APKDock Logo
Sampul Novel Terjebak Dalam Janji Miliarder

Terjebak Dalam Janji Miliarder

8.5 / 10.0
Akibat kondisi mental ibunya, Nadira terus-menerus menghadapi cemoohan orang. Demi melunasi biaya medis sang ibu, ia terpaksa mengambil jalan pintas dengan bekerja di dunia malam yang keras. Di saat terdesak, seorang miliarder datang menawarkan kesepakatan besar yang bisa mengubah hidupnya. Namun, harga dari kesuksesan baru ini ternyata sangat mahal. Nadira kini terjebak dalam dilema besar, meragukan keputusannya sendiri sambil terus mencari jalan menuju kebahagiaan sejati.

Terjebak Dalam Janji Miliarder Bab 1

Nadira menatap kosong ke arah ibu yang terbaring lemah di ranjang tua mereka. Matanya yang dulunya penuh harapan kini tampak redup, terperangkap dalam bayang-bayang penderitaan. Ia bisa merasakan panasnya air mata yang perlahan mengalir di pipinya, namun ia tak pernah sekali pun mengizinkan diri untuk menangis di depan ibunya. Tidak sekarang, tidak setelah semua yang terjadi.

"Ibu... Aku akan membuatmu sembuh," bisiknya, berusaha keras meyakinkan dirinya sendiri. "Aku akan menemukannya, obat itu."

Namun, bagaimana mungkin ia bisa? Siapa yang peduli dengan seorang gadis miskin yang tak lebih dari bayang-bayang di kota ini? Semua orang sudah melupakan mereka, menjadikan ibunya sebagai contoh kegilaan yang menjijikkan. Mereka tidak tahu betapa dalamnya luka yang disebabkan oleh kata-kata mereka, bagaimana setiap makian dan cacian itu membekas di hati Nadira seperti pisau tajam.

Malam itu, seperti biasa, Nadira berdiri di depan cermin tua di ruang kecil mereka, menatap dirinya sendiri dengan tatapan penuh keraguan. Wajahnya yang dulu ceria kini tampak pucat dan lelah. Ia sudah berusaha segala cara untuk mendapatkan uang, dari pekerjaan kasar hingga menjual barang-barang yang dimiliki, namun tidak ada yang berhasil. Ibu yang sakit semakin parah, dan Nadira merasa seperti terjebak dalam lingkaran tak berujung.

Tiba-tiba, sebuah suara mengganggu keheningan malam. Suara itu datang dari ponsel tua miliknya, yang seakan berteriak di tengah kesunyian. Nadira menoleh, matanya memicing ketika melihat pesan yang masuk.

"Kamu ingin mengubah hidupmu, Nadira? Aku bisa memberimu apa yang kamu cari. Temui aku di klub malam Luminous pukul dua belas malam ini."

Pesan itu datang dari nomor yang tidak dikenal, namun ada sesuatu dalam kata-kata itu yang menarik hatinya. Nadira tahu bahwa pesan ini bisa saja jebakan, tapi perasaan terdesak yang membara dalam dirinya membuatnya tak bisa berpaling.

Ia menggigit bibirnya, merasakan ketakutan yang mengalir di seluruh tubuhnya. Namun, ada harapan yang lebih besar mengalahkan ketakutan itu. Harapan akan masa depan ibunya yang lebih baik. Harapan untuk membebaskan diri dari kehidupan yang penuh dengan penghinaan dan kebingungan.

Dengan hati yang berdebar-debar, Nadira mengambil jaket tua miliknya dan melangkah keluar dari rumah kumuh mereka, menatap langit malam yang gelap dengan tatapan penuh tanda tanya. Di dalam dadanya, perasaan campur aduk-apakah ia benar-benar siap untuk mengambil langkah ini?

Klub malam Luminous berdiri dengan angkuh di ujung jalan, terang benderang dengan lampu neon yang menyilaukan. Nadira berdiri di depan pintu masuk, terhenti sejenak. Bau alkohol dan asap rokok menyeruak keluar, tapi ia tetap melangkah masuk, meski perasaan was-was menyelimuti hatinya.

Di dalam klub, suara musik keras menggema, tubuh-tubuh bergerak liar mengikuti irama, sementara sosok-sosok gelap mengintai di sudut ruangan. Nadira mencari-cari, hingga matanya bertemu dengan seorang pria yang duduk sendiri di sudut bar, mengenakan jas hitam rapi dan kacamata gelap meskipun di dalam ruangan itu sudah gelap.

Pria itu tersenyum tipis, menyadari kedatangannya. Nadira menahan napas, berjalan mendekat dengan langkah ragu-ragu.

"Kamu datang," kata pria itu, suaranya dalam dan penuh dengan kekuatan yang membuat Nadira merasa seolah terjebak dalam lingkaran yang lebih besar dari dirinya.

"Apa yang kamu inginkan dariku?" tanya Nadira, berusaha terdengar lebih tenang daripada yang ia rasakan.

Pria itu memandangnya dalam-dalam, seolah sedang menilai setiap gerak-geriknya. "Aku bisa memberimu uang yang cukup untuk mengobati ibumu, dan lebih banyak lagi. Tapi ada satu hal yang harus kamu pahami, Nadira. Setiap keputusan yang diambil, ada harga yang harus dibayar. Terkadang, harga itu tidak sesuai dengan apa yang kamu bayangkan."

Nadira terdiam, pikirannya kacau. "Apa yang kamu maksud?"

Pria itu mengedipkan matanya, "Kamu akan tahu waktunya. Tapi untuk sekarang, cukup percaya padaku. Kamu tidak akan menyesal."

Keputusan ini, meskipun sangat cepat datangnya, mulai memeluknya dengan rasa khawatir yang semakin besar. Nadira tahu ini bukan jalan yang benar. Namun, di dalam hatinya, ada suara yang berbisik, memberitahunya bahwa ia tak punya pilihan lain. Ibu-nya harus sembuh, dan jika itu berarti harus mengambil jalan yang gelap, maka ia akan melakukannya. Namun, ia tidak bisa menahan rasa takut yang mulai tumbuh dalam dirinya. Apa yang akan terjadi setelah ini?

Lanjut Membaca

Daftar Isi Terjebak Dalam Janji Miliarder

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Bayangan Luka di Balik Seragam Putih
7.9
Demi membersihkan nama baik sang adik yang tewas dalam fitnah, Aldian menyelidiki seorang guru bereputasi bersih yang ternyata menyimpan rahasia kelam. Di tengah misi balas dendam itu, ia bertemu Aluna, putri guru tersebut yang hidupnya tertekan oleh ambisi sang ibu. Meski awalnya berniat memanfaatkan Aluna, Aldian menyadari gadis itu juga memendam luka yang sama. Kini, ia bimbang antara menuntaskan dendamnya atau memilih cinta yang tumbuh di tengah kebenaran pahit.
Sampul Novel Jatuh Cinta pada Istri Tahananku
8.4
Pernikahan tanpa cinta antara Kolton dan Valentina yang keras kepala sejak awal dirancang untuk berakhir dalam dua tahun. Namun, saat tenggat perceraian tiba, sikap Kolton berbalik ekstrem. Ia menolak melepaskan Valentina, bahkan mengancam akan melumpuhkan dan mengurung istrinya agar proses cerai batal. Di tengah tangisan frustrasi Valentina, Kolton justru mendekapnya erat, memaksa wanita itu untuk bertahan di sisinya dan melahirkan anak mereka.
Sampul Novel Kaisar Muda, Jangan Menggodaku!
8.5
Nasib tragis menimpa calon ratu iblis, Yun Xiaowen, setelah bertemu Liuu Qiang Wen. Demi ambisi menguasai tujuh dunia, kaisar manusia kejam berjuluk The Cyanide King itu tega membantai orang tua Xiaowen. Pernikahan mereka pun terjadi tanpa cinta, di mana Xiaowen hanya dijadikan pion politik yang dimanfaatkan kelemahannya. Di tengah penderitaan tanpa akhir, Xiaowen meratapi hidupnya yang hancur sekaligus bimbang, apakah masih ada sedikit ketulusan di hati sang kaisar.
Sampul Novel Melayani Hasrat Mertua Dan Ipar
8.1
Kehadiran ibu mertua dan adik ipar yang ingin menumpang tinggal membuat Galang cemas. Rumahnya yang kecil memicu kekhawatiran akan konflik dan sempitnya ruang. Namun, penjelasan tulus dari Gaby mengenai nasib malang keluarganya di desa berhasil menyentuh hati Galang. Atas dasar cinta pada sang istri, ia pun memberi izin. Kini, Galang harus bersiap menghadapi babak baru yang menantang demi menjaga keharmonisan rumah tangga mereka.
Sampul Novel Sebatas Istri Bayaran
9.5
Demi mendapatkan keturunan, Anita Artemio mendesak suaminya, Julian Narendra, untuk melakukan poligami. Reyna Anindira yang mendambakan kemewahan pun setuju menjadi istri bayaran untuk melahirkan anak mereka. Konflik mulai membara ketika Reyna jatuh cinta pada Julian dan menuntut status yang lebih tinggi dari kesepakatan awal. Di tengah ambisi Reyna untuk menguasai hatinya, Julian tetap setia mencintai Anita, memicu pergolakan batin yang sangat menguras emosi.
Sampul Novel TERJEBAK CINTA SEORANG MAFIA KEJAM
9.6
Nasib malang menimpa Riana ketika kakak angkatnya terlilit utang luar biasa pada rentenir. Tanpa belas kasihan, sang kakak menjadikannya alat pembayaran dengan menjualnya kepada bos mafia yang sangat kejam. Kini, Riana terjebak di tengah dunia hitam yang penuh ancaman dan tekanan. Tinggal di kediaman pria sedingin es itu membuatnya bimbang, apakah takdir baru ini akan menuntunnya pada kebahagiaan, atau justru menyeretnya ke jurang penderitaan yang tiada akhir?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan