APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Ternyata Jatuh Keperangkap Pelatihku

Ternyata Jatuh Keperangkap Pelatihku

Ketampanan sang pelatih di tepi kolam renang seketika mencuri perhatianku, memicu ketertarikan yang begitu mendalam. Aku sangat mendambakan momen kedekatan dan kontak fisik dengannya. Namun, begitu keinginan tersebut akhirnya menjadi kenyataan, sebuah realitas tak terduga mulai terungkap. Aku baru menyadari bahwa semua interaksi ini bukanlah kebetulan belaka, melainkan sebuah jebakan matang yang membuatku kini sepenuhnya jatuh dan terperangkap di dalam cengkeraman manis sang pelatih.
Bab
Bagikan

Bab 2

Kemudian, tangan-tangan itu mulai bergerak bebas di antara kedua kakiku, memainkan setiap bagian dari kulitku.

Namun, keinginan untuk bertahan hidup membuatku tidak memedulikan hal itu sama sekali.

Akhirnya, aku berhasil diselamatkan ke pinggir kolam. Ini membuat akal sehatku perlahan mulai kembali. Aku selalu menjaga kakiku tetap tertutup rapat, karena bagian bawah celana renangku sudah terlepas.

"Maaf, aku nggak sengaja melepas celana renangmu tadi. Aku akan kembali untuk mencarinya," ujar Theo.

Dengan suara cipratan air, Theo kembali melompat ke dalam air.

Namun, aku mengetahui di dalam hati bahwa ini tidak seperti sebuah kesengajaan, melainkan lebih seperti memanfaatkan situasi. Terutama saat tadi Theo menyentuh area di antara kedua kakiku. Ini seperti sesuatu yang sudah direncanakan sebelumnya.

Hanya saja, dengan banyaknya orang lain di sekitar, aku mulai menikmati perasaan yang tidak seharusnya ini.

Terlebih lagi ketika aku melihat Theo mengeluarkan celana dalamku dari dalam air. Pria itu tampak menaruhnya di hidungnya, lalu mengendusnya dengan penuh nafsu.

Dia tidak akan benar-benar ….

Setelah Theo kembali ke naik, aku akhirnya bisa kembali memakai celana dalamku.

Kemudian, Theo menyuruh kami untuk duduk di tanah, serta mengikutinya untuk melakukan beberapa gerakan pemanasan.

Kami mengikuti contoh yang diberikan Theo. Kami menyatukan jari-jari kaki kami di tanah, lalu melebarkan kaki kami seperti kupu-kupu.

"Gerakan ini bisa melatih otot-otot di kedua sisi paha kita. Ini nggak hanya memungkinkan kita untuk menghasilkan tenaga yang lebih baik saat berenang, tapi juga …."

Theo berhenti sejenak, seolah-olah sedang berpura-pura misterius. Kemudian, dia melanjutkan, "Selain itu, kalau gerakan ini kalian kuasai dengan baik, pacar kalian mungkin akan makin mencintai kalian."

Kata-kata itu jelas merupakan sebuah petunjuk. Semua orang langsung memahami apa maksudnya.

Setelah Theo mendemonstrasikan gerakan tersebut pada kami beberapa kali, dia membiarkan kami berlatih sendiri. Sementara itu, dia mengawasi dari bawah untuk melihat apakah gerakan kami sudah sesuai atau belum.

Seperti yang Theo katakan, setelah melakukan gerakan ini beberapa kali, akar pahaku perlahan-lahan mulai terasa sakit.

Ditambah dengan pakaian yang berulang kali bergesekan dengan paha bagian dalamku, lambat laun aku mulai merasakan sensasi yang berbeda.

Sejujurnya, aku masih muda dan cukup energik sekarang. Ini adalah usia yang tepat untuk mendapatkan nutrisi.

Aku tidak tahu apakah itu karena aku adalah orang yang tidak mudah didekati atau karena hal lain, tetapi aku hampir tidak memiliki teman dekat lawan jenis di sekolah. Jangankan lagi seorang pacar.

Oleh karena itu, memuaskan hasratku sendiri adalah kewajiban yang aku lakukan setiap malam.

Namun, karena aku melakukan hal semacam ini terlalu sering, rasanya ini mulai membosankan. Bahkan setelah hasrat tubuhku terpenuhi, celah di hatiku seakan makin membesar.

Secara bertahap, harapanku agar bisa menemukan seorang pria untuk melepaskan hasratku menjadi makin besar.

Terlebih lagi, akhir-akhir ini aku sedang dalam masa ovulasi. Tubuhku menjadi lebih sensitif. Rangsangan sekecil apa pun bisa membuat tubuhku bereaksi.

Aku duduk di lantai, mengikuti hasrat paling primitif itu. Aku membuka dan menutup kedua kakiku dengan intensitas serta kecepatan yang makin meningkat.

Bahkan pikiranku pun mulai penuh dengan bayangan tentang Theo yang menerkamku di depan umum, dengan kejam menyiksaku di lantai.

"Perlambat gerakanmu. Buatlah gerakan yang lebih baik."

Tanpa peringatan apa pun, Theo meletakkan tangannya di pangkal pahaku, lalu mulai membelai maju mundur di sepanjang garis kakiku.

"Ya, benar begitu. Sedikit lebih lambat …."

"Rentang gerakannya harus sedikit lebih besar, agar gerakannya jadi lebih efektif."

Tangan Theo meluncur tanpa kendali di atas kakiku. Sensasi kasar dan hangat dari telapak tangannya perlahan-lahan menyebar, membuat tubuhku yang sudah sensitif itu jadi makin tak terkendali.

Setiap pori-pori di tubuhku sepertinya telah terbuka. Sensasi penuh kegembiraan yang tak terlukiskan mengalir melalui tubuhku seperti arus listrik.

Pandanganku perlahan-lahan mulai kabur, sementara tatapan mata Theo yang tajam seakan bisa menembus diriku.

Ini adalah pertama kalinya aku berada dalam jarak sedekat itu dengan seorang pria. Wajahku pun mulai merona.

Kelembapan di antara kedua pahaku perlahan-lahan bertambah. Dua gumpalan daging di depan dadaku terasa sesak, sungguh tidak nyaman.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Ayo Bercerai!!
8.4
Batas kesabaran Adeline akhirnya habis setelah sekian lama direndahkan oleh Devon, suaminya yang kini ia anggap lebih tidak berharga dibanding sampah. Konflik memanas di ruang makan ketika Devon mendengar langsung hinaan tersebut. Dengan emosi meluap, sang tuan muda mencengkeram dagu Adeline, memberi ancaman keras agar istrinya tidak memicu masalah. Namun, Adeline kini tidak lagi gentar untuk menentang dominasi dingin dari pria itu.
Sampul Novel Dikejar Jodoh
8.0
Elena menghadapi tekanan berat untuk segera menikah, tetapi ia justru dikhianati oleh kekasihnya. Di tengah rasa trauma yang mendalam, Rasky—pria yang paling ia benci—malah datang dan terus-menerus mengejarnya. Walau ketulusan Rasky mulai meruntuhkan ego Elena, bayang-bayang masa lalu tetap menjadi penghalang. Tiba-tiba, Elena meminta berpisah demi menyembunyikan sebuah rahasia kelam. Akankah Rasky tetap bertahan, atau rahasia itu akan menghancurkan segalanya?
Sampul Novel Ikatan Hati
8.9
Kehancuran melanda keluarga Bimantara setelah sesosok bayi misterius ditinggalkan di depan pintu rumah mereka. Sebuah surat yang menyertai bayi tersebut menuduh Adrian Bimantara sebagai ayah kandungnya. Kabar mengejutkan ini langsung memicu kekacauan besar di dalam keluarga. Kini, Adrian terpaksa menghadapi tuduhan berat itu sambil berusaha mengungkap siapa orang tua asli sang bayi, di tengah ancaman kehancuran hidupnya.
Sampul Novel Mulai Sekarang, Aku Tak Menanti Lagi
9.0
Tiga tahun pernikahan Lily Ginanjar hancur setelah pemakaman kakak suaminya. Lily mantap menggugat cerai Yoga Ferdian akibat tuntutan tidak masuk akal keluarga Ferdian. Demi meneruskan keturunan sang kakak, Yoga dipaksa menjalani program bayi tabung bersama kakak iparnya sendiri. Meski Yoga berdalih terdesak ancaman ekstrem orang tuanya, Lily menolak bertahan. Baginya, membiarkan suaminya memiliki anak dengan wanita lain adalah keputusan konyol yang menghancurkan hatinya.
Sampul Novel Sebuah Penyesalan
8.4
Steven Alessio terpikat sosok wanita asing hingga terperosok dalam misteri pembunuhan istrinya sendiri. Bertekad menuntut balas, ia justru terjerat dalam pusaran keluarga wanita itu. Di tengah situasi tersebut, Steven terpaksa menyaksikan satu demi satu aib serta rahasia kelam keluarganya terbongkar. Lewat rentetan aksi dan ketegangan, ia tiba pada titik balik menyakitkan yang memaksanya menghadapi arti penyesalan terdalam.
Sampul Novel Setelah Pernikahan
9.5
Kebahagiaan Aurel Salsabila hancur lebur hanya dalam waktu tiga bulan sejak ia resmi menikah dengan Reno Sebastian, kekasihnya selama dua tahun. Di balik pernikahan yang ia dambakan, terungkap fakta pahit bahwa Reno telah berpoligami secara rahasia bersama mantan pacarnya, Ayunda. Kini, Aurel menyadari dirinya cuma dijadikan pelarian tanpa ketulusan. Ia pun dirundung dilema besar antara tetap bertahan dalam ikatan beracun ini atau memilih pergi meninggalkan Reno.