APKDock Logo
Sampul Novel Ikatan Suci

Ikatan Suci

8.8 / 10.0
Mona, janda dari pahlawan negara, terpaksa menuruti kehendak ayahnya, Jenderal Handoko, untuk menikah dengan Galih. Pernikahan ini memicu kontroversi karena status Galih sebagai mantan narapidana kasus narkoba. Di tengah keraguan, Mona bertekad menyelidiki motif asli di balik kesediaan Galih menerimanya. Kini, dua sosok yang sama-sama terluka ini terikat pernikahan, siap berkorban demi mengungkap misteri di balik persatuan mereka.

Ikatan Suci Bab 1

Tentang Mona

Mona Larasati hidup dengan nyaman sejak lahir. Meski memiliki ayah seorang tentara dengan bintang satu dipundaknya, tetapi wanita itu tidak pernah merasa kurang dalam hal apapun.

Walau bukan terbaik di sekolah, tetapi Mona selalu berhasil menduduki peringkat tiga besar. Dia juga menyelesaikan bangku kuliah pada jurusan Sejarah dengan predikat cum laude, sehingga kamarnya penuh dengan buku-buku tebal.

Mona yang lembut.

Mona yang suka cokelat.

Mona yang takut kecoa, tapi berani memegang ular.

Mona yang dulu.

Tepat setahun yang lalu, semua berubah. Mona dikenalkan oleh ayahnya, seorang perwira bernama Angga yang juga teman sekolah dasarnya.

Mona dan Angga cepat dekat, karena masa nostalgia sewaktu kecil yang membuat obrolan mereka selalu berlanjut. 

Cinta bersemi dan pernikahan terlaksana.

Namun Angga yang seorang prajurit, harus segera berangkat melaksanakan tugas ke daerah sebelah timur Indonesia. Tepat seminggu setelah pernikahannya.

Sayang, baru tiga bulan, Angga pulang tinggal nama dan jasad.

Mona hancur, tak bersisa. Termasuk kehamilan yang akhirnya harus dia relakan.

•••

Siapa Galih?

Galih Chandra hanya sosok pendiam. Bicara seadanya.

Tetapi sorot mata Galih cukup tajam, apalagi jika ada menyebut nama Intan. Seolah melalui matanya, dia bisa menusuk orang yang sengaja mengungkit tentang wanita itu.

Pria berusia 27 tahun itu baru saja keluar dari penjara, karena kasus narkoba.

Orang tuanya adalah pengusaha sukses, tidak rela membuang anak bungsunya begitu saja.

Namun Galih juga telah ditolak oleh masyarakat tempatnya tinggal. Dianggap akan memberi dampak buruk kepada pemuda di sana.

Sampai suatu saat ayahnya menitipkannya kepada sahabat ayahnya sendiri.

Bermaksud mendapat didikan yang disiplin dan tegas. Galih malah dinikahkan dengan anak sahabat ayahnya itu.

♡♡♡

Kota Tembagau adalah kawasan kota yang berada di bagian pesisir. Sebuah kota kecil yang hanya memiliki lima kecamatan. Pada sebuah rumah berlantai dua dekat pelabuhan, disitulah terlihat sebuah helatan acara yang mulai ramai didatangi sanak saudara terdekat.

"Beneran Pak Handoko rela menikahkan Mona dengan Galih? Bukankah laki-laki itu baru sebulan berada di rumah Pak Zadikin?"

Saudara dari ipar Handoko mulai menanyakan perihal acara yang sedang digelar, yaitu lamaran Galih kepada Mona. Mereka seolah tidak percaya dengan keputusan Handoko, seorang prajurit TNI berpangkat Brigadir Jenderal. Pasalnya, Galih adalah mantan narapidana, pengguna narkoba.

Sedangkan Zadikin yang dibicarakan adalah bawahan Handoko yang sebulan lalu menjadi tempat tinggal Galih ketika baru sampai di Kota Tembagau.

"Kau lupa, kalau Mona juga sedikit sakit."

Kali ini ucapan tersebut dibalas dengan mengungkit tentang kondisi Mona setelah Angga meninggal dunia. 

"Oh yang katanya Mona sering berada di dermaga untuk waktu yang lama?"

Ibu-ibu yang juga tetangga Pak Handoko mengangguk pelan. 

"Kan Angga dipulangkan dengan kapal waktu itu, karena cuaca sedang buruk untuk melalui penerbangan."

"Kasian sekali nasib Mona, padahal kalau Angga masih hidup, karier pria itu akan cemerlang dengan bapak mertuanya yang bisa saja menjadi jenderal."

"Mau diapa lagi, takdir memang tidak ada yang tahu."

Malik selaku adik Mona hanya menghela napas mendengar para ibu-ibu itu membicarakan kakak perempuannya. Ia sendiri tidak percaya dengan keputusan ayah dan ibunya akan pernikahan Mona kali ini.

Oleh karena itu, Malik yang selama ini terlihat dingin dan cuek kepada Mona, pergi ke kamar wanita itu. Melihat bagaimana keadaan kakak perempuannya yang ketika disinggung masalahan pernikahan dengan Galih, hanya mengangguk pelan tanpa bersuara.

"Mona kau terlihat cantik, masih seperti gadis loh."

"Iya dong, Mona kan salah satu pujaan pemuda di Kota Tembagau."

"Semoga setelah Mona, aku juga bisa nyusul. Masa Mona sudah dua kali, tapi aku belum pernah."

Kali ini Malik mendengar para sepupu perempuannya yang mencoba menggoda dan memberi semangat kepada Mona. Sayangnya sebagian dari itu malah terdengar kurang nyaman bagi Malik, apalagi Mona.

"Permisi Mbak, kata Ibu ada yang bisa berdiri di depan nanti buat terima seserahan," ujar Malik langsung membuat sepupu-sepupunya itu unjuk tangan.

Dalam tradisi Kota Tembagau, sebagian besar seserahan akan diberikan kepada keluarga terdekat sang mempelai wanita. Karena Mona hanya memiliki adik laki-laki, otomatis sepupu perempuannya lah yang akan menerima itu semua.

Alhasil kamar Mona mulai sepi. Tinggal hanya ada Malik yang berjalan mendekati kakaknya itu. Ia bahkan duduk di atas tempat tidur, di sebelah Mona.

"Mbak Mona yakin dengan pernikahan ini?" tanya Malik merasa pernikahan Mona terlalu mendadak.

Mona menoleh sambil tersenyum tipis. "Kenapa tidak? Bukankah ini niat yang baik?"

"Tapi Mbak Mona hanya pernah melihat lelaki itu melalui foto kan? Ketemu langsung juga tidak pernah," balas Malik masih bersikukuh dengan rencana pernikahan yang sama sekali tidak masuk diakalnya.

Bagi Malik, menikah itu harus dimulai dengan proses pengenalan, pendekatan mendalam dan keyakinan yang kuat. Ia sama sekali tidak melihat itu dalam rencana pernikahan Mona.

"Kata Ayah, Mas Galih anaknya baik."

"Baik darimana? Dia pernah masuk penjara," balas Malik memiliki pandangan tersendirinya.

"Kau juga pernah, waktu tawuran dulu," balas Mona kali ini mengulas senyum tipis.

"Beda, aku cuma dimasukin jeruji besi tanpa proses persidangan. Tapi dia, pengguna narkoba!"

Mona yang telah memakai kebaya putih, lalu menepuk punggung tangan Malik. 

"Mbak bersyukur, kau sudah menjadi lebih dewasa. Kurasa tidak salah Ayah memasukkanmu ke Akademi Polisi," ujar Mona memgingat Malik yang masih dalam masa pendidikan dan saat ini dalam masa libur.

"Bagaimana dengan impian Mbak Mona? Bukankah ingin jadi kurator museum yang andal? Mau lanjutin magister arkelog-nya? Ingin keliling dunia ke tempat-tempat bersejarah?"

Malik masih mengingat betul perkataan Mona yang penuh dengan impian-impian besarnya. Dulu ia merasa jengah mendengarnya, kini malah dirinya merasa sedih bahwa impian itu mungkin akan kandas selamanya. 

"Sejak aku menikah dengan Mas Angga ... aku telah merelakan itu semua," ungkap Mona, mengingat resolusinya yang berubah. Dari ingin menjadi wanita karier yang menggeluti dunia sejarah, lalu ingin benar-benar mendampingi Angga.

"Padahal Mbak Mona bisa memulainya. Bukan dengan pernikahan ini," balas Malik merasa Mona memiliki kesempatan itu.

•••

Acara berlangsung sesuai dengan rencana. Keluarga Galih datang dengan beberapa rombongan untuk melangsungkan lamaran kepada Mona. Bahkan Galih turut hadir juga.

Awalnya beberapa anggota keluarga Mona skeptis akan Galih, karena masa lelaki itu. Termasuk sepupu-sepupu perempuan Mona yang kebanyakan belum menikah juga. Namun yang namanya penampilan rupawan, maka bahkan untuk sesaat mereka yang acuh akan menjadi tertarik.

"Astaga, ternyata cakep orangnya," bisik salah satu sepupu Mona.

"Apa gunanya cakep kalau pengguna," timpal salah satunya mencoba menyadarkan.

"Hush." Wanita yang lebih tua memberi isyarat agar para gadis itu diam.

Galih dipersilakan duduk terlebih dahulu, di atas semua panggung kecil yang bagian belakangnya telah ada dekorasi bunga juga namanya dan Mona.

Sementara itu, Mona dijemput langsung oleh Rahayu, ibu dari Galih. Wanita itu lalu diarahkan untuk duduk di sebelah Galih yang terdapat sekat yang memisahkan. Sekat yang terbuat dari kain tipis yang jika Galih atau Mona menoleh maka samar, mereka bisa melihat wajah satu sama lain.

Setelah beberapa acara pembuka, mulai dari sambutan dari kedua anggota keluarga, lalu pengajian, maka dimulainya lah sesi pemasangan cincin kepada Mona oleh Rahayu.

Dada Mona berdebar, ketika merasakan jari manis kanannya terasa dingin oleh benda melingkar yang baru. Sangat berbeda dengan yang dipakainya dulu.

Jika dalam tradisi, wanita akan diberikan cincin oleh calon ibu mertuanya, maka sang pria akan menerima hadiah dari wanita dan itu harus langsung diberikan oleh Mona.

Sekat kain lalu dibuka ketika kedua masih duduk, namun kursi telah diputar saling berhadapan. Wajah Mona tertunduk ketika sekat tersebut dibuka, sehingga tidak langsung bisa melihat wajah Galih.

Sedangkan Galih setia memandang ke depan, hingga matanya menangkap dengan jelas bagaimana sosok Mona yang bahkan dirinya belum pernah lihat, baik melalui foto atau secara langsung.

"Silakan memberi seserahannya."

Ucapan pembawa acara membuat Mona mengambil sesuatu dari meja di belakangnya. Sebuah kotak kecil lalu diserahkan Mona kepada Galih.

Mona pun dapat melihat jelas wajah Galih. "Buka lah," ucapnya malah terdengar berbisik.

Namun Galih bisa mendengarnya dengan jelas. Padahal umumnya seserahan kepada pria baru akan dibuka ketika sang pria pulang ke rumahnya.

Galih melakukan apa yang diperintahkan oleh Mona. Kalung bertuliskan nama Angga Maheru. Kalung khas yang semua anggota TNI miliki.

"Aku bersedia menikah denganmu, berarti berusaha melepas cerita yang lalu. Bagaimana denganmu?" tanya Mona yang entah mengapa dapat melihat mata Galih yang juga menorehkan luka.

Galih tersenyum tipis. "Aku menikahimu, karena ingin merelakan cerita masa lalu."

Melalui perkataan Galih, maka Mona tahu bahwa benar, lelaki itu masa lalunya tak ada sekadar sebagai narapidana. Ada kisah yang lainnya dan mungkin berhubungan dengan wanita.

Nyatanya mereka berdua berani melangkah ke jenjang pernikahan, tanpa tahu secara pasti cerita masa lalu masing-masing. Bahkan saling tahu tentang hobi masing-masing saja tidak.

Apakah kisah mereka hanya sebatas memulai hubungan baru dalam ikatan pernikahan? Atau terdapat motif lain di dalamnya?

•••

Lanjut Membaca

Daftar Isi Ikatan Suci

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel En-PD154
9.0
Kemenangan sepuluh kali berturut-turut di arena justru berujung pengkhianatan dari Roderick. Sang tunangan tega bermesraan dengan cinta pertamanya, bahkan membiarkan wanita itu menghinaku sebagai sosok kasar tak berkelas. Kelembutan Roderick sirna seketika demi menyatakan cinta pada wanita lain di depanku. Kecewa, aku langsung menghubungi ayahku, sang bos mafia besar. Kupastikan pernikahan kami batal karena aku akan mencari pria lain yang jauh lebih layak.
Sampul Novel Gairah Berbahaya Si Gadis Lugu
9.2
Niat tulus Rheina menyelamatkan sahabatnya dari tuan tanah malah berujung pelik. Sang ayah justru menikahi sahabatnya itu sebagai istri keempat, menyeret Rheina ke dalam lingkaran konflik keluarga yang kelam dan merusak hidupnya. Di tengah kerasnya tekanan hidup yang dipenuhi kata kasar dan adegan dewasa, gadis lugu ini terjebak dalam cinta segitiga yang rumit. Saksikan perjuangan emosional Rheina menghadapi takdirnya yang sarat liku.
Sampul Novel Godaan Liar Sang Ustazah
8.5
Kisah romansa dewasa untuk pembaca usia 21 tahun ke atas ini menyoroti sisi tersembunyi kehidupan yang penuh luka, dilema, dan kerinduan di balik topeng kesucian. Melalui narasi realistis dan eksplisit, pembaca diajak merefleksikan diri di tengah kegelapan untuk menemukan cahaya. Sebuah hiburan mendalam tentang pencarian makna hidup serta cinta yang berliku, menyajikan perspektif baru bagi Anda.
Sampul Novel I Fall Endlessly
8.1
Kasih sayang mendalam sebagai ibu memaksa Neva Zetrix mengesampingkan harga dirinya demi melindungi sang anak yang tak berdosa. Setiap hari, ia harus tunduk dan bersikap rendah hati di hadapan Brian Anderson yang sangat dominan. Neva terpaksa bertahan hidup di tengah tekanan batin yang begitu menyiksa. Hubungan yang penuh ketimpangan ini menuntut pengorbanan luar biasa dari Neva, yang rela melakukan apa saja demi keselamatan buah hatinya tercinta.
Sampul Novel Janda Bertemu Dengan Duda
8.1
Demi menghapus duka setelah kepergian Rizal, Sonia memboyong Alif dan Hana ke sebuah apartemen sederhana. Di hunian baru itu, takdir mempertemukannya dengan Yudha, duda menawan yang juga berjuang mengasuh putrinya, Mira, pasca-tragedi memilukan. Pertemuan tak sengaja di lorong apartemen perlahan memantik getaran rasa di hati mereka yang sama-sama terluka. Kini, keduanya dihadapkan pada pilihan sulit: terus meratapi masa lalu atau berani membuka hati bagi cinta yang baru.
Sampul Novel Menjadi Orang Ketiga Dipernikahan
7.9
Pernikahan hasil perjodohan Mira Aditya dengan Rafiq Jaya berujung pilu. Di balik ikatan tersebut, Rafiq rupanya telah menikahi Elena Faris, cinta masa lalunya, secara diam-diam. Terasing di rumah sendiri dan terus didera kepedihan mendalam membuat Mira berada di titik nadir. Di tengah kekecewaan serta hampa yang kian menyiksa, ia pun kini harus menentukan pilihan sulit: tetap bertahan dalam kepalsuan atau melangkah pergi demi meraih kebebasannya.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan