APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Teratai Abadi

Teratai Abadi

Puti Bungo Satangkai, gadis bisu yang lahir prematur, memiliki kesaktian besar di Pulau Sinaka berkat didikan Inyiak Mudo. Setelah sang guru wafat, Bungo berkelana ke Andalas untuk mencari asal-usulnya. Berbekal liontin teratai, ia bertemu Kumbang Janti dan mengetahui bahwa dirinya keturunan Sialang Babega. Perjuangan merebut pusaka Teratai Abadi untuk Raja Minanga dipenuhi pertempuran sengit yang merenggut nyawa rekannya. Namun, ia berhasil bertemu kakaknya dan bersatu dengan Antaguna, cinta sejatinya.
Bab
Bagikan

Bab 3

Sementara Inyiak Gadih sedang memikirkan makna mimpi itu, Inyiak Mudo pula memerhatikan wajah wanita sepuh itu sembari menyembunyikan senyumannya. Bagaimanapun, mereka berdua adalah pasangan suami-istri yang dengan satu dan lain hal harus memutuskan untuk hidup saling terpisah jauh, dan baru bisa bertemu sekali dalam sepuluh tahun.

Dan pertemuan sekali dalam sepuluh tahun itu bukanlah pertemuan yang biasa-biasa saja, atau saling merajut kasih. Tidak sama sekali.

Pertemuan sekali dalam sepuluh tahun itu adalah sebuah perjanjian pertarungan yang harus mereka lalui. Pertarungan yang bahkan bisa merenggut nyawa masing-masing.

“Bagaimana, Sabai?”

“Aku memang melihat seorang bayi,” kata Inyiak Gadih. “Bayi perempuan yang—entahlah! Kurasa, bayi itu terpaksa lahir sebelum waktunya.”

“Bagaimana dengan rintihan kematian wanita muda itu?”

“Ibu kandung dari bayi itu sendiri.”

“Begitu, ya?” Inyiak Mudo mendesah berat dan panjang seraya mengusap-usap jenggotnya yang panjang sedada. “Lalu, kaitannya dengan Kerajaan Minanga?”

“Aku tidak bisa melihat dengan pasti,” ungkap Inyiak Gadih. “Hanya saja, sepertinya terkait sebuah kepingan tembikar berukir. Kepingan itu bagian dari tujuh kepingan utuh yang sengaja dipisah-pisah demi tujuan tertentu.”

“Biar kutebak,” kata Inyiak Mudo, “Kerajaan Minanga lah yang memisahkan kepingan-kepingan itu?”

“Yeah, itu yang aku lihat.”

“Jika itu yang kau maksud,” kata Inyiak Mudo, “sepertinya aku tahu tentang kepingan itu.”

“Yah, cukup mudah ditebak,” kata Inyiak Gadih. “Kepingan dari ukiran Teratai Abadi.”

“Menyedihkan,” Inyiak Mudo menundukkan pandangannya disertai dengan embusan napas yang terdengar begitu mengutuk keadaan di Tanah Andalas ini. “Hanya karena legenda kuno itu, nyawa manusia hanya akan menjadi sia-sia.”

“Apa yang kau katakan, hah?!”

Inyiak Mudo sadar, bahwa kini sosok istrinya itu telah memperlihatkan sifatnya yang lain. Dan itu bukanlah sebuah pertanda yang baik.

“Bukankah kau juga sama?!”

“Sabai?” panggilnya seraya melompat dengan ringan menjauhi meja tersebut. “Belum saatnya kita bertarung!”

“Oh, ya?”

Brakkh!

Meja kayu itu hancur berkeping-keping terkena pukulan telapak dari Inyiak Gadih.

Inyiak Mudo sampai terbelalak. Terlambat sedikit saja, tubuhnya pasti akan hancur seperti meja kayu itu, dihantam Telapak Penghancur Raga.

Selagi tubuh Inyiak Mudo melayang ke belakang itu, Inyiak Gadih pun langsung melesat, sepersekian detik setelah ia menghancurkan meja kayu.

“Kau bahkan hendak langsung membunuhku, Sabai!”

“Tentu saja!” ucap Inyiak Gadih. Tubuhnya yang jangkung begitu ringan dalam gerakannya mengejar Inyiak Mudo. “Kembalikan anakku…!”

Satu telapak lagi menerjang ke arah Inyiak Mudo.

“Bukankah aku sudah berkali-kali meminta maaf padamu?”

Inyiak Mudo yang masih dalam posisi melayang itu pun menghantamkan satu tangannya demi menyongsong jurus Telapak Penghancur Raga sang istri.

“Lagi pula, anak itu juga anakku!”

“Cih!” Inyiak Gadih mendengus kencang. “Tinju Penghancur Sukma milikmu tidak akan bisa menandingiku, Akhirali…!”

Teph!

Telapak Inyiak Gadih beradu kencang dengan tinju Inyiak Mudo, dan tertahan untuk beberapa saat di udara, tubuh keduanya juga ikut mengambang di antara dorongan dua tenaga dalam yang saling bertolak belakang.

Jika Inyiak Gadih dengan Telapak Penghancur Raga-nya yang memiliki jenis tenaga dalam yang berinti panas, Inyiak Mudo pula memiliki inti tenaga dalam yang sangat dingin dengan Tinju Penghancur Sukma-nya.

Inyiak Mudo mengumbar senyum. “Aku memang tidak berniat menandingimu, Sabai. Kau pasti tahu perasaanku padamu masihlah tetap sama.”

“Tutup mulutmu, Tua Bangka!” Inyiak Gadih melipat gandakan tenaganya.

Bahkan Inyiak Mudo tetap saja tersenyum meski tinjunya yang menahan telapak sang istri berdengung kencang. Suara berdengung akibat dari bergeseknya dua tenaga dalam mereka.

Inyiak Mudo tahu pasti, sisi lain dari istrinya itulah yang membuat ia bersedih hati, yang membuat mereka harus terpisah. Inyiak Gadih seolah memiliki kepribadian ganda semenjak kematian putri mereka satu-satunya, berpuluh-puluh tahun yang silam.

Mereka terus bertarung hingga sang surya telah berada di sepertiga terakhirnya, di ufuk barat. Dan sampai sejauh itu, tidak ada satu pun dari mereka yang mau mengalah meski sesungguhnya, Inyiak Mudo tidak melayani serangan-serangan sang istri dengan kekuatan penuh. Dalam hal ini, Inyiak Mudo selalu saja mengalah.

Inyiak Mudo telah berlaku demikian semenjak dimulainya pertikaian mereka untuk pertama kalinya. Satu-satunya alasan mengapa ia masih mau meladeni sang istri dengan mendatangi kediamannya di Bukik Siriah ini, tidak lain karena kerinduannya sendiri terhadap sang istri. Melihat dan menyaksikan bahwa sang istri baik-baik saja, itu sudah lebih daripada cukup bagi Inyiak Mudo.

Sampai pada satu kesempatan, ketika Inyiak Gadih melancarkan dua serangan telapak sekaligus dan Inyiak Mudo pula melesatkan dua tinjunya demi meredam kedahsyatan serangan sang istri, Inyiak Mudo melihat celah untuk mengakhiri perkelahian mereka.

Teph—teph!

Dua telapak beradu kencang dengan dua tinju. Bersamaan dengan itu, Inyiak Mudo melepas satu kesaktian yang tidak dimiliki oleh istrinya. Kabut tipis membersit dari kepalan tangan Inyiak Mudo, dengan cepat menutupi pandangan Inyiak Gadih.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Andai Cinta Datang Lebih Awal
8.6
Setelah dikhianati oleh sepupunya dan ditinggalkan membeku selama tujuh hari di bawah salju oleh kekasihnya, Billy Juman, Siena memutuskan untuk menyerah. Alih-alih memohon saat Billy membatalkan pernikahan mereka, Siena justru menyetujuinya dengan tenang. Billy tidak pernah tahu bahwa Siena telah membuat kesepakatan mistis dengan Dewa Bulan. Dalam enam hari, Siena akan menukarkan seluruh ingatan dan rasa cintanya pada Billy demi memulai lembaran baru. Siena yang tulus mencintainya telah sirna di gunung es tersebut.
Sampul Novel Bukan Rahim Istriku
7.9
Aryo mengkhianati pernikahannya hingga selingkuhannya mengandung. Demi mempertahankan sang istri yang sangat dicintainya, ia melakukan aksi nekat di luar akal sehat dengan memindahkan janin haram itu ke rahim istrinya sendiri. Langkah ekstrem ini seketika memicu komplikasi fatal dan perang batin yang luar biasa. Kini, bahtera rumah tangga mereka berada di ambang kehancuran, menyisakan penderitaan mendalam yang terus menyiksa kehidupan pernikahan mereka.
Sampul Novel Jodohnya yang Tak Diinginkan, Sihirnya yang Terlarang
9.2
Lima tahun mengabdi sebagai pendamping Alpha Bram, kesetiaanku dibalas pengkhianatan kejam. Saat lampu gantung jatuh, Bram menjadikanku tameng hidup demi menyelamatkan Bella, selingkuhannya. Akibatnya, tubuhku hancur dan serigalaku lumpuh. Tak cukup sampai di situ, Bram tega memutuskan ikatan suci kami secara paksa. Rasa sakit luar biasa itu merenggut nyawaku, tepat ketika rahasia bahwa aku mengandung ahli warisnya terungkap. Kini, penyesalan Bram sia-sia.
Sampul Novel Primadona Disangka Murahan
8.8
Sebuah unggahan pengakuan cinta di situs kampus menjadi awal kehancuran hidupku ketika pacar teman sekamarku menyebarkan fitnah keji bahwa aku telah meniduri seluruh mahasiswa. Meski aku melaporkannya ke polisi dan mendapat permohonan maaf dari temanku, penyebaran video syur yang mirip denganku membuat situasi tak terkendali. Dituduh oleh seisi kampus, dipaksa cuti, hingga diusir oleh orang tua sendiri membuatku putus asa dan mengakhiri hidup. Anehnya, aku justru terbangun kembali di hari pertama fitnah itu dimulai.
Sampul Novel Gema Serigala: Janji yang Diingkari dan Anak Serigala yang Hilang
8.4
Diselamatkan dari ayah tirinya yang kejam oleh Alpha Eduardo, gadis ini mengira penderitaannya berakhir. Namun, kepulangan cinta pertama Eduardo menghancurkan segalanya. Sang Alpha tega mengabaikan kematian anak mereka demi perempuan itu. Di tengah kepedihan dikhianati, ia harus menerima kenyataan tragis bahwa racun logam mematikan dalam tubuhnya hanya menyisakan waktu hidup enam puluh enam hari, tepat di saat pria yang dicintainya itu memilih untuk berpaling.
Sampul Novel Wolf Queen Rising: Dikhianati sebagai Istri, Dimahkotai sebagai Ratu
8.7
Saat mengandung, Ella Vance dikhianati oleh Alpha Laurel Valley, Damian Blackwood, yang memilih Selena dan membuang anak mereka. Setelah selamat dari kecelakaan maut rancangan sepupunya itu, Ella lenyap selama lima tahun. Kini ia kembali sebagai sosok yang kuat dan mandiri. Damian yang didera penyesalan kini memohon ampunan demi menyelamatkan garis keturunannya, namun Ella yang sekarang bukanlah wanita lemah yang bisa ia kuasai lagi.