APKDock Logo
Sampul Novel DIMADU KARENA DIFITNAH MANDUL

DIMADU KARENA DIFITNAH MANDUL

8.8 / 10.0
Setelah empat tahun menikah, Aisyah dituduh mandul oleh suami dan mertuanya. Luka hatinya kian dalam saat sang suami berpoligami dengan sahabatnya sendiri. Menolak terus menderita, ia memilih bercerai demi memulai hidup baru. Namun takdir berbalik ketika mantan suaminya justru jatuh miskin dan hancur. Inilah kisah tentang penyesalan yang terlambat serta pembalasan dendam yang lahir dari sebuah fitnah keji.

DIMADU KARENA DIFITNAH MANDUL Bab 1

“Mas udah bosen dengerin ocehan, Mama! Pasti ada masalah sama rahim kamu!”

“Mas … Mas kan udah tau sendiri hasil dari dokter. Aku sehat kok Mas,” ucap Aisyah membantah.

“Kalau sehat mana buktinya? 4 tahun kita menikah kamu belum hamil juga!” jawab Bima kecewa.

“Mama pasti ngerti kok, asal Mas bisa ngasi pengertian juga ke Mama.”

“Aku kalau jadi Mama bakalan sama juga, kok. Kamu lihat di luar sana teman-teman Mama semuanya udah gendong cucu,” ucap Bima seraya menyindir.

“Mas kok jadi banding-bandingin aku gini sih? Mas kira aku juga nggak pengen punya anak. Di kondisi kayak gini aku yang paling sedih harusnya Mas support aku,” sahut Aisyah sembari meneteskan air mata.

“Aku harus support kayak gimana lagi? Kuping aku tuh panas tiap pulang kerja dengerin Mama minta cucu mulu, aku tuh capek punya istri kayak kamu!” ucap Bima lancang.

Aisyah yang mendengar perkataan menyakitkan dari suaminya itu lantas menangis tersedu dan meninggalkan Bima di tengah percakapan yang sedang berlangsung. Pertengkaran semacam ini selalu saja terjadi sejak setahun pernikahan mereka hingga empat tahun berlalu mereka belum juga dikaruniai seorang anak. Ajeng, mertua Aisyah selalu menuntut mereka untuk segera mempunyai momongan tanpa memberikan solusi ataupun support untuk Aisyah melainkan hanya sindiran dan selalu membanding-bandingkan menantunya itu dengan orang-orang di luar sana yang sudah bisa memberikan mertuanya seorang cucu.

“Dikit-dikit nangis, sudah tau salah siapa suruh nggak hamil-hamil, gimana suaminya mau bahagia kalau kerjaannya nangis terus!” ucap wanita tua itu dengan nada keras. Berharap di dengar Aisyah yang tujuannya memang untuk menyindir perempuan malang itu.

Tangis Aisyah semakin pecah, ia hanya bisa menutup telinganya dan mengurung diri di kamar.

“Ya, buka! Ini, Mas.”

Aisyah dengan tertatih membuka pintu, “Kenapa Mas? Mas mau ikutan nyindir aku lagi? Belum puas ya!”

“Maaf, Mas nggak maksud nyakitin kamu,” ucap Bima menyesali perkataannya.

“Terus Mas kira aku percaya sama kata maaf dari Mas? Ini udah maaf yang keberapa kali?”

“Kamu harusnya bisa ngertiin Mas dong! Aku ini capek pulang kerja harus ngadepin ocehan Mama tiap hari.”

“Mas, kalau kamu nyamperin aku ke sini cuman mau adu nasib mending gausah ganggu aku dulu deh! Mas kira aku di rumah leha-leha, aku juga nggak bisa ngerasa capek? Aku lelah tubuh lelah batin Mas.”

“Gini ni yang aku nggak suka dari kamu, nggak ada rasa pengertiannya dikit sama suami!”

“Terserah deh, Mas. Mau aku ngebela diri kayak gimana pun kalau emang dasarnya Mas nggak suka sama aku, tetep aja selalu salah di mata kamu.”

“Sejak kapan kamu berani lawan, Mas? Udah banyak berubah ternyata kamu ya.”

“Aku berubah, Mas?” ujar Aisyah terheran.

Bima terdiam, ia menatap tajam istrinya itu lantas pergi sembari memukul pintu kamar yang membuat Aisyah terkejut, “Istri nggak berguna!”

Perempuan malang itu dengan ragu beranjak dari kamar, melangkahkan kaki seakan berada di lingkungan asing yang tak pernah ia kenal, lingkungan rumah yang seharusnya membuat dirinya nyaman bagaikan malapetaka yang datang setiap harinya.

“Harus sampai kapan aku begini?” rintih Aisyah.

“Aisyah! Aisyah! Sini kamu!” teriak wanita tua itu.

“Iya, Ma. Sebentar.” Aisyah bergegas berlari

“Lelet banget sih!”

“Maaf, Ma,” jawabnya halus.

“Besok, Mama ada arisan, teman-teman Mama mau ngadain di sini. Kamu besok pergi aja, pokoknya Mama nggak mau liat kamu besok di rumah! Mama males harus ditanya-tanya kapan punya cucu, lebih baik kamu nggak ada di sini kan daripada kamu nangis lagi,” ucap wanita tua itu tanpa rasa bersalah.

“Ma, kok Mama tega sih sama aku? Emang aku ada salah apa sih sama Mama?”

“Pakek nanya lagi! Udah tau nggak bisa hamil masih bisa nanyain salah aku apa!”

Belum kering rasanya air mata Aisyah tadi, sekarang harus dihujam kata-kata perih kembali. Hinaan demi hinaan sepertinya sudah menjadi makanan pokok sehari-hari perempuan malang itu, Aisyah yang tak berdaya hanya bisa pasrah menerima semuanya. Perempuan malang berusia 27 tahun itu memanglah berhati lembut terkadang ia hanya bisa berdiam diri dan tak membalas perkataan buruk dari mertua dan suaminya itu karena ia takut akan menyakiti hati orang yang dia sayangi.

“Astagfirullah, Ma. Mama sendiri kan tau kalau aku sehat-sehat aja nggak ada yang salah dari aku. Kalau Allah belum berkehendak ngasi aku rejeki seorang anak terus aku harus apa? Itu semua di luar kendali aku, Ma.”

“Terus kamu pikir saya peduli? Intinya besok Mama nggak mau tau ya, kalau Mama masih liat kamu di rumah besok awas aja ya!"

Lanjut Membaca

Daftar Isi DIMADU KARENA DIFITNAH MANDUL

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Bertahun-tahun Terpisah, Hati Terbangun
9.2
Skandal besar pecah saat identitas asli Nyonya Marshall terungkap. Usai dituduh mencelakai selingkuhan suaminya, ia dijebloskan ke penjara dan dilaporkan tewas bersama bayinya. Enam tahun berlalu, Callie kembali muncul sebagai wanita memikat yang berbeda. Dalam pertemuan dengan mantan suaminya, Pak Marshall, ia tidak lagi lemah. Sambil tersenyum anggun, Callie menyatakan ia telah menikah bahagia dan meminta pria itu menjauh demi menghargai hidup barunya.
Sampul Novel Gerhana
9.6
Pertikaian antara Gerhana Putri Alam dan preman sangar, Tangguh Langit Ramadhan, tak diduga memicu getaran asmara. Walau Tangguh bersikap cuek dan minder karena status Gerhana sebagai anak jenderal, sang gadis percaya ada ketulusan di hatinya. Meski Tangguh terus mengelak, Gerhana justru kerap menggoda rahasia pria itu yang kedapatan menyimpan fotonya. Akankah cinta mereka mampu mengatasi jurang perbedaan status sosial yang membentang?
Sampul Novel Istri Rahasia CEO Arogan
9.3
Evely gemetar saat menolak dinikahi oleh Megantara, seorang CEO sombong yang selalu mendapatkan kemauannya. Penolakan dari gadis miskin itu membuat Megantara murka karena merasa direndahkan. Ia pun mencengkeram dagu Evely dan mengancamnya demi menunjukkan kekuasaan yang dimilikinya. Walau Evely berusaha berontak dan memohon kebebasan, Megantara terus mengintimidasi dengan senyuman sinis, menjebak gadis itu dalam situasi yang sangat menegangkan.
Sampul Novel Istri Tawanan Tuan Muda
8.4
Miliarder angkuh bernama Evan Halbert bertekad membalas dendam kepada Sonny Wilson yang telah mengkhianati ayahnya. Untuk melancarkan aksinya, Evan menikahi Caitlyn Wilson, putri musuhnya, lalu menyekap dan memperlakukannya dengan sangat kejam. Namun, di tengah kobaran amarahnya, benih-benih cinta justru tumbuh di hati Evan untuk Caitlyn. Kini ia didera kebimbangan besar, apakah rasa cinta itu sanggup meluluhkan dendam masa lalu yang membara?
Sampul Novel Kembang Desa
8.4
Kecantikan justru membawa petaka bagi Lasmini di masa mudanya. Akibat pengkhianatan sang kekasih yang lari dari tanggung jawab, ia terpaksa menghadapi kerasnya hidup seorang diri. Sebagai ibu tunggal di usia belia, Lasmini kini harus berjuang keras demi membesarkan anaknya di tengah berbagai kesulitan. Sanggupkah ia melepaskan bayang-bayang masa lalu yang kelam, menemukan cinta sejati yang tulus, dan akhirnya meraih kebahagiaan yang didambakannya?
Sampul Novel Puber Kedua Sang Letnan Jendral
8.6
Kehidupan menjanda Nina kembali berwarna sejak mengenal Baskara, Letnan Jenderal TNI sekaligus calon besannya. Kelembutan dan kepedulian sang jenderal yang sering mampir ke warungnya sukses membuat Nina terpikat. Namun, kebahagiaan itu seketika runtuh saat Nina melihat Baskara di televisi bersama seorang selebriti terkenal. Di tengah rasa kecewa yang mendalam, Nina mulai meragukan ketulusan serta niat sebenarnya dari sang perwira tinggi selama mendekatinya.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan