APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Terjebak Pernikahan Dengan Duda Kaya

Terjebak Pernikahan Dengan Duda Kaya

Kehidupan Alina berbalik total setelah dinikahi Arjuna, duda kaya yang sangat dingin. Meski bergelimang kemewahan, ia justru hidup dalam kesepian dan terus ditolak oleh anak-anak tirinya. Di pernikahan tanpa cinta ini, Alina hanya diperlakukan layaknya seorang pengasuh. Saat kepedihan hatinya kian tak tertahankan, sebuah kejadian besar terjadi, memaksa Alina mengambil keputusan sulit: tetap bertahan dalam kepalsuan atau pergi menjauh demi kebebasannya.
Bab
Bagikan

Bab 2

Hari-hari berlalu dengan cepat, dan Alina merasa dirinya semakin tenggelam dalam rutinitas yang hampa. Setiap pagi, ia bangun dengan perasaan yang sama: seolah seluruh dunia terus bergerak maju, sementara ia terjebak dalam kebisuan dan kedinginan rumah yang sepi. Arjuna pergi bekerja pagi-pagi sekali, dan anak-anaknya lebih memilih bermain di luar, jauh dari perhatian dan pengasuhan yang ia tawarkan. Bahkan para pelayan di rumah besar itu tampaknya lebih mengenal keinginan Arjuna daripada dirinya.

Alina sering kali bertanya-tanya pada dirinya sendiri, apa sebenarnya yang ia perjuangkan? Apa yang ia harapkan bisa berubah jika ia terus bertahan dalam pernikahan yang tidak ada cinta ini?

Di luar, cuaca tampak cerah. Tetapi di dalam rumah itu, kebisuan yang pekat seolah membekukan setiap langkahnya. Ketika Alina berdiri di depan jendela besar di ruang makan, matanya memandang ke luar, melihat mobil-mobil mewah berlalu di jalan, orang-orang yang tampaknya hidup penuh dengan harapan dan tujuan, sementara dirinya-ia merasa seperti hantu yang mengambang di tengah dunia yang tidak pernah mengenalnya. Bahkan rumah yang megah ini terasa lebih seperti sebuah penjara, menunggu untuk menelan habis impian dan kebahagiaannya.

***

Sore itu, Alina sedang duduk di ruang tamu, dengan secangkir teh di tangannya, ketika Arjuna pulang. Seperti biasa, ia tidak mengatakan apa-apa-hanya berjalan melewati Alina, memberikan sekejap pandangan tanpa ada kata-kata. Dia menghilang ke kamar kerjanya, membiarkan Alina sendirian lagi.

Tapi kali ini, Alina merasa ada sesuatu yang berbeda. Sebuah perasaan yang membara dalam hatinya, sebuah kemarahan yang tak bisa ia bendung lagi. Ia meletakkan cangkir teh di meja, langkahnya tegas menuju kamar Arjuna. Setiap langkah yang ia ambil seperti semakin mendekatkannya pada sebuah keputusan besar-sebuah pilihan yang mungkin bisa mengubah segalanya.

Ketika ia sampai di depan pintu kamar Arjuna, ia mengetuk dengan keras. Sebuah ketukan yang memecah kesunyian rumah itu.

"Arjuna!" suara Alina terdengar lebih kuat dari yang ia duga, bergetar penuh dengan emosi yang sudah lama ia pendam. "Kita perlu bicara!"

Pintu kamar terbuka perlahan, dan Arjuna berdiri di sana, dengan wajah yang seperti biasa-dingin dan tak terungkapkan. Tapi ada sesuatu yang berbeda kali ini. Ada kekosongan di matanya, sesuatu yang tidak bisa Alina baca.

"Ada apa, Alina?" suaranya datar, seperti tidak ada urgensi dalam pertanyaannya.

"Apa yang kita lakukan di sini?" jawab Alina dengan suara yang hampir serak, mencoba menahan air mata yang hampir tumpah. "Aku bukan istri yang kamu inginkan. Aku hanya seorang pengasuh untuk anak-anakmu, dan seorang pelengkap untuk hidupmu. Aku bukan bagian dari hidupmu, Arjuna! Aku hanya ada di sini untuk memenuhi kewajiban. Apa yang sebenarnya kamu inginkan dariku? Apa yang sebenarnya kamu harapkan?"

Arjuna terdiam sejenak, matanya memandangnya kosong. Ia duduk di tepi ranjang, lalu melipat tangannya di depan dada. Alina menunggu jawabannya dengan napas yang terhenti. Sudah berhari-hari ia mencoba memahami, mencoba mengisi kekosongan itu, tetapi setiap upayanya terasa sia-sia.

"Aku tidak tahu apa yang kamu harapkan, Alina," kata Arjuna dengan suara pelan, namun tetap penuh ketegasan. "Aku hanya berusaha untuk menjalani kehidupan yang harus dijalani. Kamu tahu apa yang kita jalani ini. Kamu tahu apa yang aku inginkan, dan apa yang aku butuhkan dari pernikahan ini."

Sesuatu yang patah di dalam hati Alina. Kata-kata itu seperti pisau yang menembus jantungnya, menusuk dalam, mengoyak segala impian yang sempat ia bangun sejak hari pertama mereka bertemu. Apa yang ia harapkan-kehangatan, cinta, perhatian-semuanya hilang dalam kata-kata dingin Arjuna.

"Aku tahu," jawab Alina, suaranya tertahan. "Aku tahu kamu hanya menginginkan seseorang untuk mengurus semuanya. Aku tahu aku bukan siapa-siapa bagimu, Arjuna. Tapi aku juga manusia. Aku butuh lebih dari sekedar peran sebagai istri yang tak terasa. Aku butuh dihargai, aku butuh dicintai. Apa salahnya jika aku menginginkan itu?"

Arjuna tidak menjawab. Ia hanya menatap Alina dengan mata yang tidak bisa dibaca, seolah kata-kata itu tidak pernah mencapai hatinya. Setelah beberapa saat hening, ia berdiri dan berjalan menuju meja kerjanya, seolah perbincangan ini sudah selesai baginya. "Kita akan berbicara lebih lanjut nanti, Alina. Aku sedang sibuk."

Tubuh Alina terasa kaku, seperti diserang oleh ribuan jarum yang menembus kulitnya. Ia ingin berteriak, ia ingin meruntuhkan semuanya, tetapi ia tahu-ia sudah terlalu lama berjuang untuk sesuatu yang tak pernah ada. Dengan hati yang semakin rapuh, Alina berbalik dan keluar dari kamar, menuju ruang yang semakin terasa asing baginya.

***

Malam itu, Alina tidur dengan mata yang terpejam rapat, tetapi pikirannya terus berputar. Ia tidak bisa lagi membohongi dirinya sendiri. Apa yang ia lakukan di sini? Apa yang membuatnya bertahan jika tidak ada cinta, tidak ada rasa saling menghargai?

Ia sudah mencoba untuk menahan semuanya. Ia sudah mencoba untuk menyesuaikan diri, untuk menerima bahwa hidupnya kini adalah bagian dari dunia Arjuna. Tetapi semakin ia bertahan, semakin ia merasa kehilangan dirinya sendiri. Arjuna tampaknya tidak peduli, anak-anaknya tidak membutuhkan dirinya, dan rumah ini bukanlah rumah bagi hatinya.

Apakah ini harga yang harus ia bayar untuk mendapatkan segala kemewahan ini? Atau apakah ia hanya seorang pion dalam kehidupan yang lebih besar, sebuah permainan yang tidak pernah ia pilih?

Di tengah kegelapan malam, air mata Alina jatuh, membasahi bantalnya. Ia tahu, ada sesuatu yang harus ia pilih-tetap bertahan dalam pernikahan yang penuh luka ini, atau pergi dan meninggalkan segalanya. Tetapi, memilih salah satu berarti menghancurkan hatinya. Apakah ada jalan tengah, atau ia harus merelakan kebahagiaannya demi mempertahankan apa yang sudah ada?

Alina terjebak, dan ia tidak tahu berapa lama lagi ia bisa bertahan.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Kekayaanku, Keluarga Benalunya
9.0
Sebagai dokter bedah saraf kaya, aku membiayai suami kaptenku dan keluarganya yang parasit, bahkan melunasi utang 75 miliar mereka. Namun saat liburan mewah ke Monako, suamiku malah memberikan kursi jet pribadiku pada mantan kekasihnya, Dahlia, dan membuangku ke penerbangan berbahaya. Setelah menyaksikan pengkhianatan mereka di ranjangku sendiri di tengah persekongkolan jahat itu, kini saatnya aku membalas dendam dan menghancurkan segalanya.
Sampul Novel Melepas Dia Yang Tak Pantas
9.4
Pernikahan Mila dan Arfan selama sepuluh tahun mulai retak akibat campur tangan mertua. Saat jenuh, Mila dipertemukan lagi dengan Ferdy, cinta pertamanya, lewat urusan anak dan proyek kerja. Namun, kedekatan mereka ternyata adalah jebakan licik Nita, istri Ferdy. Nita sengaja memfitnah mereka berselingkuh demi memuluskan perceraiannya sendiri serta menutupi aibnya sebagai korban.
Sampul Novel Menikahi Pria Angkuh
8.3
Akibat pengaruh obat di sebuah pesta, CEO dingin Steve Willson melewati malam intim dengan wanita misterius yang gagal ia kenali. Di tengah pencariannya yang obsesif, sang ibu mendesak Steve untuk lekas membina rumah tangga. Guna menghindari tekanan keluarga, ia pun menawarkan pernikahan kontrak kepada Zira, gadis miskin yang sedang dikejar utang. Akankah kedok Zira sebagai wanita di malam itu terungkap, atau Steve akan terus memburu bayangan masa lalu?
Sampul Novel Skandal Calon Adik Ipar
8.8
Pertemuan tak sengaja di Bangkok saat urusan bisnis mengubah takdir Rafael. Setelah membantu mengurus paspor Arin yang hilang, tunangan Dhea ini malah jatuh hati pada calon adik iparnya sendiri. Arin mencoba mengubur perasaannya demi sang kakak, walau Rafael mulai goyah dengan rencana pernikahannya. Ketegangan memuncak kala Rafael nekat membatalkan pertunangan. Keputusan itu menyulut benci di hati Arin, meski ia tak kuasa membohongi cinta mendalamnya.
Sampul Novel Terjebak Program Cinta Buatan Televisi Swasta
8.6
Demi memenangkan hadiah besar, sepuluh lajang harus bertahan di pulau terasing tanpa teknologi lewat reality show Sexy Singles. Selama dua minggu, kamera terus merekam upaya mereka dalam menemukan cinta sejati. Namun, situasi memanas ketika kehadiran kontestan baru dan pengkhianatan mulai menguji komitmen mereka. Di tengah persaingan ketat demi ketenaran ketimbang asmara yang tulus, akankah ikatan yang terbangun tetap kokoh, atau justru hancur akibat kepalsuan?
Sampul Novel Tersegel Dalam Dunia Palsu
8.6
Akibat kelicikan ibu tiri dan saudarinya, Vivienne terjebak dalam pernikahan paksa dengan pria yang tampak tak berdaya. Namun, di balik kelemahannya, sang suami ternyata seorang presiden direktur yang sangat berkuasa. Begitu kedok tersebut terbongkar, Vivienne menyadari adanya kebohongan besar. Kini, ia harus menghadapi berbagai rahasia gelap sang suami serta intrik berbahaya yang mulai mengancam kehidupan pernikahan mereka.