APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Terjebak Dalam Janji Miliarder

Terjebak Dalam Janji Miliarder

Akibat kondisi mental ibunya, Nadira terus-menerus menghadapi cemoohan orang. Demi melunasi biaya medis sang ibu, ia terpaksa mengambil jalan pintas dengan bekerja di dunia malam yang keras. Di saat terdesak, seorang miliarder datang menawarkan kesepakatan besar yang bisa mengubah hidupnya. Namun, harga dari kesuksesan baru ini ternyata sangat mahal. Nadira kini terjebak dalam dilema besar, meragukan keputusannya sendiri sambil terus mencari jalan menuju kebahagiaan sejati.
Bab
Bagikan

Bab 1

Nadira menatap kosong ke arah ibu yang terbaring lemah di ranjang tua mereka. Matanya yang dulunya penuh harapan kini tampak redup, terperangkap dalam bayang-bayang penderitaan. Ia bisa merasakan panasnya air mata yang perlahan mengalir di pipinya, namun ia tak pernah sekali pun mengizinkan diri untuk menangis di depan ibunya. Tidak sekarang, tidak setelah semua yang terjadi.

"Ibu... Aku akan membuatmu sembuh," bisiknya, berusaha keras meyakinkan dirinya sendiri. "Aku akan menemukannya, obat itu."

Namun, bagaimana mungkin ia bisa? Siapa yang peduli dengan seorang gadis miskin yang tak lebih dari bayang-bayang di kota ini? Semua orang sudah melupakan mereka, menjadikan ibunya sebagai contoh kegilaan yang menjijikkan. Mereka tidak tahu betapa dalamnya luka yang disebabkan oleh kata-kata mereka, bagaimana setiap makian dan cacian itu membekas di hati Nadira seperti pisau tajam.

Malam itu, seperti biasa, Nadira berdiri di depan cermin tua di ruang kecil mereka, menatap dirinya sendiri dengan tatapan penuh keraguan. Wajahnya yang dulu ceria kini tampak pucat dan lelah. Ia sudah berusaha segala cara untuk mendapatkan uang, dari pekerjaan kasar hingga menjual barang-barang yang dimiliki, namun tidak ada yang berhasil. Ibu yang sakit semakin parah, dan Nadira merasa seperti terjebak dalam lingkaran tak berujung.

Tiba-tiba, sebuah suara mengganggu keheningan malam. Suara itu datang dari ponsel tua miliknya, yang seakan berteriak di tengah kesunyian. Nadira menoleh, matanya memicing ketika melihat pesan yang masuk.

"Kamu ingin mengubah hidupmu, Nadira? Aku bisa memberimu apa yang kamu cari. Temui aku di klub malam Luminous pukul dua belas malam ini."

Pesan itu datang dari nomor yang tidak dikenal, namun ada sesuatu dalam kata-kata itu yang menarik hatinya. Nadira tahu bahwa pesan ini bisa saja jebakan, tapi perasaan terdesak yang membara dalam dirinya membuatnya tak bisa berpaling.

Ia menggigit bibirnya, merasakan ketakutan yang mengalir di seluruh tubuhnya. Namun, ada harapan yang lebih besar mengalahkan ketakutan itu. Harapan akan masa depan ibunya yang lebih baik. Harapan untuk membebaskan diri dari kehidupan yang penuh dengan penghinaan dan kebingungan.

Dengan hati yang berdebar-debar, Nadira mengambil jaket tua miliknya dan melangkah keluar dari rumah kumuh mereka, menatap langit malam yang gelap dengan tatapan penuh tanda tanya. Di dalam dadanya, perasaan campur aduk-apakah ia benar-benar siap untuk mengambil langkah ini?

Klub malam Luminous berdiri dengan angkuh di ujung jalan, terang benderang dengan lampu neon yang menyilaukan. Nadira berdiri di depan pintu masuk, terhenti sejenak. Bau alkohol dan asap rokok menyeruak keluar, tapi ia tetap melangkah masuk, meski perasaan was-was menyelimuti hatinya.

Di dalam klub, suara musik keras menggema, tubuh-tubuh bergerak liar mengikuti irama, sementara sosok-sosok gelap mengintai di sudut ruangan. Nadira mencari-cari, hingga matanya bertemu dengan seorang pria yang duduk sendiri di sudut bar, mengenakan jas hitam rapi dan kacamata gelap meskipun di dalam ruangan itu sudah gelap.

Pria itu tersenyum tipis, menyadari kedatangannya. Nadira menahan napas, berjalan mendekat dengan langkah ragu-ragu.

"Kamu datang," kata pria itu, suaranya dalam dan penuh dengan kekuatan yang membuat Nadira merasa seolah terjebak dalam lingkaran yang lebih besar dari dirinya.

"Apa yang kamu inginkan dariku?" tanya Nadira, berusaha terdengar lebih tenang daripada yang ia rasakan.

Pria itu memandangnya dalam-dalam, seolah sedang menilai setiap gerak-geriknya. "Aku bisa memberimu uang yang cukup untuk mengobati ibumu, dan lebih banyak lagi. Tapi ada satu hal yang harus kamu pahami, Nadira. Setiap keputusan yang diambil, ada harga yang harus dibayar. Terkadang, harga itu tidak sesuai dengan apa yang kamu bayangkan."

Nadira terdiam, pikirannya kacau. "Apa yang kamu maksud?"

Pria itu mengedipkan matanya, "Kamu akan tahu waktunya. Tapi untuk sekarang, cukup percaya padaku. Kamu tidak akan menyesal."

Keputusan ini, meskipun sangat cepat datangnya, mulai memeluknya dengan rasa khawatir yang semakin besar. Nadira tahu ini bukan jalan yang benar. Namun, di dalam hatinya, ada suara yang berbisik, memberitahunya bahwa ia tak punya pilihan lain. Ibu-nya harus sembuh, dan jika itu berarti harus mengambil jalan yang gelap, maka ia akan melakukannya. Namun, ia tidak bisa menahan rasa takut yang mulai tumbuh dalam dirinya. Apa yang akan terjadi setelah ini?

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bukan Cuma Rommate
8.4
Gyda, seorang gadis ekstrovert pencinta pesta yang selalu tampil modis, terpaksa tinggal satu atap dengan Delmar, pria introvert super cuek dan pemalas. Meski memiliki standar tinggi dan hanya menyukai lelaki tampan, Gyda harus menerima kenyataan berbagi kamar dengan pria yang jauh dari kriteria idamannya itu. Gyda sangat yakin dirinya tidak akan pernah terpikat oleh Delmar. Namun, perbedaan kontras di antara keduanya justru menumbuhkan benih asmara yang tak terduga.
Sampul Novel Gulai Daun Singkong Untuk Mertua
7.8
Hati Nek Syam hancur setelah diusir Jannah, anak kandungnya sendiri, hanya karena mendambakan gulai daun singkong. Merasa terhina di kediamannya, ia memutuskan pergi lalu menumpang di rumah putra bungsunya, Ahmad. Mendengar perlakuan kasar sang kakak kepada ibunya, Ahmad pun murka. Tanpa ragu, ia langsung bertindak tegas dengan menunjukkan bukti kepemilikan tanah yang sah dan balas mengusir Jannah dari rumah tersebut demi keadilan bagi sang ibu.
Sampul Novel Harem milik Suamiku
9.1
Demi menghindari tekanan orang tua, Marigold sepakat menikah dengan Maximilian. Namun, sang miliarder rupanya terikat ramalan untuk memperistri tujuh wanita bernama bunga demi kesuksesan bisnis. Di dalam mansion megah, ketujuh istri ini saling bersaing berebut gengsi, kekayaan, dan status sosial sebagai pendamping utama. Maximilian pun harus menghadapi pesona serta intrik mereka setiap hari. Siapakah di antara para istri yang kelak berhasil memikat hati sang miliarder?
Sampul Novel Heavy Heart
8.4
Selama tiga belas tahun, tragedi kelam di bawah hujan deras terus membayangi malam-malamku. Kenangan akan Sakala tetap hidup bagai bunga Smeraldo, terasa nyata sekaligus semu. Di tengah kerinduan yang mendalam, sebuah kabar mengejutkan datang: dia kemungkinan masih hidup. Namun, kehadiran sosok manis itu justru membuat segalanya rumit. Siapakah dirimu sebenarnya? Apakah kamu benar-benar Sakala yang selama ini kunanti, atau justru orang asing?
Sampul Novel Pernikahan Luka
8.8
Kehidupan indah Dewi Sekar Sari bersama suaminya, pengusaha sukses Aji Pangestu, hancur karena kehadiran Putri Nagita. Namun setelah Aji menikahi selingkuhannya itu, ia justru dikhianati oleh Putri yang berselingkuh dengan sahabatnya, Bagaskara. Di tengah kepedihan yang melanda, Dewi dipertemukan kembali dengan sosok dari masa lalunya, Andika. Pertemuan tersebut perlahan menumbuhkan kembali benih-benih cinta lama di antara mereka berdua di atas luka yang belum sepenuhnya kering.
Sampul Novel Wanita 50Ribu untuk Sultan Dubai
8.9
Pasca dikhianati dan ditinggalkan oleh istrinya, seorang miliarder asal Dubai terpuruk dalam kepedihan. Namun, takdir mempertemukannya dengan gadis bayaran bertarif lima puluh ribu saja. Perbedaan kasta tidak menghalangi ketulusan sang gadis untuk perlahan menyembuhkan luka hati sang Sultan. Kisah cinta modern penuh emosi ini menyoroti perjuangan harga diri dan bagaimana asmara sejati dapat tumbuh dari pertemuan yang paling tidak disangka.