APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Dersik: Begu Ganjang Telah Kembali

Dersik: Begu Ganjang Telah Kembali

Dersik kembali ke Desa Mangpusu demi menuntaskan dendam masa lalu. Meski puluhan tahun berlalu, parasnya tetap awet muda dan memikat. Sunarni, sang mantan majikan yang didera rasa bersalah, kini tak berdaya saat keluarganya dihabisi satu demi satu. Di tengah teror Begu Ganjang yang mencekam, seorang dukun sakti bernama Surya curiga bahwa Dersik adalah mantan kekasihnya. Rumitnya, putra Sunarni malah jatuh hati pada sosok misterius yang berniat menghancurkan mereka.
Bab
Bagikan

Bab 1

Ada sebuah jalan masuk ke sebuah desa. Kanan dan kiri jalan itu, di tanam sebuah beton yang lebarnya sekitar 40cm dan tingginya 150cm. Setengah dari benda itu, dicat putih dan bawahnya hitam.

Itu adalah penanda batas desa satu dengan desa lainnya. Memasuki jalan yang ditandai dua beton itu, akan ada sebuah desa yang warganya sedang geger. Karena, salah satu orang terpandang di desa itu baru saja ditemukan meninggal di depan pintu rumahnya sendiri.

"Pak Bambang meninggal! Pak Bambang meninggal!" teriak seseorang yang membawa berita sambil memukul sebuah kentongan.

Saat itu, di sana belum ada mushala. Untuk kebutuhan ibadah, ada sebuah tempat khusus, seperti bangunan rumah biasa tetapi dalamnya sangat lapang. Sehingga orang-orang yang akan sembahyang berjamaah sebagai muslim, mereka melakukannya di sana.

Sedangkan bila akan menyampaikan sebuah informasi mereka harus memukul kentongan. Untuk membuat warga berkumpul.

"Pak Bambang meninggal!" seru orang itu sekali lagi.

"Hah?! Kapan?" tanya seorang pria, yang baru saja keluar dari rumahnya dan berjalan menghampiri kerumunan yang belum terlalu padat.

"Tadi pagi! Istrinya berteriak histeris di depan rumah, saat aku dan beberapa orang keluar memeriksa. Pak Bambang sudah terbujur kaku dengan leher biru, mata melotot dan lidahnya menjulur!"

Mereka yang ada di sana tercengang mendengar berita tersebut, menggeleng, dan merasa ikut ngeri.

Tak lama, rumah Pak Bambang didatangi banyak pelayat.

Istri Pak Bambang yang bernama Sunarni terlihat sangat tabah, jika orang yang membawa berita mengatakan kalau sebelumnya Sunarni menangis histeris. Melihat suaminya meninggal dengan cara mengenaskan, sekarang justru dia tampak begitu tegar dan sudah ikhlas.

Ketika orang-orang akan memandikan jasad Pak Bambang. Begitu dua pelepah daun pisang yang menutupi bagian atas tubuh Pak Bambang dibuka. Mereka yang akan memandikan, sempat terpaku beberapa saat. terkejut bukan main, ketika melihat keadaan tubuh sang jenazah.

Tidak hanya pada bagian leher yang biru. Ternyata tubuh bagian atas Pak Bambang, tepatnya di bagian dada, perut dan punggung ada lingkaran luka memar cukup besar, bewarna hitam legam bercampur biru dan merah di sisi-sisinya.

Sunarni pun tercengang, melihat keadaan tubuh suaminya. Matanya berkaca-kaca, sambil menutup mulut.

Semua orang saling lirik tapi, untuk menghargai dan menjaga perasaan Sunarni dan semua keluarga Pak Bambang. Mereka cukup diam saja dan melakukan tugas mereka sampai selesai.

Bagaimanapun, keadaan tubuh alm. Pak Bambang saat itu sangat membuat warga heran dan bertanya-tanya. Kenapa bisa sampai seperti itu? Siapa yang membun-uh Pak Bambang, dan apa alasannya? Semua hanya menerka dan menjadi buah bibir di mana saja.

Hanya butuh waktu 1 hari saja, berita itu sudah sampai ke tetangga desa yang berjarak sekitar 200 meter dari beton pembatas desa mereka.

Sebab menyebarkan berita hanyalah permainan kata-kata. Jelas jauh lebih mudah, dari apapun kegiatan dan usaha di dunia ini. Ketika hal itu terjadi, pertemuan yang mulanya biasa saja akan mengubah atmosfer itu menjadi obrolan panjang yang jauh lebih mengasikan.

Beberapa hari kemudian, setelah 5 hari meninggalnya Pak Bambang. Di sore harinya, suara kentongan berbunyi begitu riuh. Seolah sang pembawa berita, tak sabar ingin menyampaikan apa yang ia ketahui.

"Indri, putri Pak Bambang meninggal!" seru orang itu.

"Indri? Putri Pak Bambang yang sudah hampir 1 bulan sakit itu?" tanya seorang ibu-ibu.

"Iya!"

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bermula Dari Casing Berminyak
9.4
Sebuah benda biasa membawa petaka dalam novel misteri Bermula Dari Casing Berminyak. Sang protagonis menyadari casing ponselnya selalu terasa berminyak secara aneh. Keluhan tersebut hanya dianggap angin lalu, hingga sang sahabat melontarkan gurauan mengerikan bahwa wadah ponsel itu terbuat dari kulit manusia. Ketakutan itu menjadi nyata saat malam tiba, ketika ia terbangun dan merasakan sensasi mengerikan seolah wajahnya sedang dikuliti secara perlahan disertai bisikan dingin yang menuntut kulitnya sendiri.
Sampul Novel KAHINA
8.1
Kematian tragis Kahina di tangan perempuan tua gila pada 1982 menyingkap tabir hitam keluarga Laksmi. Tragedi ini menyeret Laksmi melakukan perjalanan raga sukma ke tahun 1881, mengungkap dosa leluhurnya yang bersekutu dengan sekte pemuja setan dan konspirasi Logi Persahabatan. Sejak era VOC, kolonial, hingga pandemi 2021, jaringan kriminal keji tersebut rupanya terus beroperasi secara rahasia, mengiringi lembaran sejarah Indonesia yang penuh pertumpahan darah.
Sampul Novel One Chance without Change
9.0
Dalam dunia fantasi yang kelam, rasa sakit menjadi inti eksistensi manusia. Kisah penuh misteri dan kengerian ini membawa kita pada keputusasaan sang tokoh utama yang terjebak dalam penderitaan tanpa akhir. Siksaan yang ia alami begitu hebat hingga memicu ketakutan luar biasa. Ia pun mulai mempertanyakan batas ketahanan dirinya, bahkan meragukan apakah ada kematian yang jauh lebih menyakitkan daripada siksaan hidup yang sedang ia jalani saat ini.
Sampul Novel Penghinaan Saudari Tiri, Dusta Kekasih
7.9
Karir violinis Anindya Larasati hancur seketika setelah video pribadinya tersebar luas di sebuah gala megah. Ternyata, skandal ini didalangi oleh Bima Wiratama, kekasihnya sendiri, yang bersekongkol dengan kakak tiri Anindya, Safira. Tak hanya dikhianati, Anindya juga disiksa keji oleh rekan Bima hingga menyisakan luka permanen. Sadar cintanya diperalat untuk balas dendam dan menghadapi obsesi gelap Bima yang ingin menghancurkannya, Anindya bertekad bangkit lalu menghilang demi merebut kebebasannya.
Sampul Novel Roh Jiwa Putri yang Teraniaya
9.5
Dua bulan pasca kematiannya, sebuah keluarga baru menyadari bahwa mereka meninggalkan putri mereka di tengah hutan saat wisata. Mengira sang putri hanya merajuk karena dihukum berjalan kaki, sang adik justru mengirimkan pesan ejekan agar dia mati demi menguasai warisan nenek mereka. Ibu yang bersikap dingin bahkan mengancamnya agar hadir di pesta ulang tahun keluarga. Mereka tidak pernah menduga bahwa korban tidak pernah bisa keluar dari sana. Pencarian intensif di pegunungan akhirnya mengungkap kenyataan mengerikan saat sisa-sisa tulang belulangnya ditemukan terkubur.
Sampul Novel Sosok Teman Khayalan
9.7
Sikap aneh teman sebangku dan pengucilan tiba-tiba dari seluruh sekolah membuat seorang murid kebingungan. Saat didesak untuk menjelaskan alasan di balik aksi menjauh tersebut, sang teman justru menunjukkan ketakutan luar biasa sebelum akhirnya memutuskan pindah ke kelas reguler. Enggan membiarkan misteri ini menggantung, ia menyusul ke kelas baru tersebut demi menuntut jawaban. Namun, kehadirannya justru memicu histeria dan permohonan putus asa agar dirinya tidak pernah dicari lagi.