APKDock Logo
Sampul Novel Ketulusan Cinta Amira

Ketulusan Cinta Amira

7.9 / 10.0
Amira rela melakukan apa saja demi membiayai pengobatan ibunya. Takdir lalu membawanya bertemu Ziyan, seorang duda. Setelah menyelamatkan anak Ziyan, Amira pun diangkat menjadi pengasuh bocah tersebut. Namun, hidup Amira kembali kacau ketika Dimas hadir. Ternyata, adik Ziyan itu adalah mantan pacar yang dulu pernah Amira sakiti. Kini, rahasia masa lalu mereka mengancam keberadaan Amira di lingkungan keluarga besar Ziyan.

Ketulusan Cinta Amira Bab 1

"Dasar perempuan tidak tahu diri!"

Seorang wanita berumur tiga puluhan datang menghampiri seorang gadis yang sedang melayani di meja pengunjung. Sontak, kejadian itu membuat semua pengunjung di sebuah restoran menatapnya.

Wanita yang sedang naik darah itu lalu menjambak rambut gadis itu. Tak hanya menjambak, tetapi tamparan demi tamparan dilayangkan padanya. Sang gadis berusaha melepaskan tangan wanita itu dari rambutnya, tetapi usahanya sia-sia.

"Lepaskan! Aku tidak mengerti apa maksudmu!" seru gadis itu memberi pembelaan.

Wanita itu tidak menghiraukannya. Bahkan, dia akan kembali menampar gadis itu. Namun, dia tertahan saat seorang lelaki datang menghentikannya.

"Lepaskan aku!" teriaknya pada lelaki itu. Dia tersenyum kecut saat melihat lelaki itu yang tidak lain adalah suaminya.

"Bukankah, dia adalah gadis simpananmu itu? Apa sekarang kamu masih ingin mengelak?"

"Hentikan! Apa kamu tidak malu?" Lelaki itu berusaha menarik tangan istrinya. Dia melirik ke arah gadis itu yang kini telah berdarah di bagian sudut bibirnya.

Gadis itu menatapnya. Ada tatapan benci dan marah yang merasukinya. Dia beralih menatap wanita itu. "Kalau tidak mau suamimu berselingkuh, maka jaga dia. Berikan apa yang dia inginkan. Jangan salahkan wanita lain! Apa kamu pikir, aku suka dengan suamimu? Tanyakan padanya, apa yang sudah dia lakukan? Apa aku yang merayunya? Ataukah dia yang ternyata lelaki mata keranjang?"

"Apa katamu? Jadi, kamu menyalahkan suamiku?"

Gadis itu membuka celemek yang dipakainya dan membantingnya di atas meja. "Lalu, kamu ingin menyalahkanku? Apa kamu pikir aku tertarik dengan suamimu itu? Aku masih punya harga diri. Aku bekerja dengan cara halal. Kalau untuk mendapatkan uang dengan cara seperti itu, aku bisa mencari lelaki yang lebih kaya dari suamimu, tapi aku bukan perempuan seperti itu. Mulai saat ini, aku berhenti! Dan ingat, perhatikan suamimu karena dia tidak hanya menggodaku, tapi juga karyawan yang lain. Camkan itu!"

Gadis itu kemudian pergi. Dia berusaha menahan air mata agar tidak jatuh. Rasanya terlalu sakit saat dipermalukan di depan banyak orang hanya karena fitnah yang ditujukan padanya.

Dia pergi dengan mengangkat wajahnya karena dia merasa tidak bersalah. Untuk apa dia harus menunduk jika tuduhan itu tidaklah benar? Namun, ketegarannya akhirnya runtuh saat dirinya keluar dari restoran. Di sudut halaman, dia terduduk sembari menangis.

Gadis itu menunduk dengan isak tangis yang terdengar pilu. Hatinya begitu sakit saat dituduh sebagai perebut suami orang. Padahal, dia tidak pernah melakukan hal sebejat itu.

Di antara isakannya, dia merasa sentuhan lembut di kepalanya. Sontak, dia mengangkat wajahnya.

"Kakak kenapa menangis?"

Gadis itu terkejut saat melihat seorang gadis

kecil yang berusia sekitar empat tahun berdiri di depannya. Gadis kecil itu bahkan menyeka air matanya.

"Kamu dengan siapa? Mana orang tuamu?" tanya gadis itu.

Gadis kecil itu menunduk sedih. "Aku datang bersama papa dan juga tante. Tadi aku ingin pipis dan tante mengantarku ke toilet, tapi saat aku keluar, aku tidak melihat tante lagi," jelasnya.

Gadis itu lantas membelai rambutnya. Gadis kecil itu sangat pintar dan menggemaskan. Untuk sesaat, dia terhibur dengan kehadiran gadis kecil itu.

"Ayo, Kakak antar cari papa dan tante, ya."

Gadis kecil itu mengangguk. Gadis itu lantas menggendongnya dan berniat untuk mencari ayah dan tante gadis kecil itu. Dia ingin masuk ke dalam restoran, tetapi dia enggan. Karena itu, dia meminta bantuan pada salah satu security untuk mencari tahu apakah ada pengunjung yang kehilangan anak.

Security itu lantas masuk dan menemui bagian informasi. Sementara gadis itu menunggu di luar. Tak lama, seorang wanita datang dan menarik gadis kecil itu dari gendongannya.

"Kamu mau menculiknya, ya?" tanya wanita itu dengan kasar. Sontak, gadis kecil itu pun menangis.

Seorang lelaki tiba-tiba datang menghampiri mereka.

"Papa," panggil gadis kecil itu yang kini menangis. Lelaki itu kemudian mengambilnya dari wanita itu.

"Ada apa ini? Kenapa Indah menangis?" tanya lelaki itu.

"Perempuan ini rupanya tak hanya pandai merayu suami orang, tapi dia juga pandai merayu anak kecil. Kalau tidak ada aku, Indah pasti sudah dibawa kabur olehnya. Ziyan, ayo laporkan dia pada polisi!" serunya dengan tatapan kebencian.

"Apa maksudmu? Aku tidak mungkin menculiknya. Apa kamu pikir aku tega melakukan hal itu?"

"Ah, jangan banyak alasan! Gadis murahan sepertimu memang pantas untuk masuk penjara. Jangankan anak kecil, suami orang pun kamu tega mengambilnya."

Walaupun membela diri, nyatanya dia selalu disudutkan. Dia akhirnya memilih untuk pergi, tetapi wanita itu menarik lengannya dan melayangkan tamparan ke pipinya. Kembali dia harus merasakan nyeri dan panasnya pipi karena tamparan itu.

"Rina, sudahlah! Jangan buat masalah lagi. Lagi pula, Indah baik-baik saja," ucap lelaki yang bernama Ziyan itu.

"Tidak! Gadis sepertinya harus diberi pelajaran!"

Tiba-tiba, security datang menghampiri mereka. "Maaf, ada apa ini?"

"Pak, tangkap gadis ini! Dia hampir saja membawa kabur keponakanku," jawab Rina.

"Sepertinya ini hanya salah paham," ucap security itu.

"Apa maksudnya, Pak?" tanya Ziyan.

"Nona Amira tadi sudah melapor padaku kalau ada anak kecil yang lepas dari tantenya. Karena itu, dia meminta padaku untuk memberitahukan melalui ruang informasi, siapa tahu ada orang tua yang kehilangan anaknya,'" jelas security itu.

Lelaki yang bernama Ziyan itu terkejut. Dia lalu menatap gadis yang masih menunduk itu.

"Maafkan kami. Kami tidak tahu, kalau ...."

Gadis itu kemudian pergi. Dia tidak ingin mendengar penjelasan apa pun dari mereka. Hatinya sudah telanjur sakit karena tuduhan bertubi-tubi.

"Maafkan aku, Ziyan. Aku ...."

"Seharusnya kamu meminta maaf pada gadis itu. Kamu sudah salah sangka padanya. Lalu, kenapa kamu bisa terpisah dari Indah? Bukankah kamu bilang akan menjaganya?"

Wanita itu terdiam. Ziyan kemudian pergi meninggalkannya.

"Ziyan, aku bisa jelaskan semuanya. Aku tidak sengaja meninggalkan Indah karena aku ...."

"Sudahlah, Rina. Aku tidak bisa melanjutkan semuanya. Bagaimana bisa aku memercayakan putriku pada wanita yang tidak bisa menjaganya? Rina, Indah itu keponakanmu. Bagaimana bisa kamu seceroboh itu? Kalau sampai terjadi sesuatu padanya, aku tidak akan pernah memaafkanmu." Ziyan kemudian masuk ke mobilnya. "Kamu pulang sendiri saja. Aku pergi."

Lelaki itu kemudian melajukan mobilnya dan meninggalkan Rina yang terlihat marah dan kesal. Sementara Indah, duduk bersandar sambil memperhatikan ayahnya.

"Papa, apa Papa marah pada Indah?"

Ziyan lalu menghentikan mobilnya di sisi jalan.

"Tidak, Nak. Papa tidak marah pada Indah. Indah tidur saja, nanti Papa gendong kalau sudah sampai di rumah," ucapnya sambil mengecup dahi putrinya itu.

Tampak hujan gerimis membasahi jendela. Ziyan berniat untuk menutup jendela mobil, tetapi pandangannya tertuju pada seorang gadis yang belum lama ini dijumpainya.

"Itu kakak yang tadi 'kan, Pa?" tanya gadis kecil itu. Ziyan mengangguk.

"Kakak itu tadi juga menangis. Indah kasihan padanya. Padahal, Kakak itu sangat baik padaku. Tadi, saat aku menangis, Kakak itu memelukku dan akan mengantarkanku pada Papa, tapi Tante Rina datang dan memarahinya," jelas gadis kecil itu sambil menatap gadis yang duduk seorang diri di salah satu bangku taman.

Gadis yang bernama Amira itu sedang duduk menumpahkan tangisnya yang tertahan. Di depan orang, dia berusaha tegar walau hatinya hancur penuh luka. Dia berusaha tabah walau hatinya kini hancur berkeping-keping.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Ketulusan Cinta Amira

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Elegi of Rosr
9.1
Kegagalan pernikahan menghancurkan hidup Ayu Suwarjo. Demi menyelamatkan bisnis keluarga, sang ayah menjadikannya jaminan kepada Roy Punda, pria sombong yang kini menjadi suaminya lewat kontrak enam bulan. Pernikahan paksa ini dijalani Ayu demi kebahagiaan ibunya. Meski sulit, ia berupaya menjaga sikap di hadapan Roy. Di tengah rahasia dan petualangan yang menguji kesetiaan, akankah sandiwara pernikahan sementara ini berujung pada cinta sejati?
Sampul Novel Gapai Mimpi di Usia Senja
9.5
Di hari ulang tahun Ryan yang ke-70, Elita pulang dalam kondisi basah kuyup hanya untuk mendapati rumahnya terkunci. Kabar mengejutkan datang dari tetangga yang menyebut Ryan telah menikah lagi dan sedang berada di hotel bersama istri barunya. Sebulan lalu, Elita menyetujui perceraian formal demi menyelamatkan diri dari klaim utang saham Ryan, bahkan putranya sendiri yang mengasingkannya ke rumah lama. Kini, Elita menyadari bahwa semua alasan itu hanyalah kebohongan besar untuk menyingkirkannya.
Sampul Novel Hasrat Kakak Tiri
9.6
Dua belas tahun di New York tak mampu menghapus obsesi Bryan Alexander pada adik tirinya, Deanisa Melody. Kini, sang CEO playboy harus menghadapi takdir saat Nisa mendadak menjadi asisten pribadinya. Meski bertekad menjaga jarak dan memperingatkan Nisa agar tetap profesional di kantor, Bryan terus tersiksa oleh perasaan lamanya. Batasan kerja pun diuji saat ia berjuang keras menahan hasrat mendalam terhadap gadis yang selalu menjadi candu baginya.
Sampul Novel Kebersamaan Tanpa Cinta
9.0
Sepuluh tahun bertahan tanpa cinta di sisi Arga membuat Amanda menyerah. Setelah masa kesepakatan mereka berakhir, ia bertekad membawa putrinya, Adele, pergi jauh. Hubungan dingin ini sempat menghasilkan kehamilan setelah satu malam Arga mabuk dan kehilangan kendali. Walau difasilitasi sebuah vila untuk melahirkan, Amanda harus menerima syarat kejam: anaknya dilarang memanggil Arga sebagai ayah. Arga tetap berlagak lajang di depan publik dan menegaskan tidak akan pernah mengakui keberadaan darah dagingnya sendiri.
Sampul Novel Moonstruck
9.2
Beryl merasa tertantang ketika diremehkan dalam mendekati Simfoni, gadis populer yang terkenal sangat sulit didekati. Demi gengsi yang terusik, ia menyusun misi khusus untuk menaklukkan hati Simfoni. Beryl mengerahkan segala upaya, mulai dari pendekatan biasa hingga tindakan nekat yang menguras emosi. Walau menghadapi banyak hambatan yang memicu stres, Beryl tetap percaya diri dengan daya pikatnya. Mampukah usaha keras Beryl meluluhkan pertahanan Simfoni?
Sampul Novel One Night Stand
9.8
Liburan solo Seo Inha di Bali berubah drastis setelah malam tak terduga bersama Lee Yeon, pewaris kaya yang patah hati. Akibat salah minum ramuan dan mabuk, Inha salah masuk kamar hingga berujung kehamilan. Demi tanggung jawab, Yeon bersedia menikahi Inha meski tanpa cinta. Namun, saat perhatian Yeon mulai tumbuh dalam pernikahan kontrak mereka, sang mantan kekasih kembali untuk merebut posisinya. Akankah Inha mampu bertahan menghadapi masa lalu Yeon yang datang mengusik?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan