APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Cinta Sang Pewaris Lumpuh

Cinta Sang Pewaris Lumpuh

Erios Danbert, pewaris kaya yang lumpuh, terpaksa mencari istri walau hatinya telah beku. Takdir mempertemukannya dengan Emery Olivia La Carlistee, putri pembunuh bayaran yang berniat merebut kekuasaannya. Emery berniat memanfaatkan Erios, tetapi ia malah terseret dalam bahaya besar yang mengancam pria itu. Di tengah kecurigaan dan ambisi masing-masing, mampukah cinta tulus tumbuh saat topeng dan motif asli Emery akhirnya terbongkar?
Bab
Bagikan

Bab 3

Kyle yang tengah membersihkan lantai segera terhenti dan menatap Ezio horor. Seolah baru saja dia menyadari sesuatu.

"Sial! Kau benar! Aku tidak ingin dicambuk lagi, Ezio!!" ratap Kyle, dengan matanya yang membulat penuh.

Ezio mendesah, dia tidak tahu kenapa Kyle bisa begitu berbeda darinya. Dia yakin ketika lahir, otak saudaranya itu terkikis sedikit. Tanpa menjawab Kyle, dia menuntaskan pekerjaan dengan cepat dan menutup troli dengan kain putih layaknya troli dari hotel.

Kyle pun memastikan tidak ada jejak apa pun yang tertinggal. Setelah mereka yakin seluruh kamar telah "bersih", mereka membawa troli keluar dari kamar dengan cepat.

Kyle segera mengeluarkan ponsel dan menekan sejumlah angka, "Kami akan ke bawah. Kau butuh bantuan?"

Terdengar suara di seberang, "Tidak, aku sudah selesai."

Kyle yakin Sebastian akan menyelesaikan tugasnya di ruang CCTV tanpa masalah. Setelah mematikan ponsel, dia segera berjalan cepat mengikuti langkah Ezio. Mereka berjalan hampir tanpa suara, hanya gemeretak troli yang melibas lantai koridor.

Di dalam mobil, Emery mengerang ketika melihat layar ponselnya. Dia dalam perjalanan pulang seorang diri dan panggilan dari kakeknya merupakan pertanda buruk. Apa mungkin pria tua itu menyadari sesuatu? Emery harus menemukan alasan bagus jika Lozardy Farhu Callistee, sang kakek, menginterogasinya.

Emery langsung turun dari mobil di garasi mansion Carlistee. Mansion megah itu berada di tengah hutan, menurut Emery, karena butuh sepuluh menit menembus jalanan tanpa penduduk untuk sampai ke mansion besar layaknya kastil itu. Meski besar, tapi Emery merasa mansion itu terlalu kecil untuk seluruh keluarga Carlistee. Bayangkan saja, tiga keluarga, putra dan putri Lozardy berada di bawah satu naungan atap. Meski sekarang masih banyak kamar kosong, tapi Emery yakin, beberapa generasi lagi, mereka harus menemukan tempat tinggal baru. Seharusnya, sejak saat ini mereka memikirkan untuk menemukan tempat tinggal, bukannya tinggal satu rumah dengan sang kepala keluarga Lozardy yang kejam. Namun, orang tua Emery selalu mengatakan jika mereka tidak bisa pergi begitu saja, mengingat bahaya yang akan mereka hadapi di luar sana, mengingat banyaknya musuh Carlistee dari kalangan konglomerat.

Emery memainkan kunci mobil di tangannya dan berjalan dengan santai memasuki mansion dan langsung menuju ruang kerja sang kakek. Bibi Amber yang melihatnya langsung berdecak.

"Bersiaplah kau, Emery. Kejahatan apalagi yang kau lakukan?" ucap Amber. Emery tersenyum, baru-baru ini bibinya itu mengganti kata 'kenakalan' dengan 'kejahatan'. Sepertinya dia memang sudah sedewasa itu. Benar, usianya tahun ini sudah dua puluh lima tahun.

"Aku baru saja mendapatkan jackpot, Bibi. Bulan depan kau akan aku undang ke peletakan batu pertama hotelku," jawab Emery, menyombongkan diri.

Amber hanya menggelengkan kepala, tapi dia mengikuti langkah Emery menuju ruang Lozardy. Seluruh keluarga harus hadir ketika sebuah masalah terjadi. Dan saat ini, Lozardy menganggap apa yang dilakukan Emery adalah masalah besar bagi mereka.

Emery memasuki ruangan, dia melihat orang tuanya sudah duduk di kursi di hadapan Lozardy, bersama dengan saudara dan sepupu-sepupunya. Dia tersenyum manis melihat sambutan menyeramkan itu. Meski tangannya sedikit berkeringat, tapi dia sangat antusias dengan situasi menegangkan itu.

"Papa, Mama!!" pekiknya melambaikan tangan serambi berjalan mendekat.

Ergio Le Carlistee dan Natasha Morgan menarik napas dalam, meski Emery putri mereka, tapi mereka sangat tahu bagaimana memperlakukan keluarga yang bersalah. Untuk itu, mereka meminta Emery tak mendekati mereka, justru menunjuk kursi "terpidana" yang saat ini kosong di hadapan Lozardy. Emery tahu itu, jadi dia tersenyum dan langsung duduk di sana. Ruangan itu mirip ruangan persidangan dengan Lozardy sebagai hakim.

Lozardy berdeham dalam, membuat suasana semakin mencekam.

"Apa yang aku dengar itu benar? Kau membawa Olander?" tanya Lozardy tanpa basa basi.

Emery langsung mengangguk. "Iya, Kakek."

"Lalu, apa yang kau lakukan padanya?"

"Aku membunuhnya. Di Hotel Heavenly," jawab Emery mantap.

Jawaban wanita itu membuat semua orang di ruangan itu mendesah.

"Kau punya alasan untuk itu?" tanya Lozardy, tenang.

"Ya, aku butuh perusahaan Olander. Tapi mereka menolak penawaranku mentah-mentah bulan lalu. Aku tidak menerimanya. Jadi, aku meminta langsung pada Olander, tapi dia membuatku kecewa," jawab Emery.

Lozardy menatap cucunya lekat, kemudian tersenyum. "Lalu, apa yang akan kau lakukan jika polisi melacak pelakunya?"

Melihat senyum Lozardy, Emery bernapas lega. Dia tahu, saat ini kakeknya hanya mengetes kesiapannya dalam menjalankan rencana. Tentu saja dia sudah mempersiapkan segalanya. Dia adalah wanita Carlistee, dia bukan wanita bodoh. Dia sudah dilatih untuk membunuh sejak dia dilahirkan ke dunia.

"Aku sudah memastikan mereka tidak akan menemukanku. Jika pun ada detektif jenius yang bisa menemukan jejakku, akan aku pastikan, hari itu adalah hari terakhirnya menghirup udara," balas Emery bangga.

Lozardy menyandarkan punggungnya ke sandaran kursi, dan menatap Emery semakin lekat.

"Kau tahu dengan jelas siapa keluarga Cassiene. Mereka tidak akan diam saja membiarkanmu lolos setelah apa yang kau lakukan pada anak kesayangan mereka. Apa rencanamu untuk itu?"

Emery mengerjapkan mata, dia belum memikirkan hal itu. Karena....

"Aku akan serahkan pada Kakek!" balas Emery lantang.

Terang saja, semua orang kembali mendesah, seolah sudah menduga jawaban Emery. Lozardy menatap cucunya tajam. Kali ini dia tersenyum licik. Hal itu membuat Emery merinding.

"Baiklah, hukumanmu kali ini, hadapi keluarga Cassiene tanpa melibatkan aku. Aku sangat sibuk."

Mendengar keputusan Lozardy, membuat Emery cemberut. "Bagaimana kalau aku mati?"

Lozardy langsung tertawa. "Bukankah itu konsekuensi pertama yang harus kau pikirkan sebelum melakukan eksekusi?"

Emery menatap kakeknya tajam, dia bertekad akan membuktikan pada kakeknya jika dia bisa menyelesaikan ini seorang diri. Lagipula apa hebatnya Cassiene.

***

"Mereka membunuh puluhan keluarga kaya, dan keluarga kaya nomor tiga. Jika mereka membunuhmu saat ini, mereka akan lepas dengan mudah, semudah mengembuskan napas."

Sebastian, ajudan nomor satu Emery mengemukakan pengetahuannya. Pria tampan berkaca mata itu tampak tenang, tatapannya tajam, seolah mampu menarik jiwa siapa pun yang menjadi lawan bicaranya keluar. Rambut blondenya sebahu dan terikat rapi ke belakang. Jasnya tampak paling rapi di antara ketiganya. Jelas sekali penampilannya menunjukkan dia pria berpengetahuan.

Emery mengetukkan jemarinya di tepian kursi. Dia tampak berpikir. Sebelumnya dia tidak akan ambil pusing, karena selama ini kakeknya selalu berada di belakangnya. Namun, jika perlindungan kakeknya hilang, dia harus khawatir sekarang, apalagi yang dihadapi ternyata sekelas Cassiene.

"Aku harus mendapatkan perlindungan lebih," ucap Emery, seolah pada dirinya sendiri.

"Anda benar," sahut Bastian cepat.

Kyle dan Ezio tampak pucat, dan kini terbaring di sofa di kamar sang Nona. Mereka bertiga baru saja terkena hukuman cambuk 50 kali, dan hanya Bastian yang tampak tangguh. Ezio dan Kyle sudah hampir muntah.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Ada Cinta Di Sekolah
8.3
Kimberly Aldama adalah gadis rupawan yang memikat lewat senyuman manis dan gigi kelincinya. Menjadi sosok paling berharga bagi keluarga besar Aldama dan Fidelyo, ia dibesarkan dengan limpahan kasih sayang melimpah. Empat saudara kandung laki-laki beserta para sepupunya selalu memanjakan dan mengawasinya dengan luar biasa protektif. Mereka bertekad kuat menjaga keselamatan Kimberly dari bahaya apa pun demi melindungi kebahagiaan adik kesayangan mereka.
Sampul Novel Bertukar Peran Dipelaminan
8.1
Wajah yang serupa dengan sang kakak, Mariana, justru membawa petaka bagi Eveline. Demi menutupi aib keluarga akibat kehamilan rahasia Mariana, Eveline dipaksa berpura-pura menjadi pengantin di hari pernikahan. Rencananya sederhana: ia hanya perlu menyamar semalam dan membius Viktor, sang suami, dengan obat tidur. Namun, saat fajar tiba, janji Mariana untuk kembali bertukar peran tidak pernah terwujud. Keputusan ini justru menyeret Eveline ke dalam pusaran rahasia kelam keluarga yang mulai terkuak.
Sampul Novel Cinta hilang kembali pulang
9.4
Rachel sangat berharap Nathan mengizinkannya pergi membawa putri mereka, Key. Akan tetapi, amarah membuat Nathan menolak mentah-mentah permintaan itu karena enggan ditinggalkan lagi. Nathan menegaskan Key hidup bahagia bersamanya dan melarang Rachel mendekat. Di balik sikap kerasnya menahan Rachel, tersimpan rasa cinta yang begitu besar. Nathan sama sekali tidak berniat menyakiti; ia hanya ingin memastikan Rachel dan Key selalu berada di sisinya.
Sampul Novel Kata Cinta Membuat Sakit Hati
7.9
Hamil empat bulan tidak membuat suami dokterku memprioritaskanku. Enam belas kali dia membatalkan pengurusan surat nikah kami demi menolong perawatnya, mulai dari membelikan pembalut hingga menjaganya di rumah sakit saat berbohong padaku. Muak dengan pengkhianatan ini, aku memutuskan untuk menggugurkan kandungan dan pergi meninggalkannya ke luar negeri. Namun, setelah kehilangan segalanya, pria itu justru menyusulku ke luar negeri demi memohon maaf atas segala kesalahannya.
Sampul Novel Obsesi Mister Daniel
7.9
Daniel, miliarder yang memimpin Walmart di San Francisco, begitu mendambakan Elena, seorang pelayan yatim piatu. Lantaran cintanya terus-menerus ditolak, Daniel nekat menyekap dan merenggut kesucian Elena. Ancaman terhadap keselamatan keluarga pun dilayangkan agar Elena mau menikah dengannya. Elena terpaksa tunduk, namun mengajukan syarat agar pernikahan digelar di masjid dengan paman sebagai wali. Akankah sang CEO menyanggupinya?
Sampul Novel Pengkhianatan Berujung Luka
9.1
Setelah tiga dekade mengabdi, kebahagiaan rumah tangga seorang istri hancur saat menemukan bukti reservasi hotel rahasia suaminya. Alih-alih didukung, sang putra justru menuduhnya berlebihan dan membela ayahnya. Keputusan bulat untuk bercerai memicu konflik besar hingga sang suami mengalami kecelakaan mobil dalam perjalanan pulang. Ketika anak dan suaminya memanfaatkan situasi ini untuk menyudutkannya lewat kepura-puraan di rumah sakit, amarahnya memuncak. Ia pun bertekad mengubah sandiwara sakit suaminya menjadi kelumpuhan yang nyata.