APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Terjebak Pernikahan Dengan Duda Kaya

Terjebak Pernikahan Dengan Duda Kaya

Kehidupan Alina berbalik total setelah dinikahi Arjuna, duda kaya yang sangat dingin. Meski bergelimang kemewahan, ia justru hidup dalam kesepian dan terus ditolak oleh anak-anak tirinya. Di pernikahan tanpa cinta ini, Alina hanya diperlakukan layaknya seorang pengasuh. Saat kepedihan hatinya kian tak tertahankan, sebuah kejadian besar terjadi, memaksa Alina mengambil keputusan sulit: tetap bertahan dalam kepalsuan atau pergi menjauh demi kebebasannya.
Bab
Bagikan

Bab 3

Hari demi hari berlalu dengan perasaan yang semakin menyesakkan. Alina merasa seperti ia sedang tenggelam dalam samudra yang luas, tanpa ada yang bisa menolongnya. Rumah besar itu kini terasa seperti sebuah penjara, penuh dengan kenangan kosong dan harapan yang sirna. Setiap sudutnya tampak mengingatkan pada sesuatu yang hilang, sesuatu yang tidak pernah ada-cinta.

Malam itu, setelah hari yang panjang dan penuh keheningan, Alina duduk di meja makan sendirian, menatap sepotong roti yang tidak menyentuh mulutnya. Makan malam seharusnya menjadi waktu yang dihabiskan bersama, tetapi untuknya, itu hanyalah rutinitas yang sepi. Arjuna kembali terlambat, dan anak-anaknya sudah tidur. Sekali lagi, ia merasa seperti hanya menjadi bayangan di rumah ini-tanpa suara, tanpa pengakuan.

Ponsel Alina bergetar, menariknya keluar dari pikirannya. Sebuah pesan dari sahabat lamanya, Maya, muncul di layar.

*"Gimana kabarmu? Aku kangen! Kita harus ketemu, aku ingin tahu bagaimana hidupmu."*

Alina menatap pesan itu, sedikit tersenyum, tetapi rasa sakit yang mendalam mengisi dadanya. Sudah lama sejak terakhir kali ia merasa benar-benar dipedulikan. Sejak pernikahannya, hampir semua teman-temannya menjauh, tidak mengerti kenapa ia memilih jalan ini. Mereka tidak tahu bahwa hidupnya sekarang penuh dengan kesendirian yang mengiris hati.

Alina mengetik balasan yang singkat.

*"Aku baik-baik saja, cuma sibuk. Nanti kita ngobrol ya."*

Namun, hatinya merasa kosong. Apa yang bisa ia katakan pada Maya? Apa yang bisa ia ungkapkan tentang hidupnya yang hancur tanpa menunjukkan bahwa pernikahannya adalah kebohongan besar? Bagaimana ia bisa menjelaskan kepada sahabatnya bahwa ia merasa seperti hantu di rumah yang penuh dengan kemewahan, namun miskin dalam hal kasih sayang?

***

Beberapa hari kemudian, Arjuna kembali pulang larut malam setelah perjalanan bisnis yang panjang. Seperti biasa, ia masuk tanpa sepatah kata pun, melewati Alina yang duduk di ruang tamu. Ia menghilang ke kamar tidurnya, meninggalkan Alina dengan perasaan yang semakin berat. Malam ini, sepertinya ia tidak bisa menahan diri lagi.

Alina berdiri dan melangkah menuju kamar mereka, menahan napas di setiap langkah. Pintu kamar terbuka perlahan, dan ia melihat Arjuna tengah duduk di tepi tempat tidur, menatap ponselnya dengan wajah datar.

"Arjuna," suara Alina terdengar lebih kuat dari biasanya, penuh dengan emosi yang ia coba tahan. "Aku tidak bisa terus seperti ini. Aku lelah... aku lelah merasa seperti aku tidak ada di hidupmu."

Arjuna menoleh pelan, namun tidak ada kehangatan di matanya. Wajahnya kosong, hampir tidak terlihat terkejut dengan kata-kata itu. "Apa maksudmu?" jawabnya, tetap dengan nada datar, seolah tidak ada yang penting di balik perkataan itu.

"Apa maksudmu?" Alina mengulang, kali ini suaranya pecah, penuh dengan air mata yang ia tahan terlalu lama. "Kamu tidak melihatku. Kamu tidak mendengarku. Aku di sini, Arjuna, tapi aku bukan siapa-siapa bagimu. Kamu hanya memandangku sebagai orang yang bisa mengurus rumah ini dan anak-anakmu, bukan sebagai istrimu. Aku merasa seperti aku tidak berarti sama sekali. Apa yang harus aku lakukan untuk membuatmu melihatku? Untuk membuatmu peduli?"

Arjuna menatapnya tanpa bergerak, matanya kosong. "Aku tidak tahu apa yang kamu inginkan, Alina. Aku sudah memberimu semuanya-rumah, uang, kenyamanan. Apa lagi yang perlu aku beri?"

Kata-kata itu seperti tamparan keras yang membuat Alina terdiam. Semua yang ia harapkan-semua yang ia impikan tentang cinta, perhatian, dan kehangatan-tiba-tiba terasa begitu jauh, seperti mimpi yang hancur berkeping-keping. Apa yang ia cari tidak pernah ada di dunia Arjuna. Semua itu hanya ilusi yang ia ciptakan dalam pikirannya sendiri.

"Apa yang aku inginkan?" Alina hampir tidak bisa berkata-kata. Suaranya serak dan tercekat. "Aku ingin kamu melihatku, Arjuna. Aku ingin kamu peduli padaku. Aku ingin menjadi bagian dari hidupmu, bukan hanya seorang penghuni di rumahmu."

Arjuna tetap diam, tidak ada kata-kata yang keluar dari mulutnya. Keheningan yang terjadi membuat hati Alina semakin rapuh. Ia merasa seolah-olah suaminya tidak lagi ada di hadapannya-hanya seorang pria yang terjebak dalam rutinitas dan kewajibannya. Arjuna bukanlah seseorang yang bisa ia harapkan lagi. Ia menyadari itu.

Alina menghela napas panjang, langkahnya mundur sedikit. "Aku tidak bisa terus seperti ini. Aku ingin merasa hidup, Arjuna. Aku ingin merasa dihargai. Tetapi aku tahu, aku tidak bisa mendapatkannya darimu."

Ketika ia berbalik, langkahnya terasa berat, seolah kakinya tertanam dalam tanah. Air mata mulai mengalir di pipinya tanpa bisa ia tahan lagi. Bagaimana bisa ia bertahan dalam pernikahan yang tidak ada kebahagiaan ini? Sejak awal, ia tahu Arjuna tidak pernah menginginkan pernikahan ini, tetapi entah kenapa, ia terus berjuang. Untuk apa? Untuk siapa?

Tiba-tiba, dari belakang, suara Arjuna terdengar pelan, hampir tak terdengar. "Alina..."

Alina berhenti, namun ia tidak berbalik. Apa yang bisa ia dengar lagi dari pria yang begitu jauh darinya? Apa yang bisa ia harapkan setelah semuanya berakhir dengan luka seperti ini?

"Apa kamu benar-benar ingin pergi?" tanya Arjuna, kali ini ada sedikit penyesalan yang terperangkap di suaranya.

Alina menggigit bibirnya, berjuang untuk menahan isaknya. Ia ingin berbalik, ia ingin melihat apakah ada perubahan di wajah Arjuna, tetapi ia tahu bahwa jawaban atas pertanyaannya sudah jelas. Arjuna hanya merasa terjebak dalam kewajiban, sementara hatinya tidak pernah ada untuknya. "Aku tidak tahu lagi, Arjuna. Aku hanya ingin tahu apakah kamu benar-benar peduli padaku."

Dengan perlahan, Alina meninggalkan kamar itu, meninggalkan Arjuna dengan pertanyaan yang masih menggantung di udara-pertanyaan yang tidak pernah bisa dijawabnya. Keputusan itu terasa semakin dekat. Bertahan dalam pernikahan yang penuh luka, atau pergi dan melukai hati orang yang sudah lama ia cintai? Namun, dalam hatinya, Alina tahu-pilihan apapun yang ia buat, hatinya akan tetap hancur.

***

Malam itu, Alina duduk di tepi tempat tidurnya, menatap ke luar jendela dengan mata kosong. Hujan turun perlahan, dan dunia di luar tampak suram. Tidak ada kebahagiaan yang bisa ia temukan di dalam dirinya, hanya kekosongan yang semakin dalam.

Apakah ini akhir dari segalanya? Apakah ia harus memilih untuk pergi dan meninggalkan semuanya, atau tetap bertahan meski setiap detik semakin menyakitkan?

Di dalam dirinya, sebuah suara berbisik dengan lembut, "Jika kamu terus bertahan, kamu hanya akan kehilangan dirimu. Tetapi jika kamu pergi, kamu juga akan kehilangan segalanya."

Alina meremas tangan di atas lututnya, air mata jatuh tanpa bisa ia tahan. Hatiku hancur, ia berpikir. Tetapi mungkin, inilah jalan yang harus aku pilih.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Godaan kakak iparku
9.5
Aku terjebak dalam situasi rumit akibat sikap posesif kakak iparku yang bersikap layaknya kekasih. Perhatiannya kepadaku bahkan melampaui kepedulian terhadap istrinya sendiri. Di balik perlakuan tidak wajar dan melampaui batas ini, ada sebuah rahasia gelap yang menyelimuti hubungan kami. Kini, aku berada di tengah misteri besar yang memicu keraguan mendalam untuk memercayai kenyataan yang ada.
Sampul Novel Jerat Hasrat Istri Kedua
8.9
Demi menyelamatkan ladang gandum sang ayah, Eleanor Caldwell terpaksa menjadi istri kedua bagi Jonathan Abbe Turner. Di bawah bayang-bayang dinasti wiski Montana, ia memikul beban berat untuk melahirkan pewaris. Meski sempat berniat kabur dari pernikahan yang menyiksa ini, Eleanor justru mulai jatuh cinta pada suaminya. Namun, Lizzy sang istri pertama tidak tinggal diam dan siap melakukan apa saja demi melenyapkan Eleanor selamanya.
Sampul Novel Karma Itu Nyata Pengkhianatan
9.0
Sepuluh tahun cinta tulus yang diberikan sang istri hancur seketika akibat sebuah unggahan media sosial. Saat acara kemah kantor, asisten Kemal Sentanu memamerkan foto mereka berdua di dalam satu tenda. Bukannya merasa bersalah, Kemal justru memarahi istrinya di depan rekan kerja demi membela sang asisten yang menangis. Muak dengan sikap suaminya yang menganggap remeh pengkhianatan ini, sang istri memutuskan untuk mundur dan mengakhiri hubungan pernikahan mereka tanpa kata-kata lagi.
Sampul Novel Memikat Hati Pangeran Kelas
9.2
Vindreya Sanjaya, gadis ceria berusia 17 tahun yang sedikit urakan, bertekad memikat dua pangeran kelasnya. Mereka adalah Kenzo yang dingin dan antisosial, serta Elvano yang populer dan berbakat seni. Perjuangan cinta Vindreya diwarnai aksi jenaka hingga situasi berbahaya yang mengancam nyawa. Saat takdir mendekatkan mereka, Kenzo dan Elvano justru jatuh hati padanya. Terjebak cinta segitiga rumit, mereka harus memilih antara pengorbanan atau kebahagiaan.
Sampul Novel Satu Dekade Gairah Terlarang
8.5
Menjaga rahasia besar di depan pasangan sah bukanlah perkara mudah. Dalam novel romantis modern Satu Dekade Gairah Terlarang, seorang istri harus menahan gejolak batin saat menerima panggilan telepon dari suaminya. Di saat yang sama, ia tengah terlibat dalam momen intim yang sangat berisiko dengan pria lain di bawahnya. Ketakutan akan terbongkarnya perselingkuhan ini membuatnya diliputi rasa bersalah sekaligus gairah terlarang yang sulit untuk dihentikan begitu saja.
Sampul Novel Terpikat Cinta Mafia
9.1
Karier Arum hancur akibat skandal pejabat, membuatnya mengasingkan diri ke London sebagai asisten rumah tangga Emir. Emir terlihat seperti bankir yang ramah, namun fakta mengejutkan diungkap oleh Aslan di sebuah pesta bahwa majikannya adalah mafia kejam. Setelah menemukan gudang senjata rahasia di rumah, Arum yang ketakutan langsung melarikan diri. Di tengah pelariannya, ia sadar sedang mengandung anak Emir. Sang mafia pun kini memburunya demi memperjuangkan cinta mereka.