APKDock Logo
Sampul Novel Antara Cinta dan Keluarga

Antara Cinta dan Keluarga

8.2 / 10.0
Dalam novel modern Antara Cinta dan Keluarga, kedatangan kakak sepupu pacar yang baru bercerai mengacaukan segalanya. Sambil membawa anak berusia lima tahun dalam kondisi hamil besar, wanita itu menumpang tinggal dan memperlakukan kekasih protagonis seolah miliknya sendiri. Ketegangan memuncak di sebuah acara keluarga ketika anak tersebut menyiramkan minuman dan berteriak menuduh protagonis telah merebut ayahnya.

Antara Cinta dan Keluarga Bab 1

Kakak sepupu pacarku baru saja bercerai dan tinggal sementara di rumah pacarku. Dia sedang hamil besar dan membawa serta anaknya yang berusia 5 tahun.

Dengan sikap seolah-olah semuanya sudah menjadi haknya, dia menganggap pacarku sebagai sandaran hidupnya dan menunjukkan ketidaksukaannya padaku. Dia merasa bahwa aku telah "merebut" adik sepupunya.

Suatu hari saat acara keluarga, putranya tiba-tiba menyiramkan minuman ke arahku dan berseru, "Kamu nggak boleh merebut ayahku!"

Situasinya mendadak kacau. Semua orang tertegun tak percaya. Ayah, Ibu, dan Edwin buru-buru menghampiriku untuk mengelap noda lengket jus jeruk di gaun yang kupakai.

Sementara itu, aku masih terdiam. Aku belum sepenuhnya memahami apa yang terjadi dan hanya memandang bocah yang terlihat marah itu.

Bocah itu baru berusia lima tahun, tapi alis dan matanya sangat mirip dengan ibunya. Wajahnya manis dan menggemaskan. Namun saat ini, tatapannya penuh dengan amarah seperti seorang kesatria yang merasa perlu menegakkan keadilan.

Kakak sepupu pacarku, Lakita, berjalan mendekat. Dia menarik bocah itu, lalu berucap dengan santai, "Vito, itu bukan ayahmu. Dia pamanmu."

Lakita tidak memarahinya, bahkan tidak menunjukkan rasa kesal. Dia langsung berniat membawa anaknya pergi begitu saja.

Ibuku yang sudah naik darah langsung membentaknya dengan emosi, "Berhenti! Minta maaf pada putriku! Apa seperti ini cara kalian mendidik anak?"

Namun, Lakita tetap menunjukkan ekspresi tak peduli. Alisnya mengerut, seolah-olah kami yang sedang membuat masalah besar.

Lakita hanya membalas, "Dia masih kecil, mana tahu apa-apa?"

Aku yang semula coba menahan diri, akhirnya tidak bisa lagi. Dengan suara yang lebih rendah tapi penuh kemarahan, aku menimpali, "Kalau dia nggak ngerti, apa kamu juga nggak ngerti?"

Orang tua Edwin mulai mencoba menenangkan suasana. Alih-alih meminta Lakita dan Vito untuk minta maaf, mereka malah menasihatiku agar lebih bijaksana.

Salah satu dari mereka berujar, "Jessy, sudahlah jangan terlalu dipermasalahkan. Hari ini, kita semua berkumpul untuk bersenang-senang." Nada suaranya membuatku terdengar seperti orang yang terlalu berlebihan.

Pertemuan hari ini adalah pertemuan resmi pertama keluarga kami untuk bertemu keluarga Edwin. Semua kerabat penting dari kedua belah pihak hadir.

Bahkan, aku mengenakan gaun yang selama ini aku sayangi dan hanya sesekali kupakai. Namun hanya dengan sebotol minuman, Vito menghancurkan gaun yang harganya lebih dari 4 juta itu.

Aku sangat marah. Vito bahkan tidak mengucapkan sepatah kata maaf. Suasana pun menjadi tegang. Saat itu, keponakanku yang selama ini berdiri di samping, tiba-tiba mengambil sebotol minuman dan menyiramkannya ke arah Vito.

Seluruh ruangan langsung gempar. Lakita berteriak kaget sambil tergesa-gesa mengambil tisu untuk mengelap anaknya. Sambil melakukannya, dia memelotot ke arah kami dengan marah.

Kakak sepupuku, Paulo, hanya mengacak-acak rambut anaknya, lalu mengulangi ucapan Lakita barusan, "Dia masih kecil, nggak ngerti apa-apa. Jangan dipermasalahkan."

Itu adalah serangan balik yang telak. Ironisnya, kalimat itu persis seperti yang diucapkan oleh Lakita sebelumnya. Kini, dia tak bisa membantah lagi. Hatiku pun sedikit merasa lega.

Setelah itu, Edwin menarik Vito dan memberi tahu dengan tegas, "Cepat minta maaf pada Bibi Jessy!"

"Ogah!" tolak Vito mentah-mentah. Melihat pamannya yang biasanya paling memanjakannya tiba-tiba membentaknya, dia makin yakin bahwa aku adalah wanita jahat.

Vito pun berseru sambil mendorongku dengan sekuat tenaga, "Pergi dari sini! Aku nggak mau kamu jadi bibiku!"

Dalam bayanganku, anak lima tahun seharusnya polos dan ceria. Namun, kenapa Vito bisa memendam kebencian sebesar ini terhadap orang lain?

Aku benar-benar tidak percaya bahwa ini bukan karena pengaruh lingkungan. Aku mendongak, lalu memandang Lakita yang berdiri tidak jauh dariku. Dia masih berdiri di sana dengan santai, seolah-olah tidak ada yang terjadi.

Bahkan, perutnya yang sudah membesar terlihat naik turun karena napasnya. Hanya saja, entah kenapa itu justru membuatku makin kesal.

Orang tuaku yang sudah tidak bisa menahan amarah lagi pun menarikku sambil berucap, "Aku rasa nggak perlu lagi melanjutkan hubungan ini!"

Melihat kami pergi, Edwin langsung panik. Dia menarik Vito dengan paksa dan memaksanya meminta maaf.

"Edwin, apa wanita ini lebih penting daripada keponakanmu?" Lakita yang sebelumnya tak acuh, tiba-tiba berubah galak saat melihat anaknya diperlakukan kasar. Orang tua Edwin juga mencoba menenangkan situasi, tapi lagi-lagi mereka lebih membela Vito.

Melihat sikap keluarganya yang seperti itu, orang tuaku makin kesal. Mereka langsung menarikku keluar dari restoran dengan langkah cepat.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Antara Cinta dan Keluarga

Ch. 1 Ch. 2
Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel BOYFRIEND?
8.1
Bagi Raina, persahabatan lawan jenis tak pernah lepas dari cinta, namun ia pantang mengencani teman sendiri agar hubungan awet. Sayang, pengkhianatan tunangannya merusak segalanya, hingga ia terpaksa menikahi sahabat sendiri demi menyembuhkan luka. Kini Raina terjebak dilema antara akal sehat dan perasaan. Sanggupkah ia mencintai sang suami, atau justru kembali pada mantan kekasih yang masih dirindukannya?
Sampul Novel CINTA SEJATI SANG PESULAP
8.5
Meski berbakat dalam dunia sulap, Jaime rela menjadi pelayan restoran demi menyokong impian perempuan dambaannya. Pengorbanan ini menuntunnya pada takdir luar biasa yang melintasi dimensi waktu. Namun, saat keberhasilan telah digenggam, Jaime justru terus mengejar cinta masa lalunya tanpa memedulikan bahaya. Ia tidak menyadari kehadiran sosok lain yang selalu setia menanti dan siap menerima dirinya dengan tulus apa adanya.
Sampul Novel Ranjang Panas Tuan Mafia
9.0
Lima tahun menutup hati karena dikhianati, Leo De Vana, bos kejam mafia Cosa Nostra, mendadak runtuh pertahanannya. Kebenciannya pada wanita sirna setelah ia terobsesi pada pandangan pertama dengan seorang siswi SMA. Didorong hasrat posesif yang membara, sang predator memerintahkan anak buahnya menculik gadis itu malam ini juga. Demi mengikatnya selamanya, Leo nekat merampas kesucian mangsanya agar sepenuhnya menjadi milik sang tuan mafia.
Sampul Novel Salah Pilih Pengantin
8.7
Fauzan sangat mencintai Rani, tetapi kesalahpahaman fatal memaksanya menikahi Zahra, kakak kandung wanita yang ia puja tersebut. Pernikahan tak terduga ini menempatkan hubungan Fauzan dan Rani di tengah dilema yang rumit. Kini, masa depan mereka berada di persimpangan jalan. Akankah ada celah bagi mereka untuk bersatu kembali, ataukah takdir justru akan memisahkan jalan hidup mereka selamanya?
Sampul Novel Sentuhan Ayah Tiri
8.2
Hidup seorang gadis berubah total setelah Hunter Oragle memergokinya mengintip kemesraan sang ibu dengan pria itu. Alih-alih murka, ayah tirinya justru menyodorkan tawaran provokatif untuk mengajarinya secara langsung. Hubungan mereka kini terjebak dalam pusaran gairah terlarang yang penuh bahaya. Situasi kian rumit dan menekan saat rahasia masa lalu mulai terkuak, mengancam batas moral yang ada.
Sampul Novel Setelah Bercerai
8.6
Pasca-perceraian, sepasang mantan suami istri dipertemukan kembali oleh kondisi kritis buah hati mereka yang di ambang maut. Sang ibu selama ini berjuang sendirian sebagai orang tua tunggal, sedangkan sang mantan suami justru sibuk dengan kehidupan barunya. Meski sang istri sempat membatasi pertemuan, kini ego harus ditekan demi anak mereka yang tengah bertaruh nyawa akibat kelalaian masa lalu. Akankah mereka mampu bersatu demi menyelamatkannya?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan