APKDock Logo
Sampul Novel Gairah Terpendam Suami Kontrak

Gairah Terpendam Suami Kontrak

8.4 / 10.0
Kavita rela menikahi bosnya, Ezra, secara kontrak selama setahun demi melunasi utang Deryl, suaminya. Namun, pengorbanan itu sia-sia setelah Deryl diam-diam berkhianat dan menikahi Yura. Kecewa, Kavita memperpanjang masa kontrak dengan Ezra untuk menghancurkan Deryl dan merebut seluruh kekayaannya. Saat misi balas dendamnya sukses dan masa perjanjian habis, Ezra justru enggan melepaskan Kavita dari dekapannya.

Gairah Terpendam Suami Kontrak Bab 1

“Kontrak ini akan segera berakhir.”

Kavita menoleh ketika suara seorang pria mencapai kedua telinganya. “Segera siapkan surat pemutusan kontrak ini untuk memperjelas status kita.”

Kavita lekas berdiri dari duduknya dan mengangguk hormat kepada sang atasan, Ezra.

“Saya akan segera menyiapkannya, Pak. Perkiraan satu minggu sebelum kontrak itu berakhir, surat pemutusannya sudah ada di meja kerja Anda.”

“Bagus, jangan lupa sertakan biaya-biaya yang belum selesai ... Saya tidak mau ada sedikitpun yang ketinggalan setelah kontrak ini berakhir.”

“Baik, Pak.”

Ezra meraih dasinya karena dia harus segera berangkat ke kantor, Kavita dengan sigap membantunya supaya lebih cepat dan rapi.

Sebagai sentuhan terakhir, Kavita memakaikan jas hitam legam kepada Ezra dan mengantarkan pria itu ke mobilnya yang sudah menunggu.

Setelah sang bos berangkat ke kantor, Kavita kembali ke dalam rumah dan masuk ke kamar Ezra untuk bersih-bersih.

Sudah hampir satu tahun ini dia terikat kontrak dengan atasannya di kantor demi membantu mencicil utang suaminya yang menggunung dan seakan tidak ada habis-habisnya.

Kalau bukan karena rasa baktinya yang tinggi sekaligus untuk mempertahankan bisnis toko kecil-kecilan yang baru dirintis, Kavita tidak akan mau mengambil jalan pintas seperti ini dengan menawarkan sebuah kontrak kepada bosnya yang dingin dan cuek.

“Selesai, kamar Pak Ezra sudah rapi ... baju-baju kotor juga sudah aku taruh di tempat cuci ...” Kavita menyeka keningnya yang berkeringat sembari memandang ke setiap sudut di kamar Ezra, termasuk ke arah ranjang berukuran besar yang sudah dia pasang seprai dan juga sarung bantal baru.

Setelah semua pekerjaan rumah selesai, Kavita bergegas pergi ke kamar lain untuk mandi dan bersiap-siap karena dia sudah minta izin kepada Ezra untuk tidak masuk kantor hari ini.

Kavita merindukan rumahnya sendiri, juga suami yang pasti juga merasakan hal yang sama.

“Kapan kontrak kamu selesai, Sayang? Meskipun uangnya banyak, tapi tetap saja aku merasa hampa dan kosong karena kamu tidak ada di sampingku ...” Itulah yang suami Kavita katakan saat berbincang di telepon terakhir kalinya.

“Aku akan segera pulang, aku janji. Titip toko dan juga rumah kita, kamu jaga baik-baik ....”

“Tentu saja, Sayang.”

Kavita menyeka matanya setelah mengenang percakapan itu dengan penuh haru.

Selesai mandi, dia bersolek lebih lama supaya membuat suaminya berseri-seri saat menyambut kedatangannya.

Kavita sengaja tidak memberi tahu kalau dia akan datang ke rumah hari itu juga, sehingga bayangan kalau suaminya merasa gembira sudah menari-nari di dalam pikiran Kavita.

Beberapa saat kemudian, Kavita berjalan santai menuju blok perumahan setelah menempuh perjalanan kira-kira setengah jam menggunakan taksi. Dua buah paperbag terjinjing rapat di masing-masing tangannya sebagai oleh-oleh.

“Vita, kamu kok ke sini?” Ibu mertua muncul ketika Kavita melangkah masuk ke dalam rumah. “Kamu pasti capek, ibu buatkan minum dulu ya? Jangan ke mana-mana!”

Kavita meletakkan paperbag itu dan menggeleng. “Tidak usah repot-repot, Bu ....”

“Tidak repot kok, tunggu ya?”

“Tapi, Bu ...” Kavita menghentikan ucapannya karena ibu mertua sudah keburu menghilang ke arah dapur.

Senang dengan sambutan sederhana dari sang mertua, Kavita melanjutkan langkahnya menuju kamar utama.

Kamar yang dulunya dia dan suami tempati untuk berbagi canda tawa, juga rasa cinta penuh gelora yang berapi-api ....

“Deryl pasti terkejut,” pikir Kavita seraya menaiki tangga.

Dilihatnya pintu kamar utama sedikit terbuka, tanpa ragu Kavita mendorong pintu itu hingga terbuka dan ....

Betapa terkejutnya Kavita ketika dia disuguhkan pemandangan yang tersaji di hadapannya.

Deryl sedang bergelut dengan selimut yang menggembung, tampak begitu berenergi hingga tidak memperhatikan keadaan sekelilingnya.

“Aduh, Ryl ....”

“Ini sudah pelan!”

Kavita tidak membutuhkan waktu lama lagi untuk menerka-nerka apa yang sedang terjadi di kamarnya. Dia tarik selimut itu dengan kencang hingga memperlihatkan Deryl yang sedang menyatu erat dengan seorang perempuan tanpa dibatasi sehelai benang pun.

“Vita! Ka—kamu sudah pulang?” cicit Deryl pucat pasi, ekspresi wajahnya terlihat kaget sementara di sisi lain dia masih ingin menuntaskan geloranya yang belum mencapai puncak.

“Kenapa berhenti, lanjutkan saja.” Kavita menjatuhkan selimut itu kemudian menginjaknya tanpa ampun, dia hujamkan tatapan tajamnya ke arah perempuan yang sedang menunggu pergumulan dengan Deryl dilanjutkan.

Wajah keduanya yang bermandikan peluh membuat Kavita ingin meledakkan mereka hingga menjadi kepingan-kepingan kecil sel hingga tak lagi dikenali.

“Aku akan jelaskan, Vit ... Ah, tapi tunggu—sedikit lagi ....”

Tidak tahu malu, Deryl melanjutkan pergumulan itu lagi dan Kavita tidak ingin kedua matanya ternodai lebih dari ini.

Beberapa saat kemudian setelah peristiwa menjijikan itu terjadi, Kavita dan Deryl berkumpul di ruang keluarga termasuk perempuan yang tadi menjadi pasangan gelutnya.

“Apa penjelasan kamu soal ini?” tanya Kavita dengan nada sedingin es. “Tega sekali kamu selingkuh di saat aku bantu perekonomian kamu di luar sana.”

“Aku tidak selingkuh, Vit. Aku akan menjelaskan siapa Yura sama kamu,” jawab Deryl dengan rambut berantakan dan wajah serius.

Kavita melirik perempuan yang menjadi biang kerok dalam rumah tangganya dengan Deryl.

“Tidak selingkuh, ya? Kamu kira mataku buta?”

“Vita, jangan kasar!”

“Terus ini apa namanya, kamu menampung perempuan lain dan bahkan tidur sama dia! Seperti itu kamu bilang kalau kamu tidak selingkuh?” tukas Kavita.

“Aku tidak selingkuh, Yura ini adalah istriku.” Deryl menegaskan.

Blaaar!

Bak tersambar petir di siang bolong, Kavita terbelalak ketika mendengar pengakuan jujur dari mulut Deryl.

“Kamu ... kamu tega, ya? Aku di luar sana kerja keras, banting tulang buat bantu kamu mencicil utang itu, tapi kamu malah membalasnya dengan pengkhianatan!”

“Aku tidak berkhianat, Vit! Aku menikahi Yura, jadi posisi dia sama seperti kamu.” Deryl memberi pengertian. “Jadi jangan anggap aku berkhianat, selingkuh, atau hal buruk lainnya ....”

“Kenapa kamu tidak minta izin dulu sama aku?” tanya Kavita dengan menahan keperihan hati yang sangat dalam. “Seharusnya kamu izin dulu.”

Deryl terdiam sebentar, lebih-lebih Yura yang tidak ingin bicara jika tidak diminta.

“Kamu harus tahu, bahwa pria tidak membutuhkan izin istrinya jika dia mau menikah lagi ....”

“Apa kamu bilang?” potong Kavita sengit.

“Itu kenyataan, Vit! Selama ada uang, kamu dan Yura tidak perlu takut hidup kekurangan. Aku juga akan berlaku adil pada kalian berdua, termasuk urusan ranjang.”

Cih, dengus Kavita dalam hati. Masalahnya uang yang kamu gunakan untuk hidup itu hampir semuanya adalah uangku!

“Setidaknya kamu bisa kan bicara dulu sama aku?” tukas Kavita. “Kalau aku tahu kamu bakal menikah lagi, aku tidak akan pernah mau berkorban sampai sebegini besarnya.”

Deryl mengusap wajahnya, kemudian menatap Kavita lurus-lurus.

“Aku tahu kamu akan mengungkit hal itu lagi, makanya aku sengaja tidak minta izin kamu untuk menikahi Yura.” Deryl membenarkan.

Bersambung—

Lanjut Membaca

Daftar Isi Gairah Terpendam Suami Kontrak

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Ditinggalkan Karena Tak Punya Gelar
7.8
Dicampakkan oleh pacarnya yang ambisius demi lelaki bergelar spesialis, Rayhan yang hanya dokter umum mencoba mengobati patah hatinya lewat hubungan virtual dengan El, perempuan misterius. Siapa sangka, sosok yang selama ini menjadi tempatnya berkeluh kesah adalah Dr. Elvira Maheswari, Direktur Utama berdarah dingin di tempat kerjanya sendiri. Kenyataan ini pun menyeret Rayhan ke dalam pusaran asmara dan profesionalisme yang sangat membingungkan.
Sampul Novel Gairah Liar Istri Kecilku
8.5
Nasib buruk menimpa Maia Vandini saat kencan butanya berubah menjadi jebakan berbahaya. Lulusan SMA ini diberi obat bius oleh teman kencannya, namun ia berhasil kabur demi menyelamatkan diri. Di tengah kondisi kritis dan kesadaran yang kian menipis, Maia bertemu seorang CEO asing. Demi bertahan, ia memohon pertolongan hingga memicu malam yang penuh gairah. Sang pria pun menegaskan bahwa Maia yang harus bertanggung jawab atas awal pertemuan tak terduga ini.
Sampul Novel Legenda Tombak Halilintar
9.7
Riki, seorang pemain pemburu terlemah, mendapatkan Dragon Spear yang merupakan senjata legendaris tingkat tertinggi. Takdirnya pun berubah. Ia bertekad melindungi keluarganya dari hinaan dan berambisi menjadi legenda di dunia Sky Legend. Namun, ancaman besar yang tersembunyi di balik sistem gim kini mengintai bumi. Riki harus berjuang keras demi menjaga kehormatan keluarga, nama baik Indonesia, serta keselamatan dunia untuk meraih puncak kejayaan.
Sampul Novel Semalam Penuh Kejutan dengan CEO Arogan
9.8
Emily Johnson, sekretaris ceroboh di W Company, sedang gundah karena kekasihnya hilang tanpa kabar selama dua pekan. Di tengah kegalauan itu, sang CEO yang ambisius, Daniel Winston, tiba-tiba membawanya pergi dalam perjalanan dinas ke Thailand. Tak disangka, sebuah peristiwa tak terduga di sana mengubah total takdir mereka. Saat benih-benih baru mulai tumbuh di antara Emily dan bosnya, bagaimana nasib hubungan Emily dengan pacarnya?
Sampul Novel Terapi Khusus Untuk Kelainan Terlarang
7.9
Sebagai wanita karier dengan posisi tinggi, kehidupan profesional wanita ini tampak sempurna sebelum sebuah gangguan fisik memalukan mulai mengacaukan harinya. Hasrat tubuh yang tak tertahankan memaksanya sering bersembunyi di toilet kantor. Khawatir dengan kondisi sang istri, suaminya merekomendasikan seorang dokter ternama dengan metode penyembuhan unik. Namun, sesi terapi khusus tersebut justru berujung pada kontak fisik intim yang tak terduga, menyentuh titik paling sensitif di tubuhnya.
Sampul Novel Yang Belum Terucap
8.1
Niat baik Mora menampung seseorang di apartemennya justru menjadi awal dari berbagai masalah rumit. Di tengah perjuangan menyelesaikan kekacauan itu, tantangan baru muncul saat benih cinta mulai tumbuh di hatinya. Meski kini harus berjuang sendirian setelah ditinggalkan oleh orang-orang terdekatnya, Mora tidak pernah menyesali keputusannya. Ia terus bertahan dan berupaya keras demi memulihkan kembali kehidupannya yang sempat hancur seperti sediakala.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan