APKDock Logo
Sampul Novel Mysterious Love

Mysterious Love

8.0 / 10.0
Sebagai pewaris tunggal kerajaan bisnis internet dan bos CyberTech, hidup Chen Qianqian tampak sempurna. Namun, desakan keluarga memaksanya segera mencari pasangan di usia tiga puluh tahun. Pertemuan tak sengaja dengan Bai Chou Fei, putra pemilik jaringan rumah sakit ternama, menjadi titik balik. Chou Fei akhirnya menerima lamaran Qianqian demi sebuah pernikahan sandiwara. Kini, keduanya harus menghadapi badai emosional. Akankah pernikahan pura-pura ini berakhir dengan luka atau cinta sejati?

Mysterious Love Bab 1

“Presdir Chen, rapat hari sudah selesai. Ada yang kamu ingin lakukan lagi?”

Sebuah pertanyaan terlontar lagi bibir Zheng Jing Lin yang baru saja selesai menutup ipad di tangannya. Gadis dengan usia terpaut beberapa tahun di bawah Chen Qianqian tampak menatap penuh ke arah bos wanitanya.

Chen Qianqian adalah seorang wanita berdarah dingin nan kejam. Ia memimpin perusahaan sang ayah yang selama ini menjadi objek perebutan harta warisan ayah tirinya. Entah bagaimana bisa sang ibu memilih suami seperti itu, tetapi dirinya nyaris tidak mempercayai.

“Tidak. Kamu bisa kembali, Jing Lin,” jawab Qianqian menggeleng singkat menerima ipad milik sekretarisnya.

Mendengar hal tersebut, Jing Lin pun langsung melebarkan kedua matanya antusias. Sebab, ia jarang sekali mendapatkan liburan dari sang bos, sampai kali ini benar-benar memberikan kesempatan dirinya untuk menikmati hidup setelah bekerja keras selama beberapa tahun.

“Xie xie, Presdir Chen!” ucap Jing Lin membungkuk singkat dengan begitu bersemangat. “Jadwal minggu ini telah aku siapkan, kalau ada perubahan aku akan langsung menghubungimu.”

Qianqian mengangguk singkat.

Setelah itu, Jing Lin pun bergegas meninggalkan ruangan bosnya sebelum berubah pikiran. Jelas saja suasana hati Qianqian begitu mempengaruhi lingkungan sekitar. Sebab, wanita itu memiliki tingkat emosional cukup tinggi sehingga mudah tersinggung dan marah jika ada sesuatu mengganggu hatinya.

Kini seorang wanita genap berusia kepala tiga itu tampak memutar kursi kerjanya menghadap tepat ke arah tiga jendela besar yang memperlihatkan gedung pencakar langit. Qianqian mengembuskan napas panjang sambil melakukan spinning pen di tangan kanannya.

Sesaat tatapan Qianqian mengarah kosong dengan kepala lurus seakan tengah memperhatikan sesuatu, meskipun pada kenyataannya pikiran wanita itu tengah mengarah pada sesuatu.

Benda pipih yang berada di atas meja kerja itu terdengar berdering pelan membuat Qianqian memutar kursinya seperti semula, kemudian mengambil ponselnya memperlihatkan panggilan dari seseorang.

Chen Qianqian tersenyum kecut, lalu mulai menempelkan benda pipih tersebut di telinga kanannya. Ia bangkit dari tempat duduk sambil meraih tas bahu miliknya yang berwarna hitam senada dengan setelan pakaian hari ini. Begitu mewah dengan campuran elegan disetiap pernak-pernik melekat di tubuhnya.

“Hello, Mom! What’s going on?” sapa Qianqian.

“Aiya, Qianqian, Mama dengar kamu hari ini selesai kerja lebih cepat,” ucap seorang wanita paruh baya terdengar seakan mengharapkan sesuatu.

“Shi, zhen me la?” tanya Qianqian tanpa sadar mengernyitkan keningnya bingung menyadari sang ibu terdengar mengharapkan sesuatu.

Untung saja ketika Qianqian menaiki elevator, tidak ada satu karyawan pun yang masuk membuat wanita itu dapat dengan mudah turun tanpa memberhentikan diri sama sekali. Sekaligus memberikan kebebasan pada dirinya untuk tetap bersikap manis pada sang ibu.

“Qianqian, Mama sudah menjanjikan kamu untuk pergi kencan buta. Kamu mau, ‘kan?”

“Aah!!?” Qianqian terbelalak terkejut mendengar sang ibu yang begitu menyebalkan. “Ma, bukankah kita sudah sepakat untuk tidak membicarakan masalah ini lagi?”

Sejenak Qianqian ingin sekali protes dengan sang ibu yang selalu ikut mencampuri urusan asmara dirinya sampai menjanjikan banyak kencan buta. Kali ini dirinya tidak bisa melarikan diri dengan alasan pekerjaan, sebab wanita paruh baya itu akan sangat menyebalkan.

“Ayolah, Qianqian!” rayu wanita paruh baya itu terdengar memelas.

Chen Qianqian mengembuskan napasnya kasar, lalu menolak, “Aku tidak akan pergi apa pun yang terjadi. Lagi pula aku sudah muak bertemu dengan mereka, Ma. Tidak ada yang benar-benar serius berhubungan denganku.”

“Kali ini Mama mohon, Qianqian. Mama yakin kamu akan menyukainya,” ucap wanita paruh baya itu berusaha meyakinkan anaknya.

“Dari mana kencan buta sekarang?” tanya Qianqian memilih untuk mengalah dibandingkan harus berdebat lebih lama dengan sang ibu.

Mendengar anaknya memilih mengalah, Nyonya Besar Liu pun mendadak senang, lalu menjawab, “Kamu lihatlah restoran yang dekat dengan kantor. Mama sudah menyuruh dia untuk datang ke sana, agar kamu tidak memiliki alasan lagi.”

“Aiya, Ma!!” Qianqian berusaha mengembuskan napas menenangkan perasaannya agar tidak durhaka melawan sang ibu. “Hao! Aku akan ke sana sekarang. Sudah, ya. Aku tutup dulu.”

Setelah itu, Qianqian memasukkan ponsel mahalnya ke dalam tas bahu dan melenggang dengan tatapan datar tanpa menanggapi banyak sapaan yang terlontar dari para bawahannya. Mereka tampak terbiasa dengan sikap Qianqian hanya diam dan memilih untuk mendahulukan pemimpin perusahaan tersebut.

Kini langkah kaki Qianqian tampak berdiri tepat di depan perusahaan dengan tatapannya mengitari ke segala arah. Entah kenapa ia mulai bingung mencari restoran yang dimaksud oleh sang ibu, sebab wanita paruh baya itu memang tidak mengatakan apa pun tentang nama restoran tersebut.

Akhirnya, ingatan Qianqian pun mengarah pada salah satu restoran yang selama ini menjadi kesukaan sang ibu ketika datang berkunjung. Membuat wanita itu memilih melangkah melewati beberapa ruko sekaligus gedung perusahaan yang berdampingan dengan gedung milik dirinya.

Qianqian menatap ke arah depan restoran yang dijaga oleh satu pelayan berwajah cantik dengan memberikan brosur untuk mempromosikan makanan baru. Walaupun sikapnya yang dingin nan arogan di depan siapa pun, wanita itu masih mengerti cara menghormati seseorang dengan menerima brosur tersebut sebelum akhirnya dilipat begitu kecil dan dibuang ke dalam tong sampah tanpa sepengatahuan pelayan perempuan tadi.

“Ada yang bisa dibantu, Nona Chen?” tanya pelayan tersebut dengan senyuman manis, sebab Qianqian memang sering kali datang, sehingga dikenal oleh nyaris seluruh pelayan.

“Meja pesanan ibuku,” jawab Qianqian singkat.

“Ikuti aku!” Pelayan tersebut melangkah lebih dulu dengan sesekali menoleh ke arah Qianqian yang acuh tak acuh menatap sekeliling restoran.

Selama melangkah beberapa kali dan menaiki satu anak tangga yang memperlihatkan lantai lebih privat dengan ruangan per ruangan tertutupi rotan. Membuat Qianqian mengembuskan napas panjang ketika menyadari sang ibu benar-benar berniat menjodohkan dirinya pada lelaki mana pun.

Pelayan yang mengantarkan Qianqian pun terhenti tepat di ruangan tertutup paling ujung di lantai tersebut. Ia mengetuk pintu gesernya singkat, kemudian mulai mendorong ke arah samping dengan memperlihatkan seorang lelaki tampan tengah membaca koran di letakkan di atas meja.

“Nona Chen, di sini tempatnya! Silakan masuk,” titah pelayan itu dengan senyuman manis yang begitu sopan.

Qianqian mengangguk singkat, lalu membalas, “Terima kasih!”

Setelah itu, pelayan yang mengantarkan Qianqian tadi pun melenggang pergi. Sedangkan Qianqian tampak mendudukkan diri tepat di hadapan seorang lelaki berpakaian jas formal dengan rambut tersisir rapi.

Jelas saja kesan pertama Qianqian melihat lelaki itu adalah seorang pebisnis. Bisa dilihat cara berpakaian dan duduk tegak lelaki itu penuh percaya diri. Membuat Chen Qianqian mengernyit tanpa minat melihat lelaki di hadapannya jauh di luar ekspetasi dirinya akan melihat lelaki lebih absurd pilihan sang ibu yang entah bagaimana caranya bisa menemukan mereka semua.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Mysterious Love

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Bucinnya Cowok Temprament
9.2
Lima tahun berpisah akibat amnesia pasca-kecelakaan, takdir mempertemukan kembali Bastian Theo Raymond dan Liliana Mahendra. Theo, yang kini jatuh cinta pada Lili sang dokter, rela membayar sepuluh miliar kepada ayah Lili demi menikahinya. Meski terkenal temperamental, Theo berubah menjadi sangat bucin. Di sisi lain, Lili berusaha mempertahankan pernikahan rumit ini dengan merangkai kembali ingatan masa lalunya yang hilang melalui setiap sentuhan Theo.
Sampul Novel Jodoh yang ditakdirkan
9.3
Perceraian orang tua memisahkan Yunara dan Lunara sejak kecil. Mereka akhirnya bersua kembali tepat di hari pernikahan Yunara, saat Lunara datang mencari ayah mereka. Namun, pertemuan ini malah memicu kekacauan. Yunara terikat dengan pria asing yang sangat obsesif, sedangkan Lunara justru terlibat hubungan rumit dengan suami kakaknya. Akibat salah paham, rencana pernikahan Lunara pun batal. Kini, si kembar harus menentukan sikap: menyerah pada keadaan atau memperjuangkan cinta sejati mereka.
Sampul Novel Love Illussion
9.0
Pasca tenggelam, Chrystal terbangun di tubuh figuran novel, seorang nona muda berkebutuhan khusus. Ia dipaksa menikahi antagonis kejam yang buta bernama Samudra dari Keluarga Leon. Demi kebebasannya, Chrystal berencana mengumpulkan kekayaan lalu melarikan diri sebelum sang suami pulih. Namun, siasatnya hancur berantakan ketika penglihatan Samudra mendadak pulih dan langsung menatapnya tajam tepat di saat ia bersiap pergi.
Sampul Novel Pernikahan Sebatas Status
8.0
Demi mempertahankan rumah peninggalan orang tuanya, Jingga menyetujui sebuah kesepakatan rumit. Ia bersedia menjadi istri kontrak bagi Ganendra, seorang miliarder yang butuh perlindungan dari kejaran wanita pemburu harta. Pernikahan formalitas ini awalnya dilakukan demi keuntungan pribadi masing-masing. Namun, seiring berjalannya waktu, sandiwara tersebut justru menumbuhkan perasaan tulus. Hubungan tanpa rasa kini bersemi menjadi cinta yang nyata dan mendalam di antara keduanya.
Sampul Novel Petaka Di Balik Gairah
8.8
Menghadapi kehancuran setelah bercerai dari suaminya, seorang wanita memutuskan untuk mencoba layanan pijat dari seorang terapis pria demi menenangkan hatinya yang terluka. Namun, keputusan itu membawanya ke dalam situasi tak terduga. Sang terapis ternyata memiliki keahlian luar biasa dalam memikat dan menggoda wanita. Sentuhan dan pesonanya yang intens membuat sang wanita benar-benar hanyut dalam sensasi mendalam yang belum pernah ia rasakan sebelumnya, mengubah kesedihan menjadi pusaran gairah baru.
Sampul Novel The Princess Knight
9.1
Demi membuktikan kemandiriannya, Merlyn Diwangkara nekat meninggalkan kehidupan mewahnya. Namun, kepolosan gadis itu justru kerap menimbulkan kekacauan yang merepotkan Galih Kurniawan Jati, seorang polisi tegas. Meski meragukan kemampuan bertahan hidup Merlyn, Galih selalu hadir sebagai pelindung di tengah berbagai kesulitan. Hubungan mereka pun berkembang dalam dinamika unik antara tekad kuat Merlyn dan tanggung jawab tak terduga dari sang polisi.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan