APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Terjebak Dalam Janji Miliarder

Terjebak Dalam Janji Miliarder

Akibat kondisi mental ibunya, Nadira terus-menerus menghadapi cemoohan orang. Demi melunasi biaya medis sang ibu, ia terpaksa mengambil jalan pintas dengan bekerja di dunia malam yang keras. Di saat terdesak, seorang miliarder datang menawarkan kesepakatan besar yang bisa mengubah hidupnya. Namun, harga dari kesuksesan baru ini ternyata sangat mahal. Nadira kini terjebak dalam dilema besar, meragukan keputusannya sendiri sambil terus mencari jalan menuju kebahagiaan sejati.
Bab
Bagikan

Bab 2

Nadira tidak tahu berapa lama ia duduk di sana, terdiam di hadapan pria yang wajahnya tertutup kegelapan malam. Waktu seakan berhenti berputar, dan suara musik dari klub malam itu hanya menjadi latar yang samar. Pikirannya berputar-putar, bertanya-tanya apakah langkah yang ia ambil ini benar, apakah harga yang harus ia bayar akan sebanding dengan kebahagiaan yang ia idamkan untuk ibunya.

"Apakah ini benar-benar yang kamu inginkan?" suara pria itu menginterupsi lamunannya, dalam nada yang tak bisa ia baca.

Dia mengangguk, meskipun hatinya berdebar keras. "Iya," jawabnya dengan suara yang sedikit lebih kuat dari sebelumnya. "Ibu saya... saya harus menyembuhkannya. Apa saja, asal bisa menyembuhkannya."

Pria itu tersenyum, senyuman tipis yang tidak menyiratkan kebahagiaan, melainkan sebuah kesepakatan yang lebih dalam dan gelap. "Kamu tahu bahwa dunia ini tidak memberimu pilihan. Tapi ingat, Nadira, setiap langkah yang kamu ambil, akan ada jejaknya."

Kata-kata itu berputar dalam kepalanya, menggantung di udara seperti bayangan yang tak bisa hilang. Pria itu mengulurkan sebuah amplop putih dengan segel hitam di atasnya.

"Ini adalah awal dari semuanya. Ambil ini, dan kamu akan tahu apa yang harus dilakukan."

Dengan tangan yang gemetar, Nadira menerima amplop itu. Ia merasa seolah seluruh hidupnya telah dikendalikan oleh tangan yang tak tampak. Ia tidak tahu apa yang ada di dalam amplop itu, tapi ia tahu bahwa ini adalah jalan yang tak bisa kembali. Ia membuka amplop itu dengan perlahan, mengeluarkan selembar kertas yang tertulis dengan tangan yang teratur namun penuh dengan makna.

"Mulailah malam ini. Di tempat yang sama. Kapan pun kamu siap."

Tidak ada penjelasan lebih lanjut. Tidak ada rincian tentang apa yang harus ia lakukan atau bagaimana melangkah. Hanya kalimat itu, seakan semuanya tergantung pada keputusannya sendiri.

Pria itu berdiri, melangkah mendekat dengan tatapan yang penuh makna. "Kamu tidak perlu menjawab sekarang, Nadira. Tetapi ketahuilah, setelah kamu memilih jalan ini, tidak ada lagi jalan kembali."

Nadira merasa tercekik oleh kata-kata itu. Ia ingin berlari, ingin meninggalkan tempat itu dan kembali ke rumahnya, kembali ke ibunya. Namun, ia tahu, jika ia mundur sekarang, semua yang telah ia korbankan akan sia-sia. Ibunya membutuhkan uang itu. Ibunya membutuhkan kesembuhan.

"Bagaimana saya tahu jika ini benar?" Nadira berbisik, seolah bertanya pada dirinya sendiri lebih dari pada pria di depannya.

"Jika kamu tidak bertanya, kamu akan tahu jawabannya," jawab pria itu, suaranya seperti bisikan yang mengusik jiwa.

Nadira menatap amplop itu sekali lagi, jantungnya berdegup keras di telinga. Ia tahu tidak ada yang bisa mengubah keputusan ini. Ia telah melangkah jauh dan tidak bisa mundur.

Dengan satu tarikan napas dalam-dalam, Nadira berdiri. "Saya akan melakukannya."

Pria itu tersenyum, senyuman yang kali ini sedikit lebih lebar, meskipun tetap membawa ketidakpastian. "Bagus. Aku akan menunggumu."

Setelah itu, pria itu berjalan pergi, meninggalkan Nadira sendirian di tengah keramaian yang tidak pernah ia kenal sebelumnya. Ia hanya berdiri di sana, merasa seolah seluruh dunia menatapnya, menunggu keputusan selanjutnya.

Nadira melangkah keluar dari klub malam itu dengan perasaan yang terombang-ambing antara ketakutan dan tekad. Kegelapan malam semakin tebal, dan ia merasa seperti terjebak di antara bayang-bayang pilihan yang tak terhindarkan.

Apa yang akan terjadi pada dirinya? Apa yang harus ia lakukan selanjutnya? Dan yang lebih penting lagi, apakah ia akan mampu menghadapi harga yang harus dibayar untuk semua ini?

Satu hal yang ia tahu pasti: dunia tidak pernah memberinya pilihan yang adil. Dan mungkin, hanya dengan memilih jalan yang gelap ini, ia bisa mendapatkan apa yang ia inginkan. Tapi di balik itu, ada rasa takut yang semakin besar, seperti bayangan yang terus mengintai.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dendam Seorang Adik
8.6
Kematian tragis Danisa meninggalkan luka batin yang mendalam bagi Amara. Mengetahui sang kakak mengakhiri hidup akibat dikhianati keluarga Pramudya, Amara bersumpah menuntut balas. Berbekal pesona memikat, ia menyusup ke lingkaran mereka untuk menghancurkan reputasi serta kekayaan mantan suami, mertua, hingga ipar kakaknya. Namun, saat rencana penghancuran ini berjalan, muncul perasaan tak terduga yang mengancam misi utamanya. Mampukah Amara tetap menjaga hatinya agar tetap dingin?
Sampul Novel Kehadirannya Membuatku Tersiksa
9.8
Kehidupan Arlena berubah drastis setelah dinikahi pria asing secara mendadak. Meski awalnya mengira pernikahan mereka akan biasa saja, sang suami justru selalu ada untuk membantunya menyelesaikan setiap masalah dengan cara misterius. Misteri ini akhirnya terpecahkan saat Arlena melihat berita televisi tentang seorang miliarder tampan yang sangat mencintai istrinya. Arlena terkejut menyadari bahwa sosok di layar itu adalah suaminya yang selama ini menyembunyikan kekuasaan besar di balik kesederhanaan.
Sampul Novel Kehidupanku yang Cemerlang Setelah Perceraian
8.7
Becky didepak Rory Arsenio setelah tiga tahun pernikahan hambar akibat fitnah keguguran Berline. Menolak mengemis maaf, Becky mantap bercerai. Keluarga Arsenio gempar saat menyadari Becky sebenarnya pewaris kaya, bukan pemburu harta. Rory yang telanjur terpikat kini berbalik mengejar mantan istrinya. Namun, Becky telah bertransformasi menjadi wanita mandiri yang sulit didekati. Akankah hati Becky melunak pada penyesalan Rory, atau ia akan berpaling ke pria lain?
Sampul Novel Luka & Keegoisan
9.1
Sembilan tahun dihabiskan Lina Damaris Adelia untuk melupakan Elian Zayn Anderson. Sialnya, takdir mempertemukan mereka lagi dalam ikatan kerja. Kini, Lina terikat di perusahaan milik Elian, pria angkuh yang dulu menorehkan luka mendalam di hatinya. Diuji oleh keegoisan sang bos dan emosi yang terus terkuras, Lina harus bertahan. Akankah pertemuan ini menuntun mereka menyembuhkan masa lalu yang retak, atau justru membuka kembali luka lama yang menyiksa?
Sampul Novel Menikahi Pria Angkuh
8.3
Akibat pengaruh obat di sebuah pesta, CEO dingin Steve Willson melewati malam intim dengan wanita misterius yang gagal ia kenali. Di tengah pencariannya yang obsesif, sang ibu mendesak Steve untuk lekas membina rumah tangga. Guna menghindari tekanan keluarga, ia pun menawarkan pernikahan kontrak kepada Zira, gadis miskin yang sedang dikejar utang. Akankah kedok Zira sebagai wanita di malam itu terungkap, atau Steve akan terus memburu bayangan masa lalu?
Sampul Novel Dari Pion Menjadi Ratu: Pelarian Manisku dari Kekasih yang Manipulatif
8.0
Sadar hanya dimanfaatkan oleh skenario licik Greyson, Melanie memilih pergi demi kebebasan. Keputusan ini memicu kecemburuan hebat pada diri Greyson saat melihat Melanie didekati banyak pria lain. Meski Greyson mencoba segala cara untuk menahannya, tekad Melanie untuk lepas dari manipulasi sudah bulat. Pada akhirnya, Greyson yang hancur justru memohon agar tidak ditinggalkan dan rela mengikuti Melanie ke mana saja.