APKDock Logo
Sampul Novel Istri Pelunas Hutang Mafia

Istri Pelunas Hutang Mafia

8.0 / 10.0
Aurora terpaksa menikahi Lucian Moretti, seorang mafia kejam, demi melunasi utang sang paman. Siapa sangka, Lucian rupanya telah lama memendam cinta padanya. Di saat asmara mulai bersemi, rahasia masa lalu mendadak terbongkar dan menguji hubungan mereka. Situasi kian rumit ketika musuh mengintai dan Aurora menyembunyikan penyakit mematikan dari suaminya. Lucian kini harus bertaruh nyawa demi menyelamatkan wanita yang sangat dicintainya itu.

Istri Pelunas Hutang Mafia Bab 1

Denting gelas anggur yang bersentuhan dengan meja marmer memenuhi ruangan luas itu. Cahaya lampu kristal menggantung di langit-langit tinggi, menerangi wajah-wajah para tamu yang berdansa dan berbincang dengan nada elegan. Bagi siapa pun yang melihat dari luar, pesta di rumah keluarga Moretti malam ini tampak sempurna. Namun, bagi Aurora Sinclair, ini adalah awal dari neraka.

Tangannya mengepal erat di sisi gaun sutra berwarna merah tua yang ia kenakan, tubuhnya kaku, dan matanya yang biasanya dipenuhi cahaya kini tampak kosong. Malam ini seharusnya menjadi malam kebebasannya. Seharusnya, dia sudah berada jauh dari kota ini, memulai hidup baru. Tapi kenyataan berbicara lain.

"Minumlah."

Suara bariton itu membuatnya tersentak. Di hadapannya, seorang pria berdiri dengan sikap angkuh, menyodorkan segelas anggur. Mata obsidian pria itu mengunci tatapannya, penuh dengan sesuatu yang sulit diartikan-antara rasa memiliki dan ketegasan yang tak bisa diganggu gugat.

Lucian Moretti.

Mafia yang ditakuti seantero kota. Pria yang baru saja menjadi suaminya.

Aurora tidak bergerak. Tenggorokannya terasa kering, bukan karena haus, tapi karena ketakutan yang menyelusup hingga ke sumsum tulangnya. "Aku tidak ingin minum," gumamnya lirih.

Lucian menaikkan alisnya. "Aku tidak suka penolakan."

Suaranya rendah, nyaris terdengar mengancam, tapi ada ketenangan dalam nada itu-sebuah bahaya yang terselubung dalam sikap dinginnya.

Aurora ingin memberontak. Ingin berteriak dan mengatakan bahwa pernikahan ini adalah kesalahan besar. Tapi dia tahu, tidak ada gunanya. Lucian Moretti tidak akan membiarkannya lari, tidak setelah dia menebus utang pamannya dengan harga yang lebih mahal dari sekadar uang-yaitu dirinya.

"Minum, Aurora." Kali ini suaranya lebih dalam, lebih menuntut.

Menghela napas, Aurora akhirnya mengambil gelas itu dan menyesapnya perlahan. Cairan merah pekat itu meninggalkan jejak panas di tenggorokannya, sama seperti perasaan yang kini berkecamuk dalam dadanya.

Lucian menyeringai puas sebelum mengalihkan pandangannya ke arah para tamu. "Malam ini, semua orang di ruangan ini tahu bahwa kau adalah istriku. Mereka tahu bahwa kau milikku."

Aurora menelan ludah. Kata-kata itu terdengar seperti belenggu yang semakin erat menjeratnya.

Tiba-tiba, Lucian mendekat, berbisik tepat di telinganya, "Tapi hanya kita yang tahu kalau pernikahan ini tidak lebih dari sekadar kesepakatan, bukan?"

Darah Aurora membeku. Seketika, amarah menggantikan ketakutannya.

Dia menoleh cepat, menatap Lucian dengan sorot penuh kebencian. "Jadi, kau menginginkan dunia percaya bahwa aku istrimu yang sah, tapi di balik layar, aku hanyalah alat untuk membayar utang?"

Lucian tidak bereaksi. Wajahnya tetap dingin, tapi ada sesuatu dalam matanya yang membuat Aurora semakin muak.

"Ya," jawabnya tanpa ragu. "Tapi bukan berarti aku tidak menginginkanmu, Aurora."

Jantungnya berdetak kencang. Aurora merasa ingin muntah.

Dia ingin membalas, ingin mengatakan bahwa dia akan mencari cara untuk bebas dari pria ini. Tapi sebelum sempat membuka mulut, seseorang menyela mereka.

"Lucian, ada tamu yang ingin bertemu denganmu," ujar seorang pria berjas hitam yang berdiri di belakang mereka.

Lucian mendengus pelan. "Aku akan kembali."

Dan sebelum pergi, dia menyentuhkan bibirnya di pelipis Aurora. Sentuhan itu ringan, tapi cukup untuk membuat tubuh Aurora menegang.

Saat Lucian melangkah pergi, Aurora merasa napasnya kembali, meskipun hanya sedikit. Matanya bergerak liar, mencari celah untuk melarikan diri. Tapi, dia sadar-tidak ada jalan keluar malam ini.

Pernikahan ini telah mengikatnya, dan dia terperangkap dalam jerat sang mafia.

Satu jam berlalu, dan pesta semakin riuh. Aurora memanfaatkan momen ini untuk keluar ke balkon. Udara malam menusuk kulitnya, tapi dia tidak peduli. Dia hanya ingin menjauh dari keramaian, dari sorot mata yang terus menatapnya seolah dia adalah objek menarik di lelang.

"Aku bisa memberimu kebebasan jika kau menginginkannya."

Aurora tersentak. Dia menoleh dan menemukan seorang pria berdiri di ambang pintu balkon. Rambutnya gelap, matanya tajam seperti elang, dan aura misterius menyelimutinya.

"Aku tahu siapa kau," gumamnya. "Kau Adrian Vasquez."

Pria itu menyeringai kecil. "Jadi, kau tahu."

Tentu saja, Aurora tahu. Adrian adalah musuh terbesar Lucian. Rivalnya dalam dunia mafia.

"Kau pasti berpikir aku ingin membunuh Lucian," lanjut Adrian, berjalan mendekat. "Tapi aku justru ingin menawarkan sesuatu kepadamu."

Aurora menatapnya curiga. "Apa?"

Adrian tersenyum tipis. "Pilihanku sederhana. Aku bisa membantumu keluar dari pernikahan ini. Aku bisa memberikan kebebasan yang kau inginkan."

Aurora mengerutkan kening. Tawaran ini terdengar terlalu mudah.

"Tapi tentu saja, ada harga yang harus kau bayar."

Jantungnya berdegup lebih cepat. "Apa harganya?"

Adrian bersandar di pagar balkon, tatapannya mengunci Aurora. "Kau harus membantuku menghancurkan Lucian."

Aurora terdiam.

Hatinya menjerit ingin mengatakan 'ya'. Ingin menghancurkan pria yang telah menjeratnya dalam pernikahan ini. Tapi ada sesuatu yang mengganjal.

Membantu Adrian berarti mengkhianati Lucian.

Dan anehnya, saat memikirkan itu, ada sedikit rasa sakit yang tak seharusnya dia rasakan.

Sebelum dia sempat menjawab, suara langkah kaki mendekat. Adrian mundur selangkah, sementara sosok tinggi dengan aura dingin muncul di ambang pintu.

Lucian.

Mata obsidiannya bersinar tajam. Dia menatap Adrian seperti hendak membunuhnya di tempat.

"Apa yang kau lakukan di sini, Vasquez?"

Adrian hanya menyeringai. "Berbicara dengan istrimu."

Lucian melangkah maju, ekspresinya tak terbaca. "Menjauhlah dari Aurora. Atau aku akan memastikan ini adalah percakapan terakhirmu."

Adrian terkekeh kecil sebelum berbalik. Tapi sebelum pergi, dia menatap Aurora dan berbisik, "Pikirkan tawaranku, Aurora."

Setelah Adrian menghilang, Lucian menoleh padanya. Mata gelapnya menyelidik.

"Apa yang dia katakan padamu?" tanyanya tajam.

Aurora tidak menjawab. Dia tahu, malam ini baru permulaan.

Di satu sisi ada Lucian, suaminya-pria yang dingin, kejam, tapi entah mengapa membuatnya merasakan sesuatu yang tidak seharusnya.

Di sisi lain ada Adrian-musuh Lucian yang menawarkan kebebasan, tapi dengan harga yang mahal.

Dan kini, Aurora harus memilih.

Bertahan dalam pernikahan yang mengekangnya atau mengambil risiko untuk menghancurkan pria yang telah mengikatnya dalam jerat takdir.

Namun, dia belum tahu bahwa ada kebenaran yang lebih besar menanti-kebenaran tentang dirinya, tentang Lucian, dan tentang perasaan yang perlahan tumbuh di antara mereka.

Satu hal yang pasti...

Tidak ada jalan keluar tanpa konsekuensi.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Istri Pelunas Hutang Mafia

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Cinta Palsu Suamiku
8.8
Rumah tangga Anisa dan Aldi yang telah dikaruniai dua anak, Luna dan Syailendra, kini berada di ambang kehancuran. Kehadiran Lastri, sang ibu mertua yang terlalu ikut campur, memperkeruh suasana. Sikap Aldi yang selalu mendahulukan ibunya dibanding anak dan istrinya membuat Anisa sadar bahwa cinta sang suami semu. Karena merasa terus diabaikan, Anisa memantapkan diri untuk melayangkan gugatan cerai. Apakah keputusan berpisah ini mampu menyudahi segala kepedihan hidupnya?
Sampul Novel DENDAM SANG CEO
9.6
Bram, CEO angkuh yang belum bisa melupakan Melisa, berniat menghancurkan musuhnya, Adam, dengan memanfaatkan sang adik yang bernama Agni. Bram berpura-pura jatuh cinta pada Agni hingga merenggut segalanya, tetapi rencana jahat tersebut akhirnya terungkap. Meski awalnya didasari dendam, cinta tulus mulai tumbuh di hati Bram. Namun, persaingan bisnis masa lalu membuat Adam menentang keras hubungan mereka. Kini Agni bimbang antara perjodohan dengan Alan atau kembali pada Bram yang egois.
Sampul Novel Gadis Pengantar Tidur
8.5
Richard tega menjual Maria demi uang. Akibat dikhianati, wanita malang itu kini terjebak di kamar 201 dan terpaksa menjadi gadis pengantar tidur untuk Mark, seorang pria kaya yang menderita insomnia akut. Di balik kemewahan tempat tersebut, Maria harus menerima takdir baru dan melayani Mark demi bertahan hidup. Kisah pelik ini menghadapkan Maria pada situasi sulit yang mengubah hidupnya sepenuhnya.
Sampul Novel Hasrat Cinta Om Zafran
9.0
Tinggal bersama Zafran Anthony menumbuhkan cinta terlarang di hati Bella Eleya Zadik pada omnya sendiri. Ketika Bella berusaha mematikan perasaan itu, Zafran malah merasakan gejolak yang sama. Mereka pun menjalin hubungan asmara secara rahasia. Sayangnya, Bella terus didera kecemasan jika ayahnya sampai tahu. Situasi kian rumit saat kakak Zafran memaksanya bertunangan. Sanggupkah jalinan kasih rahasia ini bertahan menghadapi tekanan keluarga mereka?
Sampul Novel Penghinaan Saudari Tiri, Dusta Kekasih
7.9
Karir violinis Anindya Larasati hancur seketika setelah video pribadinya tersebar luas di sebuah gala megah. Ternyata, skandal ini didalangi oleh Bima Wiratama, kekasihnya sendiri, yang bersekongkol dengan kakak tiri Anindya, Safira. Tak hanya dikhianati, Anindya juga disiksa keji oleh rekan Bima hingga menyisakan luka permanen. Sadar cintanya diperalat untuk balas dendam dan menghadapi obsesi gelap Bima yang ingin menghancurkannya, Anindya bertekad bangkit lalu menghilang demi merebut kebebasannya.
Sampul Novel The Fate of A Wallflower
8.6
Nasib buruk menimpa Lady Annabelle Hardy di Inggris abad ke-18. Usai pertunangannya dibatalkan demi sang adik tiri, Anna kini menjadi sasaran pembunuhan Sophie, ibu tirinya yang serakah. Di tengah konspirasi gelap ini, sebuah suara misterius memperingatkannya agar tidak melarikan diri. Mampukah Anna bangkit melawan pengkhianatan keluarga tersebut dan memecahkan misteri yang mengancam jiwanya sebelum terlambat?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan