APKDock Logo
Sampul Novel Hasrat Terpendam di Gerbong Tidur Kereta

Hasrat Terpendam di Gerbong Tidur Kereta

8.3 / 10.0
Dalam novel modern Hasrat Terpendam di Gerbong Tidur Kereta, perjalanan malam di gerbong tidur menjadi penuh ketegangan sensual. Terpikat oleh aroma maskulin para pekerja konstruksi di sekitarnya, seorang wanita tak mampu menahan gejolak gairahnya yang membara hingga nekat memuaskan diri di balik selimut. Namun, tindakan rahasia itu justru berujung fatal saat seorang paman memergokinya. Dengan napas tertahan, pria itu menyingkap selimutnya dan menawarkan kepuasan nyata yang tak terduga.

Hasrat Terpendam di Gerbong Tidur Kereta Bab 1

"Ada Paman di sini, untuk apa kamu butuh mainan? Sini, aku akan memuaskanmu."

Mencium aroma para pekerja konstruksi di gerbong tidur kereta, gairahku kambuh sampai celana dalamku basah kuyup.

Dengan terpaksa, aku memiilih memuaskan diriku sendiri. Namun, aku malah tertangkap basah dan Paman mengangkat selimutku sambil menatapku dengan napas tertahan.

Jumlah pekerja konstruksi di sekitar gerbong kereta sangat banyak. Kehadiran maskulin mereka yang intens membuatku gairahku memuncak dan berfantasi dengan liar.

Aku merasa celana dalamku basah.

Gelombang demi gelombang pikiran menyerbu benakku. Aku tahu waktuku tak banyak.

Jika tidak segera menggaruk "rasa gatal" ini, tubuhku tak akan bisa bertahan dan aku akan mempermalukan diri sendiri di depan umum.

Namaku Sekar Indrani, tubuhku sangat sensitif. Sejak dewasa, entah apa yang terjadi, gairahku sangat kuat dan terbiasa memuaskan diriku.

Rasa malu karena gairahku, membuatku terlalu takut untuk berpacaran. Hal itu makin memperburuk keadaanku dan membuat ledakan gairahku semakin parah.

Tadi malam, Ayah angkatku menelepon. Dia mengatakan ada sesuatu yang terjadi di rumah dan memintaku untuk pulang. Dia bahkan dengan penuh perhatian memesankan tiket kereta untukku.

Saat naik kereta, aku tak menyangka akan ada begitu banyak pekerja konstruksi di ranjang tidur kereta api.

Para pekerja konstruksi itu memancarkan aroma maskulin yang kuat saat mereka berkumpul di dekat ranjang bawahku untuk bermain kartu dan merokok.

Suhu di ruang pribadi terasa agak tinggi, jadi mereka melepas mantel mereka satu per satu karena asyik bermain.

Perawakan gelap dan kekar itu sulit untuk diabaikan.

Selalu mencium aroma maskulin dan memandangi tubuh berotot mereka, aku tak tahan lagi dan akhirnya gairahku meledak.

Awalnya masih terasa ringan, tetapi ketika kereta berguncang dan tubuhku mulai memerah, aku berusaha sekuat tenaga untuk merapatkan kaki.

Tatapanku beralih ke tumpukan koper di sudut ruangan.

Koper-koper itu diletakkan bersama koper dan kantong plastik milik para pekerja konstruksi itu, semuanya di sudut ranjang bawahku.

Di dalamnya, ada mainan-mainanku yang biasa kugunakan untuk memuaskan diriku, tapi aku tidak berani mengeluarkannya di depan para pekerja konstruksi itu.

Membawa koper ke kamar mandi untuk menghilangkan "rasa gatal" juga lebih merepotkan.

Saat aku hendak pergi ke kamar mandi untuk mengatasi masalahku, ada anak-anak yang ke sana. Entah berapa lama lagi kamar mandi itu bisa kosong.

"Nona, apa kamu butuh bantuan? Apa ada makanan di kopermu? Biar kubantu mengeluarkannya."

Tepat pada saat itu, seorang paman jangkung dengan jaket tipis yang terbuka, memperlihatkan rompi abu-abu di baliknya, menarik perhatianku.

Otot-ototnya menggembung, jelas menunjukkan kekuatan yang luar biasa.

Saat berbicara, matanya mengamatiku dari atas ke bawah. Tanpa kusadari, tatapannya membuat wajahku memerah.

Entah kenapa, aku merasa gelisah. Kalau dia membuka koperku dan melihat isinya, pasti gawat.

"Terima kasih, Paman. Aku nggak membutuhkannya sekarang. Aku baru ingat ada beberapa alat rias di koperku, tapi untuk sementara aku nggak butuh."

Mata pria paruh baya itu berbinar-binar penasaran saat menjawab sambil bergumam, "Baiklah, kalau kamu butuh bantuan, beri tahu aku saja. Namaku Rangga, kamu bisa memanggilku Paman Rangga."

Kata-katanya sepertinya mengandung makna tersembunyi.

Setelah selesai berbicara, dia duduk di sebelahku sambil memegang ponselnya. Entah apa yang dia lihat.

Aku terkejut. Dia pasti memperhatikanku sejak tadi. Kalau tidak, dia tidak akan menyadari kalau aku sedang melihat koper itu.

Aku merasa sangat menderita karena ledakan gairahku, rasanya gatal sekali. Aku melirik malu-malu ke arah pria paruh baya itu, takut kalau-kalau dia mengintipku. Jadi aku tidak berani melakukan gerakan besar apa pun.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Hasrat Terpendam di Gerbong Tidur Kereta

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Dendam Sang Pewaris Genius
9.7
Yuvina pulang ke keluarganya sebagai pewaris sah yang tersisih. Pengorbanan identitas dan karyanya demi sang saudari angkat justru dibalas dengan sikap abai. Merasa dikhianati, ia memutus hubungan batin dan bangkit menjadi sosok jenius. Kini, Yuvina menguasai bela diri, dunia medis, desain, hingga delapan bahasa asing. Berbekal kemampuan luar biasa ini, ia bersumpah tak akan membiarkan siapa pun merendahkannya lagi. Pembalasan sang pewaris telah dimulai.
Sampul Novel DI ANTARA DUA LELAKI
8.1
Pernikahan Lina dan Ardi yang sudah berjalan sepuluh tahun kini terancam kandas setelah sang suami berubah menjadi dingin dan menjauh. Di tengah kesunyian hidupnya, Ivan hadir kembali. Sosok teman lama ini membawa kehangatan masa lalu yang memicu getaran cinta lama bersemi kembali. Kini, Lina berada di persimpangan jalan yang sulit, bimbang antara menjaga kesetiaan rumah tangganya atau memilih babak baru bersama Ivan.
Sampul Novel GADIS MALANG
8.2
Demi menempuh pendidikan, Rinda rela merantau ke luar daerah. Sayangnya, kehidupan di tanah rantau justru memberi luka batin yang begitu hebat. Komitmen cinta yang ia jaga dengan tulus malah dibalas dengan pengkhianatan hingga membuatnya depresi berat. Sembari menangis pilu, Rinda menumpahkan segala kepedihan kepada orang yang telah mematahkan hatinya. Kini, ia berada di persimpangan jalan, bimbang untuk terus berjuang atau menyerah pada nasib buruk yang menimpanya.
Sampul Novel KANG CENDOL TERNYATA MILIARDER
8.4
Banyak orang meremehkan Irpan yang sehari-hari hanya terlihat sebagai penjual cendol biasa. Padahal, di balik kesederhanaan itu, ia adalah seorang miliarder yang menyembunyikan identitas aslinya. Takdir kemudian mempertemukannya dengan Putri dalam sebuah kejadian tak terduga, memicu benih cinta di antara mereka. Akankah Putri menyadari kekayaan melimpah yang dimiliki Irpan? Mampukah Irpan terus menjaga rahasia besarnya di tengah kisah cinta mereka yang penuh kejutan?
Sampul Novel Kecelakaan dan Penyesalan
8.4
Pasca-kecelakaan mobil bersama adiknya, sang protagonis mengalami luka fatal berupa robekan pada jantung yang membutuhkan bedah darurat. Ironisnya, sang ibu yang menjabat sebagai direktur rumah sakit justru mengerahkan seluruh tim medis demi memeriksa goresan kecil pada tubuh sang adik. Meski telah memohon pertolongan, ia malah dituduh mencari perhatian di tengah situasi kritis tersebut. Tanpa penanganan medis yang semestinya, ia mengembuskan napas terakhir dalam kesendirian yang tragis.
Sampul Novel Pengkhianatan di Tengah Duka
7.8
Setelah tewas didorong dari tebing oleh suaminya sendiri saat hamil tua, sang istri bereinkarnasi. Di kehidupan lalu, ia mencegah suaminya pergi demi menyelamatkan mertuanya, namun hal itu membuat cinta pertama suaminya, Jessi, harus diamputasi hingga memicu dendam sang suami. Kini, ia memilih tidak menghalangi suaminya yang pergi memasak untuk Jessi meski ibu mertuanya diculik. Alih-alih mencegah, ia melaporkan suaminya ke polisi, membiarkan takdir pahit berbalik menghancurkan pria itu.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan