APKDock Logo
Sampul Novel Biar Suami dan Anakku Hidup Tanpa Penyesalan

Biar Suami dan Anakku Hidup Tanpa Penyesalan

9.1 / 10.0
Dian harus menelan pil pahit saat suaminya, Harris, memberikan kalung miliknya kepada Lisa, sahabat masa kecilnya yang sekarat. Bahkan, putra kandung Dian lebih memilih membela ayahnya dan mengagumi kelembutan Lisa hingga diangkat menjadi anak angkat wanita itu. Menyadari bahwa kehadiran dan pengorbanannya tidak pernah dihargai oleh suami dan anak yang dilahirkannya dengan susah payah, Dian akhirnya memilih untuk mundur perlahan dan pergi meninggalkan mereka secara diam-diam.

Biar Suami dan Anakku Hidup Tanpa Penyesalan Bab 1

Sahabat kecil suamiku mengidap penyakit parah.

Demi agar dia bisa merasakan kehangatan keluarga dan tidak meninggalkan rasa penyesalan nantinya, suamiku memberikan kalungku kepadanya dan pergi bersamanya di hari ulang tahunku.

Anakku bahkan diangkat jadi anak angkatnya.

Dia bilang, “Dian, Lisa sudah mau meninggal, mengalah saja padanya.”

Setiap kali aku meminta waktu dan perhatian mereka, anakku akan membantu ayahnya bicara.

“Bu, bukankah ibu selalu mengajarkanku agar berjiwa besar? Tante Lisa sudah mau meninggal, kenapa Ibu terus mengganggunya?”

Lama kelamaan, aku tidak lagi meminta apapun dari mereka.

Suatu malam, aku mendengar pembicaraan putraku dengan ayahnya, “Tante Lisa sangat lembut dan anggun! Alangkah bagusnya jika Ibu bisa seperti dia!”

Harris tertawa dan dengan lembut mengusap kepala putra kami.

“Meski ibumu agak keras, tapi semua ini dilakukan demi kebaikanmu. Kalau kamu begitu menyukai Tante Lisa, biar dia menjadi Ibu angkatmu saja, oke?”

Ternyata, anak yang kulahirkan dengan susah payah tidak menyukaiku.

Aku menundukkan kepalaku, lalu diam-diam menutup pintu kamar dan berpura-pura tidak terjadi apa-apa.

Karena mereka berdua tidak menyukaiku, jadi aku diam-diam pergi meninggalkan mereka.

Suamiku Harris Pratama dan Putraku Henry Pratama sama-sama masuk dalam berita utama.

“Berita terkini! Harris Pratama, seorang bos mafia berdarah dingin yang terkenal ternyata sudah menikah secara diam-diam dan memiliki seorang putra berusia lima tahun!”

Akan tetapi, tokoh utama wanita dalam berita ini bukanlah diriku.

Di dalam video, Harris dan Lisa Seno tampak berjalan bergandengan tangan dengan Henry yang berusia lima tahun di taman bermain.

Lisa tersenyum dan membelai kepala Henry, sedangkan Harris yang berdiri di sampingnya tampak menatapnya dengan tenang dan lembut.

Mereka bertiga tampak seperti keluarga.

Beberapa jam kemudian, Lisa juga memperbaharui instragamnya.

“Terima kasih Pak Harris dan si kecil Henry atas hadiahnya! Gelas ini dibuat sendiri oleh si kecil Henry loh!”

Aku lalu membuka foto tersebut dan melihat seuntai kalung dan sebuah cangkir buatan tangan.

Di bawah cangkir terukir samar tulisan, “Semoga Ibu bahagia.”

Tanpa sadar, aku melirik ke arah lauk yang sudah dingin dan kue ulang tahun bertabur lilin yang ada di atas meja makan, lalu tersenyum getir.

Ya, hari ini adalah hari ulang tahunku, sekaligus hari ulang tahun pernikahanku yang kelima dengan Harris.

Akan tetapi, tokoh utamanya berubah menjadi Lisa.

Mereka ingat kalau hari ini Lisa keluar dari rumah sakit setelah setelah menjalani pemeriksaan, tetapi mereka malah lupa kalau hari ini juga hari ulang tahunku.

Aku sama sekali tidak menerima hadiah ulang tahun dari suami dan anakku.

Sedangkan Lisa malah menerima hadiah kejutan dari mereka.

Entah setelah berapa lama aku duduk dalam kegelapan, Harris baru membawa Henry pulang ke rumah.

Saat melihatku duduk di ruang tamu, Harris pun tertegun sejenak.

Dia menyalakan lampu dan menatapku dengan heran.

“Sudah begitu larut, kenapa kamu tidak menyalakan lampu dan tidak tidur?”

Melihatku hanya diam saja, Harris mengerutkan keningnya, dia mengira kalau aku akan berdebat lagi dengannya karena masalah Lisa. Dia lalu menoleh ke arah Henry.

Harris berkata, “Henry, kembalilah ke kamarmu dulu dan beristirahatlah.”

Henry menguap sambil menganggukkan kepalanya. Saat berjalan melewatiku, dia menghentikan langkahnya dan menoleh ke arahku.

“Selamat ulang tahun, Bu,” ucapnya sambil menatapku dengan polos. Kedua matanya mirip sekali dengan Harris.

“Aku dan Ayah tidak bermaksud untuk melupakan hari ulang tahun Ibu. Ibu tidak akan marah pada kami hanya karena kami pergi menemani tante Lisa, ‘kan?”

“Bagaimanapun juga, Ibu masih punya banyak waktu untuk merayakan ulang tahun bersama kami. Sedangkan tante Lisa, waktunya hanya tersisa setengah tahun.”

Bukan hanya matanya yang mirip dengan ayahnya, bahkan gaya bicaranya juga mirip sekali dengan Harris.

Setengah tahun lalu, Harris juga berkata padaku dengan wajah polos kalau sahabat sejak kecil mengidap penyakit parah.

“Dian, si Lisa itu anak yatim piatu sejak kecil. Katanya, dia sudah mau meninggal. Sebelum meninggal, dia ingin merasakan kehangatan sebuah keluarga. Karena itu, aku dan Henry menghabiskan lebih banyak waktu untuk menemaninya agar dia bisa pergi tanpa penyesalan. Aku harap, kamu bisa mengerti. Lagipula, kita masih punya banyak waktu, sedangkan waktu Lisa hanya tersisa satu tahun saja.”

Aku hanya diam saja dan mengangguk.

Sejak itu, Harris dan Henry semakin sering menghabiskan waktu dengannya.

Saat aku meminta mereka untuk memberikan sedikit waktu mereka untuk menemaniku, Harris malah mengira kalau aku ingin bersaing dengan Lisa untuk mendapatkan perhatian.

Perlahan-lahan, aku tidak lagi mengungkapkan keinginanku.

Aku tetap diam saat melihat mereka memberikan baju kesukaanku, kalungku kepada Lisa. Bahkan liburan ke taman bermain yang sudah kurencanakan sejak lama, serta perayaan ulang tahun pernikahan yang telah kupersiapkan dengan cermat juga mereka lewati bersamanya.

Suatu malam, setelah menghabiskan waktu bersama Lisa, aku mendengar putraku berbisik pada Harris.

Henry bilang, “Tante Lisa begitu lembut dan anggun, alangkah bagusnya jika ibu bisa seperti dia.”

Mendengar ucapannya, hatiku benar-benar hancur.

Sejak hari itu, aku tidak pernah lagi menghentikan apapun yang mereka lakukan, aku juga mengingatkan diri sendiri agar jangan bersedih lagi.

Namun, saat melihat putra yang aku kandung selama 10 bulan, hatiku merasa sangat sakit seperti dicabik-cabik.

Dia tidak tahu, aku tidak punya banyak waktu lagi buat mereka.

Aku menatap kue ulang tahun yang dipenuhi lilin, di bawahnya ada surat perceraian yang sudah aku tandatangani.

Setelah mendengar percakapan mereka malam itu, diam-diam aku pun membeli tiket pesawat untuk penerbangan besok pagi.

Karena itu, sebelum pergi, aku ingin merayakan ulang tahunku untuk yang terakhir kalinya bersama mereka.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Biar Suami dan Anakku Hidup Tanpa Penyesalan

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Derita Menantu Jelita
9.5
Kehidupan rumah tangga dalam novel modern "Derita Menantu Jelita" berubah drastis setelah sang suami mengalami kelumpuhan akibat kecelakaan tragis. Situasi kian rumit ketika ayah mertua memutuskan tinggal bersama mereka. Demi menjaga kelangsungan garis keturunan, sang suami nekat melakukan aksi ekstrem dengan diam-diam membius istri dan ayahnya sendiri. Keputusan tersebut memicu rangkaian peristiwa misteri yang tak terkendali dan mengubah nasib mereka selamanya.
Sampul Novel Godaan Liar Sang Ustazah
8.5
Kisah romansa dewasa untuk pembaca usia 21 tahun ke atas ini menyoroti sisi tersembunyi kehidupan yang penuh luka, dilema, dan kerinduan di balik topeng kesucian. Melalui narasi realistis dan eksplisit, pembaca diajak merefleksikan diri di tengah kegelapan untuk menemukan cahaya. Sebuah hiburan mendalam tentang pencarian makna hidup serta cinta yang berliku, menyajikan perspektif baru bagi Anda.
Sampul Novel Istri yang Dihancurkan Mereka
8.1
Demi menguji perasaanku, Bramantyo dan Bima tega menyiksaku lewat kehadiran Sandra. Puncaknya, mereka membiarkan tanganku hancur dalam sebuah kecelakaan demi menolong Sandra, hingga karier musikku hancur total. Mereka menanti kemarahanku, tetapi aku hanya diam, bahkan saat Sandra merusak liontin peninggalan ibuku. Di ranjang rumah sakit, pengabdianku sirna. Ini bukan cinta, melainkan siksaan kejam. Kini, aku bersiap melarikan diri dan membalas semua kehancuran ini.
Sampul Novel Jangan bermain-main dengan saya
8.9
Nasib malang menimpa seorang gadis setelah dikhianati dan dijual oleh ayah kandungnya sendiri. Begitu beranjak dewasa, ia dipaksa menghadapi kenyataan pahit demi menjalani takdir kelam yang tak terhindarkan. Tanpa ada pilihan lain, ia harus bersedia menjadi istri dari seorang gembong narkoba yang sangat ditakuti. Kini, kehidupannya sepenuhnya terperangkap dalam pusaran dunia hitam mafia yang sarat akan intrik berbahaya serta ancaman maut yang terus mengintai.
Sampul Novel KARENA MANTANMU, KUNIKAHI ADIKMU
8.6
Randika mengurus ekspansi bisnis keluarga Baskoro di Bali bersama mentornya, Charli. Di sana, ia terpikat oleh kemandirian Andini Wijaya, seorang pemilik sekolah. Namun, hubungan mereka menghadapi ujian berat saat mantan kekasih Andini, Junot, tiba-tiba muncul kembali. Masalah kian rumit karena Lily, adik Andini, bertekad merebut Randika demi membuktikan diri kepada ayah mereka, Sigit Wijaya. Akankah cinta Randika dan Andini bertahan di tengah bayang masa lalu dan ambisi keluarga?
Sampul Novel Pengorbanannya, Kebencian Butanya
8.0
Baskara tega memaksaku mendonorkan sumsum tulang untuk Rania, tunangannya. Hubungan masa kecil kami berubah jadi kebencian akibat fitnah video asusila dari Rania. Baskara pun menyiksaku dan menculik orang tuaku hingga mereka tewas terjatuh dari gedung di depan mataku. Saat aku menyembunyikan penyakit parahku, Baskara malah memintaku mati. Tanpa ragu, kupenuhi permintaannya lalu melompat ke jurang maut.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan