APKDock Logo
Sampul Novel Cinta Sang Ladyboy

Cinta Sang Ladyboy

8.4 / 10.0
Pesona Vanya sebagai ladyboy cantik kerap membuat wanita tulen merasa tersaingi. Di sebuah klub malam, ia jatuh hati pada Ricardo Esteban, meski ragu karena identitasnya. Daya tarik Vanya saat menari juga memicu obsesi dari miliarder New York, Peter Hallmark, dan bos mafia Italia, Don Salvatore. Namun, di balik profesinya sebagai MUA, ia justru terperangkap dalam sindikat perdagangan manusia. Sanggupkah Vanya bertahan dan meraih cinta sejati di tengah penderitaan ini?

Cinta Sang Ladyboy Bab 1

Vanya itu nama barunya sesudah berubah halauan menjadi 'kaum hempas manja'. Di akte kelahiran dan KTP miliknya tertulis Rivaldo Anggara, seharusnya dia bangga dengan nama keren berkesan ganteng yang diberikan oleh kedua orang tuanya. Namun, dia menemukan jati dirinya sebagai seorang perempuan di usia 18 tahun usai lulus SMA.

Mama papa larang, tapi ini hidup Vanya dan hanya Vanya yang tahu apa yang dia inginkan. Setiap melihat cermin, dia ingin dirinya menjadi cantik sempurna selayaknya seorang wanita dan bukan cowok cantik model-modelan Kpop yang memang lagi hits di zaman now.

Dia tidak melanjutkan kuliah selepas lulus SMA, Vanya membuka salon kecantikan yang dimodali oleh papanya yang mulai bisa menerima keadaan anaknya yang miring dan bengkok yang sudah melewati batas tak bisa diluruskan lagi.

Itu bukan salon plus-plus esek-esek yang marak di berbagai kota, Vanya membuka salon kecantikan profesional yang murni untuk perawatan kecantikan karena dia cinta dengan kecantikan ragawi, kliennya pria dan wanita. Salon itu sudah berdiri sejak 3 tahun lalu dan pelanggan salonnya puas dengan hasil pekerjaan Vanya dan timnya.

Pagi ini adalah jadwal rutin suntik hormon estrogen dan progesteron untuk Vanya. Dia duduk di ruang tunggu sebuah rumah sakit ternama di Jakarta , menunggu gilirannya dipanggil masuk ke ruang periksa pasien.

Dokter spesialis, tempat dia berlangganan itu namanya Dokter Aldi, nama lengkapnya Dokter Reynaldi Nugraha. Dokter Aldi masih muda dan ganteng sih, dan dia itu sedikit genit, tipe-tipe 'buaya air' yang diam-diam menghanyutkan.

"Pasien atas nama Rivaldo Anggara silakan masuk ke ruang periksa," panggil suster jaga di praktik Dokter Aldi.

Vanya seolah sudah terbiasa karena memang itu namanya di KTP. Dia pun melenggang dengan santai masuk ke ruang periksa diikuti tatapan penasaran pasien lain dan bisik-bisik yang dia abaikan.

"Ehh bencong ..."

"Banci ya?"

"Cewek jadi-jadian?"

Dalam hati Vanya menjawab gemas, "Please deh, gue ini ladyboy berkelas bukan bencong apa banci yang bawa kicik-kicik ngamen di perempatan!" Dia menghempaskan rambut panjang ikalnya yang berwarna pirang kecoklatan sebelum masuk ke ruang periksa Dokter Aldi.

Di dalam ruang periksa itu, Dokter Aldi yang ganteng duduk bersandar di kursi kerjanya dan menggoyang-goyangkan kursinya itu pelan sembari menyunggingkan senyum ala buaya air-nya yang khas menatap Vanya dengan lapar.

"Pagi, Dok," sapa Vanya mengabaikan tatapan panas si dokter ganjen lalu duduk di kursi pasien di seberang meja dokter.

"Pagi, Vanya Sayang. Sudah jadwalnya suntik hormon lagi ya? Mas Dokter kangen nih nggak ditengokin berbulan-bulan," balas Dokter Aldi sembari menggoda Vanya.

"Ehemm ... ehemm ... kangen sama ladyboy cakep ya, Mas Dokter?" jawab Vanya dengan nada dingin, dia tidak takut dengan keganjenan Dokter Aldi karena hanya sekedar godaan ringan yang tidak menjurus ke arah seksual. Setiap dokter harus menjaga kode etiknya.

"Bobo dulu yuk di bed pasien, Mas Dokter mau nyuntik kamu, Cantik," ujar Dokter Aldi yang mengandung makna ganda.

Vanya cekikikan geli mendengarnya sambil membatin, 'Ngarep boleh-boleh aja kok, Mas Dokter ...' Dia pun berjalan ke bed pasien lalu berbaring dengan santai.

"Mas suntik sekarang ya, Van, tahan sakit sedikit. Kalau mau nangis boleh, nanti Mas belai biar sakitnya hilang," ujar Dokter Aldi sambil modus seperti biasanya.

"Suntik aja, Dok. Vanya tahan banting kok!" jawab Vanya dengan santai sambil berbaring di bed pasien dengan Dokter Aldi duduk di tepi ranjang itu.

"Aahh masa? Mau dong ngebanting kamu, Say," balas Dokter Aldi dengan wajah tampannya yang mesum.

Vanya geregetan dan mengeluarkan suara maskulinnya, "Gggrrrr cepetan dong, Dok!"

Dokter Aldi malah terkekeh mendengar suara laki-laki dari Vanya. Diapun menyuntik lengan kiri Vanya dengan spuit 3cc berisi hormon estrogen dan progesteron dengan cekatan.

"Nah selesai, Vanya Sayang. Ini kenapa jadi galak ya sekarang sama Mas Dokter?" goda Dokter Aldi lagi sambil membantu Vanya bangun dari bed pasien.

Vanya duduk sembari menatap si dokter ganjen dengan mata cokelatnya yang indah, sementara tangan Dokter Aldi memegangi kedua lengan atas Vanya. 'Mau apa nih si dokter ganjen?' batinnya curiga.

"Nyosor dikit boleh dong, Say?" ucap Dokter Aldi lalu mengecup bibir ranum Vanya yang berbalut liptint strawberry warna merah muda.

Ketika Dokter Aldi menyudahi ciumannya di bibir Vanya, dia tersenyum dan berkata, "Makasih ya, Van, bonusannya mantap."

Vanya menghela napas dalam-dalam dan mencebik. "Dokter Aldi sukanya nyosor, memang boleh sama pasien begini?!" tanyanya.

"Cuma sama kamu aja, Cantik. Coba kamu cewek beneran pasti udah kujadiin istri," jawab Dokter Aldi dengan tatapan penuh kekaguman ke wajah Vanya.

Vanya menusukkan telunjuk tangan kanannya ke dada Dokter Aldi sembari berkata, "Aku cewek jadi-jadian juga nggak mau sama Mas Dokter." Vanya menjulurkan lidahnya pada Dokter Aldi.

Dokter Aldi pun tertawa berderai menanggapi tingkah imut Vanya yang menolaknya mentah-mentah. Dia tidak bisa menikah dengan wanita kw alias transgender, keluarga besarnya pasti akan menentangnya habis-habisan apalagi dia putera tunggal dan sulung di keluarganya.

Vanya turun dari bed pasien lalu duduk lagi di kursi pasien berhadapan dengan Dokter Aldi.

"Dok, minta diskon ya? Tadi 'kan sudah dapet kiss dari Vanya," pinta Vanya seraya tersenyum mengedipkan sebelah matanya dengan genit pada Dokter Aldi. Biaya konsultasi dengan Dokter Aldi memang agak mahal bisalah dapat satu pasang sepatu Gosh yang imut.

"Hmmm ... boleh, kalau mau kukasih gratis biaya konsul, kamu ke sini dulu," ujar Dokter Aldi menepuk-nepuk pahanya dengan tatapan mesum.

Vanya pun mendengkus sembari memutar bola matanya. Dia menimbang-nimbang apakah worthed digrepe-grepe si dokter ganjen ditukar dengan sepasang sepatu Gosh. Akhirnya, dengan berat hati Vanya melangkahkan kakinya ke arah Dokter Aldi.

Tangan Dokter Aldi meraih pinggang Vanya lalu menariknya ke pangkuannya. Bibirnya menyusuri leher jenjang Vanya yang beraroma parfum LV mewah. "Vanya, andai kamu cewek tulen ... Mas suka banget sama kamu," gumam Dokter Aldi sambil meremas-remas bulatan padat di dada Vanya yang diimplan di Korea Selatan.

"Mas, berisik deh ... udah tahu aku cewek kw masih ngarep kalau aku cewek tulen. Jatahnya pas bayi dikirim dari surga tuh aku cowok, tapi jiwaku cewek, Mas," balas Vanya dengan cuek bersandar di dada bidang si dokter ganjen.

Pria itupun terkekeh lalu menyudahi tingkah mesumnya pada Vanya. "Yuk udahan, Van. Kasihan pasien di luar yang nunggu giliran mereka." Tangannya sempat meremas bokong semok Vanya yang terbalut celana skinny jeans ketika dia bangkit dari pangkuan pria itu.

"Aaaww nakal!" seru Vanya terkejut.

Dokter Aldi tersenyum mesum menatap Vanya yang duduk lagi di hadapannya. Dia lalu menulis rekening tagihan pemeriksaan dokter untuk Vanya. Dia tetap menuliskan biaya konsultasinya, tetapi mengeluarkan dompet tebal dari saku belakang celana jinsnya. Dia mencabut 4 lembaran uang merah lalu menyerahkannya ke hadapan Vanya.

"Ini buat bayar biaya konsultasinya, Van, sesuai kesepakatan kita tadi. Nggak mungkin aku kosongin, nanti pihak rumah sakit curiga. Anyway, bodi kamu bikin ngiler, Van, mantep buat dipegang," ujar Dokter Aldi seraya terkekeh.

"Makasih Mas Dokter, Vanya pamit dulu ya. Buruan cari istri daripada godain Vanya melulu ntar lama-lama ikutan bengkok. Ahahaha ...," seloroh Vanya seraya tertawa dengan suaranya yang mendayu-dayu lalu melangkah keluar dari ruang praktik Dokter Aldi.

Pasien yang menunggu di ruang tunggu menatap Vanya dengan kesal karena dia lama sekali berada di dalam ruang periksa. Vanya mengacuhkan mereka dan berjalan melenggak-lenggokkan bokongnya yang seksi dengan santai menuju ke bagian administrasi rumah sakit itu.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Cinta Sang Ladyboy

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel CHRONOPHILE
8.2
Perjodohan dengan pria yang dulu pernah ditolaknya memicu dilema mendalam bagi sang wanita. Apakah pernikahan ini berjalan atas dasar cinta lama yang tersisa, ataukah sang suami tengah menyusun rencana balas dendam demi membalas luka masa lalunya? Di dunia Chronophile yang sangat menghargai waktu, pasangan suami istri ini harus berkomitmen di tengah bayang-bayang masa lalu. Kini, rahasia serta konflik mulai menguji kesetiaan dan keutuhan rumah tangga mereka.
Sampul Novel Diagnosis Kanker di Hari Ulang Tahun Pernikahan
9.3
Delapan tahun menikah, Jessica selalu memercayai alasan pekerjaan Rio Aditya setiap hari jadi pernikahan mereka. Namun, rahasia busuk terungkap saat ia mendengar rencana Rio untuk menceraikannya demi Nadia. Di tengah pengkhianatan tersebut, Jessica justru menerima diagnosis medis yang fatal: kanker ovarium stadium akhir. Menyadari suaminya tidak lagi mencintainya sejak ia keguguran, Jessica memutuskan untuk merelakan hubungan mereka dan pergi dalam damai tanpa pernah bertemu lagi.
Sampul Novel Direndahkan Oleh Keluarga Suami
8.9
Jasmine Bintang, yang memiliki keterbatasan fisik sejak lahir, kerap mengecewakan sang ibu. Harapan indahnya untuk bahagia bersama Ardan Mahendra, suaminya yang sukses, sirna ketika keluarga Ardan terus merendahkannya. Kehadiran Anindya, mantan kekasih Ardan yang membongkar kepalsuan pernikahan mereka, kian memperparah penderitaan Jasmine. Saat Jasmine memilih bercerai demi harga dirinya, Ardan justru menolak keras dan mengancam tidak akan melepaskannya.
Sampul Novel Gairah Berbahaya Si Gadis Lugu
9.2
Niat tulus Rheina menyelamatkan sahabatnya dari tuan tanah malah berujung pelik. Sang ayah justru menikahi sahabatnya itu sebagai istri keempat, menyeret Rheina ke dalam lingkaran konflik keluarga yang kelam dan merusak hidupnya. Di tengah kerasnya tekanan hidup yang dipenuhi kata kasar dan adegan dewasa, gadis lugu ini terjebak dalam cinta segitiga yang rumit. Saksikan perjuangan emosional Rheina menghadapi takdirnya yang sarat liku.
Sampul Novel IPARKU, CANDU SUAMIKU
9.8
Nadia Antika rela bersabar atas perlakuan buruk ibu mertuanya demi membina rumah tangga bersama Askara Brahma selama dua tahun. Namun, kehangatan Askara mendadak hilang dan ia berubah menjadi sangat dingin. Perubahan drastis ini memicu kecurigaan Nadia akan adanya rahasia kelam. Akankah ia sanggup menghadapi kenyataan pahit saat mengetahui suaminya berselingkuh dengan adik iparnya sendiri di dalam rumah mereka?
Sampul Novel My Bad Boss
8.6
Xavier Narendra Maximilian sangat yakin takkan pernah mau menikah karena baginya wanita hanya teman ranjang semata. Namun, keyakinan sang miliarder goyah setelah ia mengenal sekretarisnya, Adeeva Adelia Albert, yang bersikap dingin dan acuh padanya. Meski Adeeva awalnya menganggap bosnya itu sebagai kesialan terbesar, Xavier justru merasa ia adalah berkah. Kini, rasa benci di antara mereka telah sirna, berganti menjadi hari-hari penuh romansa yang indah.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan