APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Tanpamu, Hidupku Makin Bersinar

Tanpamu, Hidupku Makin Bersinar

Pernikahan lima tahun yang Rebecca kira sempurna hancur seketika saat dia mengetahui bahwa akta nikahnya hanyalah kepalsuan. Di balik kelembutan tulus sang suami, pria itu rupanya telah menikahi gadis lain yang dia besarkan di Andoria—sebuah negara dengan aturan pernikahan sekali seumur hidup. Meski cinta dan kasih sayang suaminya selama ini nyata, Rebecca harus menghadapi kenyataan pahit bahwa hati suaminya terbagi untuk dua wanita sekaligus dalam romansa penuh misteri ini.
Bab
Bagikan

Bab 4

Di ruang istirahat VIP, Cecilia menghambur ke pelukan Darren. Dia mengangkat wajahnya yang menawan dan mencium bibir Darren.

"Kak, aku sangat merindukanmu. Biarkanlah aku menciummu sebentar."

Darren melingkarkan satu tangan di pinggang Cecilia dan tangan lainnya di belakang kepalanya. Dia menanggapi ciuman itu dengan penuh gairah dan suhu ruangan tiba-tiba meningkat.

Setelah beberapa saat, Cecilia tersipu dan mendorong Darren menjauh dengan terengah-engah. "Sudah, cepat kembali temani Kak Rebecca."

"Kamu rela?" Mata Darren dipenuhi nafsu. Dia membelai bibir merah Cecilia dengan ujung jarinya.

Cecilia menunduk dan menjawab, "Nggak, tapi aku nggak ingin Kak Rebecca sedih. Gara-gara aku, dia bahkan nggak jawab teleponmu. Aku bisa tunggu, sampai kamu kembali setelah temani Kak Rebecca."

"Kamu benar-benar pengertian sampai buat orang merasa sakit hati. Aku juga nggak rela tinggalkan kamu. Sudah, patuhi saja aku. Jangan pikirkan orang lain dulu sekarang. Nikmati saja kegembiraan yang dibawakan suamimu."

Darren mencium bibir Cecilia, lalu perlahan-lahan turun ke leher dan dadanya. Erangan nikmat keluar dari bibir Cecilia. Dia menancapkan kukunya di punggung Darren.

"Kak, jangan cium aku di sana. Aku nggak tahan."

"Dasar iblis kecil, bukannya kamu paling suka aku begini?"

Menyaksikan kedua orang yang melakukan hal seperti itu, hati Rebecca terasa sangat dingin. Dia menggigit punggung tangannya kuat-kuat agar tidak menangis. Dia mengira hatinya tidak akan terasa sakit lagi. Namun, ketika melihat adegan itu dengan mata kepalanya sendiri, hatinya masih terasa tercabik-cabik.

Darren benar-benar telah mengkhianatinya, baik secara mental maupun fisik. Rasa terbakar di perutnya membuatnya mual. ​​Dia menutup mulutnya dan berlari ke kamar mandi, lalu muntah-muntah hebat. Perut bagian bawahnya berdenyut sakit.

Rebecca mengelus perutnya dengan pelan. Air mata mengaburkan pandangannya.

'Nak, maaf. Mama sudah biarkan kamu melihat sisi buruk papamu. Maafkan Mama karena nggak bisa lahirkan kamu ke dunia ini,' gumam Rebecca dalam hati.

Wajah Rebecca sangat pucat. Dia berjalan keluar dari kamar mandi dengan terhuyung-huyung.

Dek sangat ramai, tetapi masih belum terlihat sosok Darren dan Cecilia. Setelah pertunjukan kembang api selesai, Darren dan Cecilia baru kembali secara bergiliran. Wajah Cecilia terlihat berseri-seri karena sudah dipuaskan.

Cecilia sengaja duduk di sebelah Rebecca, lalu membuka sebuah kotak beludru dan berkata sambil tersenyum, "Kak, ini hadiah untukmu. Aku membuatnya sendiri. Terima kasih kalian sudah merawatku. Lima tahun yang lalu, bukan aku yang menyelamatkanmu, melainkan kalian yang menyelamatkanku. Semoga pernikahan kalian langgeng dan bahagia."

Di dalam kotak itu, terdapat sebuah gelang berwarna hijau yang mengilap hingga menyilaukan mata.

Rebecca menatap Cecilia dengan tatapan kosong, lalu menjawab sambil tersenyum tipis, "Kamu simpan saja untuk dirimu sendiri. Aku nggak suka."

Tangan Cecilia gemetar dan matanya langsung memerah. Dia secara naluriah melirik Darren.

Namun, Darren berlagak seperti tidak menyadari tatapan Cecilia. Tatapan lembutnya terpaku pada wajah Rebecca, seolah-olah hanya Rebecca yang ada di matanya. "Istriku nggak suka. Kamu simpan saja."

Cecilia menyimpan hadiah itu dengan perasaan sedih. "Kalau begitu, apa aku boleh bersulang dengan Kak Rebecca? Aku harap Kak Rebecca bahagia selalu."

Rebecca tidak menolak lagi. Dia menerima minuman yang ditawarkan Cecilia dan menyesapnya.

Cecilia kembali tersenyum, lalu berbalik untuk pergi. Ketika berbalik, ada kilatan jahat yang melintasi matanya. Kakinya tersandung kursi dan dia jatuh ke lantai sambil berteriak kaget. Dia memegangi perutnya dengan tampang kesakitan.

"Sakit banget."

Semua orang terlonjak kaget. Orang-orang yang berada paling dekat dengan Cecilia bergegas menggendongnya. Ketika melihat noda merah tua di roknya, orang itu pun terkejut dan buru-buru melirik Darren.

Rebecca juga secara refleks menatap Darren. Namun, ekspresinya tetap tenang.

Melihat Rebecca menatapnya, Darren tersenyum lembut dan menggenggam tangannya. Dia berkata kepada orang itu dengan santai, "Kamu bawa saja dia ke rumah sakit. Aku akan temani istriku sampai akhir pertunjukan."

Cecilia dikawal turun dari perahu oleh yang lain. Sementara itu, Darren menggenggam tangan Rebecca sepanjang waktu sambil menyaksikan penampilan band.

Jika Rebecca belum tahu tentang hubungan mereka, dia pasti akan tertipu oleh akting Darren. Hatinya terasa makin dingin dan rasa sakit di perut bagian bawahnya makin hebat. Tepat ketika dia hendak mengatakan ingin pulang, ponsel Darren berdering.

"Pak Darren, karena kamu terburu-buru pulang siang tadi, masalah pada kontrak itu belum selesai. Apa kamu bisa datang ke perusahaan sekarang?" Terdengar suara cemas asisten Darren di ujung telepon.

Darren mengerutkan kening dan terdiam beberapa detik sebelum menutup telepon. Ketika dia menatap Rebecca, secercah rasa bersalah terpancar di matanya. "Sayang, aku harus pergi ke perusahaan. Kamu tunggu saja dulu di sini sebentar. Aku akan minta sopir menjemputmu. Oke?"

Rebecca tersenyum sinis dalam hati, tetapi menjawab, "Oke, pergilah."

Darren berdiri dan hendak mencium keningnya, tetapi Rebecca berpura-pura batuk dan berbalik. Tanpa sempat berpikir panjang, Darren langsung pergi dengan tergesa-gesa.

Rebecca tahu Darren akan pergi ke rumah sakit. Rasa sakit di hatinya telah mereda. Dia menunggu selama setengah jam, tetapi sopir masih belum tiba.

Tiba-tiba, Rebecca merasakan sakit yang menusuk di perutnya hingga seluruh tubuhnya membungkuk. Dia melirik pecahan kaca di lantai dan sebuah pikiran absurd melintasi benaknya.

Cecilia telah meracuni minumannya.

Rebecca berjuang untuk bangkit, lalu memunguti pecahan kaca yang tersisa dan menyimpannya. Rasa sakit di perutnya makin hebat dan menjalar dari lambung ke perut bagian bawah. Dia bisa dengan jelas merasakan suatu kekuatan merobek perut bagian bawahnya dan sesuatu yang panas mengalir keluar dari tubuhnya.

Rebecca secara naluriah menelepon Darren, tetapi Darren tidak menjawab. Sementara itu, telepon sopir juga tidak dapat dihubungi.

Dengan sisa tenaganya, Rebecca menghubungi nomor darurat ....

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Ketika Aku Menjadi Ibu Susuan Profesional
9.8
Memiliki produksi ASI yang berlebih membawa berkah sekaligus perubahan besar dalam hidup seorang wanita. Ia memutuskan untuk mengambil pekerjaan sebagai seorang ibu susuan profesional. Pada awalnya, ia mengira tanggung jawabnya hanya sebatas memberikan ASI dan menyusui bayi yang membutuhkan. Namun, kenyataan yang ia hadapi di lapangan ternyata jauh lebih rumit dan tidak sesederhana bayangannya. Berbagai rahasia dan dinamika hubungan baru mulai mengubah arah hidupnya secara tidak terduga.
Sampul Novel Menikahi Seorang Abusive
8.6
Kehidupan pernikahan yang diimpikan Dewi berubah menjadi mimpi buruk yang penuh penderitaan. Alih-alih kebahagiaan, ia justru harus menghadapi kenyataan pahit sebagai istri Raihan, seorang suami yang sangat kasar dan manipulatif. Hari-hari Dewi kini dipenuhi dengan tekanan batin akibat perlakuan abusif pasangannya. Di tengah situasi yang menyiksa ini, Dewi dihadapkan pada pilihan sulit: terus bertahan menjaga pernikahan atau pergi demi menyelamatkan dirinya.
Sampul Novel Rebirth: Aku Kembali Untuk Membalas Penghianatan Suamiku
9.3
Regina Meizura Carlton meregang nyawa akibat pengkhianatan kejam dari suami, adik, dan orang tuanya sendiri. Beruntung, takdir memberinya kesempatan kedua untuk terlahir kembali. Kini, Regina bangkit dengan tekad membara untuk menuntut balas pada semua orang yang telah menghancurkan hidupnya. Di tengah perjuangannya, ia juga berjanji tidak akan lagi mengabaikan ketulusan cinta dari Axel Witsel Witzelm. Kisah penuh intrik dan konflik dewasa ini ditujukan bagi pembaca bijak.
Sampul Novel SENANDUNG RINDU
8.2
Setelah sembuh dari depresi, Anika Larasati harus menghadapi rasa rindu yang berat kepada anak serta lelaki impiannya. Sementara itu, Gafi Beryl mengambil langkah berani menentang kehendak keluarganya demi mengejar cinta yang sempat hilang. Di sudut lain, Citra Larasati memutuskan untuk menyembunyikan anaknya dari sang suami yang telah berkhianat. Bersama ambisi Noah Berto yang ingin merebut kembali cintanya, takdir membawa mereka dalam pencarian pengampunan yang tulus.
Sampul Novel Tiga Puluh Hari Sebelum Bercerai
9.2
Arga ingin menikahi lagi mantan tunangannya yang dahulu pergi tanpa kabar. Naima, istrinya saat ini, mengizinkan hal tersebut dengan syarat mereka harus menjalani masa tiga puluh hari sebelum sah bercerai. Namun, di tengah proses itu, Arga justru menemukan berbagai fakta tidak terduga yang selama ini tersembunyi. Rahasia demi rahasia Naima yang mulai terbongkar membuatnya bimbang. Akankah Arga tetap memilih bercerai dan menikah lagi setelah mengetahui kebenaran itu?
Sampul Novel Virtual Love Story
8.2
Kisah perjuangan seorang remaja perempuan bertahan di tengah badai pandemi Covid-19. Kehidupan membawanya mengarungi pasang surut relasi keluarga, persahabatan, sekolah, hingga cinta yang tak terduga. Saat hampir menyerah, kehadiran seorang pemuda hadir mengembalikan harapan serta rasa percayanya yang sempat sirna. Ini adalah sebuah perjalanan menyembuhkan luka dan merayakan ketangguhan diri, mengajak pembaca memasuki dunia sederhana yang sarat akan makna mendalam.