APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Dersik: Begu Ganjang Telah Kembali

Dersik: Begu Ganjang Telah Kembali

Dersik kembali ke Desa Mangpusu demi menuntaskan dendam masa lalu. Meski puluhan tahun berlalu, parasnya tetap awet muda dan memikat. Sunarni, sang mantan majikan yang didera rasa bersalah, kini tak berdaya saat keluarganya dihabisi satu demi satu. Di tengah teror Begu Ganjang yang mencekam, seorang dukun sakti bernama Surya curiga bahwa Dersik adalah mantan kekasihnya. Rumitnya, putra Sunarni malah jatuh hati pada sosok misterius yang berniat menghancurkan mereka.
Bab
Bagikan

Bab 2

Memang, Pak Bambang mempunyai seorang putri bernama Indri. Hampir sebulan ini, dia sakit secara mendadak dan membuatnya hanya bisa terbaring lemah di atas tempat tidur sepanjang hari. Tak disangka, waktu bertahannya ternyata tidak lama. Baru saja ayahnya meninggal 5 hari lalu, kini ia menyusul sang ayah.

Sunarni tak bisa menahan tangis dan kesedihannya seperti saat ditinggalkan suaminya. Sekarang ia meraung-raung, meminta orang-orang tidak membawa Indri untuk dimandikan.

"Anakku masih hidup! Dia belum ma-ti! Jangan mandikan dia! Jangaaan ...! Dia sedang tidur!" teriak Sunarni, wanita berusia 32 tahun itu. Keluarganya menahan tubuh Sunarni, agar tak menyambar orang-orang yang sudah mengangkat tubuh Indri untuk dimandikan.

"Sudah, Bu ... istighfar," kata ibu-ibu yang ikut menenangkan, mereka memeluk tubuh wanita sintal itu penuh simpati. Sunarni menggeleng, begitu tak melihat tubuh putrinya lagi. Karena orang-orang yang akan membersihkan tubuh Indri, sudah menutupi jangka pandangnya.

"Indrii! Jangan tinggalkan Ibu, Nak!" Sunarni mengulurkan tangan ke arah para pemandi jenazah putrinya, dengan tangisan melengking. Hingga akhirnya tangisan itu perlahan memelan lalu Sunarni jatuh pingsan.

Orang tua Pak Bambang, mengetahui kalau anaknya meninggal karena dibun-uh oleh seseorang. Orang itu mengirimkan sosok jin, untuk menew-askan putranya.

"Kita harus membalas perlakuan ini!" kata Pak Sutris, ayah Pak Bambang.

Lelaki muda, yang ada di sana mengangguk dengan tatapan tajam. Ikut tak terima.

"Tenang, Ayah. Aku akan carikan dukun hebat untuk membantu kita membalaskan dendam kita!" ujar Agus, adik bungsu Pak Bambang.

Pak Sutris mengangguk perlahan, dua tangannya mengepal di sisi tubuh. "Cari dukun yang paling hebat, jika 1 dukun tidak bisa cari lagi sebanyak mungkin! Kita balaskan ke semua keturunan dan keluarganya!"

**

Suatu malam keluarga Pak Bambang berhasil menghadirkan dukun yang dipercaya, terkenal hebat dan sakti.

Ketika dukun itu menerawang, dia memberi tahu pada keluarga Pak Sutris. Jika dalang dari yang menimpa putra mereka, adalah seorang perempuan.

"Dia seorang wanita, ilmunya memang cukup tidak bisa disepelekan tapi tidak ada apa-apanya bagiku," kata si dukun yang bernama Ki Surya.

"Balaskan dendam kami, Ki! Kalau bisa! Buat dia tidak langsung ma-ti tapi si-ksa ia perlahan. Supaya menderita lebih dulu!" ujar Agus, menggebu-gebu.

"Tenang, ini bukan masalah sulit bagiku."

Ki Surya yang sedang bersila, di hadapan Pak Sutris, istrinya dan tiga anaknya pun memperhatikan pria itu.

Beberapa saat Ki Surya membacakan mantra, lalu terdiam setelahnya ada keheningan. Terdengar suara langkah kaki yang begitu besar dan keras. Dari arah atas genteng rumah Pak Sutris.

"Ki ... Ki ... suara apa itu, Ki?" tanya Pak Sutris, dia dan keluarganya mendongak menatap langit-langit rumah. Berselimut rasa merinding.

Ki Surya yang mulanya terpejam, membuka matanya. Lalu, dengan tenang berkata, "Mereka sudah datang."

"Me-mereka?" tanya Pak Sutris, sebab dari kata 'mereka' sudah jelas itu lebih dari satu.

"Ya ...." Ki Surya mengangguk perlahan, "merekalah yang diperintah oleh wanita itu, untuk membu-nuh putramu."

