Sampul Novel Dokter Cantik Mantan Istriku (Penyesalanku)
9.1
Pertemuan kembali dengan Uma setelah lima tahun berpisah memicu penyesalan besar dalam diriku. Mantan istriku kini telah sukses sebagai dokter kandungan sekaligus direktur di sebuah rumah sakit swasta. Menyaksikan keberhasilan dirinya dan melihat anak kami tumbuh membuatku didera rasa bersalah yang teramat dalam. Kini, aku dirundung kebimbangan besar, mempertanyakan apakah masih ada kesempatan untuk memperbaiki segalanya dan menyatukan kembali keluarga kami.
Sampul Novel Godaan Sang Mantan Istri
9.7
Rumah tangga Altair Nanggala dan Zoe Zivana yang tampak harmonis sebenarnya terasa hambar karena dibangun terpaksa demi keturunan. Keadaan kian rumit saat mantan istri yang dicintai Altair, Naura Zoffany, kembali hadir. Dahulu mereka berpisah karena Naura dituduh mandul, padahal ia menyembunyikan kehamilannya demi melindungi sang bayi dari mertua. Kini, kembalinya Naura menguji komitmen Altair pada Zoe yang rapuh.
Sampul Novel Menantu Yang Tak Diinginkan
8.3
Pernikahan Anara Alfhatunnisa Zayba dengan seorang pria mapan berujung pilu saat sang suami mengabaikannya di malam pertama demi pekerjaan. Alih-alih bahagia, Anara justru terjebak dalam siksaan batin akibat ibu mertua yang cerewet dan ipar yang egois. Keadaan kian memburuk saat suaminya diduga berselingkuh. Muak dengan segala tekanan dan perlakuan buruk keluarga barunya, Anara kini bertekad bulat untuk bangkit dan mengubah jalan hidupnya.
Sampul Novel Menghidupkan Kembali Cinta yang Hilang
8.8
Cinta tulus Regina pada Malvin berbalas kepedihan. Di tahun kedua pernikahan, saat tengah mengandung, Malvin justru meminta cerai demi cinta pertamanya. Regina bahkan diabaikan saat bersimbah darah akibat kecelakaan tragis. Setelah berhasil bangkit dari kematian dan meraih kesuksesan, Regina siap memulai hidup baru dengan pria lain. Namun, melihat kebahagiaan itu, Malvin didera cemburu hingga nekat mengacaukan pernikahan Regina dan memohonnya kembali di altar.
Sampul Novel The Marriage
9.1
Demi memegang teguh wasiat orang tua dan melindungi warisan melimpah dari keluarga Rotschild, Aoi yang tomboi terpaksa menikahi Makoto. Sosok suami pilihan ini adalah pria berdarah Jepang yang terkenal sangat dingin sekaligus pelit. Menghadapi perbedaan karakter yang begitu kontras, mampukah rasa cinta tumbuh di hati mereka? Akankah rasa benci Aoi perlahan sirna, atau justru pesona Makoto yang sanggup melunakkan kerasnya hati sang istri?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan