APKDock Logo
Sampul Novel Kau Milikku

Kau Milikku

9.4 / 10.0
Pertemuan pertama dengan Will Greyson langsung membuat Hanna muak karena sikap lancang miliarder angkuh tersebut. Kekesalan Hanna memuncak saat Will mendadak melamarnya hanya untuk dijadikan alat terapi pribadinya. Walau mendapatkan penolakan keras, pria sombong itu tidak tinggal diam. Hanna yang telanjur geram pun bertekad memberi pelajaran, sementara Will justru semakin tertantang untuk menaklukkan hati gadis yang berani menentangnya.

Kau Milikku Bab 1

Seorang gadis berambut panjang terlihat tengah memukul wajah seorang pria di sebuah kedai makan. Gadis tangguh itu adalah Hanna. Waiters baru di restoran itu.

”Aku akan menghajarmu berkali-kali sampai wajahmu biru.” Teriak Hanna sembari mendorong pria itu hingga tersungkur di atas lantai.

Sang pria meringis kesakitan memegangi pipinya yang lebam. Lima menit sebelum kejadian, Hanna sedang mengantar makanan ke meja pria bertubuh kurus itu. Namun kali ini Hanna kurang beruntung. Si pelanggan ternyata seorang yang mesum. Dengan santainya lelaki buaya darat itu memegang bokong montok Hanna. Sontak saja Hanna melayangkan tinjunya. Jiwa bar-barnya keluar. 

Pria manapun pasti tidak tahan melihat kemolekan tubuh Hanna. Wajah yang cantik dihiasi mata coklat dengan sedikit semburat emas ditengah. Pria itu sangat malang. Dia memilih mangsa yang salah. Mau untung malah jadi buntung. Kerumunan pelanggan yang menyaksikan pertunjukan gratis itu, mengundang kemarahan sang manajer. Dengan kasar sang manajer menghardik Hanna.

 ”Hei kau! Baru sehari bekerja di sini sudah memukul pelanggan. Kau tahu, tuan ini pelanggan VIP. Apa yang akan orang katakan. Restoran ini akan terlihat buruk di mata pelanggan.” Si Manajer mengacak-acak rambutnya merasa kesal dengan tindakan Hanna.

Hanna meletakkan kedua tangannya di pinggangnya. Dengan tatapan sinis dan sedikit mengangkat kepalanya menantang si Manajer. 

”Cih! Lebih mementingkan pelanggan mesum. Pelanggan VIP kesayangan bapak ini, sudah kurang ajar padaku.” Sanggah Hanna sembari menunjuk pria mesum itu.

Sang Manajer menghirup napas dalam-dalam dan menghembuskannya dengan kasar. 

”Baiklah. Kau dipecat. Aku tidak ingin mengambil resiko dengan memperkerjakanmu disini. Melihat tingkahmu yang seperti ini akan banyak pelanggan yang jadi korbanmu.” Ujar sang Manajer lalu ia membantu si pria mesum itu berdiri.

Hanna yang melihat itu tersenyum sinis. Ia segera melucuti apronnya dan mencampakkannya ke wajah sang Manajer.

”Kau kira aku akan mengemis setelah kau mengatakan itu. Aku berhenti. Aku yang memecatmu jadi bosku bukan kau yang memecatku.” Hanna melangkahkan kakinya dengan hentakan yang keras keluar dari restauran itu. 

Gadis tangguh itu adalah Hanna, gadis yang bar-bar namun berhati emas. Dengan sifatnya yang sedikit liar, tentu siapa pun tidak akan tahan. Sebelumnya ia juga dipecat dari swalayan dekat rumahnya. Kala itu ia memberi sebungkus roti kepada anak yang kelaparan di depan swalayan. Mungkin orang akan mengira ia membeli roti itu. Padahal ia mengambilnya dari rak tanpa sepengetahuan bosnya yang pelit.

Hanna paling benci melihat ketidakadilan. Selayaknya ia diacungi jempol. Tapi kebanyakan orang tidak senang melihatnya. Hanya ibunya yang selalu mendukung Hanna. 

Hanna menghentikan langkahnya di depan sebuah toko. Ia melihat bayangan dirinya yang dipantulkan dari jendela kaca. Rambut coklatnya menari-nari di hembus angin. Lama ia mematung di sana menatap dirinya sendiri. Ia bisa melihat matanya yang mulai penuh dengan air asin.

Dibalik sifat 'tangguhnya' itu, sebenarnya ia wanita yang gampang menangis. Ia bingung bagaimana ia akan mengatakannya pada ibunya nanti. Selama ini, ibunya yang membiayai kehidupan mereka dengan bekerja sebagai asisten rumah tangga.

Hujan deras tiba-tiba turun membasahi Hanna dan semuanya yang ada diatas tanah. Langit seakan ikut menangis dengan Hanna. Sampai minggu lalu pun, cuaca di Trueveland tidak menentu. Terkadang sangat dingin juga kadang terasa panas.

Kemudian cuaca mulai menghangat begitu Hanna menghentikan tangisannya. Taman yang dilalui Hanna berubah menjadi berwarna hijau yang sejuk dan bunga-bunga bermekaran dengan indah ketika cahaya matahari menyiramnya dari celah-celah awan itu. Wangi tanah dan rerumputan menyatu dengan udara yang lembab.

Setelah melewati belokan di ujung jalan, ia sampai di depan rumahnya. Bangunan kecil yang terjepit diantara hiruk pikuknya kemegahan Trueveland.

Sementara itu disebuah gedung pertunjukan termegah di Trueveland, sedang terjadi huru-hara dari penggemar wanita yang meneriaki nama idolanya. Seorang pria tinggi bertubuh atletis berdiri di tengah panggung sambil menyanyikan lagu cinta yang menggugah hati. Siapa saja yang melihatnya akan terbuai. Rambut yang kemerahan sangat kontras dengan kulitnya yang putih pucat. 

”Will... Aku mencintaimu!” Teriak seorang dari kerumuman itu.

Ada juga yang menangis histeris saat Will meletakkan jarinya di bibirnya dan membuat ciuman jauh kepada penggemarnya.

”Will Greyson, kami menyayangimu!” Teriak mereka bersamaan.

Will Greyson seorang penyanyi pendatang baru yang berhasil meraih ketenarannya di usianya yang baru menginjak 27 tahun. Menyanyi adalah hasrat jiwanya. Sedari ia kecil, Will sering mengungkapkan kesedihannya lewat lagu. Setelah menyelesaikan lagu terakhir, ia berpamitan kepada penggemarnya.

”Terima kasih. Tanpa kalian aku tidak bisa berdiri disini. Aku menyayangi kalian semua.” Will melambaikan tangannya.

Lautan para gadis itu berteriak histeria mendengar perkataan Will Greyson. Membuat seluruh gedung bergemuruh. Ada juga beberapa gadis yang berusaha naik ke atas panggung sekedar memeluk idolanya.

”Will..Will..Will...” Teriak mereka. 

Will Greyson memberikan senyuman renyah sebelum ia turun dari panggung. Di belakang panggung seorang pria paruh baya memberikan air mineral kepada Will. Dia adalah Ryan Oneil manajernya.

”Tadi itu pertunjukan yang bagus. Aku ingin kau seperti itu setiap konser. Aku suka mendengar histeria para gadis itu.” Ungkap Ryan berapi-api. Matanya bersinar saat menyatakan itu.

Will tidak menggubrisnya. Tanpa berbicara ia mengambil air mineral dari tangan Ryan dan menenggak sampai habis. Kemudian menjatuhkan bokong tipisnya diatas sofa. Ia terlihat sangat lelah. Will meluruskan kaki jenjangnya dan menyadarkan kepalanya ke bahu sofa. Ryan duduk disampingnya dan mulai bercuap-cuap yang membuat Will kesal.

”Kau tahu, aku sangat lelah. Aku ingin istirahat. Bisakah kau menghentikan ocehanmu itu.” Ujar Will dengan ketus.

Ryan membulatkan matanya. Ia terlihat tidak senang dengan ucapan Will.

”Baiklah. Aku tidak akan mengganggumu.” Ryan bangkit dari duduknya dan pergi meninggalkan Will sendirian.

Sedetik kemudian ponsel Will berdering. Raut wajah Will yang tadinya terlihat masam berubah cerah. Ternyata si penelepon adalah Kimberley, temannya sedari ia masih kanak-kanak.

”Aku melihat konsermu dari televisi. Kau sangat menawan. Pantas saja semua gadis-gadis itu keringat dingin melihat penampilanmu.” Ujar Kimberley dari seberang.

”Sungguh? Aku senang kau menonton konserku walau hanya dari layar kaca.” Ungkap Will bersemangat. ”Besok aku tidak ada jadwal. Bagaimana kalau kita makan siang bersama?” tanya Will.

”Ya, aku juga tidak ada kegiatan besok. Kalau begitu, kita bertemu di sky restoran.” 

”Baiklah. Sampai jumpa besok. Aku mau pulang kerumah dulu ya.” Sambung Will.

”Kau pasti kelelahan. Ya, sudah sampai besok.” 

Will mengakhiri percakapan mereka. Ia tersenyum manis sekali melihat nama Kimberley di layar ponselnya. Baginya Kimberley adalah orang istimewa di hatinya. Pertemanan mereka selama bertahun-tahun membuahkan rasa cinta di hati Will Greyson.

Tapi, Will tidak memiliki keberanian untuk menyatakan rasa yang dihatinya kepada Kimberley. Selain itu, Will juga memiliki trauma masa kecil yang membuatnya takut akan hubungan antara pria dan wanita. 

Will menggerakkan kepalanya ke kanan dan ke kiri sambil merenggangkan otot tangannya. Kemudian ia pergi keluar dari pintu belakang gedung. Di luar kerumunan para gadis berdiri di depan mobil Will. Mereka menunggu Will sekadar meminta tanda tangan dan mengambil gambar.

Will Greyson yang sudah merasa kelelahan memilih menghindari kerumunan itu. Ia berjalan diam-diam sambil menarik topinya semakin dalam. Ketika ia sampai di pertigaan jalan, Will menelpon Ryan untuk menjemputnya.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Kau Milikku

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Benci dan Cinta Tak Bisa Dipisahkan
9.3
Demi misi rahasia, Komandan Rayan Elvard yang dingin memilih menikahi Liora Avanira, anak angkat yang menggantikan posisi kakaknya dalam perjodohan. Meski pernikahan ini berawal dari perintah atasan tanpa rasa cinta, sikap dingin Liora justru memicu obsesi berbahaya dalam diri Rayan. Di tengah ancaman musuh masa lalu yang mengincar nyawanya, Liora kini terjebak dalam dilema karena harus bergantung pada sosok suami yang menjadi sumber penderitaannya.
Sampul Novel Dimanjakan oleh Taipan yang Menyendiri
8.4
Corinna hampir kehilangan nyawa akibat kekejaman ayah dan ibu tirinya. Beruntung, takdir mempertemukannya dengan Andres, pewaris paling berkuasa di Kota Driyver yang terkenal dingin. Setelah Corinna menyelamatkan hidupnya, kesepakatan bisnis di antara mereka perlahan tumbuh menjadi kisah cinta yang mengguncang publik. Banyak orang terkejut melihat bagaimana taipan penyendiri yang tak berperasaan itu kini berubah drastis menjadi sosok pria yang sangat bucin.
Sampul Novel Ibu Susu Bayi Presdir
8.2
Kehidupan Liana berubah total setelah malam misterius lima tahun lalu. Kini, ia terkejut saat menyadari bahwa bos barunya, CEO Ethan Alvaro, merupakan ayah kandung dari putranya, Noel. Meski Ethan tidak mengingat dirinya, rahasia masa lalu perlahan mulai terungkap dan memicu kecurigaan. Liana berupaya menjauh demi melindungi sang anak, tetapi Ethan justru terus mendekat. Akankah kebenaran ini membuat Ethan merebut Noel, atau ia justru menerima Liana kembali?
Sampul Novel Pengkhianatanmu Adalah Kesalahan Terbesarmu
9.4
Sebagai anak angkat di keluarga Haris, hidup Alya hancur setelah dikhianati Revan hingga berbadan dua. Demi nama baik keluarga, ia diusir dan dipaksa menggugurkan bayinya. Alya menolak, lalu memilih pergi demi membesarkan putranya, Rayan, seorang diri. Saat telah sukses, takdir justru mempertemukannya kembali dengan Revan yang kini datang memohon ampun. Meski pria itu mencoba menebus kesalahannya, kepedihan Alya terlanjur mendalam. Akankah ada kesempatan kedua?
Sampul Novel Siapa yang Berani Merebut Hati Ratuku?
7.8
Tiga tahun pernikahan tanpa cinta dengan Nando berakhir setelah Kumala dikhianati dan memilih pergi. Pasca bercerai, ia bangkit menjadi sosok luar biasa: peretas jenius, dokter andal, hingga desainer ternama yang disegani. Saat Nando didera penyesalan dan ingin kembali, Kumala justru menggelar pernikahan megah bersama Farhan. Di hadapan dunia, Farhan menyematkan cincin dan menegaskan bahwa Kumala kini adalah istri sekaligus harta berharganya yang tak boleh diusik siapa pun.
Sampul Novel You And Me
9.7
Noah, pemuda angkuh yang terluka oleh keluarganya, dipertemukan takdir dengan Lana, siswi SMA pendiam yang terkekang. Kehadiran Noah membawa keceriaan baru bagi Lana, hingga ia mulai berani memberontak. Ketegangan memuncak saat Lana menuntut Noah berubah untuk mendapat restu keluarganya. Namun, di tengah perjuangannya, trauma masa lalu kembali mengusik Noah. Mampukah hubungan mereka bertahan, ataukah Noah harus merelakan Lana pergi?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan