APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Biar Suami dan Anakku Hidup Tanpa Penyesalan

Biar Suami dan Anakku Hidup Tanpa Penyesalan

Dian harus menelan pil pahit saat suaminya, Harris, memberikan kalung miliknya kepada Lisa, sahabat masa kecilnya yang sekarat. Bahkan, putra kandung Dian lebih memilih membela ayahnya dan mengagumi kelembutan Lisa hingga diangkat menjadi anak angkat wanita itu. Menyadari bahwa kehadiran dan pengorbanannya tidak pernah dihargai oleh suami dan anak yang dilahirkannya dengan susah payah, Dian akhirnya memilih untuk mundur perlahan dan pergi meninggalkan mereka secara diam-diam.
Bab
Bagikan

Bab 1

Sahabat kecil suamiku mengidap penyakit parah.

Demi agar dia bisa merasakan kehangatan keluarga dan tidak meninggalkan rasa penyesalan nantinya, suamiku memberikan kalungku kepadanya dan pergi bersamanya di hari ulang tahunku.

Anakku bahkan diangkat jadi anak angkatnya.

Dia bilang, “Dian, Lisa sudah mau meninggal, mengalah saja padanya.”

Setiap kali aku meminta waktu dan perhatian mereka, anakku akan membantu ayahnya bicara.

“Bu, bukankah ibu selalu mengajarkanku agar berjiwa besar? Tante Lisa sudah mau meninggal, kenapa Ibu terus mengganggunya?”

Lama kelamaan, aku tidak lagi meminta apapun dari mereka.

Suatu malam, aku mendengar pembicaraan putraku dengan ayahnya, “Tante Lisa sangat lembut dan anggun! Alangkah bagusnya jika Ibu bisa seperti dia!”

Harris tertawa dan dengan lembut mengusap kepala putra kami.

“Meski ibumu agak keras, tapi semua ini dilakukan demi kebaikanmu. Kalau kamu begitu menyukai Tante Lisa, biar dia menjadi Ibu angkatmu saja, oke?”

Ternyata, anak yang kulahirkan dengan susah payah tidak menyukaiku.

Aku menundukkan kepalaku, lalu diam-diam menutup pintu kamar dan berpura-pura tidak terjadi apa-apa.

Karena mereka berdua tidak menyukaiku, jadi aku diam-diam pergi meninggalkan mereka.

Suamiku Harris Pratama dan Putraku Henry Pratama sama-sama masuk dalam berita utama.

“Berita terkini! Harris Pratama, seorang bos mafia berdarah dingin yang terkenal ternyata sudah menikah secara diam-diam dan memiliki seorang putra berusia lima tahun!”

Akan tetapi, tokoh utama wanita dalam berita ini bukanlah diriku.

Di dalam video, Harris dan Lisa Seno tampak berjalan bergandengan tangan dengan Henry yang berusia lima tahun di taman bermain.

Lisa tersenyum dan membelai kepala Henry, sedangkan Harris yang berdiri di sampingnya tampak menatapnya dengan tenang dan lembut.

Mereka bertiga tampak seperti keluarga.

Beberapa jam kemudian, Lisa juga memperbaharui instragamnya.

“Terima kasih Pak Harris dan si kecil Henry atas hadiahnya! Gelas ini dibuat sendiri oleh si kecil Henry loh!”

Aku lalu membuka foto tersebut dan melihat seuntai kalung dan sebuah cangkir buatan tangan.

Di bawah cangkir terukir samar tulisan, “Semoga Ibu bahagia.”

Tanpa sadar, aku melirik ke arah lauk yang sudah dingin dan kue ulang tahun bertabur lilin yang ada di atas meja makan, lalu tersenyum getir.

Ya, hari ini adalah hari ulang tahunku, sekaligus hari ulang tahun pernikahanku yang kelima dengan Harris.

Akan tetapi, tokoh utamanya berubah menjadi Lisa.

Mereka ingat kalau hari ini Lisa keluar dari rumah sakit setelah setelah menjalani pemeriksaan, tetapi mereka malah lupa kalau hari ini juga hari ulang tahunku.

Aku sama sekali tidak menerima hadiah ulang tahun dari suami dan anakku.

Sedangkan Lisa malah menerima hadiah kejutan dari mereka.

Entah setelah berapa lama aku duduk dalam kegelapan, Harris baru membawa Henry pulang ke rumah.

Saat melihatku duduk di ruang tamu, Harris pun tertegun sejenak.

Dia menyalakan lampu dan menatapku dengan heran.

“Sudah begitu larut, kenapa kamu tidak menyalakan lampu dan tidak tidur?”

Melihatku hanya diam saja, Harris mengerutkan keningnya, dia mengira kalau aku akan berdebat lagi dengannya karena masalah Lisa. Dia lalu menoleh ke arah Henry.

Harris berkata, “Henry, kembalilah ke kamarmu dulu dan beristirahatlah.”

Henry menguap sambil menganggukkan kepalanya. Saat berjalan melewatiku, dia menghentikan langkahnya dan menoleh ke arahku.

“Selamat ulang tahun, Bu,” ucapnya sambil menatapku dengan polos. Kedua matanya mirip sekali dengan Harris.

“Aku dan Ayah tidak bermaksud untuk melupakan hari ulang tahun Ibu. Ibu tidak akan marah pada kami hanya karena kami pergi menemani tante Lisa, ‘kan?”

“Bagaimanapun juga, Ibu masih punya banyak waktu untuk merayakan ulang tahun bersama kami. Sedangkan tante Lisa, waktunya hanya tersisa setengah tahun.”

Bukan hanya matanya yang mirip dengan ayahnya, bahkan gaya bicaranya juga mirip sekali dengan Harris.

Setengah tahun lalu, Harris juga berkata padaku dengan wajah polos kalau sahabat sejak kecil mengidap penyakit parah.

“Dian, si Lisa itu anak yatim piatu sejak kecil. Katanya, dia sudah mau meninggal. Sebelum meninggal, dia ingin merasakan kehangatan sebuah keluarga. Karena itu, aku dan Henry menghabiskan lebih banyak waktu untuk menemaninya agar dia bisa pergi tanpa penyesalan. Aku harap, kamu bisa mengerti. Lagipula, kita masih punya banyak waktu, sedangkan waktu Lisa hanya tersisa satu tahun saja.”

Aku hanya diam saja dan mengangguk.

Sejak itu, Harris dan Henry semakin sering menghabiskan waktu dengannya.

Saat aku meminta mereka untuk memberikan sedikit waktu mereka untuk menemaniku, Harris malah mengira kalau aku ingin bersaing dengan Lisa untuk mendapatkan perhatian.

Perlahan-lahan, aku tidak lagi mengungkapkan keinginanku.

Aku tetap diam saat melihat mereka memberikan baju kesukaanku, kalungku kepada Lisa. Bahkan liburan ke taman bermain yang sudah kurencanakan sejak lama, serta perayaan ulang tahun pernikahan yang telah kupersiapkan dengan cermat juga mereka lewati bersamanya.

Suatu malam, setelah menghabiskan waktu bersama Lisa, aku mendengar putraku berbisik pada Harris.

Henry bilang, “Tante Lisa begitu lembut dan anggun, alangkah bagusnya jika ibu bisa seperti dia.”

Mendengar ucapannya, hatiku benar-benar hancur.

Sejak hari itu, aku tidak pernah lagi menghentikan apapun yang mereka lakukan, aku juga mengingatkan diri sendiri agar jangan bersedih lagi.

Namun, saat melihat putra yang aku kandung selama 10 bulan, hatiku merasa sangat sakit seperti dicabik-cabik.

Dia tidak tahu, aku tidak punya banyak waktu lagi buat mereka.

Aku menatap kue ulang tahun yang dipenuhi lilin, di bawahnya ada surat perceraian yang sudah aku tandatangani.

Setelah mendengar percakapan mereka malam itu, diam-diam aku pun membeli tiket pesawat untuk penerbangan besok pagi.

Karena itu, sebelum pergi, aku ingin merayakan ulang tahunku untuk yang terakhir kalinya bersama mereka.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Another Choice Mr. Wijaya
8.5
Jauh sebelum mengenal Tania, Wijaya muda harus menjalani pernikahan tanpa rasa cinta akibat perjodohan. Hubungan tersebut ia jalani murni atas dasar komitmen sebagai sahabat hidup. Namun, berbagai peristiwa tak terduga datang menguji persatuan mereka, membawa perubahan besar pada masa depan yang tak pernah diantisipasi. Ini adalah kisah perjalanan panjang Wijaya dalam memahami arti sebuah hubungan hingga akhirnya ia berhasil menemukan belahan jiwa sejatinya.
Sampul Novel Antara Cinta dan Keluarga
8.2
Dalam novel modern Antara Cinta dan Keluarga, kedatangan kakak sepupu pacar yang baru bercerai mengacaukan segalanya. Sambil membawa anak berusia lima tahun dalam kondisi hamil besar, wanita itu menumpang tinggal dan memperlakukan kekasih protagonis seolah miliknya sendiri. Ketegangan memuncak di sebuah acara keluarga ketika anak tersebut menyiramkan minuman dan berteriak menuduh protagonis telah merebut ayahnya.
Sampul Novel Dikejar Mantan Posesif
9.6
Tujuh tahun lalu, Farel Zay Amanta menghilang tiba-tiba dari kehidupan Refa Aletta Zafana tanpa penjelasan, meninggalkan kepedihan yang mendalam. Kini, Farel mendadak muncul kembali dengan sikap protektif yang sangat posesif. Mengabaikan misteri masa lalu mereka yang belum terselesaikan, sejak pertemuan pertama setelah sekian lama berpisah, Farel langsung menuntut dengan tegas agar Refa bersedia menikahinya saat itu juga.
Sampul Novel Hasrat Nikmat Bidadari Kampus
9.7
Penjelasan Adrian terbukti benar; perempuan itu sungguh memikat. Ia tidak hanya memiliki keindahan fisik yang terjaga dan wangi tubuh yang menawan dari jauh, tetapi juga menyandang gelar mahasiswi tercerdas dengan indeks prestasi tertinggi di kampusnya. Kombinasi sempurna antara kecantikan menawan, latar belakang kaya, serta kemampuan akademis yang luar biasa menjadikannya layaknya permata paling berkilau yang sangat dikagumi di seluruh area universitas.
Sampul Novel Pernikahan Sebatas Status
8.0
Demi mempertahankan rumah peninggalan orang tuanya, Jingga menyetujui sebuah kesepakatan rumit. Ia bersedia menjadi istri kontrak bagi Ganendra, seorang miliarder yang butuh perlindungan dari kejaran wanita pemburu harta. Pernikahan formalitas ini awalnya dilakukan demi keuntungan pribadi masing-masing. Namun, seiring berjalannya waktu, sandiwara tersebut justru menumbuhkan perasaan tulus. Hubungan tanpa rasa kini bersemi menjadi cinta yang nyata dan mendalam di antara keduanya.
Sampul Novel Perpisahan Terakhir, Jejak Abadi
9.2
Setengah tahun aku menderita penyakit misterius demi menyokong Baskara, suamiku yang bekerja sebagai arsitek. Malang, ketulusanku dikhianati demi asistennya yang mengandung. Lebih perih lagi, ibu kandungku justru berpihak padanya dan menutup mata atas penderitaanku. Kini, vonis kanker otak stadium akhir memastikan ajalku kian dekat. Tanpa keluarga yang peduli, aku menolak terus tertindas. Sisa waktuku akan kuhabiskan untuk diri sendiri, membiarkan Baskara tenggelam dalam penyesalan selamanya.