APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel AKU DIHAMILI SUAMIKU

AKU DIHAMILI SUAMIKU

Hidup Alexa Banderas hancur di hari kelulusan akibat pembunuhan orang tuanya oleh sang paman yang mengincar dokumen Taurus Corps. Di tengah duka, ia dipaksa menikah dengan Martin Snowden, pria kasar yang membencinya. Kini, Alexa harus memimpin perusahaan besar sekaligus melindungi sang suami dari kekasihnya yang licik demi mengamankan aset keluarga. Mampukah ia membalas dendam, mengelola bisnis, dan meluluhkan hati Martin yang begitu keras?
Bab
Bagikan

Bab 1

Pagi yang cerah di kawasan Jakarta. Alexa membuka mata dan melihat jam dinding. Sungguh terkejut sekali Alexa melihat jam yang sudah menunjukkan 06.30. Alexa bergegas bangun dan membersihkan tubuhnya. Setelah selesai Alexa segera memakai baju. Di ruangan makan Winda sedang mempersiapkan sarapan. Sambil clingak-clinguk Winda mencari keberadaan Alexa yang belum turun juga.

"Huh… ini anak belum bangun jam segini! Padahal hari ini kelulusan sekolahnya!" geram Winda.

Tak lama datang Gio sang suami mendekatinya sambil mengendus aroma tubuh Winda. Gio memeluk tubuh Winda dan menciumnya sambil bertanya, "Kenapa kamu geram gitu?"

"Putri kita belum bangun," jawab Winda yang kesal.

"Kalau begitu Mama gih bangunin. Papa ingin bicara dengan Alexa," suruh Gio yang serius.

"Baiklah," balas Winda yang melepaskan pelukannya lalu menuju ke kamar Alexa.

Sesampainya di kamar, Winda mengetuk pintu. Namun Alexa tidak kunjung keluar. Lalu Winda berteriak memanggil Alexa, "Alexa… Alexa… buka pintunya… mama ingin masuk."

Alexa yang selesai berkemas langsung membuka pintu. Kemudian Alexa melihat Winda sambil melemparkan senyuman yang manis itu, "Mama."

"Kamu enggak sekolah? Kok bangunnya siang banget," tanya Winda yang masuk ke kamar Alexa.

"Aku kesiangan bangun. Rasanya aku hari ini malas sekali berangkat sekolah," jawab Alexa.

"Hmmp… dasar anak muda sekarang. Bisa-bisanya ngomong malas. Bagaimana mau sukses kalau sedari awal malas begitu?" kesal Winda pada Alexa. "Mama tunggu di bawah dulu."

Alexi menganggukan kepalanya sambil melanjutkan berkemas. Lalu Alexa mengambil tas sekolahnya dan menuju dapur.

***

Sesampainya di dapur Alexa melihat Gio yang sudah rapi. Alexa memicingkan matanya sambil tersenyum kecut. Bagaimana bisa sang papa kembali ke rumah ini setelah dirinya dan sang mama ditinggalkannya begitu saja? Tanpa basa-basi Alexa menyapa Gio dengan memakai bahasa formal, "Selamat pagi Pak Gio."

"Lexa," panggil Winda. "Jangan panggil papamu dengan Pak Gio."

"Dia bukan papaku. Dia adalah musuh terbesarku di dalam hidupku. Mama tahukan selama ini kita menderita karena ulah orang ini," tunjuk Alexa ke arah Gio dengan penuh amarah.

"Winda… jangan diteruskan. Biarkan Alexa memanggilku apa," ujar Gio yang menyuruh Winda diam.

Winda terdiam sambil menuangkan susu untuk Alexa. Setelah selesai Winda duduk di samping Gio. Setelah semuanya kondusif, Gio meminta Alexa duduk di hadapannya, "Alexa duduklah."

"Aku tidak mau," ketus Alexa.

"Alexa… Duduklah sebentar! Papa ingin bicara sesuatu sama kamu!" tegas Gio.

Alexa menuruti kemauan Gio. Alexa duduk di depan Gio sambil menghembuskan nafasnya. Kemudian Gio mengeluarkan suaranya, "Alexa…. Terserah kamu memanggil papa apa? Papa enggak jadi masalah. Tapi ingatlah suatu hari kamu akan mengerti apa yang terjadi?"

"Kenapa papa pergi ketika Lexa menginginkan pelukan hangat darimu? Kenapa papa tidak pernah hadir ketika ulang tahun Alexa? Kenapa papa menghilang dari hidup Lexa? Kenapa pa?" tanya Alexa yang kecewa.

"Papa tidak bisa cerita sekarang. Jika ada waktu yang baik papa akan cerita," jawab Gio.

"Sebenarnya ada apa sih pa?" tanya Alexa yang bingung.

"Papa tidak akan cerita sekarang. Mulai saat ini papa akan serahkan kamu ke keluarga Snowden," jawab Gio yang serius.

"Maksud kamu apa mas?" tanya Winda yang pura-pura tidak tahu masalah sebenarnya.

"Kamu harus menikah dengan Martin Snowden. Titik tidak pake koma!" tegas Gio.

Mata Alexa membulat sempurna. Alexa menatap sendu wajah sang papa. Alexa sungguh kecewa dengan keputusan sang Papa yang mendadak itu. Alexa tidak habis pikir dengan keputusan sang papa, "Pa… setelah papa enggak pulang bertahun-tahun. Meninggalkan Alexa yang sendirian bersama mama. Lalu papa datang dengan menyuruhku menikah dengan Martin Snowden. Apakah papa pikir Alexa bahagia mendengar kabar berita itu?"

Gio hanya bisa menghembuskan nafasnya secara perlahan. Gio bingung harus menjelaskan awal mula dirinya yang menghilang.

"Alexa… kamu harus dengerin papa. Menurutlah pada papa jika kamu ingin selamat. Papa sudah tidak mempunyai harapan hidup lagi. Jika umur papa masih panjang. Papa akan bercerita kenapa keluarga kita bisa terpecah begini? Dan jika papa sudah tidak ada kamu jangan pernah menangis," pinta Gio. "Papa hanya meminta kepada kamu. Setelah kamu dari sekolah. Pergilah ke mansion Snowden. Jangan pernah kembali lagi ke sini."

Entah kenapa Alexa merasakan firasat buruk yang menimpa kedua orang tuanya itu. Alexa menganggukkan kepalanya dan berusaha menahan ingin tahunya itu.

"Makanlah. Mungkin ini masakan terakhir mama buat kamu," pinta Winda.

Alexa tersenyum keluh. Alexa mencoba memegang pisau dan sendok itu yang menghembuskan nafasnya sambil memakan sarapannya itu.

Dengan pelan Alexa mengunyah makanannya. Ada rasa sesak di dalam dada. Ingin rasanya menangis namun tidak bisa. Setelah mereka sarapan Alexa memeluk erat Gio dan mengendus aroma tubuh sang papa. Alexa berharap sang papa tidak akan pergi lagi dari rumah dan kehidupannya. Selesai memeluk Gio, Alexa berpindah ke Winda. Alexa membenamkan wajahnya di dada Winda dan memintanya jangan pergi.

"Mama!!! Jangan pergi dari Alexa," ucap Alexa yang menangis.

Winda yang merasakan Alexa menangis, hanya bisa menghapus air matanya. Selama ini Winda tahu apa yang dialami keluarganya itu. Beberapa tahun terakhir Winda dan Gio sering mendapatkan teror dari orang yang tidak dikenalnya. Lalu Gio mencoba menghadapi sang peneror itu. Namun usahanya sia-sia. Sang peneror itu selalu bersembunyi.

Setelah menangis Winda melepaskan Alexa dan berkata, "Janganlah menangis. Ingat pesan papa. Pergilah ke keluarga Snowden. Papa sudah menjodohkan kamu sama Martin. Seminggu lagi pernikahan kalian akan dilaksanakan."

"Kalau aku tidak ingin menikah?" tanya Alexa.

"Kamu harus menikah dengannya. Nanti kamu akan aman bersamanya," jawab Winda.

Alexa menganggukkan kepalanya dan melihat Winda dan Gio. Sambil menatap kedua orang tuanya Winda tersenyum manis sambil berkata, "Aku tidak jadi sekolah ya Ma."

Winda menggelengkan kepalanya sambil membalas senyumannya itu, "Pergilah ke sekolah. Mama ingin melihat nilai kamu."

Dengan berat hati Alexa langsung menganggukan kepalanya. Tak lama Alexa pergi meninggalkan kedua orang tuanya. Alexa hanya bisa menghela nafasnya dengan berat.

Beberapa menit setelah Alexa pergi. Ada sekawanan orang yang memakai baju serba hitam datang. Mereka memasuki rumah Alexa dan mengepung Winda dan Gio.

"Apakah kalian sudah bersiap mati?" tanya seseorang yang baru masuk ke rumah itu dan mendekati Gio.

Gio melihat seseorang yang berada di depannya hanya bisa tersenyum sinis. Lalu Gio menatap wajah seseorang itu dengan penuh kebencian, "Nano… dari dulu aku memang sudah bersiap mati. Tapi kamu tidak bisa membunuhku."

"Jangan sombong. Sebentar lagi aku yang akan menghakimimu," geram Nano nama pria yang berada di depan Gio.

"Cih… apakah kamu Tuhan yang berhak menghakimi seseorang?" tanya Gio dengan dingin.

Nano tertawa terbahak-bahak mendengar pertanyaan dari Gio. Lalu Nano menjawab pertanyaan dari Gio dengan tegas, "Aku adalah Tuhanmu yang berhak menghakimimu. Di mana kamu taruh dokumen Taurus Corps?"

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Billionare and His Secret Wife
8.8
Demi bertahan hidup, Michelle terbiasa memanfaatkan pesona fisiknya. Namun, malam itu ia terperangkap dalam bahaya setelah tidak sengaja mendengar niat jahat para kliennya. Di bawah pengaruh obat, Michelle melarikan diri dan menyusup ke kamar pria asing untuk memuaskan gairah yang membakar dirinya. Pertemuan tidak terduga tersebut menjadi awal baru yang mengubah seluruh hidup Michelle. Saksikan bagaimana takdir membawa mereka ke dalam hubungan penuh intrik dan romansa panas.
Sampul Novel Cinta Itu Hanya Sebuah Kebohongan
8.3
Demi Rangga, aku rela menyerahkan karya desain terbaikku demi kemenangannya. Namun di malam perayaan, pengkhianatan pahit terungkap saat ia menyebutku alat bisnis dan bertunangan dengan Zahira. Bahkan setelah malam intim kami, ia memaksaku meminum pil pencegah kehamilan. Sepuluh tahun cintaku hancur seketika. Aku pun pergi jauh untuk menata hidup baru. Saat aku mulai bahagia, Rangga tiba-tiba muncul kembali, terobsesi mengejarku setelah membuangku.
Sampul Novel Ku Kira Setia Ternyata Mendua
9.1
Pernikahan hasil perjodohan dengan lelaki impian awalnya terasa begitu sempurna. Namun, ilusi kebahagiaan itu seketika sirna saat aku memergoki suamiku berselingkuh dengan perempuan lain di depan mataku sendiri. Janji setia yang selama ini kupercayai rupanya palsu. Di tengah hancurnya hati, kini aku dihadapkan pada kebimbangan besar dalam bersikap di depan keluarga serta menentukan kelanjutan takdir rumah tangga kami yang telah ternoda.
Sampul Novel Marrying With CEO
9.3
Kehidupan tenang Syafa Sidqyah, sekretaris muslimah berparas cantik yang penuh misteri, seketika terusik. Kehadiran sosok pendendam di tempat kerjanya, perusahaan Devan Putra Pramana, mengancam keselamatan Syafa. Saat berbagai rahasia masa lalu mulai tersingkap, ia justru terjebak dalam pernikahan tak terduga dengan bosnya sendiri. Mampukah ia menghadapi takdir rumit ini? Ikuti kisah penuh intrik antara ambisi sang CEO dan misteri yang menyelimuti mereka.
Sampul Novel My Handsome Boy
9.4
Demi melunasi utang yang menjeratnya, Kiara Mauren bersedia bekerja apa saja. Namun, Ken justru menyodorkan sebuah kontrak pernikahan. Meski terpikat oleh kecantikan Kiara, Ken tetap bersikap sinis saat tawarannya sempat ditolak. Kiara pun bimbang karena dirinya telah memiliki calon suami. Sayangnya, Ken tidak memberikan pilihan lain bagi Kiara. Di tengah situasi pelik ini, tatapan tajam Ken tetap tidak bisa teralihkan dari sosok Kiara yang sangat memikat hatinya.
Sampul Novel Paman Terobsesi Padaku
8.3
Kehidupan indah Serena hancur seketika setelah orang tuanya tiada. Kini, ia harus menghadapi perubahan drastis Paman Xavier yang dahulu sangat menyayanginya. Sang paman bertransformasi menjadi sosok posesif yang mengontrol ketat setiap jengkal kebebasan Serena. Di balik kelembutan Xavier saat keinginannya dituruti, tersimpan ancaman senjata tajam yang siap mengintai tiap kali Serena membangkang. Serena pun terjebak dalam lingkaran obsesi mengerikan pamannya.