APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Mulai Sekarang, Aku Tak Menanti Lagi

Mulai Sekarang, Aku Tak Menanti Lagi

Tiga tahun pernikahan Lily Ginanjar hancur setelah pemakaman kakak suaminya. Lily mantap menggugat cerai Yoga Ferdian akibat tuntutan tidak masuk akal keluarga Ferdian. Demi meneruskan keturunan sang kakak, Yoga dipaksa menjalani program bayi tabung bersama kakak iparnya sendiri. Meski Yoga berdalih terdesak ancaman ekstrem orang tuanya, Lily menolak bertahan. Baginya, membiarkan suaminya memiliki anak dengan wanita lain adalah keputusan konyol yang menghancurkan hatinya.
Bab
Bagikan

Bab 5

Di luar rumah sakit, Lily tidak tahu sudah berapa lama dia berjalan.

Pukul tiga dini hari, Lily kembali ke rumah. Dia tidak menyalakan lampu. Saat hendak membuka pintu kamar, terdengar suara tangisan dari dalam.

"Yoga, yang kita lakukan ini salah. Semua ini salahku. Kita nggak bisa terus seperti ini."

Di atas tempat tidur, pakaian keduanya sudah acak-acakan. Wajah Nadine memerah. Tubuhnya menguarkan bau alkohol. "Kamu adiknya. Aku nggak boleh melakukan ini. Kita harusnya pakai program bayi tabung. Ya, cuma program bayi tabung."

Setelah berkata seperti itu, Nadine berusaha keras untuk bangkit dari tempat tidur.

Baru saja bergerak sedikit, Yoga yang berada di belakangnya langsung menarik Nadine dengan kuat. Segala emosi yang selama ini ditekan Yoga hampir meledak keluar. Namun, ketika hendak bicara, Yoga kembali menahannya. "Kak Nadine, sebenarnya aku…"

Di ambang pintu, Lily menundukkan pandangannya. Lily tahu, Yoga tidak berani melanjutkan kata-katanya.

Nadine adalah kakak ipar Yoga. Sementara, Yoga adalah adik ipar Nadine.

Selain itu, Yoga sendiri juga sudah berkeluarga.

Yoga pun hanya bisa menahan semua perasaannya. Menekannya sampai ke batas maksimal. "Dokter pernah bilang, meski sekarang tingkat keberhasilan bayi tabung cukup tinggi, tapi kalau ingin hamil dalam waktu singkat, kemungkinan hamil alami akan lebih besar. Kita berdua masih muda…"

Yoga memeluk pinggang Nadine dengan lembut. "Anggap saja, aku ini kakakku."

Nadine menatapnya, lalu bergumam pelan, "Yoga…"

Tak lama kemudian, suara napas terengah-engah terdengar dari dalam kamar.

Lily ingin melangkah pergi. Namun, entah kenapa tubuhnya justru membeku di tempat dan tidak bisa bergerak sedikit pun.

Setiap suara dari dalam kamar bagaikan jarum tajam yang menusuk langsung ke dalam organ-organ tubuhnya, membuat Lily merasa sakit sampai seakan ingin mati.

Akhirnya, tepat di detik semuanya berakhir, dada Lily terasa seperti dilanda gelombang emosi yang belum pernah dia rasakan sebelumnya.

Lily bergegas berlari menuruni tangga, keluar dari kamar dan berlutut di pinggir jalan. Seakan-akan, Lily ingin memuntahkan semua yang ada di dalam tubuhnya.

Lily muntah berkali-kali, hingga tidak ada lagi yang bisa dimuntahkan, hingga air matanya jatuh satu per satu.

Dalam pandangan yang kabur oleh air mata, Lily seolah kembali ke hari pernikahannya dengan Yoga. Orang tua Lily sudah lama tiada. Bahkan, saat menikah juga tidak ada yang mengantarnya.

Yoga-lah yang dahulu berdiri teguh di sisinya dan berkata, "Lily, aku akan memperlakukanmu dengan baik seumur hidupku dan mencintaimu dengan sepenuh hati. Selain kamu, nggak akan ada orang lain lagi."

Pada saat itu, Lily terharu hingga menangis. Dia tidak bisa mengendalikan emosinya.

Namun kini, baru tiga tahun menikah, semua janji-janji itu tidak lagi berarti apa-apa.

Saat fajar menyingsing, Lily menghapus air matanya. Kemudian, dia memanggil taksi dan pergi ke kantor kedutaan untuk mengurus visa.

Ketika kembali ke rumah, semuanya sudah kembali seperti semula. Lily berpura-pura tidak melihat hubungan ambigu antara mereka berdua.

Baru saja kembali ke kamar, Lily melihat koper miliknya sudah dikeluarkan. Langkah kaki Lily pun terhenti. Sebelum Lily sempat berkata apa-apa, Yoga sudah berjalan mendekat dan bicara dengan agak canggung.

"Dokter bilang, kalau mau ikut program bayi tabung, harus terlebih dulu memulihkan tubuh, juga minum obat untuk menstabilkan kondisi. Kak Nadine orang yang ceroboh dan suka lupa. Jadi, aku ingin menjaganya dari dekat. Kamu…"

"Aku melakukan semua ini demi segera menyelesaikan tugas yang diberikan orang tuaku. Hanya dengan membuat Kak Nadine cepat hamil, barulah kita bisa memulai hidup kita berdua dengan tenang."

Mendengar alasan konyol dari Yoga, Lily pun tersenyum tipis. Repot sekali Yoga memikirkan alasan seperti itu.

"Oke." Lily pun akhirnya setuju.

Yoga langsung memeluk Lily dengan gembira. "Aku tahu Lily-ku pasti akan setuju. Lily memang yang paling lembut dan perhatian."

Mencium aroma parfum asing yang bukan miliknya dari tubuh Yoga, Lily pun menahan rasa mual yang menyeruak di dadanya. Lalu, dengan cepat dia mendorong Yoga agar menjauh dan mulai membereskan barang-barangnya satu per satu.

Awalnya, Lily khawatir jika memindahkan semua barang akan menimbulkan kecurigaan. Namun, sekarang Lily malah punya alasan yang sah untuk melakukannya.

Melihat Lily mengemasi semua barangnya, Yoga bergegas maju. Dia ingin bicara, tetapi ragu. "Kenapa kamu ambil semua barang? Kak Nadine cuma pindah sementara, nanti…"

Lily merapikan perlengkapan mandi terakhirnya, lalu menoleh sambil tersenyum. "Kalau sewaktu-waktu aku butuh sesuatu, pasti aku akan merasa kurang nyaman kalau masuk ke sini."

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bidan
9.7
Profesi bidan yang sering dicap judes tak pernah ada dalam rencana hidupku. Namun, di usia 25 tahun, aku justru sangat mencintai pekerjaan ini. Karena terlalu sibuk di Puskesmas, aku kesulitan mencari jodoh hingga Mama mendesakku dan meminta bantuan sahabatku. Di tengah kepasrahan itu, hadirlah sosok pria memikat yang sanggup membuatku bertingkah konyol. Kini, duniaku tidak lagi hanya berputar di ruang persalinan yang sibuk.
Sampul Novel Dari Istri Tercampakkan Menjadi Pewaris Berkuasa
9.3
Hidup Kirana hancur setelah Bima Nugraha, suaminya, memamerkan kehamilan selingkuhannya secara terbuka. Demi bisnis, Bima bersekongkol dengan keluarga angkat Kirana untuk mengurungnya di rumah. Ia difitnah tidak waras dan dipaksa menggugurkan bayinya. Namun, mereka tidak menyadari siapa Kirana sebenarnya. Hanya dengan satu telepon, Kirana menghubungi Antony Suryoatmodjo, ayah kandungnya yang merupakan konglomerat kuat, siap menghancurkan Bima tanpa sisa.
Sampul Novel Menjadi Bayang Cinta Pertamanya
9.2
Sedang hamil tiga bulan, Jessy dipaksa suaminya, Jasper, menyelam ke laut demi mengambil kalung peninggalan ibu dari cinta pertamanya, Viola. Meski memohon dengan air mata, Jessy justru disudutkan oleh teman Jasper karena hanya ia yang bisa berenang. Berharap ada belas kasih di mata sang suami, Jessy justru menerima penolakan dingin. Jasper menegaskan ia akan baik-baik saja karena pandai berenang sebelum dirinya didorong ke laut. Jessy akhirnya sadar ia hanyalah bayangan dalam hidup Jasper.
Sampul Novel Nekat Mencintaimu Secara Ugal-ugalan
8.6
Alvida, desainer perfeksionis yang menutup diri dari cinta, mendadak bimbang. Kakeknya menjodohkannya dengan Hadyan yang mapan. Di sisi lain, ada Leandra, pemuda yang jauh lebih muda dan berbeda status sosial, yang mengejarnya secara agresif. Saat Leandra nekat memperjuangkan perasaannya, sebuah rahasia besar muncul dan mengancam hubungan mereka bahkan sebelum dimulai. Siapakah yang akhirnya akan dipilih Alvida di tengah konflik ini?
Sampul Novel PANTHER & DEA
9.0
Sejak kecil menjadi pembunuh bayaran yang menghabisi orang tuanya sendiri, Panther jenuh dan ingin pensiun. Namun, hartanya dikuras habis oleh mafia Edward Elmund. Demi bertahan, ia menculik Natalia, putri Edward, tapi sang ayah enggan membayar tebusan. Di tengah pelarian, Sophie yang dicintainya malah berkhianat demi harta. Saat terpojok, Dea, informan lamanya, datang membantu meraih kebebasan. Layakkah Panther hidup normal setelah masa lalunya?
Sampul Novel The Devil
8.8
Trauma mendalam akibat kekejaman sang paman mendorong Alina mengambil keputusan ekstrem. Ia nekat menyerahkan seluruh hidupnya kepada Alardo, sesosok iblis mengerikan, demi mendapatkan perlindungan dan membalaskan dendamnya. Namun, kesepakatan gelap ini justru menjebak Alina dalam perasaan cinta terlarang pada sang iblis. Terseret kian jauh ke dalam kegelapan, akankah Alina mampu menemukan jalan keluar, atau justru hancur selamanya dalam jerat asmara yang mematikan?