APKDock Logo
Sampul Novel Bermula Dari Casing Berminyak

Bermula Dari Casing Berminyak

9.4 / 10.0
Sebuah benda biasa membawa petaka dalam novel misteri Bermula Dari Casing Berminyak. Sang protagonis menyadari casing ponselnya selalu terasa berminyak secara aneh. Keluhan tersebut hanya dianggap angin lalu, hingga sang sahabat melontarkan gurauan mengerikan bahwa wadah ponsel itu terbuat dari kulit manusia. Ketakutan itu menjadi nyata saat malam tiba, ketika ia terbangun dan merasakan sensasi mengerikan seolah wajahnya sedang dikuliti secara perlahan disertai bisikan dingin yang menuntut kulitnya sendiri.

Bermula Dari Casing Berminyak Bab 1

Casing ponselku selalu terasa berminyak.

Aku mengeluh pada sahabatku, tapi dia malah bilang itu terbuat dari kulit manusia.

Malamnya, aku merasa ada orang yang sedang menguliti wajahku.

"Kalau nggak suka kulitku, pakai kulitmu sendiri saja."

Untuk menunjukkan kekompakan, kami berempat di asrama membeli casing ponsel yang sama.

Casing itu lembut dan elastis, sangat berbeda dari casing-casing yang pernah kumiliki sebelumnya.

Hanya saja, ada satu masalah, casing itu selalu berminyak.

Awalnya, kupikir itu karena tanganku yang berkeringat, sampai suatu hari aku sibuk mengerjakan tugas dan sama sekali tidak menyentuhnya.

Namun, saat malam tiba, casing itu tetap mengeluarkan lapisan minyak kuning.

Karena tiga teman asramaku juga memakai casing yang sama, aku merasa tidak enak untuk menggantinya.

Namun harus mengelapnya setiap beberapa lama sekali, benar-benar melelahkan.

Akhirnya, aku pun mengeluh pada sahabatku.

Namun, saat membaca pesannya, hatiku langsung berdegup kencang.

"Berminyak? Itu kulit manusia!"

Aku langsung gemetar dan hampir menjatuhkan ponselku.

"Astaga, jangan nakut-nakuti aku!"

Sahabatku memintaku untuk keluar sendirian tanpa membawa casing ponsel.

Aku yang sudah ketakutan langsung menurutinya.

Setelah sampai di tempat sepi, dia meneleponku.

Begitu mendengar bahwa kami berempat di asrama memakai casing yang sama, ekspresinya langsung berubah.

"Asrama kalian pasti ada orang mati."

Aku semakin takut dan buru-buru bertanya apa maksudnya.

Sahabatku menjelaskan bahwa dalam kondisi tertentu, mayat bisa hidup berdampingan dengan manusia.

Namun, ada satu syarat, kita tak boleh tahu bahwa dia sudah mati.

Begitu kamu menyadari rahasianya, dia akan berusaha membunuhmu.

Dia juga bertanya apakah aku sempat mengatakan sesuatu yang mencurigakan di asrama.

Dengan tangan dingin penuh keringat, aku mengingat-ingat.

Sejauh ini, aku hanya mengeluh soal casing yang berminyak. Selain itu, aku tidak mengatakan apa-apa.

Orang mati itu tak mungkin menyadarinya.

Sahabatku pun merasa sedikit lega.

Aku ingin melapor polisi dan pindah asrama, tetapi tidak punya bukti yang cukup.

Jika salah menebak siapa mayatnya, malah aku yang harus menyerahkan diri!

Sahabatku mencoba menenangkanku. Masih ada dua minggu lagi sebelum libur panjang, jadi aku hanya perlu bersabar sedikit lagi.

Aku tahu hanya ini satu-satunya cara.

Meski takut, aku juga mengikutinya.

Setelah menghapus chat kami, aku pergi ke toko buah.

Berpura-pura membeli sekotak stoberi sebelum kembali ke asrama.

Saat tiba, Selly, si ketua asrama tidak ada di sana.

Selly juga seorang ketua kelas, dia sering keluar untuk membantu dosen pembimbing.

Dia sibuk mempersiapkan ujian CPNS, jadi hampir seluruh waktunya dihabiskan di perpustakaan dan baru pulang untuk tidur setelah lampu asrama sudah dimatikan.

Aku langsung mengeliminasi dia dari daftar tersangka.

Orang hidup saja malas belajar, mana mungkin orang mati masih rajin belajar?!

Aku mulai memperhatikan dua teman lainnya yang memakan stroberi.

Jenny dan Lina.

Di antara mereka, siapa yang sudah mati?

Setengah semester hidup bersama dengan seseorang yang ternyata sudah mati, bukankah itu gila?

Aku sadar diriku terlalu santai, baru menyadari sesuatu yang salah setelah hampir libur panjang.

Dua minggu lagi, aku hanya perlu bertahan dua minggu lagi.

Aku menahan diri untuk tidak memandang mereka terlalu lama dan mencoba fokus menguatkan mental.

Setelah mengerjakan tugas kelompok sebentar, Jenny mulai berdandan.

Dia adalah bunga kelas kami, berbadan tinggi, berkaki jenjang dan punya wajah cantik. Banyak pria yang mengejarnya.

Sekarang dia sedang bersiap untuk pergi makan malam dengan pacarnya.

Selama ada tiga orang di ruangan, aku merasa sedikit lebih tenang, setidaknya ada satu orang yang pasti masih hidup.

Namun, begitu tinggal aku dan Lina di asrama, rasa takutku kembali muncul.

Aku takut dia menyadari sesuatu, jadi mencari alasan untuk keluar membeli makan.

Namun, Lina langsung menahan lenganku.

"Barengan saja.“

Aku memandang matanya yang tertutup kacamata tebal, mencoba membaca ekspresinya, tapi sia-sia.

Aku memaksakan senyum dan menjawab, "Boleh, bareng saja."

Di jalan menuju kantin, lampu-lampu terang benderang dan pasangan-pasangan berdiri di sepanjang jalan.

Dengan banyaknya orang, aku merasa sedikit lebih aman.

Namun, Lina terlihat gugup, terus melihat ke sekeliling dan menggenggam lenganku semakin erat.

Jantungku berdetak kencang, jangan-jangan dia orang matinya?

Mungkinkah dia akan mencari tempat sepi agar bisa langsung membunuhku?

Tanganku mulai berkeringat dingin.

Aku teringat pesan sahabatku dan mencoba berbicara santai,

"Lina, kamu nggak apa-apa?"

"Kalau nggak enak badan, kita bisa beli makan dan langsung pulang saja."

Tiba-tiba, Lina menoleh, wajahnya berubah pucat.

Aku menahan diri agar tidak langsung menarik lenganku dan terus menunjukkan kekhawatiran padanya.

Waktu terasa berjalan sangat lambat dan senyumanku mulai kaku.

Tiba-tiba, Lina mendekat ke telingaku dan berbisik,

"Lisa, aku tahu Jenny sudah mati."

Lanjut Membaca

Daftar Isi Bermula Dari Casing Berminyak

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Aku Tidak Memberi Ampun: Mantan yang Berlutut
9.6
Grace Bennett menyaksikan sendiri pengkhianatan Adrian Carter di mobil mereka. Bukannya meminta maaf, sang suami justru meremehkan pernikahan kontrak mereka. Tak tinggal diam, Grace membalas dengan membekukan bisnis bernilai miliaran dolar milik Adrian dan menceraikannya secara terbuka. Meski Adrian memohon sambil berlutut, Grace tetap pergi bersama Ethan, putranya. Ia melangkah ke masa depan bersama pria lain dan mengabaikan sang mantan.
Sampul Novel CEO mengejar cinta adik mafia
8.0
Rio mencintai Kikan, adik dari musuh bebuyutan sang ayah. Hubungan mereka ditentang keras, bahkan situasi memburuk saat kakak Kikan yang seorang mafia difitnah membunuh abang Rio. Terbakar dendam, Rio melakukan aksi balas dendam yang kejam. Namun, ia kemudian mendapati bahwa ibu tirinya adalah pelaku asli. Kini Rio didera penyesalan besar karena telah menghancurkan keluarga Kikan, di tengah perasaan cintanya yang masih membara.
Sampul Novel Fitnah Menjadi Janda
8.4
Baru saja mengecap manisnya pernikahan, Laras harus kehilangan sang suami untuk selamanya. Di usia yang terbilang masih sangat belia, ia kini terpaksa menyandang status janda. Malang tak dapat ditolak, kehidupan barunya langsung dihantam badai ujian. Berbagai tuduhan kejam dan desas-desus negatif mulai berdatangan menyerang dirinya. Di tengah kepungan prasangka buruk lingkungan sekitar, sanggupkah Laras bertahan dan membuktikan kekuatannya?
Sampul Novel Keluarga Benalu Ingin Kaya Mendadak
8.0
Izzah sangat tahu bahwa keluarga suaminya cuma parasit yang ingin merebut harta pribadinya. Tapi, mereka keliru jika mengira ia perempuan lemah yang gampang dikelabui. Izzah takkan tinggal diam membiarkan seluruh asetnya dijarah. Berbekal kecerdikan serta ketegasan, ia siap melindungi apa yang menjadi haknya. Izzah pun bersiap melawan setiap rencana jahat dan taktik licik yang dilancarkan oleh mertua beserta keluarganya.
Sampul Novel Pesona Wanita Pilihan CEO
8.0
William, sang CEO Johnson Corporation, menolak keras desakan Michael untuk menikahi putri Mr. Franklin. Meski diancam kehilangan seluruh kekayaannya, ia enggan menjadi boneka keluarga seperti Jeremy. William bahkan menantang ayahnya untuk menikahi wanita itu sendiri. Kemarahan Michael memicu konflik besar. Kini, William dihadapkan pada pilihan sulit: mempertahankan kemewahan warisan atau pergi demi memperjuangkan kekasih pilihannya.
Sampul Novel Tahan Nafsumu Tuan Jenderal
7.9
Fang Ru Lan, perampok gunung berhati mulia dari Dinasti Tang, tewas dikhianati sahabatnya sendiri. Di saat terakhir, musuh bebuyutannya, Jenderal Song Kwan Xin yang jujur, justru mencoba menolongnya. Terungkap bahwa sang jenderal selalu sengaja mengalah saat mereka bertarung. Demi membalas budi dan menepati janjinya, Ru Lan bereinkarnasi ke abad 21 dalam raga seorang gadis muda. Di dunia modern yang asing ini, ia memulai pencarian panjang nan sulit untuk menemukan kembali sosok sang jenderal.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan