APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel CINTA DI BALIK TOPENG

CINTA DI BALIK TOPENG

Seorang pengusaha sukses merahasiakan perannya sebagai bos mafia yang disegani. Takdir lalu mempertemukannya dengan seorang wanita misterius yang juga menyimpan masa lalu kelam. Di balik kemegahan dan ancaman bahaya, asmara mulai tumbuh di antara mereka hingga memicu pergolakan batin yang hebat. Hubungan ini dipenuhi rintangan berbahaya seiring rahasia mereka yang mulai terungkap, membahayakan nyawa sekaligus takhta kekuasaan yang telah mereka pertahankan.
Bab
Bagikan

Bab 1

Adrian Hartman berdiri di teras luar klub malamnya, Elysium, dengan pemandangan kota yang berkilauan di bawahnya. Cahaya neon yang menyala dari berbagai arah membuat kota malam itu terlihat seperti lautan bintang yang tak berujung. Di dalam klub, suara musik elektronik yang menggema dan tawa pengunjung yang meriah menciptakan suasana yang penuh energi.

Sebagai pengusaha sukses di dunia bisnis, Adrian dikenal dengan ketenangannya, keanggunan, dan kepemimpinan yang tidak tergoyahkan. Namun, dunia yang dikenalnya di siang hari sangat berbeda dengan dunia malam yang ia jalani di Elysium. Di sinilah ia adalah penguasa yang tak tertandingi, di mana kekuasaan dan kejahatan berpadu dalam permainan yang rumit.

Malam itu, Elysium menyelenggarakan pesta eksklusif untuk merayakan pembukaan koleksi baru dari seorang desainer terkenal. Para tamu yang hadir adalah kalangan elit, model, dan orang-orang dengan kekuasaan.

Adrian mengawasi semua ini dari sudut pandangnya yang angkuh, mengenakan setelan jas hitam yang memancarkan aura misteri. Di matanya, pesta ini hanyalah salah satu dari banyak cara untuk menjaga reputasi klub dan mengatur keseimbangan di dunia bawah tanah yang dia kuasai.

Di tengah keramaian, Adrian merasakan sesuatu yang berbeda. Tatapannya teralihkan pada sosok wanita yang berdiri di sisi bar, dikelilingi oleh kerumunan tetapi seolah-olah tidak menyatu dengan mereka. Elena, namanya, berpakaian dalam gaun hitam yang elegan dengan potongan leher rendah yang menampilkan punggungnya yang ramping. Kulitnya yang pucat bersinar di bawah cahaya lampu klub, dan mata birunya, yang bagaikan dua kolam es, memancarkan aura dingin dan misterius.

Adrian merasa ada sesuatu yang menarik tentang wanita ini. Keberadaannya di sini, di tengah-tengah semua kemewahan dan kesibukan, terasa seperti kehadiran yang tidak pada tempatnya. Dia tidak hanya menarik perhatian Adrian, tetapi juga tampaknya sengaja menghindari sorotan.

Ketika Adrian melangkah mendekat, tatapan mereka bertemu. Ada ketegangan di udara seolah-olah ada sesuatu yang tidak terucapkan antara mereka. Adrian merasa seperti sedang melihat sesuatu yang tersembunyi di balik topeng Elena-sesuatu yang lebih dalam dari apa yang tampak.

"Selamat malam," kata Adrian dengan nada suara yang lembut namun tegas. "Saya Adrian Hartman. Sepertinya kamu menikmati malam ini."

Elena menoleh dan memberikan senyuman samar yang menawan. "Selamat malam, Tuan Hartman. Saya Elena."

Suara Elena lembut dan penuh dengan ketenangan yang membuat Adrian merasa seperti ia berada di tepi jurang yang gelap dan dalam. Ada kesan bahwa dia tidak hanya ada di sini untuk berpesta, melainkan untuk sesuatu yang lebih besar-sesuatu yang mungkin akan mengubah segalanya.

"Mari kita bicara di luar," kata Adrian, mengisyaratkan teras yang lebih sepi di luar klub. "Ada sesuatu tentang kamu yang menarik perhatian saya."

Elena mengangguk, dan bersama-sama mereka meninggalkan kerumunan di dalam klub, melangkah ke tempat yang lebih tenang di luar. Suara musik semakin jauh, digantikan oleh bisikan angin malam dan suara kota yang samar.

Di teras, Adrian melanjutkan, "Kamu tampaknya berbeda dari pengunjung lainnya malam ini. Apa yang membawa kamu ke sini?"

Elena menatap Adrian dengan tatapan yang penuh rahasia. "Kadang-kadang, kita harus menjelajahi dunia yang tidak kita kenal untuk menemukan sesuatu yang berharga. Mungkin aku juga sedang mencari sesuatu."

Kata-kata Elena menggantung di udara, dan Adrian merasa seolah-olah ia baru saja membuka pintu ke sesuatu yang tidak dapat ia pahami sepenuhnya. Rasa penasaran yang mendalam mulai menggerogoti pikirannya, dan ia tidak bisa menahan dorongan untuk mengetahui lebih lanjut tentang wanita ini.

Sebelum percakapan mereka bisa berlanjut lebih jauh, Elena melihat ke arah jalan dan kembali menatap Adrian. "Terima kasih atas tawarannya, tetapi aku rasa aku harus pergi. Sampai jumpa, Tuan Hartman."

Dengan satu tatapan terakhir yang penuh makna, Elena berbalik dan melangkah menjauh. Adrian merasa seolah-olah sebuah misteri baru telah dibuka, dan ia tidak akan puas sampai ia memecahkan teka-teki yang disembunyikan di balik topeng wanita ini.

Adrian mengamati Elena yang semakin menjauh. Tanpa berpikir panjang, ia memutuskan untuk mengejarnya. Segera, ia menyusulnya ke area teras luar yang gelap dan sepi, jauh dari keramaian klub.

"Jangan pergi begitu saja," seru Adrian. "Aku ingin tahu lebih banyak tentangmu."

Elena berhenti dan menoleh, menatap Adrian dengan keheranan yang tertahan. "Kenapa kamu begitu tertarik padaku?"

Adrian berhenti beberapa langkah di depannya, perasaannya bercampur antara ketertarikan dan rasa ingin tahu. "Ada sesuatu tentang dirimu yang menarik perhatian saya. Biasanya, tamu di sini tidak begitu misterius.

Aku merasa seperti ada sesuatu yang kamu sembunyikan."

Elena tersenyum tipis, dan ada kedalaman di tatapannya yang membuat Adrian merasa tidak nyaman.

"Terkadang, sesuatu yang misterius justru lebih menarik daripada yang tampak jelas. Aku lebih suka menjaga rahasia daripada mengungkapkannya."

Adrian mendekat sedikit, mencoba untuk membaca ekspresi Elena. "Aku bisa menghargai rahasia, tapi aku juga tahu bahwa kebenaran sering kali lebih rumit daripada yang kita bayangkan. Jika kamu merasa nyaman, mungkin aku bisa membantu."

Elena mengerutkan dahi, dan ada keraguan di matanya. "Dan apa yang membuatmu berpikir bahwa aku butuh bantuanmu?"

Adrian memandangnya dengan penuh keyakinan. "Kita tidak pernah tahu kapan kita akan membutuhkan bantuan. Kadang-kadang, kita hanya perlu seseorang yang bisa kita percayai dalam situasi yang tidak terduga. Aku memiliki pengalaman dalam menangani berbagai masalah, baik besar maupun kecil."

Elena terlihat berpikir sejenak sebelum akhirnya menghela napas. "Baiklah, aku akan memberitahumu satu hal. Tapi hanya satu. Aku bukan seperti wanita lainnya di sini, dan aku memiliki alasan yang kuat untuk berada di klub malam ini."

Adrian menatap Elena dengan penuh perhatian. "Apa alasan itu?"

Elena mengalihkan tatapannya ke arah lampu kota yang bersinar di kejauhan. "Aku sedang mencari seseorang. Seseorang yang mungkin saja terlibat dalam dunia yang kamu kelola. Dan aku merasa bahwa malam ini, di sini, adalah tempat yang tepat untuk menemukannya."

Adrian merasa ada sesuatu yang tidak beres dengan cerita Elena. "Siapa orang yang kamu cari? Dan bagaimana kamu bisa yakin orang itu ada di sini?"

Elena mengangkat bahunya sedikit, seolah-olah itu tidak penting. "Aku tidak bisa memberitahumu siapa orang itu. Tapi aku yakin aku akan menemukan petunjuk malam ini. Mungkin seseorang di sini bisa membantuku atau memberi tahu sesuatu."

Adrian memikirkan kata-kata Elena. "Bagaimana jika aku bisa membantumu dalam pencarianmu? Aku punya akses ke banyak orang dan informasi di dunia malam ini. Tentu saja, hanya jika kamu mau bekerjasama."

Elena menatap Adrian dengan tatapan tajam. "Kenapa kamu mau membantuku? Apa keuntungan yang bisa kamu dapatkan?"

Adrian tersenyum sedikit. "Aku suka tantangan, dan kamu jelas bukan tamu biasa. Selain itu, aku penasaran dengan rahasia yang kamu simpan. Jika ada peluang untuk mengetahui lebih banyak, aku akan mengambilnya."

Elena menilai Adrian sejenak, kemudian akhirnya mengangguk. "Baiklah, kita bisa bekerjasama. Tapi ingat, ini adalah permainan yang sangat berbahaya. Kita harus berhati-hati dan tidak membiarkan siapa pun mengetahui apa yang sebenarnya sedang kita lakukan."

Adrian mengulurkan tangannya. "Deal. Aku akan membantu sebaik mungkin. Tapi kamu harus memberitahuku jika ada hal-hal yang perlu aku ketahui."

Elena meraih tangan Adrian dengan lembut dan memberi genggaman yang singkat. "Deal. Mari kita mulai dengan mencari tahu siapa di antara pengunjung klub malam ini yang mungkin memiliki informasi yang kita butuhkan."

Adrian mengangguk dan mereka berdua kembali masuk ke dalam klub, suasana di dalamnya masih sama meriahnya seperti sebelumnya. Namun, kali ini, ada rasa ketegangan yang baru di antara mereka, seperti ada sesuatu yang lebih besar menunggu untuk terungkap.

Saat mereka melangkah kembali ke tengah kerumunan, Adrian merasa bahwa malam ini adalah awal dari sebuah perjalanan yang akan mengubah banyak hal. Dan Elena, dengan semua misteri yang melingkupinya, adalah bagian penting dari perjalanan itu.

Bersambung...

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Demi Anak, Kuterima Hinaan Mertua
8.7
Keira hancur saat bisnisnya hampir pailit dan sang tunangan memilih berselingkuh dengan perempuan berharta. Di puncak keputusasaan, ia menenggelamkan diri dalam alkohol di sebuah kelab malam. Tak disangka, malam itu membawanya terbangun di ranjang yang sama dengan Aksel Sanjaya, atasan sekaligus CEO dingin di tempatnya bekerja. Keira dan Aksel kini terperangkap dalam konsekuensi rumit akibat peristiwa tak terduga tersebut. Mampukah keduanya menjalani perubahan hidup yang drastis ini?
Sampul Novel Dimanjakan suami kontrak
9.1
Sama-sama dikhianati di masa lalu membuatku sepakat menikah kontrak tanpa cinta dengan seorang duda kaya. Rencanaku hanya melahirkan, mengambil bayaran, lalu pergi demi masa depan adikku. Namun, aku justru terjebak dalam konflik para penguasa. Saat aku menegaskan hubungan kami tidak berarti apa-apa, dia malah meresmikan pernikahan kami secara nyata. Kini, di tengah bahaya yang mengintai, sang suami kontrak justru berdiri paling depan untuk melindungiku.
Sampul Novel Istri Bayaran
9.5
Seorang gadis muda terpaksa menjadi teman kencan sewaan demi melunasi biaya kuliah dan pengobatan ayahnya. Takdir mempertemukannya dengan seorang pria kaya berparas dingin yang merupakan kakak kliennya. Terpikat oleh sosoknya, sang tuan muda menawarkan pernikahan kontrak demi mengatasi masalah keuangan gadis itu. Walau dimulai tanpa cinta, hubungan mereka diuji oleh konflik keluarga dan rahasia masa lalu. Akankah benih asmara tumbuh sebelum masa kontrak usai?
Sampul Novel Istri Kontrak Mr Billionaire
8.6
Claudya terpaksa menikahi seorang miliarder Eropa demi melunasi biaya pengobatan ibunya. Alih-alih bahagia, kehidupan barunya justru dipenuhi siksaan batin karena sang suami menjadikannya pelampiasan atas luka masa lalu dari sang mantan kekasih. Meski sempat menaruh hati pada pria tersebut, Claudya akhirnya memilih menyerah. Ia memutuskan pergi jauh demi mengakhiri penderitaan dalam pernikahan kontrak tanpa cinta ini.
Sampul Novel Kau Milikku
9.4
Pertemuan pertama dengan Will Greyson langsung membuat Hanna muak karena sikap lancang miliarder angkuh tersebut. Kekesalan Hanna memuncak saat Will mendadak melamarnya hanya untuk dijadikan alat terapi pribadinya. Walau mendapatkan penolakan keras, pria sombong itu tidak tinggal diam. Hanna yang telanjur geram pun bertekad memberi pelajaran, sementara Will justru semakin tertantang untuk menaklukkan hati gadis yang berani menentangnya.
Sampul Novel Kontrak Ranjang Sang Kapten
9.4
Dunia Dara runtuh setelah menyaksikan pengkhianatan kekasih pilotnya. Didorong amarah, pramugari Skyward Airlines ini nekat bercinta dengan pria asing yang ia duga gigolo demi balas dendam. Tanpa disangka, lelaki itu adalah Arjuna, pilot senior sekaligus pewaris tunggal maskapainya. Kini, Dara terjerat konsekuensi pelik karena rahasia malam itu berada di tangan pria yang berkuasa penuh atas nasib dan masa depannya di dunia penerbangan.