APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Kejahatan Termanis

Kejahatan Termanis

Demi ambisi jabatan, Nevilla mendekati Adero dan meninggalkan Aron. Namun, langkah keliru ini justru membangkitkan masa lalu kelam dari enam tahun lalu yang menghantuinya kembali. Ketika hubungan mereka semakin intim, Nevilla menyadari dirinya telah terperangkap tanpa jalan keluar. Kini, ia harus menghadapi ancaman dari seorang pria berbahaya yang siap menghancurkan hidupnya dan menyeretnya ke dalam pusaran konflik masa lalu yang mematikan.
Bab
Bagikan

Bab 2

Tak seperti hari-hari biasanya yang sibuk, wanita yang kini masih memakai piama warna kuning tengah asyik menyesap teh hijau sambil menatap layar gadget. Ia mengambil kue kering dan memakannya dengan pelan dan lembut. Matanya berbinar terang, entah keberuntungan apa yang sedang ia dapatkan, tetapi wanita itu segera berlari menuju ke kamar mandi.

Dengan pelan dan pasti, wanita itu melepaskan pakaian. Punggung mulusnya terpampang dengan jelas, tentu tidak akan ada satu pria pun yang akan melewatkannya jika melihat pemandangan seperti itu. Tangannya mengambil sabun dan mulai menggosok tubuh hingga kakinya yang panjang dan semampai. Terkutuklah semua pria di dunia ini, jika tidak menyukai atau mendambakan wanita ini.

Setelah selesai membersihkan diri, ia mengambil handuk dan menyelimuti tubuhnya agar tidak mati kedinginan. Ia lalu mencari pakaian yang layak untuk dipakai. Ia mengambil pakaian dalam yang seksi dan gaun yang mewah. Akan tetapi, ia mengembalikan gaun ke lemari dan mengambil celana panjang, kaus dan jaket kulit.

Wanita itu sadar, ia tidak boleh terlalu mencolok, sehingga tidak akan ada yang curiga, kenapa ia memilih datang ke kota ini. Ia lantas mengambil tas merek guci dan tak lupa membawa gadget yang tadi ia letakkan di atas meja. Ia lalu memakai sepatu kulit yang cocok dipadukan dengan pakaiannya. Wanita itu kemudian bergegas keluar dari flat.

Wanita itu menaiki lift dengan tidak nyaman karena tatapan pria yang ada di sampingnya. Ia bahkan menyadari kalau pria di sampingnya ini sangat tidak beradab dan sopan. Lihat saja, saat pria itu berjalan lebih dulu meninggalkan lift, dapat wanita itu lihat di saku belakangnya ada bungkus rokok. Ia menduga pria itu bermalam di tempat yang tak seharusnya.

Jika ada yang berpikiran, ia akan langsung naik mobil setelah keluar dari gedung flat, itu tidak benar. Wanita ini malah berjalan menuju ke arah jalan raya, setelahnya ia benar-benar mencari keberadaan mobil yang bernama lengkap taksi.

Wanita itu terlihat mengerucutkan bibir, lalu berjalan menuju ke jalan lain karena belum menemukan taksi. Tiba-tiba saja gadget yang ia bawa berdering, menandakan ada telepon masuk.

“Aku masih mencari taksi. Kamu tenang saja, aku segera datang,” ujarnya lalu segera menutup sambungan telepon.

Wanita itu hampir bahagia kala melihat taksi di depan mata. Namun, seseorang yang entah datang dari mana, tiba-tiba sudah mendekati taksi dan masuk ke dalamnya. Ia sudah kalah bahkan sebelum melangkahkan kaki untuk menghampiri taksi itu.

Wanita itu mau tidak mau menunggu sambil membalas pesan yang terus masuk ke gadgetnya. Akhirnya, taksi yang ia tunggu tiba juga. Alhasil, ia langsung naik dan memberi tahu sopir alamat yang hendak ia tuju.

Selama perjalanan, ia memandangi jalanan dan bangunan yang dilewatinya. Ia jadi begitu merindukan kota di mana ia dilahirkan, sebelum ia pindah ke kota ini untuk bekerja. Wanita itu tersenyum dan membayar sopir taksi. Ia lalu memasuki gedung, di mana seseorang sudah menunggunya.

Wanita itu sempat berhenti sejenak saat memasuki kafe di lantai 3, ia mencari keberadaan seseorang yang sedari tadi sebenarnya sudah heboh saat mengirim pesan. Pesan yang ia kirimkan pun, belum mendapatkan balasan. Jadi, ia bingung apakah sudah dipesan tempat duduknya atau belum.

Wanita itu terkejut kala seseorang yang dikenalnya mengageti dari belakang, ia hampir saja mengumpat, jika temannya tidak langsung menyuruh duduk dan memberikan menu kafe. Sebab ia belum sarapan, jadi ia memesan roti bakar dan kopi.

“Nevilla Caldwell, aku senang sekali bisa bertemu sama kamu, hari ini. Libur perusahaan akan segera berakhir, berarti nanti kita bakal sibuk lagi. Enggak seru banget kan?”

Nevilla menggeleng. “Aku merindukan perusahaan.”

Temannya menjitak kepala Nevilla yang langsung meringis dan Nevilla hendak menyerang balik tetapi tidak kena.

Temannya menjulurkan lidah sambil ketawa. “Aku enggak tahu isi otak kamu, La. Tapi, kalau aku, aku mengharapkan libur yang jauh lebih panjang.”

“Itu kan kamu, Serena! Kalau aku, aku rindu juga sama Pak Aron,” cicitnya sambil tersenyum malu-malu.

Serena mengangguk mengerti. Ia harusnya tahu apa yang ada di pikiran Nevilla saat ini. “Oke. Jadi, hubungan kamu sama Pak Aron ini sejenis apa? Teman? Sahabat? Atau pacaran?” tanya Serena dengan jengah karena ia yakin belum ada kemajuan apa pun.

Nevilla tidak langsung menjawab karena kebetulan pesanan mereka sudah datang. Ia tersenyum pada pelayan lalu menyesap kopi perlahan-lahan.

“Kok, kamu enggak jawab pertanyaan aku, La?” protes Serena sambil menatap tajam Nevilla. Ia lantas memakan kue stroberi kesukaannya yang ia pesan.

“Aku bingung, Na. Hubunganku sama Pak Aron ya begitu-begitu saja. Dia juga belum pernah bilang kalau dia suka atau cinta sama aku. Tapi, kamu tahu kan? Dia setiap hari selalu menghampiriku,” jawab Nevilla dengan perasaan bimbang. Ia harus menyebut hubungannya semacam apa? Hubungan tanpa status? Itu menyebalkan.

Serena mengangguk, ia sangat mengerti bagaimana perasaan Nevilla. Sebab, ia juga pernah merasakan hal yang sama meski pada akhirnya, ia menyerah. “Menurut aku ya, La. Kamu sebaiknya jangan terlalu berharap, itu pun jika kamu belum terperangkap cintanya Pak Aron. Ya kan, dia wakil direktur, siapa coba yang enggak mau jadi pendampingnya? Tapi, kamu juga harus pintar, biar enggak dikasih harapan semu.”

Nevilla memahami sekali ucapan Serena, sayangnya ia tidak bisa melepaskan Aron begitu saja. “Aku suka banget sama anaknya Pak Aron, Na. Lucu kan?”

Serena yang sudah menghabiskan kuenya, mengernyit heran. “Jadi kamu suka sama anaknya? Bukan sama bapaknya?”

Nevilla memejamkan matanya, ia menggeleng mantap. Bukan itu juga maksudnya.

“Oke, aku paham, La. Paham sekali. Intinya kamu suka kan sama Pak Aron tapi dia enggak kasih status hubungan yang jelas. Tinggalkan saja!” saran Serena dengan tegas.

Nevilla menggeleng, ia tidak akan pernah meninggalkan kesempatan emas untuk mendapatkan hati Aron. Banyak wanita di perusahaannya yang terang-terangan iri karena setiap hari Aron begitu sering bersamanya. Jadi, ia tidak akan berhenti. “Hati siapa yang tahu,” ucap Nevilla sambil menyeringai.

Serena tertawa kecil, baginya Nevilla benar-benar tahu apa yang ia inginkan.

“Tapi, jika aku jadi kamu, aku akan mendekati Pak Arkan. Sudah jelas kan dia pemilik perusahaan kan?” ujar Serena meskipun ia tahu Arkan sudah punya istri.

Nevilla menggelengkan kepala, sementara Serena tersenyum gemas.

“O iya, La. Aku dengar Pak Davi akan diganti dengan direktur yang baru.”

Nevilla semringah. Itu artinya ia akan digosipkan dekat dengan direktur perusahaan. Hidupnya berasa di surga. “Aku tebak pasti Pak Aron yang akan menggantikan, betul tidak?”

Serena menggeleng, membuat Nevilla keheranan. “Siapa lagi coba, kalau bukan Aron?”

Serena menatap Nevilla dengan lekat. Ia lalu menyentuh kedua pipi wanita itu dan menepuknya pelan. “Bangun, La. Pak Aron tidak akan jadi direktur, dia kan bukan anak kandungnya Pak Arkan. Dia akan tetap jadi wakil direktur. Nah, yang akan jadi direktur itu, anak kandungnya Pak Arkan namanya Adero. Dia katanya lebih seksi dari Pak Aron.” Serena yang melihat Nevilla terdiam merasa khawatir. “La, kamu baik-baik saja kan?”

Nevilla tersenyum canggung sambil mengangguk. “Aku baik-baik saja. Kalau begitu, aku langsung pulang ya, Na.”

Serena hendak menahan kepergian Nevilla, tetapi ia tidak jadi karena ia yakin sekali Nevilla belum tahu bahwa Aron bukan anak kandung Pak Arkan. Meski begitu, bagaimana pun Nevilla harus mengetahuinya. Ia tak mau menyembunyikan kenyataan itu dari sang sahabat.

***

Nevilla kelu, ia berjalan dengan hati bimbang. Ia benar-benar tidak tahu jika Aron bukan anak kandung Pak Arkan. Selama ini, yang ia tahu bahwa Aron adalah anak tunggal Pak Arkan, tidak ada orang lain yang pernah bercerita atau pun terdengar desas-desus apa pun mengenai kenyataan bahwa Aron adalah anak tiri.

Kepala Nevilla mendadak pusing, ia memegangi tiang sambil menghentikan taksi. Sebelum menaiki taksi, ia sempat mendapatkan pesan dari Aron dan ia tidak berniat untuk membaca, apalagi membalasnya.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Gadis Muda untuk Tuan Duda
8.3
Rayyan, duda 32 tahun, didesak ibunya untuk menikahi Mayra, gadis 19 tahun yang bekerja sebagai guru PAUD sekaligus pengasuh. Mayra secara luar biasa mampu meluluhkan hati Asyifa, putri Rayyan yang berumur empat tahun dan dikenal selalu menolak belajar dengan siapa pun. Melihat kedekatan yang begitu erat di antara mereka, sang ibu meminta pernikahan ini demi kebaikan Asyifa. Akankah Rayyan setuju menjadikan Mayra sebagai ibu baru untuk putrinya?
Sampul Novel Gadis Pengantar Tidur
8.5
Richard tega menjual Maria demi uang. Akibat dikhianati, wanita malang itu kini terjebak di kamar 201 dan terpaksa menjadi gadis pengantar tidur untuk Mark, seorang pria kaya yang menderita insomnia akut. Di balik kemewahan tempat tersebut, Maria harus menerima takdir baru dan melayani Mark demi bertahan hidup. Kisah pelik ini menghadapkan Maria pada situasi sulit yang mengubah hidupnya sepenuhnya.
Sampul Novel Hati Biru Affa
8.6
Kepercayaan gadis 17 tahun itu hancur setelah dikhianati oleh sosok yang dianggapnya sebagai kakak sendiri. Rahasia terdalamnya dibalas luka perih saat ia menyaksikan sang kakak pergi bersama lelaki idamannya. Meski ada bantahan, amarah sang remaja memuncak hingga hampir berujung kekerasan fisik. Di tengah konflik tersebut, seorang teman pria hanya bisa terdiam melihat kehancuran persahabatan tulus mereka akibat asmara.
Sampul Novel Ketulusan Cinta Amira
7.9
Amira rela melakukan apa saja demi membiayai pengobatan ibunya. Takdir lalu membawanya bertemu Ziyan, seorang duda. Setelah menyelamatkan anak Ziyan, Amira pun diangkat menjadi pengasuh bocah tersebut. Namun, hidup Amira kembali kacau ketika Dimas hadir. Ternyata, adik Ziyan itu adalah mantan pacar yang dulu pernah Amira sakiti. Kini, rahasia masa lalu mereka mengancam keberadaan Amira di lingkungan keluarga besar Ziyan.
Sampul Novel Lidah Menantu
9.5
Sikap santun sang menantu rupanya hanya topeng. Kini, Mak Esah harus menghadapi lisan tajam dan perilaku tidak sopan dari istri anaknya tersebut. Di balik perubahan drastis ini, Mak Esah mencium adanya sebuah rahasia besar yang sengaja ditutupi darinya. Konflik batin dan ketegangan di antara mereka pun kian memuncak. Sanggupkah Mak Esah bertahan dari tekanan mental yang menderanya? Mampukah semua misteri dan kebenaran yang tersembunyi akhirnya terbongkar?
Sampul Novel Nikah Siri : Cinta Dibalik Bayang-Bayang
8.6
Kehancuran menerpa hidupku ketika perselingkuhan Dimas terbongkar. Suamiku rupanya telah menikah siri secara rahasia dengan Nadia, sahabat dekatku. Komitmen pernikahan kami kini hancur lebur, memaksaku memilih antara mempertahankan rumah tangga atau menyelamatkan harga diri. Penyelidikan yang kulakukan justru mengungkap berbagai kenyataan pahit yang kian melukai perasaan. Di persimpangan jalan ini, aku harus menentukan sikap: bertahan demi cinta yang dikhianati atau pergi untuk memulihkan diri.