BRANK!

Keluarga Pak Sutris saling memekik, dan menutup telinga karena kaget.

Dentuman yang begitu menggelegar dari atas rumah. Bagai atap yang dihantam keras, lalu bolong dan runtuh. Namun, begitu dilihat. Semua tak ada terjadi kerusakan sedikitpun.

Ki Surya bangkit dari duduknya. Dia melihat ke langit-langit rumah.

"Aura kebencian dan dendamnya sangat kuat. Apa kau yakin, sebelumnya putramu tidak ada musuh atau masalah dengan orang lain?" tanya Ki Surya.

Pak Sutris seperti berpikir cepat, dan menjawab, "Tidak, Ki! Tidak ada! Putraku sangat baik, dan banyak orang yang dibantu olehnya. Mana mungkin dia punya musuh."

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bermula Dari Casing Berminyak
9.4
Sebuah benda biasa membawa petaka dalam novel misteri Bermula Dari Casing Berminyak. Sang protagonis menyadari casing ponselnya selalu terasa berminyak secara aneh. Keluhan tersebut hanya dianggap angin lalu, hingga sang sahabat melontarkan gurauan mengerikan bahwa wadah ponsel itu terbuat dari kulit manusia. Ketakutan itu menjadi nyata saat malam tiba, ketika ia terbangun dan merasakan sensasi mengerikan seolah wajahnya sedang dikuliti secara perlahan disertai bisikan dingin yang menuntut kulitnya sendiri.
Sampul Novel KAHINA
8.1
Kematian tragis Kahina di tangan perempuan tua gila pada 1982 menyingkap tabir hitam keluarga Laksmi. Tragedi ini menyeret Laksmi melakukan perjalanan raga sukma ke tahun 1881, mengungkap dosa leluhurnya yang bersekutu dengan sekte pemuja setan dan konspirasi Logi Persahabatan. Sejak era VOC, kolonial, hingga pandemi 2021, jaringan kriminal keji tersebut rupanya terus beroperasi secara rahasia, mengiringi lembaran sejarah Indonesia yang penuh pertumpahan darah.
Sampul Novel One Chance without Change
9.0
Dalam dunia fantasi yang kelam, rasa sakit menjadi inti eksistensi manusia. Kisah penuh misteri dan kengerian ini membawa kita pada keputusasaan sang tokoh utama yang terjebak dalam penderitaan tanpa akhir. Siksaan yang ia alami begitu hebat hingga memicu ketakutan luar biasa. Ia pun mulai mempertanyakan batas ketahanan dirinya, bahkan meragukan apakah ada kematian yang jauh lebih menyakitkan daripada siksaan hidup yang sedang ia jalani saat ini.
Sampul Novel Penghinaan Saudari Tiri, Dusta Kekasih
7.9
Karir violinis Anindya Larasati hancur seketika setelah video pribadinya tersebar luas di sebuah gala megah. Ternyata, skandal ini didalangi oleh Bima Wiratama, kekasihnya sendiri, yang bersekongkol dengan kakak tiri Anindya, Safira. Tak hanya dikhianati, Anindya juga disiksa keji oleh rekan Bima hingga menyisakan luka permanen. Sadar cintanya diperalat untuk balas dendam dan menghadapi obsesi gelap Bima yang ingin menghancurkannya, Anindya bertekad bangkit lalu menghilang demi merebut kebebasannya.
Sampul Novel Roh Jiwa Putri yang Teraniaya
9.5
Dua bulan pasca kematiannya, sebuah keluarga baru menyadari bahwa mereka meninggalkan putri mereka di tengah hutan saat wisata. Mengira sang putri hanya merajuk karena dihukum berjalan kaki, sang adik justru mengirimkan pesan ejekan agar dia mati demi menguasai warisan nenek mereka. Ibu yang bersikap dingin bahkan mengancamnya agar hadir di pesta ulang tahun keluarga. Mereka tidak pernah menduga bahwa korban tidak pernah bisa keluar dari sana. Pencarian intensif di pegunungan akhirnya mengungkap kenyataan mengerikan saat sisa-sisa tulang belulangnya ditemukan terkubur.
Sampul Novel Sosok Teman Khayalan
9.7
Sikap aneh teman sebangku dan pengucilan tiba-tiba dari seluruh sekolah membuat seorang murid kebingungan. Saat didesak untuk menjelaskan alasan di balik aksi menjauh tersebut, sang teman justru menunjukkan ketakutan luar biasa sebelum akhirnya memutuskan pindah ke kelas reguler. Enggan membiarkan misteri ini menggantung, ia menyusul ke kelas baru tersebut demi menuntut jawaban. Namun, kehadirannya justru memicu histeria dan permohonan putus asa agar dirinya tidak pernah dicari lagi.