APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Terima Kasih, Mantan!

Terima Kasih, Mantan!

Di hari pernikahan mereka, Josua justru mengabaikan jas pengantinnya demi mendampingi cinta pertamanya, Hani, yang sedang hilang ingatan. Neti diminta mengalah dan menyembunyikan status mereka agar tidak merusak ingatan Hani. Kecewa dengan sikap egois calon suaminya, Neti diam-diam mengambil keputusan mengejutkan dengan menikahi pengiring pria yang sebenarnya. Ketika Josua akhirnya menyadari bahwa pernikahan palsu yang dia kira hanya akting telah menjadi kenyataan, Neti sudah menjalani hidup baru dan mengandung anak dari pria lain.
Bab
Bagikan

Bab 1

Josua memakai pakaian pengiring pria datang bergandengan tangan dengan Hani di pesta pernikahan, sementara jas pengantin pria ditelantarkan ke sofa.

"Josua, hari ini 'kan hari pernikahan ki ..."

"Neti!"

Josua memotong pembicaraanku dan tatapannya penuh dengan peringatan.

"Aku rasa kau tahu apa saja yang boleh dibicarakan. Berlapang dadalah. Jangan sampai aku membencimu."

Aku tersenyum pahit.

Oleh karena cinta pertama Josua hilang ingatan, semua orang bermain permainan mencari ingatan. Jadi, kami tidak diperbolehkan untuk merangsangnya.

Demi menghiburku, Josua berjalan ke depan dan memelukku, lalu berbisik, "Neti, kau bisa memahamiku, 'kan?"

Aku menunduk setuju, lalu berpaling menikah dengan pengiring pria sesungguhnya.

Kemudian, saat aku hamil dan berbelanja di mal, Josua malah menghentikanku dan menangis, "Neti, bukankah kita sedang berakting? Kenapa kau hamil?"

Pada hari pernikahan itu, Josua Hutapa tidak muncul.

Saat aku mengira Josua tertimpa kecelakaan, tapi dia muncul dengan mengenakan jas pengiring pria dan bunga kecil berwarna hijau muda yang tersemat di dada sambil menggandeng Hani Jolena yang mengenakan gaun putih kembang masuk ke aula. Seolah-olah merekalah pengantin pria dan wanitanya.

Para pengiring pria segera mendekat dan menariknya ke samping.

“Apa kau gila? Sudahlah kau terlambat, kenapa bawa dia kemari?”

Josua mengerutkan alisnya dan berkata dengan pasrah, “Ingatan Hani kembali ke hari saat kami berciuman di SMA. Dia kira kami terus pacaran setelah lulus. Mana mungkin aku biarkan dia sendirian?”

Hani berdiri di samping dengan wajah polos dan terus melintir jarinya seperti anak SMA.

Aku kaget karena dia mengenakan cincin pernikahanku.

Josua membawa Hani berjalan ke arahku. Dia menggenggam tangannya dan mengucap selamat padaku, “Neti, semoga pernikahanmu membahagiakan.”

Suasana sekitar tiba-tiba hening.

Aku memelototinya dan berkata dengan nada penuh kepedihan, “Kau mengucap selamat padaku? Hari ini ‘kan pernikahan …”

“Neti Sagita!”

Josua segera memotong pembicaraanku dan melihat ke sekitar dengan cemas. Setelah memastikan Hani tidak paham akan maksudnya, Josua baru berpaling dan menatapku dengan kesal.

Aku tercengang karena sebelumnya dia tidak pernah bersikap kasar padaku.

Dulu, saat aku ketakutan hingga tidak bisa tidur setelah melihat berita mengenai kekerasan dalam rumah tangga dan pembunuhan istri, Josua memelukku dan menghiburku. Dia berjanji bahwa dia tidak akan bersikap kasar padaku seumur hidupnya. Jika berbuat demikian, dia akan masuk ke neraka.

Janji manisnya masih terngiang-ngiang di telingaku, tetapi kini dia menganggap aku cemburu dan tidak dewasa.

“Kau bisa mengerti, ‘kan?”

Saat sadar dari kenangan, aku pas mendengarkan ini. Setelah menatapnya cukup lama, aku akhirnya menganggukkan kepalaku.

Josua tampak lega, tetapi aku malah menolaknya.

Aku berjalan ke depan Hani dan mengulurkan tanganku, “Maaf, Nona Hani. Cincin di tanganmu itu adalah cincin pernikahanku. Mohon kembalikan padaku.”

Hani tercengang lalu menangis pada detik berikutnya. Dia melihat ke arah Josua dan berkata, “Josua, bukankah ini hadiah untuk mengenang hari jadi kita? Kok jadi cincinnya?”

“Kau bohong aku?”

Josua kewalahan saat mengusap air mata Hani.

“Jangan menangis sayangku. Melihatmu menangis, hatiku pun hancur.”

Aku masih berdiri di tempat sambil melihat calon suamiku menghibur wanita lain. Orang-orang di sekitar bahkan menyalahkanku telah membuat “si kecil manis” mereka menangis.

Salah seorang sahabat Josua berkata, “Salahku! Hari ini aku yang bertugas menyimpan cincinnya dan kebetulan ketukar dengan hadiah yang dipersiapkan Josua untukmu.”

Hani sejak kecil dimanja bak putri. Dia menyeringai kesal lalu melemparkan cincinnya ke lantai.

“Aku nggak mau pakai cincin nikah orang lain!”

Cincin menggelinding ke dekat kaki seseorang. Aku membungkuk dan mengulurkan tanganku untuk memungutnya. Saat baru menyentuh cincinnya, tanganku diinjak oleh hak sepatu tinggi.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Antara Cinta dan Keluarga
8.2
Dalam novel modern Antara Cinta dan Keluarga, kedatangan kakak sepupu pacar yang baru bercerai mengacaukan segalanya. Sambil membawa anak berusia lima tahun dalam kondisi hamil besar, wanita itu menumpang tinggal dan memperlakukan kekasih protagonis seolah miliknya sendiri. Ketegangan memuncak di sebuah acara keluarga ketika anak tersebut menyiramkan minuman dan berteriak menuduh protagonis telah merebut ayahnya.
Sampul Novel Cinta Nekatnya, Kehidupan Hancurnya
9.5
Dua belas tahun lamanya aku mengabdi pada Davian Adhitama, sang pewaris takhta teknologi. Sejak umur enam belas, aku dijual demi mengobati kanker ibuku, lalu menjadi sekretaris sekaligus kekasihnya. Namun, kepulangan Kania, cinta masa kecil Davian, menghancurkan segalanya. Davian memilih menikahi Kania dan mendepakku begitu saja. Sebagai ganti atas seluruh masa muda yang telah kuhabiskan bersamanya, ia hanya menawarkan uang pesangon senilai miliaran rupiah.
Sampul Novel Setelah Mengetahui Rahasia Bos Wanitaku, Aku Terkena Masalah Besar
8.0
Setelah memutuskan kembali ke ibu kota, seorang mantan raja gangster memilih menjalani kehidupan sederhana sebagai karyawan biasa. Namun, kedamaiannya hancur saat ia tidak sengaja membongkar rahasia tersembunyi milik bos wanitanya yang berparas cantik. Penemuan tak terduga ini menyeretnya kembali ke dalam pusaran bahaya dunia bawah yang penuh intrik, aksi, dan misteri besar. Kini, ia harus menghadapi konsekuensi fatal demi melindungi dirinya dan sang atasan dari ancaman masa lalu yang mengintai.
Sampul Novel Gelora Berbahaya Sang Pengacara
9.8
Madona terpaksa menjebak seorang pengacara bernama Ardan demi mendapatkan uang 500 juta rupiah untuk melunasi utang orang tuanya pada mucikari. Sialnya, rencana itu berujung petaka ketika video skandal mereka justru menjerat Madona dalam masalah baru yang rumit. Bukannya membawa pulang uang, ia malah disekap di rumah Ardan. Di balik kungkungan sang pengacara, akankah muncul perasaan cinta di antara mereka, atau justru kebencian mendalam yang akan selamanya bertahan?
Sampul Novel Lima Tahun, Cinta yang Memudar
8.3
Demi wasiat Yudha, pria yang dicintainya, Aruna rela mengabdi lima tahun sebagai asisten Brama. Namun setelah kontraknya berakhir, pengorbanan Aruna yang bahkan nyaris tewas dalam balapan maut demi Brama justru dituduh sebagai cari perhatian. Kekejaman Brama kian tak berperasaan saat ia membiarkan Cheryl menyiksa Aruna hingga menjualnya di lelang amal. Merasa pengabdiannya dibalas kehinaan, Aruna memilih mengakhiri hidup di jembatan kenangan Yudha dengan pesan terakhir yang memilukan.
Sampul Novel Menggerebek Suami Dan Selingkuhannya
8.8
Saat memergoki suaminya berselingkuh, Maura tidak menangis. Ia justru membawa warga untuk melakukan penggerebekan dan mendesak kedua perusak rumah tangganya itu segera menikah. Pasangan ilegal tersebut sangat senang karena bisa bersatu tanpa hambatan. Namun, di balik kemudahan itu, mereka tidak sadar telah masuk dalam perangkap licik Maura. Ini adalah awal dari skenario balas dendam yang sangat mematikan untuk menghancurkan hidup mereka.