APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Menantuku Dari Keluarga Kaya

Menantuku Dari Keluarga Kaya

Saat menghadiri perayaan ulang bulan cucunya, seorang ibu justru mendapat cacian dari menantu dan besannya yang kaya raya hanya karena pakaian yang dikenakannya. Mereka bahkan melemparinya uang dan mengusirnya dengan kejam, menganggap putranya hanyalah barang jualan. Meski sang suami berusaha membela, hinaan yang mereka terima justru semakin menjadi-jadi. Namun, roda nasib berputar drastis ketika keluarga kaya yang sombong itu akhirnya harus berlutut memohon belas kasihan demi bertahan hidup.
Bab
Bagikan

Bab 1

Pada hari ulang bulan cucuku, aku datang membawa hadiah untuk merayakannya.

Menantuku melihat pakaian baruku dan langsung menegur, "Kalau nggak punya uang, jangan pakai barang palsu! Malu-maluin banget!"

Besanku malah melemparkan uang 2 juta kepadaku!

"Putramu itu menantu keluarga kami, lantas apa hakmu untuk melihat cucuku?"

"Ambil uang hasil menjual putramu dan pergi!"

Wajahku memucat. Suamiku membelaku, tetapi yang kami dapatkan justru hinaan yang makin parah dari mereka.

Namun, pada akhirnya, mereka berlutut memohon kepada suamiku, meminta kami memberi mereka kesempatan untuk hidup.

Menantuku, Yana Yogantara, memandang rendah aku. Dia menunjuk hidungku sambil memarahiku karena mempermalukannya, bahkan menyuruh aku pergi.

Melihat anak yang digendongnya, aku benar-benar ingin mendekat, tetapi melihat tatapan anakku, aku pun menahan diri.

Aku mengeluarkan uang sepuluh ribu dari kantongku, memberikannya kepada Yana, "Ini untuk anakmu. Ini sedikit tanda dariku sebagai neneknya, tolong diterima."

Yana langsung marah besar, "Diam! Berani-beraninya kamu menyebut diri sebagai nenek!"

"Orang nggak jelas seperti kamu berani juga cari muka!"

Aku terkejut. Sebelum aku sempat bereaksi, aku mendapat tamparan keras!

Kepalaku berdengung, tubuhku agak limbung, dan baru sadar bahwa orang yang memukulku adalah ibu besanku.

Aura wanita itu angkuh, dengan kalung berlian yang berkilauan di lehernya. Saat itu, dia menatapku dengan wajah penuh amarah.

"Hilda, siapa yang kasih kamu keberanian untuk omong besar di rumahku!"

"Hari ini keluargaku merayakan kelahiran anak. Kamu itu siapa, berani-beraninya datang? Bawa sial saja!"

Aku buru-buru menjelaskan, "Maaf, aku nggak bermaksud seperti itu. Aku Cuma mau lihat anak itu. Aku akan pergi sekarang!"

Aku tidak ingin anakku berada dalam situasi sulit, jadi aku meninggalkan hadiah itu dan bersiap pergi.

Namun, ibu besanku tidak terima. Dia langsung membuang semua hadiah yang kubawa. Melihat pakaian bayi dan mainan yang aku beli, wajahnya langsung berubah muram!

"Hilda, kamu itu sengaja, ya!"

"Keluarga Yogantara ini seperti apa, kamu beli barang-barang diskonan dan kuno seperti ini? Apa kamu mau mempermalukan kami?"

"Nggak, bukan begitu!"

"Masih berani menyangkal! Hari ini keluarga kami merayakan kelahiran. Kamu menangis di pintu itu untuk siapa?"

"Cepat berlutut dan minta maaf! Kalau nggak, jangan harap bisa pergi!"

"Benar, berlutut!"

Yana juga berlari mendekat, menendang semua hadiahku, dan menatapku dengan penuh kebencian.

Seketika aku merasa sangat marah. Selama ini, apa pun yang mereka katakan tentang aku, aku tidak peduli. Namun, aku benar-benar tidak bermaksud mempermalukan mereka.

Semua itu kupilih dengan hati-hati. Aku bahkan sengaja mengenakan pakaian baru.

Suamiku bilang ini merek yang biasa digunakan para karyawan di perusahaannya, kualitasnya sangat bagus.

Namun, di mata Keluarga Yogantara, semua itu dianggap barang diskonan yang ketinggalan zaman!

Orang-orang di depan hotel mulai memperhatikan aku. Aku mengepalkan tangan, tetapi tetap diam.

Anakku mendekat dan memohon, "Bu, tolong berlutut dan minta maaf. Anakmu masih harus bergantung pada mereka untuk hidup!"

Aku terpana. Namun, melihat wajah anakku yang penuh dilema, air mataku langsung jatuh.

Ibu besanku makin marah, "Hilda! Berani-beraninya kamu menangis di hari bahagia keluarga kami, benar-benar pembawa sial! Sepertinya kamu memang sudah bosan hidup!"

Baru saja dia selesai bicara, dia memberi isyarat pada pengawalnya, dan mereka langsung menamparku beberapa kali!

Mulutku terasa penuh dengan rasa besi, telingaku mulai berdenging. Melihat wajahnya yang penuh amarah di depanku, aku pun luar biasa marah.

"Kalian ... kalian terlalu keterlaluan! Aku ...."

Belum sempat aku menyelesaikan kalimat, sebuah tendangan menghantam lututku, membuatku jatuh berlutut dengan keras!

"Keluarga Yogantara menikah dengan keluargamu itu adalah keberuntunganmu! Kamu harus tahu posisimu!"

"Cepat sujud!"

Aku terkejut, sujud?

"Nggak mungkin!"

Aku juga punya harga diri. Memintaku bersujud? Sampai mati pun, aku tidak akan melakukannya!

Anakku juga berlutut, "Bu, aku mohon, jangan paksa ibuku lagi. Dia nggak sengaja!"

Yana marah besar, "Kamu berpihak pada siapa? Berani-beraninya membelanya! Kamu nggak mau hidup lagi?"

Ibu besanku makin arogan, "Seret perempuan itu ke depan pintu! Kalau dia nggak mau sujud, biarkan dia terus berlutut di sana!"

Saat mereka menyeretku pergi, tiba-tiba terdengar suara keras dari belakang, "Aku mau lihat siapa yang berani menyentuhnya!"

Itu suamiku!

Aku tidak bisa menahan diri lagi, air mataku langsung mengalir deras.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bayangan Cinta Terlarang
8.0
Arsitek sukses bernama Maya merasakan kehampaan hidup walau telah bertunangan dengan Daniel. Pertemuannya dengan Ethan, seorang pengusaha penuh karisma, seketika menyalakan gairah baru yang berujung pada perselingkuhan berisiko. Saat kecurigaan Daniel kian tajam, Maya didera rasa bersalah yang mendalam. Kini, ia dihadapkan pada pilihan sulit: bertahan dalam zona nyaman masa lalunya atau mempertaruhkan segalanya demi cinta terlarang yang mengancam kehancuran dunianya.
Sampul Novel Cinta CEO untuk Renata
9.1
Renata, wanita blasteran Jerman-Bali, hancur akibat pengkhianatan Rangga dan tewasnya sang tunangan, Kim. Ia pun mengasingkan diri ke Jerman. Namun di sana, ia justru kembali berhadapan dengan Rangga dan Maharatih yang licik. Akibat rencana jahat mereka lewat obat perangsang, Renata akhirnya mengandung anak dari Alexander Maxwell, seorang CEO tampan. Meski Maharatih terus berulah, pengakuan jujur Rangga akhirnya menyingkap seluruh kebenaran pahit itu.
Sampul Novel Cinta Sedalam Doa
9.2
Penyesalan merayap setelah aku meninggalkan Naira demi Qirani, yang akhirnya malah mengkhianatiku setelah lulus. Demi menyembuhkan luka, aku memilih membangun karier di Pekanbaru, meski bayang Naira tak pernah hilang. Begitu tahu rencana pernikahan Naira batal, aku bertekad membenahi diri dan terus berdoa agar dimaafkan. Setahun berjuang dengan sabar, ketulusanku akhirnya melunakkan hati Naira. Kini, kami telah bersatu dalam pernikahan dan hidup bahagia bersama putri kecil kami.
Sampul Novel Dari Saingan Menjadi Ipar
9.8
Josie Watson kembali menuntut cerai dari Laurence Andrews untuk ke-99 kalinya. Bukannya peduli, Laurence malah mengusir Josie dari mobil demi menerima telepon dari sang mantan, Rosalie Harris. Laurence terus meremehkan Josie dan yakin istrinya tidak akan pernah pergi. Namun, ia tidak sadar bahwa kesabaran Josie telah habis akibat terus diabaikan. Di saat yang sama, saudara laki-laki Rosalie diam-diam terus mendesak Josie agar segera bercerai dan pergi dari negara itu selamanya.
Sampul Novel Korban Terakhir yang Digambar Ibu adalah Aku
9.2
Sebagai seniman forensik andal, ibu Janice mengabaikan telepon darurat putrinya saat diculik karena mengira itu hanya lelucon perusak ulang tahun sang adik. Janice pun tewas disiksa tanpa pertolongan. Begitu hasil tes DNA keluar, sang ibu yang syok bergegas ke TKP. Menggunakan sisa tulang yang ada, ia mencoba menggambar sketsa korban dengan tangan gemetar. Meski terus menyangkal, setiap goresan pensilnya selalu membentuk wajah Janice saat meregang nyawa, menyisakan tangis penyesalan yang terlambat.
Sampul Novel Marriage Life 2
8.9
Vante Adinan diberi kesempatan kedua oleh Andara Jeo untuk menyelamatkan pernikahan mereka yang retak. Namun, kini ia harus menghadapi perubahan drastis pada sikap Andara, termasuk keinginan mengidamnya yang tidak biasa. Masalah makin pelik saat Jaren Adiyaksa menuduh Vante membawa perempuan hamil lain. Meski membantah tuduhan selingkuh tersebut, Vante harus berjuang melewati segala cobaan kesetiaan dan keanehan sikap pasangannya demi mempertahankan rumah tangga.